2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jurnalis Bukan Sekadar Tukang Lapor Berita: Mengenang Jurnalis dan Fotografer Wayan Sumatika

I Made Sujaya by I Made Sujaya
April 7, 2025
in Esai
Jurnalis Bukan Sekadar Tukang Lapor Berita: Mengenang Jurnalis dan Fotografer Wayan Sumatika

Waan Sumatika | Foto: Ist

MINGGU, 6 April 2025, saya mengenang mendiang Umbu Landu Paranggi dan Cok Sawitri. Sudah empat tahun Umbu berpulang dan setahun dunia sastra Indonesia kehilangan Cok Sawitri.

Begitu bangun pagi, saya membaca kembali sajak-sajak Umbu dan Cok Sawitri. Begitu juga menengok kembali beberapa tulisan saya tentang keduanya. Saya melihat benang merah. Keduanya sosok yang memiliki vitalitas, totalitas dan berintegritas di jalan kata-kata.

Tanpa diduga, pagi itu juga datang kabar duka dari teman-teman di Bali Post (BP). Sahabat saya, kolega di BP dan DenPost, I Wayan Sumatika, dikabarkan berpulang. Saya buka media sosial, ternyata sudah berseliweran status ucapan duka cita dari sejumlah teman.

Kabar duka ini sungguh mengagetkan. Betapa tidak, baru seminggu yang lalu, saya berkomunikasi via messengger dengannya.

Hari itu, Minggu, 30 Maret 2025, saya bersama keluarga sedang berlibur di Sambangan, Buleleng. Saat ngobrol dengan keluarga, tiba-tiba ada pesan di messengger. Ternyata dari Bli Wayan Sumatika. Dia baru saja menerima permintaan pertemanan saya setelah setahun lebih saya menggunakan akun baru facebook. Permintaan pertemanan saya lama tak diterima karena dia khawatir itu akun penipuan. Untuk memastikan itu benar akun saya, Bli Wayan mengirimi saya messenger.

Begitu yakin bahwa akun baru itu benar milik saya, kami pun bertukar pesan cukup lama. Dia bercerita kegiatannya setelah berhenti sebagai wartawan BP. Kami lama tak berjumpa setelah dia memutuskan keluar dari media yang membesarkannya. Tapi, dia mengaku masih berlangganan BP. “Karena bes sayang jak BP, Jay,” ujarnya.

Selepas dari BP, Sumatika memilih sebagai freelance, terutama melakoni dunia fotografi. Bahkan, beberapa kali dia menyabet juara di ajang bergengsi. Dia juga ikut membantu media fotografi asuhan fotografer ternama, Arbain Rambey: MATA. Selepas dari BP juga ia menulis sejumlah artikel berkaitan dengan dunia fotografi di tatkala.co.

Sebelum di BP, Bli Wayan bergabung di DenPost. Dia bergabung tak berselang lama setelah saya masuk. Sebagai jurnalis, kami berdua sama-sama suka menulis feature human interest sehingga kerap dijadikan tumpuan mengisi ruang feature di DenPost. Kami punya keyakinan yang sama bahwa feature sebagai ruang kreatif yang menghindarkan jurnalis dari kesan sekadar sebagai tukang lapor berita.  Feature memungkinkan jurnalis tidak saja mengeksplorasi keterampilan menulis berkadar sastra, tetapi juga daya intelektualitasnya.

“Sekarang eranya berita advertorial. Sepertinya tak ada gunanya lagi punya keterampilan menulis bagus di media. Seolah-olah tak ada gunanya jadi wartawan kini, Jay,” keluh Sumatika.

Dia termasuk wartawan yang serius jika menulis dan penuh perhitungan. Kami pernah bekerja sama mengungkap kasus mark up nilai rapor untuk ikut PMDK Unud di salah satu SMA Denpasar yang sempat membuat heboh dunia pendidikan di Bali pada tahun 2001 silam. Kasus itu juga memaksa kami berkolaborasi mengungkap awal-awal mencuatnya kasus pungutan masuk salah satu fakultas favorit di Unud pada tahun yang sama. Pada kedua kasus itu, Sumatika tak henti mengingatkan saya agar tetap berpegang pada rambu-rambu kode etik jurnalistik agar pemberitaan tidak malah berbalik menyerang kami.

Dalam perjalanan, Wayan Sumatika dipindah ke Bali Post. Artinya, sebagai wartawan di Kelompok Media Bali Post (KMB), dia “naik kelas”. Saya tetap di DenPost, sebelum akhirnya memutuskan fokus berkarier sebagai akademisi sejak tahun 2019.  

Menjelang berhenti di BP, kami sempat berjumpa dan Sumatika bercerita soal rencananya resign. Dia mengaku akan tinggal di kampung. Memang benar, selepas dari BP, dia lebih sering di kampung. Dia masih melakoni kehidupannya sebagai fotografer. Sesekali saya lihat di fb-nya dia membagikan video menyanyi, umumnya mengkover lagu orang. Sesekali dia membagikan musikalisasi puisinya sendiri. Hingga tukar pesan minggu lalu, dia tampak sehat-sehat saja.

Status terakhirnya tercatat 28 Maret lalu, bertepatan dengan malam pengerupukan, yang berisi unggahan cover lagu berjudul “Bunga Surgawi”. Seminggu kemudian, Minggu dini hari, 6 April 2025, Wayan Sumatika berangkat pulang ke rumah abadi. Unggahan terakhirnya di akun fbnya seolah sebagai pesan, Wayan Sumatika yang sepanjang hidupnya memilih melajang, kini telah memilih menyunting “bunga surgawi”.

Selamat jalan, Bli Wayan. Semoga kau bahagia di sana. [T]

Penulis: Made Sujaya
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel fotografi yang ditulis WAYAN SUMATIKA
 “Fill the Frame” dalam Fotografi: Komposisi Objek yang Memenuhi “Frame”
Tips Memotret Wajah Agar Menarik dan Berkarakter
Kini Kamera “Smartphone” pun Bisa Hasilkan Foto Bagus: Ini Tipsnya…
Siluet yang Indah dalam Seni Fotografi
“Menangkap” Pesona Embun Pagi yang Indah dalam Fotografi
Teknik Long Exposure Untuk Mengabadikan Aliran Air Selembut Kapas dalam Fotografi

Tags: fotograferfotografiin memoriamjurnalis
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menuju PKB, Gong Kebyar Anglocita Suara “Sparring Partner” dengan Dwi Mekar — Keduanya Top

Next Post

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Mencegah Abrasi, Juga Jadi Tempat Rekreasi dan Olahraga

I Made Sujaya

I Made Sujaya

Wartawan, sastrawan, dosen. Pengelola balisaja.com

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Mencegah Abrasi, Juga Jadi Tempat Rekreasi dan Olahraga

Senderan di Pantai Desa Pengastulan, Mencegah Abrasi, Juga Jadi Tempat Rekreasi dan Olahraga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co