2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Larangan Vaping Singapura  Menuju Jalan Panjang  Generasi Indonesia Emas 2045

Dewa Rhadea by Dewa Rhadea
August 20, 2025
in Esai
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Dewa Rhadea

SINGAPURA memilih jalur “ketat penuh”: seluruh rokok elektrik atau vapor (termasuk e-cigarette, e-cigar, e-pipe) dilarang untuk diimpor, dijual, dipakai, bahkan sekadar dimiliki. Pelanggaran kepemilikan atau pemakaian dapat didenda hingga SGD 2.000; menjual atau mengimpor bisa dikenakan denda hingga SGD 10.000 dan/atau penjara, dengan ancaman lebih berat untuk pengulangan. Kerangka hukumnya terang, konsisten, dan ditegakkan oleh Health Sciences Authority (HSA) melalui Tobacco (Control of Advertisements and Sale) Act.

Indonesia berdiri pada persimpangan. Di satu sisi, kita memikul beban terbesar perokok laki-laki di dunia; di sisi lain, geliat rokok elektrik tumbuh pesat, terutama di kalangan muda. Global Adult Tobacco Survey (GATS) Indonesia pada tahun 2021 mencatat 34,5% orang dewasa (sekitar 70,2 juta jiwa) pengguna tembakau—sangat maskulin : 65,5% pria dan 3,3% perempuan—sementara penggunaan rokok elektrik naik 10 kali lipat dalam 10 tahun (0,3% pada 2011 menjadi 3% pada 2021).

Kementerian Kesehatan juga menegaskan: jumlah perokok aktif diperkirakan sekitar 70 juta; prevalensi merokok usia 10–18 tahun berada di 7,4% (dengan awalan usia merokok terbanyak 15–19 tahun). Ini mengingatkan kita betapa krusialnya mencegah inisiasi pada remaja.

Sementara itu, riset terbaru pada pelajar Indonesia menunjukkan tanda seru: sekitar 13,3% siswa melaporkan penggunaan e-cigarette dalam 30 hari terakhir (indikasi current use), dan sebagian non-pengguna menyatakan “rentan mencoba”. Temuan lokal lain bahkan memetakan kepadatan toko vape di Denpasar yang dekat dengan sekolah—sebuah proximity risk terhadap anak dan remaja.

Apa yang Bisa Diadopsi dari Singapura?

Pertama, kepastian arah. Singapura bukan semata “melarang”, melainkan memastikan perangkat hukum yang rapi, sanksi bertingkat, dan penegakan yang konsisten—mencegah “normalisasi” perilaku berisiko. Bagi Indonesia, pelajaran utama: tanpa arah kebijakan yang jelas, pasar akan “mendidik” generasi kita sendiri.

Kedua, proteksi usia sekolah. Bukti kedekatan toko vape dengan sekolah serta lonjakan current use pada pelajar mengisyaratkan kebutuhan zona proteksi ketat (radius bebas vape/rokok) dan pengawasan berbasis lokasi. Ini adalah low-regret policy dengan dampak langsung pada pencegahan inisiasi.

Ketiga, komunikasi publik yang tegas. Narasi “lebih aman” sering bias pemasaran. Kerangka Singapura menutup celah iklan/penjualan, sehingga pesan kesehatan publik tidak dikalahkan narasi komersial.

Pilihan Kebijakan untuk Indonesia (Pragmatis, Bertahap, Terukur)

  1. Zona Lindung Anak & Sekolah: Tetapkan radius minimal tanpa penjualan/iklan/peraga vape dan rokok di sekitar satuan pendidikan & fasilitas remaja; sertai inspeksi berkala berbasis risk mapping;
  2. Penguatan Penegakan & Sanksi Proporsional: Adopsi model sanksi bertingkat seperti Singapura untuk pemasok, pengedar, dan promotor (terutama online marketplace); targetkan hulu (penjual dan distributor), bukan sekadar pengguna;
  3. Standar Nasional Komunikasi Risiko: Kampanye evidence-based yang menegaskan bahaya dual use (rokok + vape) dan risiko ketagihan nikotin remaja; sinkron dengan data GATS/SKI agar pesan publik konsisten;
  4. Kebijakan Fiskal & Perizinan Ketat: Harmonisasi cukai dan izin usaha agar rokok elektrik tidak price-advantage dibanding rokok konvensional bagi remaja; sertakan track & trace dan pelaporan stok untuk mengurangi kebocoran pasar; dan
  5. Riset & Surveilans Berkala: Jadikan GATS, SKI, dan survei remaja sebagai dashboard tahunan dengan indikator kunci: prevalensi perokok dewasa, perokok 10–18 tahun, current e-cig use pelajar, kepadatan outlet, dan kepatuhan iklan.

Mengikat ke Agenda Generasi Emas 2045

Generasi Emas menuntut akal budi yang merdeka dari ketergantungan nikotin. Biaya kesehatan akibat tembakau—langsung dan tidak langsung—menggerus tabungan produktivitas bangsa. Menekan inisiasi pada remaja memberi return on investment tertinggi: setiap prevalensi yang tertahan hari ini, menghemat beban penyakit kronik esok hari. Data nasional (70,2 juta pengguna tembakau dewasa; 7,4% remaja perokok) dan tren penggunaan e-cig pada pelajar menjadi alarm dini bahwa “jendela 20 tahun ke depan” adalah periode emas intervensi.

Penutup

Pertanyaannya bukan “apakah Indonesia harus melarang?” melainkan “seberapa cepat Indonesia melindungi anak-anaknya dari normalisasi nikotin?”

Singapura sudah memilih pagar besi. Kita mungkin memilih pagar hidup: zona lindung, sanksi tegas bagi pemasok, dan komunikasi publik yang tidak mudah dibeli iklan.

Jalan mana pun yang diambil, setengah hati berarti kalah: karena pasar bergerak lebih cepat dari regulasi. Jika Generasi Indonesia Emas 2045 sungguh prioritas, maka kebijakan nikotin harus tegas, terukur, dan berpihak pada anak—hari ini. Bukan besok. [T]

Penulis: Dewa Rhadea
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
ROJALI dan ROHANA di Pusat Perbelanjaan Bernama Ekonomi
Generasi (L)emas: Saat Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana
Di Balik Ujian Hidup: Mengapa Tuhan Tidak Pernah Salah Menakar?
Saat Dunia Kian Pintar, Tapi Nurani Kian Pudar
Tidak Ada Definisi untuk Anak Pertama Saya
Tags: antirokokrokokSingapuravapevaping
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [9]–Baut Kendor, Kacamata Diskon dan Kepikunan

Next Post

Bagaimana Psikologi Memandang Korupsi [Bagian 2]

Dewa Rhadea

Dewa Rhadea

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Bagaimana Psikologi Memandang Korupsi [Bagian 2]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co