23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Betapa Humanis Simulasi Bencana di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Kapanewon Sleman DIY

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
March 2, 2025
in Khas
Betapa Humanis Simulasi Bencana di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Kapanewon Sleman DIY

Simulasi SPAB di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman (25/2/2025), Foto I Nyoman Tingkat

SETELAHsharing sesion pada hari kedua Study Tiru SekberSPAB Provinsi Bali di Restoran Ndalem Puna Kawan  dan di Sekber SPAB di Disdikpora Yogyakarta, Senin 24 Februari 2025, kami melanjutkan kunjungan di hari ketiga, Selasa 25 Februari 2025 ke SLB ABCD Tunas Kasih di Donoharjo Kapanewon, Kecamatan Sleman.

Jarak dari Hotel 1O1 Yogyakarta  tempat kami menginap ke Donoharjo sekitar 15 km dengan waktu tempuh kurang dari 30 menit. Sepanjang perjalanan dihidupkan musik oleh sopir bus walaupun nada suaranya ngeriung alias tidak jelas.

“Ya, ini bencana kecil dari tape recorder bus,” pikir saya refleks menghubungkan kegiatan studi tiru tentang kebencanaan dalam Program SPAB.

Sekitar 5 menit menjelang sampai di SLB ABCD Tunas Kasih, barulah suara jelas penyanyi Bali muncul dari tape recorder. Judul dan syairnya saya lupa.

Di SLB ABCD Tunas Kasih, rombongan Sekber SPAB Provinsi Bali disambut tukang parkir sekolah dengan ramah sembari mengarahkan bus ke tempat parkir di seberang jalan. Lalu lintas di depan SLB ini relatif lancar, tidak seperti wilayah Kuta Selatan yang sering pamer susu (padat merayap susul-susulan) bahkan bila lagi apes bisa sampai pamer paha (padat merayap tanpa harapan) alias macet total. Tidak demikian Yogyakarta pada umumnya, jalanan lancar jaya, aman terkendali, dengan penduduknya yang humanis.

Objek-objek wisatanya tetap dirindukan wisatawan tanpa banyak mengorbankan lahan, ladang, dan sawah. Kota Yogyakarta dengan aneka lembaga pendidikan dan Malioboro, Kraton, Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan.

Kepala Sekolah SLB ABCD Tunas Kasih (biru) memberi keterangan terkait SLB yang dipimpinnya | Foto: Dok. Nyoman T

Pilihan studi tiru Sekber SPAB Provinsi Bali yang diinisiasi oleh Plan International  Indonesia ke Yogyakarta sungguhlah tepat. Secara edukasi, Sekber SPAB Provinsi Yogyakarta selangkah lebih maju tampak dari kesiapsiagaan SLB ABCD Tunas Kasih menerima kunjungan dari rombongan Bali.  Kehumanisannya sangat terasa ketika rombongan Bali disambut para guru, pegawai, dan siswa. Mereka tampil sederhana dengan kepolosan plus kesopanan khas Yogyakarta, halus budi bahasanya.

Lantas, kami diarahkan ke aula. Aulanya seukuran ruang kelas pada umumnya tetapi auranya positif. Lukisan-lukisan siswa yang dipajang di dinding membuat ruangan terasa segar lebih-lebih disajikan teh manis hangat oleh para siswa SLB yang terampil dan ramah. Mereka menjadi pelayan yang humanis dengan senyum manis sehangat nikmatnya teh. Tampak mereka gembira dan terhormat melayani rombongan Sekber SPAB Bali.

SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman adalah sekolah swasta berdiri 1981. Tahun Pelajaran 2024/2025 memiliki 60 siswa  dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA dengan pembiayaan BOS APBN, BOS Daerah, dan biaya orangtua Rp 100.000,00 perbulan. Sama dengan orangtua di Bali, walaupun sudah disetujui melalui rapat orangtua dalam pembiayaan sekolah, ada saja orangtua tidak setia dengan janji. Demikian disampaikan Kepala sekolah SLB ABCD Tunas kasih Drs. Muhamad Usup.

Ada sejumlah hal menarik yang dapat dipetik oleh Sekber SPAB Provinsi Bali di SLB ini.

Pertama, SLB ini melayani seluruh ketunaan disabilitas (ABCD) didukung 15 guru 1 pegawai. Siswanya dominan tuna grahita (42 orang), tuna rungu (12 orang), autis (5 orang), dan 1 orang tuna daksa. Dengan jumlah siswa itu, rata-rata guru mengampu 4 orang siswa lintas jenjang (PAUD/TK- SMA). Walaupun jumlahnya relatif sedikit, mendidik mereka memerlukan kesabaran tingkat Dewa dan diusahakan mengasah kemandirian yang mengarah vokasional sehingga cenderung terkoneksi lebih dekat ke SMK. 

Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Donoharjo Sleman dibentuk untuk memperkuat SPAB | Foto: Dok. Nyoman T

Kedua, ketulusan dan kehumanisan keluarga besar sekolah tampak nyata tiada kesan sandiwara dibuat-buat. Hal itu disampaikan oleh I Wayan Mudayasa, S.Pd., M.ikom., Kepala SLB Negeri  Bangli yang ikut rombongan Bali.

“SLB tidak mungkin berpura-pura dalam memberikan pelayanan. Ibarat makna kata, SLB dominan menggunakan makna denotatif ketimbang konotatif. Secara denotatif, segala kebijakan dan simulasi dilakukan dengan sebenarnya, bukan secara konotatif yang cenderung serba ‘kone’,” kata mantan guru SMA Negeri Kintamani yang menjabat sebagai kepala sekolah sejak dua tahun lalu.

Ketiga, SLB ini selalu siaga dalam simulasi secara rutin, sistematis, dan struktural. Hal itu ditunjukkan oleh keluarga besar SLB ABCD Tunas kasih Donoharjo Sleman, saat kunjungan Sekber SPAB Provinsi Bali.

“Simulasinya berjalan lancar, sesuai dengan namanya siaga bencana, padahal mereka yang terlibat adalah anak-anak disabilitas dengan keunikan masing-masimg dan berdiferensiasi sesuai dengan ketunaannya yang melekat”, demikian disampaikan Pak  Enos dari Plan Internasional Indonesia yang memandu jalannya diskusi.  

Saya meyakini keberhasilan itu berkat Pendidikan berkesadaran yang bermakna dan menyenangkan sesuai dengan pembelajaran mendalam (deef learning) dengan mind full, meaning full, dan joyfull selaras dengan pendekatan Kurikulum Merdeka ala Mendikdasmen Abul Mu’ti.

Keempat, simulasi yang digelar di SLB ini menggambarkan kolaborasi antarinstansi secara paripurna mulai dari keterlibatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Disdikpora DIY, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, Komite Sekolah, Orang tua siswa, dan siswa. Di samping itu, ada antisipasi berkearifan lokal dengan Kentongan Peringatan Dini Merapi dan  bantuan Desa Tangguh Bencana (Destana)  dibentuk oleh para lurah setempat.

Model Destana ini tampaknya belum ada di Bali dan patut ditiru atau dimodifikasi namanya. Banyaknya unsur terlibat adalah cermin dari kepedulian orang dewasa terhadap masa depan anak disabilitas menyongsong Indonesia Emas, 2045.

Kelima, SLB Swasta di DIY jumlahnya lebih banyak daripada SLB Negeri sebagai cermin keberpihakan peran swasta di bidang Pendidikan untuk anak disabilitas.

“Dengan anggaran terbatas, gaji guru tidak seberapa, dicukupkan dengan penuh rasa syukur,” kata Muhamad Usuf kepala SLB ini.

Berbeda dengan di Bali, terdapat 12 SLB Negeri dan 3 swasta.  Sebagaimana dikatakan Kabid Pembinaan SMA Provinsi Bali, Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma, S.T., M.M. “SLB Tunas Kasih menjadi tunas harapan berbagi kasih masa depan anak disabilitas dan selalu mendekatkan diri ke masyarakat sehingga anak desa mudah menjangkaunya”.

Ini juga bagian dari Pendidikan Inklusif apalagi dari sejarahnya, SLB ini pada awalnya  adalah Gedung Pengungsi Gunung Merapi. Pemanfaatannya sama-sama menyelamatkan manusia dalam konteks berbeda. Gedung Pengungsi untuk situasi darurat kemanusiaan, sekolah untuk masa depan manusia. Keduanya mulia dan terhormat untuk Indonesia jaya.

Keenam, secara administrasi dan fasilitas SLB ini juga lengkap.  Prosedur Operasional Standar (POS) SPAB terpasang di dinding strategis sehingga memasuki sekolah ini citranya ber-SPAB  benar secara teoretik dan benar dalam pelaksanaan dengan prinsif 3 B (berlutut, berlindung, bertahan).

Selain itu, SLB Swasta ini   memiliki Musola yang representatif dan Panti Asuhan yang berjarak 3 km dari sekolah ke  arah Selatan.. “Di sini ada 9 anak yang tinggal di Panti Asuhan Donoharjo dengan fasilitas antar jemput,” kata Muhamad Yusuf yang telah memimpin sejak 2006.

Suasana dialog Sekber SPAB Bali di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman berlangsung hangat | Foto: Dok. Nyoman T

Jadi, banyak teladan yang diperoleh di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman Yogyakarta sebagai bentuk kerja sama mutualistik antara   Sekber SPAB Provinsi Bali dan Sekber SPAB Yogyakarta.

Teladan itu antara lain dapat menjadi inspirasi bagi Sekber SPAB Bali dalam memantapkan Programnya di 100 sekolah binaan yang menjadi filoting dan telah mengikuti pelatihan pada Januari 2024 dari Tim Plan International Indonesia Wilayah Bali.  Teladan itu juga ditunjukkan oleh Plan International Indonesia dengan memilih studi tiru di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman yang berdampak secara edukatif, sosial, ekonomi, dan kultural. Study tiru ke Yogyakarta healing-nya dapat memperkuat eling ke Hyang Widhi.

Begitu serunya pengalaman ber-SPAB di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo Sleman Yogyakarta hingga menggedor-gedor kegelisahan saya di RS BMC ITDC Nusa Dua, menjalani rawat inap hari kedua, 1 Maret 2025, setelah operasi akibat kecelakaan hingga patah tulang pergelangan tangan kiri. Semalam tidak tidur tanpa mengantuk.

“Mungkin efek obat,”  kata anak saya yang jurnalis.

Tuhanku, di pintu-Mu aku mengetuk, begitu tulis Chairil Anwar. Sehatkan hamba-Mu. [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Jaswanto

  • BACA JUGA:
Cerita Kunjungan Kolaborasi Sekber SPAB Bali ke DIY: Jogja-Bali Sama-Sama Rawan Bencana
Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Tags: PendidikanYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kreativitas Industri Media dalam Momentum Ramadhan

Next Post

Mimpi Aja Dulu, Tafsir Kemudian

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Mimpi Aja Dulu, Tafsir Kemudian

Mimpi Aja Dulu, Tafsir Kemudian

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co