Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, masih sepi. Jarum jam menunjukkan pukul 07.30 WITA. Karena belum sarapan, saya makan dua bungkus nasi jinggo, di salah satu warung kopi yang terletak tidak jauh dari gerbang pelabuhan. “Mau ke mana?” Saya mendengar suara sengau dari arah belakang. Saya lihat ada perempuan bule paruh baya yang sedang merokok. “Ke … Continue reading Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [8]–Bertemu Orang Baik, Memetakan Ulang Jalur Bentang Sumbawa
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed