14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yuliana Citra, Bintang Penjuru dari SMAN 2 Kuta Selatan

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
July 20, 2025
in Persona
Yuliana Citra, Bintang Penjuru dari SMAN 2 Kuta Selatan

Yuliana Citra

EMAS ditempatkan  di mana saja, tetaplah emas, di lumpur sekali pun.  Itulah kata kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan Nyoman Yuliana Citra, S.Pd., M.Pd., guru SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska). Ia memulai kariernya sebagai guru di SMK Negeri 2 Kintamani Bangli, lalu SMA Negeri Bali Mandara, kemudian SMA Negeri 2 Kuta Selatan sejak awal berdiri, 2019, enam tahun silam.

Perpindahannya dari SMA Negeri Bali Mandara ke SMA Negeri 2 Kuta Selatan menggambarkan semangat yang sama sesuai dengan bentang geografis yang melingkupi: laut. Baik SMA Negeri Bali Mandara maupun SMA Negeri 2 Kuta Selatan sama-sama dekat dengan laut,  laut Bali Utara dan laut Bali Selatan. Yang berbeda, laut Bali Utara berpasir hitam, laut Bali Selatan berpasir putih.   Laut dengan ombak penuh dinamika, kadang tenang, kadang ganas. Diperlukan cara cerdas mengarungi agar selamat melewati menuju Pulau Harapan. Dalam konteks pendidikan, di SMA Negeri 2 Kuta Selatan menuju sekolah yang dicita-citakan: Wiweka Jaya Sadhu !

Sekolah sebagaimana juga laut, selalu ada pasang surutnya disebabkan oleh suasana samudra hati yang perlu disamakan frekuensinya. Frekuensi yang sama akan jernih gemanya, suasana hati yang tidak sefrekuensi akan ngeriung gaungnya, tidak jelas. Untuk membangun suasana hati yang sama, di SMA Negeri 2 Kuta Selatan selalu dikembangkan budaya berpikir positif dengan semangat perbedaan untuk saling menguatkan, sebagaimana diungkapkan Kepala Sekolah dalam berbagai kesempatan.

“Mari kita rawat perbedaan untuk saling menguatkan, baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa. Perbedaan adalah berkah saling melengkapi bila dikelola dengan baik akan menyuburkan prestasi”, kata I Nyoman Tingkat, Kepala SMA Negeri 2 Kuta yang alam pikirannya banyak ditransformasi oleh Yuliana Citra untuk diteruskan kepada keluarga besar Toska.

Yuliana meraih Juara 1 Lomba Cinta  Bangga Paham (CBP) Rupiah

Posisi Yuliana Citra sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang selalu menjadi mentor bagi guru-guru muda Toska mendapat peluang banyak untuk melakukan supervisi dan refleksi pembelajaran untuk memastikan murid terlayani sesuai dengan kecerdasannya. Dengan pandangan bahwa semua anak adalah hebat dan unik, guru dituntut untuk menemukan kehebatan sang anak di antara keunikan yang dimiliki.

Berbekal Magister Pendidikan Undiksha, tidaklah sulit bagi Yuliana Citra untuk menemukan talenta sang anak termasuk menerjemahkan kebijakan sekolah ke praksis Pendidikan untuk mengelaborasi nilai-nilai pedagogik  edukatif dalam memberikan layanan pendidikan bermutu untuk semua murid Toska.

Keberhasilan Yuliana Citra di level sekolah ternyata mendapat pengakuan berlipat dari pihak luar. Pada 2025, ia mendapat penghargaan dari Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Keuangan melalui OJK Bank Indonesia Provinsi Bali di Denpasar. Di Kementerian Kebudayaan, Yuliana Citra didapuk sebagai Duta Sahabat Wiwara Budaya Indonesiana TV, sedangkan di Kementerian Keuangan melalui OJK Bank Indonesia, ia meraih Juara 1 Lomba Cinta  Bangga Paham (CBP) Rupiah. 

Wiwara Budaya Indonesiana TV  sudah Road Show ke Toska, pada 1 Juli 2025 menginspirasi para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Kabupaten Badung. “Sungguh acara yang luar biasa menginspirasi bagi GTK se-Badung. Toska terdepan dalam layanan, terdepan dalam mutu. Tidak sekadar omon-omon,” kata Hilda seorang peserta yang senang mendapat undangan sekaligus menjadi ajang reuni dalam diskusi film berkearifan lokal  Bali yang menggairahkan dengan semangat apresiasi.

“Tanpa dedikasi dan ketekunanan Yuliana Citra mengikuti tahapan seleksi di Kementerian Kebudayaan, tidaklah mungkin ia lulus sebagai Duta Saahabat Wiwara yang bersaing superketat dengan peserta seluruh Bali,” kata I Nyoman Tingkat, Kepala Sekolah yang selalu memotivasi para guru dan siswa berprestasi sesuai talenta.  

Menurut Yuliana Citra, Wiwara merupakan modul pendamping dari tayangan Program Indonesiana.TV yang dapat dimanfaatkan oleh guru, tenaga kependidikan, dan orang tua untuk membangun komunikasi tanpa sekat   dengan anak. Wiwara berisi penjelasan dan panduan tentang tayangan Program Indonesiana.TV agar proses belajar menjadi menyenangkan dan bermakna melalui tayangan film dan diskusi untuk mengenal budaya bangsa Indonesia lebih komprehensif.

Yuliana Citra yang berlatar belakang Pendidikan Ekonomi terlibat dalam projek Kementerian Kebudayaan tentu sangat menarik dan ispiratif bagi para guru. Mengapa? Yuliana Citra sebelumnya adalah Pengajar Praktik di Program Sekolah Penggerak besutan Nadiem Makarim. Dari situlah, ia berkenalan dengan Dona Sasella dari Kemedikbud Ristek  yang sejak 2023 berperan sebagai peninjau Wiwara yang kemudian dikembangkan  oleh Balai Media Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih, Prabowo Subianto sejak 2024.

Yuliana Citra didapuk sebagai Duta Sahabat Wiwara Budaya Indonesiana TV

Melalui Dona Sasella, pada 2024, Yuliana Citra mendapat undangan dan kesempatan untuk menyusun Modul Wiwara dengan judul “Cerdas Jangan Lupa Cermat” episode “Borobudur”. Penyusunan modul Wiwara dilaksanakan bersama perwakilan masing-masing Provinsi di Indonesia (34 orang dari 34 Provinsi) pada 12 s.d. 16 November 2024 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Kota Jakarta Pusat.

“Apresiasi atas keterlibatan saya dan rekan-rekan guru dari seluruh Indonesia pada kegiatan Balai Media Kebudayaan khususnya dalam penyusunan Wiwara sehingga saya dikukuhkan sebagai Duta Sahabat Wiwara Provinsi Bali pada tanggal 12 November 2024 oleh Bapak Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadlizon. Sebagai duta Sahabat Wiwara Provinsi Bali, saya berkomitmen untuk memanfaatkan Wiwara dalam kegiatan pembelajaran, terlibat aktif dalam kegiatan Balai Media Kebudayaan, dan menyebarkan  informasi pemanfaatan Wiwara bagi rekan guru, tenaga kependidikan, dan orang tua,”  kata Yuliana Citra yang selalu menjadi bintang penjuru dari Toska sejak awal.

Program  ini telah menegaskan Yuliana Citra  bukan saja sebagai guru yang menjadi Duta Sahabat Wiwara melainkan juga sebagai Duta Literasi dalam konteks kebudayaan. Bahkan dalam konteks pariwisata dapat menjadi harapan bagi masa depan wisata literasi. Selain itu, Yuliana Citra telah melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan interdisipliner dan secara nyata menjadi teladan dalam mengimplementasikan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam hidup bermasyarakat tanpa sekat dalam konteks NKRI. Yuliana Citra telah memvibrasikan citra positif  bagi Toska di kancah Nasional. Kini, Toska menunggu  lahirnya Citra-Citra lain di kancal lokal, regional, nasional, dan global. Itulah prestasi pertama, Nyoman Yuliana Citra pada 2025.

Prestasi kedua yang ditorehkan Yuliana Citra guru asal Gesing Buleleng pada Juli 2025 adalah Juara 1 Lomba Duta Guru Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP Rupiah) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Bali untuk jenjang SD/MI. SMP/MTs. dan SMA/MA se-Bali. Prosesnya dimulai dari Pendaftaran pada 28 April s.d. 4 Mei 2025, dilanjutkan dengan pengumpulan CV dan self recording Pemaknaan CBP Rupiah untuk tahap seleksi awal pada 5 s.d. 11 Mei 2025.

Ketentuan penilaian meliputi: 1) pemahaman dan penguasaan peserta terhadap tema dan materi edukasi CBP Rupiah sebesar 50%.                 2) penampilan peserta sebesar 25%, dan 3) kreativitas dalam pembuatan video sebesar 25%. Berdasarkan kriteria tersebut ditetapkan 38 orang peserta yang lolos ke babak penyisihan, dari ratusan peserta yang mendaftar.

Yuliana Citra menjelaskan babak penyisihan diawali dengan technical meeting dan pembekalan peserta pada tanggal 14 Mei 2025. Pelaksanaan babak penyisihan pada 16 Mei s.d 16 Juni 2025, dilanjutkan dengan pengumpulan dokumentasi dan video edukasi CBP Rupiah pada tanggal 17 s.d. 22  Juni 2025 dengan kriteria penilaian sama dengan tahap awal

ditambah laporan pelaksanaan edukasi dengan bobot 10%. Berdasarkan hasil penilaian tersebut ditetapkan 10 orang peserta yang lolos ke babak grand final yang diselenggarakan pada tanggal 15 Juli 2025 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Berfoto bersama Duta Sahabat Wiwara Budaya Indonesiana TV

Penilaian pada saat babak grand final adalah presentasi pemaknaan mendalam tentang materi edukasi CBP Rupiah secara langsung dihadapan dewan juri yang terdiri dari perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali khususnya Tim Edukasi CBP Rupiah, public speaker, dan psikolog. “Pada babak grand final, saya mendapat nomor undi 9 dan berhasil meraih Juara 1 sehingga mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada Agustus 2025 serangkaian acara Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2025”, kata Yuliana Citra penuh semangat.

Sebagai Guru Ekonomi, kegiatan FERBI tentu menjadi bahan edukasi yang menarik bagi Yuliana Citra untuk mengimplementasikan Pendekatan Deep Learning dalam menghargai Rupiah sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Rupiah bukan sekadar mata uang resmi Indonesia, melainkan juga lambang kedaulatan RI, sekaligus alat pemersatu bangsa. Oleh karena itu, Cinta Bangga Paham Rupiah harus dimulai dari mengenal karakterikstik dan desain rupiah, memperlakukan rupiah secara tepat, dan menjaga rupiah dari kejahatan uang palsu.

Prestasi Yuliana Citra sebagai Juara 1 Lomba CBP Rupiah Tingkat Provinsi Bali dan Duta Sahabat Wiwara (2025) adalah kado indah bagi Toska memasuki usia 6 tahun melengkapi prestasi yang diraih para siswa di Tingkat Nasional dan Internasional. “Terima kasih buat keluarga besar Toska atas dukungannya. Saya persembahkan prestasi ini untuk Toska yang mulia jaya berkarya”, kata Yuliana Citra dengan rendah hati.

Selamat buat  Nyoman Yuliana Citra, S.Pd., M.Pd. menjadi bintang penjuru dari Toska. Semoga menjadi terbaik di Tingkat Nasional pada Agustus 2025. Menjadi inspirasi bagi siswa dan GTK. Di Toska Guru dan siswa berprestasi. Citra positif Toska menjadi dambaan calon siswa baru. Mari jaga bersama dengan semangat humanis.  Bravo Toska! [T]

Isaura Henin Serafina: Terbang Tinggi ke Jepang dengan Semangat Rajawali-Elang 
Sisya Natya Jnani : Tari Maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan    
Sisya Natya Jnani : Tari Maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan    
Tags: PendidikanSMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wajar Tapi Tak Wajar: Normalisasi Kekerasan Digital terhadap Perempuan

Next Post

Koruptor Apakah ODGJ?

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Semangat Juang Bung Tomo dan Kepemimpinan Masa Kini

Koruptor Apakah ODGJ?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co