14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yunika Verayuni Putri dan Serunya Ikut Program Nihonggo Partner Jepang: Belajar Sambil Berwisata

Ayu Sri Utami by Ayu Sri Utami
March 21, 2025
in Persona
Yunika Verayuni Putri dan Serunya Ikut Program Nihonggo Partner Jepang: Belajar Sambil Berwisata

Pande Made Yunika Verayuni Putri

GERAKAN Literasi Sekolah (GLS) di SMAN 2 Kuta (Smanduta) bukanlah program di atas kertas, tanpa jiwa aksara. Aplikasinya, SMA Negeri 2 Kuta mengambil langkah nyata melalui Gerakan Sekolah Menulis Buku. Bukunya diterbitkan dan dibincangkan lalu dihadiahkan secara terbatas kepada para tamu undangan.  Kegiatan ini bukan hanya memberikan ruang bagi kreativitas siswa, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk berbagi pemikiran serta ide dengan dunia luar.

Hal itu sejalan dengan gagasan Kepala Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Perpusnas RI, Suharyanto yang menyatakan pentingnya ekosistem literasi dan pendidikan berkelanjutan dengan selalu berinovasi mengembangkan literasi untuk mendidik generasi muda melalui lingkungan sekolah. Hal itu juga mengemuka dalam Bincang Buku di Smanduta, minggu lalu.

Dalam rangka memeriahkan acara “Bincang Buku Bersama Smanduta Menulis Buku”  pada 11 Maret 2025 juga diadakan  peluncuran Program Ruang Bincang Jurnalistik (Rubik)  oleh Anak Jurnalis Smanduta (Alis Mata) dan  acara berbagi pengalaman guru tamu peserta Ninggo Partner ke Jepang, selama 2 minggu, pada akhir 2024.   Dua hal ini adalah catatan tercecer dari Bincang Buku Smanduta.

Untuk Bincang Buku sudah ditulis oleh Plt. Kepala SMAN 2 Kuta, Dr. Drs. I Nyoman Tingkat, M.Hum. sesaat setelah kegiatan berakhir. Selanjutnya, untuk Program Rubik dan Berbagi Pengalaman Guru ke Jepang mengikuti Program Pertukaran Guru melalui skema Nihonggo Partner, dimintakan kepada Anak Jurnalistik yang tergabung dalam Alis Mata mempublikasikan.

Untuk acara peluncuran Rubik juga telah penulis  kabarkan (19/3/20250). Selanjutnya, penulis mencoba menulis seperti diarahkan Plt. Kepala SMAN 2 Kuta, yang mengaku perjalanan menulisnya penuh rintangan dan tantangan.

“Perlu semangat pantang menyerah untuk berjuang memenangkan diri-sendiri hingga bisa tayang bersama di medan persaingan kualitas gagasan,” kata I Nyoman Tingkat yang juga Kepala SMAN 2 Kuta Selatan (Toska) memotivasi.

Seperti diketahui, SMAN 2 Kuta menjadi pelaksana program Nihonggo Partner Jepang selama 7 bulan (Agustus 2024 – Februari 2025) dengan menempatkan Kumiko Sensei sebagai pendamping dalam pembelajaran Bahasa Jepang. Kehadirannya di SMAN 2 Kuta untuk mendampingi  guru Bahasa Jepang mengajar secara kolaboratif.

Di Smanduta ada dua guru Bahasa Jepang, I Made Suwendra dan Pande Made Yunika Verayuni Putri. Keduanya dibersamai oleh Kumiko Sensei secara kolaborasi belajar Bahasa, Aksara, dan Budaya Jepang. “Belajar bersama native speaker dan guru di sekolah terasa lebih seru. Ilmu dan percakapannya lebih dapat”, kata Ari salah satu siswa Smanduta.

Yunika Sensei guru Bahasa Jepang SMANDUTA menyampaikan testimoni mengikuti Program Nihonggo Partner di Jepang akhir tahun 2024 | Foto: Dok. Alis Mata Smanduta

Sebagai apresiasi terhadap SMAN 2 Kuta, Pande Made Yunika Verayuni Putri, S.Pd. yang akrab dipanggil Yunika Sensei berkesempatan mengikuti Program Nihonggo Partner di Jepang selama dua minggu pada akhir tahun 2024. Untuk mengetahui apa dan bagaimana serunya kegiatannya selama 2 pekan di Jepang, Yunika sensei memberikan testimoni yang penulis pandu dikemas dalam talk show pada sesi kedua selesai Bincang Buku.

Yuk, ikuti keseruannya. Yunika Sensei bangga mengisahkan perjalanannya ke Jepang. “Salah satu tujuan saya kuliah Bahasa Jepang agar bisa ke Jepang. Ketika ada Program Nihonggo Partner, saya mencoba melamar dan berhasil. Senang sekali ke luar negeri dengan biaya gratis. Healing-nya dapat, belajar dapat. Pergaulan makin luas. Belajar Bahasa Jepang langsung dari native speaker,” kata Yunika Sensei ketika penulis tanya.

Dari perjalanan Yunika Sensei, penulis tahu bahwa program pertukaran guru antarnegara dapat membangun kesadaran masyarakat pada tingkat global. Dunia merupakan satu kesatuan saling berinteraksi dan  terhubung satu sama lain sehingga semakin diperlukan dalam kerja sama di berbagai aspek kehidupan. Program ini berdampak ganda.

Di satu sisi, guru dapat mengembangkan dan memperkokoh  kompetensi profesional khususnya dalam Bahasa Jepang dengan budayanya. Di sisi lain, guru dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Jepang para siswa  melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan native speaker. Guru dan siswa mendapat dampak positif.

Menurut Yunika Sensei, pertukaran budaya dan pengalaman antarguru dari berbagai negara memungkinkan kolaborasi untuk saling mengenalkan budaya masing-masing. Dengan demikian, pendidikan dapat menjadi pelopor pembaharuan. Pengembangan pengetahuan dan pengalaman guru dari berbagai negara  memberikan kesempatan antarguru saling menerima dan memberi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, hasil belajar akan memberikan manfaat yang dapat  merangsang perkembangan kreativitas, intelektualitas, dan sosial.

Belajar dengan tim teaching ala Jepang | Foto: Dok. Yurika

Yunika sensei  mengungkapkan kegiatan-kegiatannya semasa di Jepang antara lain belajar bersama, berjalan kaki, berekreasi.“Dari perjananan, saya jadi tahu bahwa Jepang memang konsen terhadap kebersihan, kebiasaan berjalan kaki, melatih kemandirian, menghargai waktu, bekerja keras. Semua itu membentuk karakter yang membuat Jepang menjadi istimewa”, kata Yunika Sensei penuh semanngat.

“Apa yang saya dengar dari cerita-cerita orang yang pernah berkunjung ke Jepang ternyata benar adanya. Begitu pula dari  bacaan-bacaan tentang Jepang dan budayanya  yang pernah saya baca juga benar adanya. Begitu pula ketelitian dan kehematannya menggunakan uang benar-benar menyentuh kesadaran. Orang           Jepang sangat menghargai uang. Orang Jepang itu sangat disiplin. Mereka selalu tepat waktu. Tidak ada yang ngeyel. Siswa di sana mandiri. Tidak ada sampah plastik di kantin sekolah,” kata Yunika sensei nyeroscos.

Yunika sensei juga menjelaskan tujuan Program Pertukaran Guru ini untuk meningkatkan kapasitas pendidikan global guru dan melatih keterampilan komunikasi lintas budaya melalui pengalaman-pengalaman berinteraksi dengan siswa Jepang. Selanjutnya  menumbuhkan sikap saling pengertian masyarakat dalam wilayah Asia-Pasifik, serta membuat modul kerja sama pengembangan pendidikan.  

Seperti juga Kumiko sesnsei selama 7 bulan di Smanduta, ketika perpisahan Yunika Sensei mengungkapkan  siswa-siswi sangat sedih walaupun berinteraksi dalam waktu singkat. Mereka saling berharap bisa bertemu kembali suatu saat nanti. Yang dari Bali Kembali ke Jepang, yang dari Jepang Kembali ke Bali. Semacam arisan wisata memperkuat hubungan antarnegara dalam bidang Pendidikan dan kebudayaan.

Hal ini  mencerminkan keterhubungan secara batin antarnegara.  Jika siswa-siswi sangat nyaman dan senang ketika belajar langsung bersama Kumiko Sensei selama kurang lebih 7 bulan di SMA Negeri 2 Kuta, begitu juga dirasakan Yunika sensei di Jepang walaupun pertemuannya singkat.

Yunika Sensei  menyampaikan pertukaran guru ini dinaungi langsung oleh Nihongo Patners Japan Foundation yang memang mendukung adanya pertukaran guru ke luar negeri. Ia  mengaku lolos tes ke Jepang melalui  tes seleksi yang ketat dengan peserta dari seluruh Indonesia. “Lulus ke Jepang terasa suatu banget”, kata Yunika sensei yang masih lajang.

Nomor 3 dari kiri, Yunika sensei menerima sertifikat pelatihan setelah mengikuti kegiatan | Foto: Dok. Yurika

Testimoni Yunika sensei mendapat tanggapan positip dari kalangan guru dan siswa. Seorang guru bertanya, bagai mana tanggapan Ibu dengan pemberitaan orang Jepang yang cenderung mengejar karier ketimbang berkeluarga sehingga penduduk Jepang nyaris berkurang ? Yunika sensei menjawab secara normatif. “Itu wilayah privat orang Jepang. Saya tidak paham mengapa mereka takut berkeluarga”.

Pada akhir sesi,  Yunika sensei mengajak peserta baik guru maupun siswa mencoba mengikuti Program Nihongo Partner pada tahun yang akan datang. Manfaatnya dapat menambah jaringan pertemanan (networking), belajar ke sekolah/kampus di Jepang, mengunjungi destinasi wisata di Jepang. Belajar sambil berwisata, berwisata sambil belajar. Dengan cara itu, kita mencoba bersaing. Mencoba juga bagian dari belajar. Ayo belajar! [T]

Reporter/Penulis: Ayu Sri Utami (jurnalis sekolah)
Editor:Adnyana Ole

RUBIK SMANDUTA Diluncurkan, Membangun Generasi Muda Kritis  
Dari Bincang Buku di SMAN 2 Kuta:  Kecintaan  Merawat Literasi

Tentang Cinta dan Lain-lain  pada Album Cerpen Siswa SMAN 2 Kuta
Mencatatkan Laut dalam Puisi — Ulasan Buku Puisi SMKN 1 Klungkung
Tags: JepangjurnalistikPendidikanSMAN 2 Kuta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konsep Anti Poligami dan Pola Perkawinan Suku Baduy

Next Post

Bupati Sutjidra: Bangkitkan Kembali Permainan Tradisional Buleleng pada HUT Kota Singaraja

Ayu Sri Utami

Ayu Sri Utami

Ketua Alis Mata Smanduta

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
Bupati Sutjidra: Bangkitkan Kembali Permainan Tradisional Buleleng pada HUT Kota Singaraja

Bupati Sutjidra: Bangkitkan Kembali Permainan Tradisional Buleleng pada HUT Kota Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co