16 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sisya Natya Jnani : Tari Maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan    

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
April 10, 2025
in Khas
Sisya Natya Jnani : Tari Maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan    

Tari “Sisya Natya Jnani”

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (TOSKA)  yang berdiri 3 September 2019 kini telah memiliki tari maskot yang diberi nama  “Sisya Natya Jnani”. Tari ini dipentaskan perdana pada Jumat, 6 September 2024, saat puncak HUT V sekolah.

Sebenarnya, HUT V Toska jatuh pada Selasa, 3 September 2024. Namun karena bertepatan dengan World Water Forum (WWF), sekolah-sekolah di seputar Nusa Dua belajar secara daring dan perayaan HUT pun diundur.

Pentas perdana Tari “Sisya Natya Jnani” diawali dengan prosesi malukat di Pura Taman Mumbul pada Kamis, 5 September 2024 dipimpin Jro Mangku Made Gabriliyawan. Mereka yang melukat adalah para penari bersama pembina, pencipta, dan Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, sebagai inisiator.

Tujuh penari perdana yang pentas pada HUT V Toska adalah Kadek Wiwin Arista Gayatri, Ni Putu Ary Agustini, Ni Luh Triska Septiana, Ni Kadek Putri Anggreni, Ni Putu Ayu Ratnadi, Putu Putri Duenov Wulansari, dan Ni Putu Diah Ayu Permata. Dari pembina tari hadir Dewa Ayu Candra Kirana, ikut malukat I Komang Adi Pranata (Pencipta) dan I Nyoman Tingkat (Kepala Sekolah).

Tari “Sisya Natya Jnani”  | Foto: Nyoman Tingkat

Tari “Sisya Natya Jnani”   ditarikan oleh tujuh penari cantik yang menggambarkan daya tarik  ilmu pengetahuan seperti Dewi Saraswati. Oleh karena cantik dan menarik, terkandung maksud para siswa yang menempuh pendidikan di sini senantiasa riang gembira dan suntuk belajar sekaligus memuja Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan.

Secara etimologis, Tari “Sisya Natya Jnani” terdiri atas tiga kata : sisya artinya siswa, natya artinya tari, dan jnani berarti terpelajar. Dengan demikian tari “Sisya Natya Jnani” diartikan sebagai tari siswa terpelajar. Tari kebesaran SMA Negeri 2 Kuta Selatan ini diniatkan untuk ikut menjaga warisan leluhur Bali melalui belajar dengan kesungguhan, kesadaran, dan keyakinanan agar menjadi terpelajar. Siswa terpelajar adalah siswa yang belajar dengan menyenangkan ibarat bermain surfing di atas ombak berbuih putih lalu menyelam dengan tenang di kedalaman samudera ilmu pengetahuan untuk mendapatkan mutiara kehidupan. Mutiara yang menyinari dunia sepanjang masa, ibarat matahari tiada pilih kasih. Laksana bulan di malam hari yang memancarkan sinar kelembutan. Hanya dengan demikian, taksu ilmu pengetahuan akan diraih melalui pemujaan Sang Hyang Dewi Saraswati secara tulus bersungguh-sungguh.

Pemaknaan Tari “Sisya Natya Jnani” seperti itu selaras dengan pendekatan belajar deef learning (pembelajaran mendalam) yang berlangsung menyenangkan (joyful learning), bermakna (meaning ful learning) dan berkesadaran (mindfull learning) seperti digagas Mendikdasmen, Abdul Mu’ti. Secara implisit gagasan itu diterjemahan dengan Tari Maskot di SMA Negeri 2 Kuta Selatan.

Dalam Bahasa Bali, menari disebut masolah, nyolahang raga. Hidup pada hakikatnya adalah belajar masolah. Masolah memenuhi minimal 4 syarat wiraga (bahasa tubuh), wirasa (ekspresi wajah dan gerakan), wirama (mengikuti iringan musik gamelan), dan wirupa (pendalaman karakter).

Pencipta Tari “Sisya Natya Jnani”  adalah I Komang Adi Pranta, S.Pd., M.Sn. seniman muda asal Banjar Apuan Singapadu Gianyar, alumni Pascasarjana ISI Denpasar konsentrasi Penciptaan Seni Pertunjukan. Pengalaman Adi Pranata menjadi koreografer di berbagai Lembaga Pendidikan di Bali dan Nasional, memudahkannya  menggarap tari maskot ini.

Sejak saya minta menerjemahkan visi, motto dan logo sekolah, enam bulan sebelum HUT V (Februari 2024), ia menyanggupi berproses setelah Pesta Kesenian Bali ke-46, yaitu pertengahan Juli 2024. Dalam waktu relatiF singkat, ia merampungkan Tari dan Tabuh yang ditata oleh I Wayan Pradnya Pitala, S.Sn. dari Banjar Peken Bualu.

Sebagai penata tabuh, I Wayan Pradnya Pitala adalah cucu seorang seniman tabuh dari Banjar Peken Bualu. Almarhum kumpinya I Nyoman Soklat (Pan Macring) adalah guru alam seni kerawitan  bagi almarhum ayah saya, I Ketut Sepir yang belajar di Balai Banjar Pantigiri Kutuh. Mereka dari dua desa berbeda juga terlibat aktif nyungsung Sekaa Unen.       

I Wayan Macring dan I Nyoman Soklat nyusung Sekaa Unen Jaba Bualu sedangkan ayah saya  nyungsung Sekaa Unen Banjar Pantigiri Kutuh. Kedua Sekaa Unen ini biasa bertemu dan saling bantu saat ngaturang ayah masolah ketika pujawali  di Pura Dang Kahyangan Gunung Payung, Desa Adat Kutuh.  Begitulah, saat pementasan perdana Tari Sisya Natya Jnani saya hanyut dalam renungan pasawitran pembelajar berkesadaran seni di tengah keterbatasan tetapi dengan semangat menyala.

I Komang Adi Pranata (kanan) dan I Nyoman Tingkat (kiri) sedang malukat di Jaba Pura Taman Mumbul dipimpin Jro Mangku Gabriliawan | Foto : Eca

Saya bersyukur merasakan aura berkesenian di Toska bergetar berkat jejak leluhur yang berhasil saya lacak.   .  

Baik penata tari dengan penata kostum Manubada Art maupun penata tabuh dengan penata gerong sebelumnya juga  berkolaborasi dalam pementasan cak kontemporer Magegobog SMA Negeri 1 Kuta Selatan (2017) dan saat lomba Bleganjur antar SMA di Puspem Badung (2016). Cak magegobog pentas di Art Center dalam ajang Bali Nawa Natya mendapat sambutan meriah dan apresiasi positif dari Prof I Made Bandem.

Sementara itu, Bleganjur SMAN 1 Kuta Selatan berhasil meraih juara 1 di Kabupaten Badung  mengalahkan SMKN 5 Denpasar dan SMKN 3 Gianyar yang nota bena sekolah seni. Sengaja saya singgung proses kreatif keduanya di SMAN 1 Kuta Selatan tempat tugas saya sebelum ke Toska. Sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih bahwa proses di Toska terhubung juga dengan Osaka (sebutan SMAN 1 Kuta Selatan). Toska juga pernah nebeng belajar di Osaka selama 6 bulan, ketika Gedung sedang dibangun.

Kembali ke Tari Sisya Natya Jnani. Secara keseluruhan  tari ini berelasi dengan logo dan moto sekolah Wiweka Jaya Sadhu. Hanya siswa terpelajar yang bisa beradaptasi dengan keadaan (nyolahang raga) dapat memenangkan persaingan secara arif bijaksana. Seiring dengan itu, tari ini juga merepresentasikan visi sekolah, “Menjadi komunitas pembelajar yang berkecerdasan, berbudaya, dan berdaya saing”.

I Komang Adi Pranata bersama I Wayan Pradnya Pitala, S.Sn. berhasil menerjemahkan visi dan moto sekolah dengan gerakan lincah penari muda penuh energi. Kelincahan itu cepat mengubah gerakan seiring irama gamelan. Selain  mewakili semangat anak muda untuk meraih cita-cita dengan menuntut ilmu, kelincahan juga merepresentasikan kemampuan beradaptasi dengan cepat menyesuaikan  keadaan sekitar.

Orang bijak mengatakan, “Keberhasilan ditentukan oleh kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar”.  

Selain itu, gerakan tangan penari sedang menulis menggambarkan literasi tiada henti. Sementara itu, suara gamelan tetap mengalun diiringi suara gerong dengan syair pemujaan kepada Dewi Saraswati. Penata tabuh Pradnya Pitala berhasil menggarap seni tabuh dan menggabungkan dengan gerong dan syair yang makin memertegas makna irama gerakan tari.

“Om mahapuja mahateja rasmi dewi,
Listu ayu ngulangunin kadi candra masunar,
ngawe jenar ring ratri,
siddha ngurip jagad jagaditha,

Listu ayu wedanane,
Ariwusma lila cita,
paliwara, madya ramping pamulune,
ngawe jenar maring jagat, lontar wina genitri,
angawe ring tangan, Sang Hyang Aji Saraswati

Sida mangguh jenar aguru ring jagad,
sastra aji anggen sesuluh luih

Manunggal padu rasa aneng paguronan,
lila cita ngawe jenar

Om Hyang Dewi luwih suci,
mangurip sastra aji, ngawe ayu jagad, ne patut katulad
Om Hyang Dewi Listu Ayu ngawe jenar ring jagad.

Teks gerong yang mengiringi Tari “Sisya Natya Jnani” menjadi pemerlain sekaligus pemanis bagi tari maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan. Menjadi pemerlain dalam arti kehadirannya tidak terikat langsung dengan penyinden gerong karena juga dikuasai oleh penabuh. Tanpa ada penyinden, syair-syair gerong dapat dinyanyikan oleh penabuh. Namun, selayaknya ada perempuan penyinden gerong karena menjadi pemanis di tabuh sekaligus memercantik sekaa gong di bawah kuasa laki-laki  walaupun, Sekaa Gong Toska juga ada perempuan.

Sementara, semua penarinya adalah perempuan. Tarian yang tidak bias gender, emansipasi sesuai cita-cita Kartini.

Terima kasih kepada pencipta tari, penata tabuh, dan pembina yang selalu siaga. Terima kasih kepada para penabuh dan penyinden. Terima kasih kepada para panitia. Terima kasih kepada Jro Mangku Pura Taman Mumbul dan Pura Ratu Ayu Dalem Mumbul.  Terima kasih kepada leluhur yang menunjukkan jalan persahabatan buat anak cucu melestarikan seni budaya Bali.  Mahasuksma buat semua. Moga Hyang Dewi Saraswati selalu menuntun dalam aliran air ilmu pengetahuan. Senantiasa  Makalangan muncrat mumbul sebagaimana tersurat dalam teks kidung Turun Tirtha. [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Toska Belajar Seru Bersama Mahasiswa Filipina   
Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi
Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
Tags: seni tariSMAN 2 Kuta Selatantari bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Shorts Up 2025: Film Pendek, Talenta Muda, dan Akses yang Merata

Next Post

Bali, Label dan Ogoh-ogoh

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Bali, Label dan Ogoh-ogoh

Bali, Label dan Ogoh-ogoh

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co