4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Mencegah Abrasi, Juga Jadi Tempat Rekreasi dan Olahraga

Ahmad Hirzan Anwari by Ahmad Hirzan Anwari
April 8, 2025
in Khas
Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Mencegah Abrasi, Juga Jadi Tempat Rekreasi dan Olahraga

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng | Foto: Hirzan

PAGI hari, sekitar jam 06.00 Wita, setelah menunaikan sholat subuh dan ibadah lainnya—sebelum berangkat melakukan aktivitas lain, seperti kerja dan sekolah—warga Dusun Kauman, Desa Pengastulan, pergi ke senderan di Pantai Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng-Bali. Senderan itu adalah bangunan untuk mencegah abrasi, dibangun dari tumpukan batu dan trotoar di sisi atas. Senderan itu panjangnya sekitar 250 meter.

Di punggung senderan, warga biasanya santai, sekadar duduk, sambil menikmati perbekalan, seperti kopi dan pisang goreng. Bahkan, ada yang membawa nasi bungkus.

Jangan heran, di desa ini, orang-orang bisa membeli nasi bungkus sebelum matahari terbit. Sebab, pedagang nasi sangat banyak dan buka mulai sebelum subuh sampai pagi sekitar jam 10.00 Wita.

Bik Halilah, misalnya, pedagang nasi kebuli dan nasi campur khas Pengastulan, yang buka sekitar jam 04.00 Wita. Agak pagi sedikit, sekitar jam 06.30 Wita, Bik Naila, menjual nasi kuning dan donat bertabur gula pasir. Dan Bik Fitriah, menjual nasi dengan menu yang sama dengan Bik Halilah. Pagi sekitar jam 07.00 – 10.00 Wita, Bik Wahidah menjual nasi plecing, jukut, rawon, dan sate manis.

Oleh karena itu, tak heran, saat pagi buta, orang-orang di desa ini sudah bisa menikmati sarapan nasi.

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng | Foto: Hirzan

Pada saat hari raya, baik hari raya umat Islam maupun hari raya umat Hindu, warga biasanya menyerbu Pantai Desa Pengastulan untuk melakukan rekreasi setelah hari raya. Bukan hanya warga dari Desa Pengastulan, pada saat hari raya banyak warga dari luar Desa Pengastulan, seperti warga dari desa-desa di Kecamatan Seririt lainnya, juga dari Kecamatan Busungbiu, juga datang untuk menikmati alam pantai, duduk-duduk di atas senderan.

Tentang Pembangunan Senderan

Senderan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 2003/2004, saat Perbekel Desa Pengastulan dijabat oleh Subrata. Proyek pembangunan pencegah bencana ini berjalan cukup cepat. Selain karena ditopang fasilitas berupa alat berat yang memadai, juga berkat kekompakan warga yang bergotong royong membantu menyelesaikan proyek.

Saat itu, warga membantu menyiapkan kebutuhan yang diperlukan oleh petugas proyek. Seperti mengurug pasir untuk menimbun lubang, mengumpulkan kerikil untuk bahan pijakan, dan lain-lain. Bisa dikatakan, warga sebagai buruh, dan tukangnya adalah petugas proyek.

Antara warga dan petugas proyek, bekerja saling melengkapi dan saling menguntungkan. Petugas proyek merasa senang karena bisa mengerjakan proyek dengan cepat. Dan warga merasa senang karena senderan segera berdiri kokoh dan akan melindunginya dari terjangan ombak.

Cukup lama senderan ini berhasil mencegah amukan ombak yang mencoba menghantam rumah warga, sekitar 20 tahun. Meski demikian, di usianya yang tidak lagi muda, dinding senderan sudah banyak keropos. Batu kerikil di atasnya banyak yang rontok. Bahkan, di beberapa titik, ada yang hancur dan mengancam rumah warga.

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng | Foto: Hirzan

Kondisi senderan yang kian memprihatinkan, membuat warga khawatir. Dan, benar saja. Kekhawatiran itu menemukan momentumnya. Pada awal tahun 2023, air laut tak henti-hentinya dengan keras menggempur senderan. Hal ini mengakibatkan beberapa titik senderan mengalami cidera parah, terutama di sisi belakang MTs Negeri 2 Buleleng.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi, warga dibantu aparat desa, TNI dan Polri, bergotong royong membangun tanggul swadaya. Tanggul dari karung berisi pasir ini dipasang 1,5 meter di sisi rawan abrasi. Meski tidak seberapa, tanggul ini diharapkan dapat sedikit meredakan kekhawatiran warga.

Tanggul swadaya itu tak akan bertahan lama. Ombak sewaktu-waktu menerjang dengan tenaga yang lebih ekstra. Bahkan, berpotensi tsunami. Perkiraan ini bukan tanpa prediksi yang akurat. Sebab, desa ini telah dikukuhkan memiliki Komunitas Siaga Bencana Tsunami (Tsunami Ready Community). Pengukuhan dilakukan Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC), organisasi di bawah naungan UNESCO.

Atas dasar kondisi senderan yang kian memprihatinkan dan potensi tsunami, pada tahun 2024, setelah perbekel baru dilantik, senderan lama dibongkar total dan dibangun kembali dengan model baru.

Model senderan lama,  bagian atasnya melengkung. Fungsinya menggulung dan mengembalikan ombak. Sedangkan model yang baru,  bagian atasnya meninggi tanpa lengkungan. Namun, mulai dari kaki senderan sampai atas terbuat dari batu gunung. Fungsi batu gunung ini dapat menetralisir laju ombak.

Selain itu, senderan baru menggunakan paving  sebagai pijakan di atas batu gunung tersebut. Di atas pijakan yang berukuran sekitar satu meter itulah, setiap pagi, biasanya, warga berdatangan dengan beragam aktivitas.

Senderan Sebagai Sarana Olahraga

Selain duduk santai sambil menikmati perbekalan, ada juga orang yang berjalan santai, dari ujung selatan sampai timur senderan. Biasanya, orang yang sudah menginjak usia senja. Tentu, harapan besar mereka adalah bisa mencegah penyakit-penyakit yang rentan menyerang orang di usia tua. Seperti jantung, gula darah, tulang, tekanan darah dan lain sebagainya.

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng | Foto: Hirzan

Sudah banyak penelitian yang membahas tentang pengaruh jalan kaki bagi kesehatan lansia. Salah satunya, artikel yang ditulis Siti Rohimah dan Novia Puspita Dewi, Jalan Kaki Dapat Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Lansia (2022).

Tidak hanya lansia, orang-orang yang berumur di bawah 40 tahun juga ramai berolahraga di senderan, lengkap dengan mengenakan sepatu dan sepeda. Tentu, dengan maksud agar memiliki badan yang sehat dan bugar. Di usia segitu, selain ingin sehat, memiliki body yang bagus juga masih menjadi impian.

Sambil berolahraga, duduk dan menyantap perbekalan, mereka menikmati udara segar di pagi hari, air laut yang tenang, gemericik suara ombak kecil yang berlabuh di pantai, matahari yang mulai mengintip di balik awan yang bertengger di antara pegunungan, ikan-ikan berloncatan seperti kabur dari kejaran nelayan yang melempar jaring mengenakan sampan dan kail dari pemancing di bibir pantai.

Senderan di Dusun Kauman, Desa Pengastulan, sekali lagi, tidak hanya mencegah bencana abrasi yang datang saat musim hujan dan angin, namun juga menjadi tempat yang nyaman bagi warga  untuk merawat kondisi kesehatan  badan dan pikiran, terutama saat pagi hari. [T]

Penulis: Ahmad Hirzan Anwari
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Simulasi Evakuasi Desa Pengastulan Menghadapi Ancaman Tsunami
Nyapar: Tradisi dan Kearifan Lokal Desa Pengastulan
Tradisi Maulud Desa Pengastulan: Setembak, Belebet, Taluh Sokok, dan Asyrakalan
Tradisi Ziarah Lebaran di Desa Pengastulan, Kini Berlangsung 5 Hari…
Tags: Desa PengastulanIslam di BaliolahragaPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jurnalis Bukan Sekadar Tukang Lapor Berita: Mengenang Jurnalis dan Fotografer Wayan Sumatika

Next Post

Kita Hanyalah Setetes Air dan Butiran Debu | Refleksi dari Lagu “Dust in the Wind”

Ahmad Hirzan Anwari

Ahmad Hirzan Anwari

Mahasiswa Pascasarjana UIN Malang asal Buleleng

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Kita Hanyalah Setetes Air dan Butiran Debu | Refleksi dari Lagu “Dust in the Wind”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co