15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Kunjungan Kolaborasi Sekber SPAB Bali ke DIY: Jogja-Bali Sama-Sama Rawan Bencana

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
February 28, 2025
in Khas
Cerita Kunjungan Kolaborasi Sekber SPAB Bali ke DIY: Jogja-Bali Sama-Sama Rawan Bencana

Sharing sesion Sekber SPAB Provinsi Bali dengan Sekber SPAB DIY di Ndalem Punakawan Yogyakarta | Foto: I Nyoman Tingkat

SAYA bersyukur diikutkan dalam Sekretariat Bersama Satuan Pendidikan Aman Bencana (SEKBER SPAB) Provinsi Bali sehingga berkesempatan untuk mendapatkan informasi terkini tentang antisipasi bencana dalam aneka variannya, misalnya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, atau bencana komunikasi dalam saluran media sosial.

Syukur saya makin bertambah karena dapat memperluas jejaring melalui Program Plan Internasional Indonesia yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program SPAB dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi antarsekolah.

Walaupun dalam komunikasi dan koordinasi dengan sekolah-sekolah sering terkendala akibat telat respon, saya yang diberikan kepercayaan untuk menangani SMA dapat melewati fase ini dengan baik sesuai target dan agenda yang dirancang Plan Internasional Indonesia.

Sebagai Sekber SPAB Provinsi Bali yang anggotanya lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Disdikpora Bali beruntung dinobatkan sebagai Ketua Sekber AA Bagus Suryawan (Kabid PK dan PLK). Dari 18 Sekber yang mengikuti study tiru ke Yogyakarta selama 4 hari (23-26 Februari 2025), tujuh orang dari Disdikpora Bali.

Dalam konteks SPAB, posisi Disdikpora Bali memang strategis. Pertama, ia mengelola  sekolah dengan muridnya sehingga memudahkan koordinasi dan komunikasi baik dalam simulai maupun kerja sama lintas OPD.

Kedua, sasaran SPAB adalah warga sekolah di bawah koordinasi guru yang ditunjuk menjadi Tim SPAB yang nota bena pendidik di sekolah sehingga memudahkan memitigasi karena mereka sudah saling kenal dan faham dengan karakteristik lingkungan dan orangnya.

Untuk memantapkan kompetensi, Sekber SPAB Bali mengadakan study tiru di sekolah yang ber-SPAB di Yogyakarta selama 4 hari (Minggu-Rabu, 23-26 Februari 2025). Karena keberangkatan peserta malam hari, kegiatan baru dilaksanakan pada hari kedua, Senin, 24 Februari 2025 dengan melaksanakan sharing session dengan Sekber SPAB Yogyakarta bertempat di Restoran Ndalem Punakawan Yogyakarta.

Restoran ini terkesan unik dan inspiratif. Barang-barang antik seperti keris aneka bentuk dan aneka luk terpajang dengan perawatan superjitu. Begitu pula motor-motor tua menjadi asesoris ruangan yang mengingatkan peserta pada situasi era 1970-an. Aneka lukisan juga terpajang dan sangat menarik. Di tengah situasi demikianlah, berbagi cerita dan berita dari Sekber kedua daerah berlangsung hangat berteman minuman hangat di tengah hujan yang mengguyur.

“Di sini kita berbagi cerita dan kisah masing-masing untuk saling menguatkan. Lebih-lebih Bali dan Yogyakarta memiliki kemiripan secara budaya. Namun, Yogyakarta lebih istimewa bukan saja orangnya, kotanya, tetapi juga pendatangnya. Pasalnya, Kota Pelajar melekat pada Yogyakarta,” kata Enos dari Plan International Indonesia yang di-oke-kan pula oleh Kabid PK dan PLK Disdikpora Bali, AA Bagus Suryawan, A.P., M.AP.

Dialog bersama Kadisdikpora DIY Suhirman di Kantor Sekber SPAB Yogyakarta | Foto: I Nyoman Tingkat

Sesuai dengan namanya, Sekber SPAB kedua daerah mencerminkan kolaborasi secara internal dan eksternal. Secara internal, Sekber SPAB masing-masing bekerja sama lintas OPD dalam satu Provinsi. Hubungan Kerja sama mutualistik antar-OPD mencerminkan apa pun bentuknya bencana menjadi tanggung jawab bersama dalam menyelamatkan nyawa orang dan menjaga lingkungan tetap kondusif.

Secara eksternal, Sekber SPAB bisa bekerja sama lintas provinsi seperti dilakukan SPAB Provinsi Bali dan DIY. Kerja sama ini didasari atas kesamaan kepentingan (baca: kemanusiaan) walaupun ancaman bencana yang dihadapi bisa saja berbeda bentuknya. Namun, dampaknya sama bisa menghilangkan nyawa dan merusak lingkungan.

Oleh karena itulah, praktik baik yang telah dilakukan Sekber SPAB Yogyakarta dalam menangani bencana bisa diadaptasi, ditiru, dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan Bali. Untuk menggali praktik baik dari Sekber SPAB Yogyakarta, kedua Sekber dikelompokkan secara berbaur menjadi dua: Kelompok Regulasi dan Kolaborasi Multipihak serta Kelompok Aplikasi Data Dampak dan Buku Modul Kontekstual.

Kelompok yang mendalami Regulasi dan Kolaborasi Multipihak mencoba merelasikan produk-produk hukum tentang kebencanaan untuk memperkuat Sekber SPAB yang kiranya dapat diadopsi Bali dari Provinsi DIY. Sebagaimana disaksikan rombongan Bali, Sekber SPAB Yogyakarta memiliki ruangan yang representatif dengan mubelair lengkap termasuk SOP-nya terpajang di dinding.

Kebijakan itu, setelah didalami, ternyata Penasihat Sekber SPAB Yogyakarta adalah Gubernurnya sendiri dan menggelontorkan dana ke Sekber SPAB  setiap tahun mencapai Rp 500 juta rupiah.

Keterlibatan Gubernur untuk memperkuat Sekber SPAB di Yogyakarta, tampak juga perlu direalisasikan oleh Gubernur Bali terpilih Wayan Koster bersama wakilnya I Nyoman Giri Prasta. Bagaimana pun kebijakan politik anggaran adalah langkah preventif yang cerdas dan humanis mengutamakan keselamatan bersama, tanpa diskriminasi apa pun pilihan politik mereka saat Pilkada.

Di Yogyakarta keperpihakan itu juga direspon oleh pihak sekolah yang dianggarkan melalui RKAS baik melalui BOS APBN maupun BOS Daerah. Kebijakan demikian, pantas juga ditiru oleh Satuan Pendidikan di Bali.

Sementara itu, Kelompok Aplikasi Data Dampak dan Buku Modul Kontekstual dengan diskusi alot, sepakat menggunnakan aplikasi kebencanaan terintegrasi dengan aplikasi yang sudah dimiliki sekolah, sehingga lebih simpel dan berdaya guna.

Di samping itu, kelompok ini juga berharap segera keluarnya Pergub Bali untuk memperkuat dan memberdayakan Sekber SPAB di level provinsi, kabupaten, sampai sekolah. Pergub itu diharapkan menjadi penguat bagi Permedikbud Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan SPAB.

Selanjutnya, kelompok ini juga mengapresiasi Sekber SPAB Yogyakarta yang telah membuat modul ajar terintegrasi dengan mata pelajaran secara intrakurikuler dan kokurikuler, di samping melalui program ekstrakurikuler. Penguatan dan pemberdayaan SPAB di sekolah menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, tidak ada egosektoral dalam mengantisipasi datangnya bencana, yang tidak pernah kita tahu secara pasti.

Kesiagaan bersama menjadi kebutuhan bersama sebagaimana di Desa Donoharjo, Kabupaten Sleman, memiliki Satgas Desa Tangguh Bencana (Destana). Dengan kearifan lokal Bali, model ini bisa dikembangkan di Bali melalui Bantuan Keamana Desa Adat (Bankamda) yang sudah ada di desa adat di Bali bekerja sama dengan sekolah.

Begitulah obrolan antara Sekber SPAB Provinsi Bali dan DIY berlangsung gayeng, saling memperkuat dan saling menimba. Dalam pelaksanaan SPAB, harus disadari Bali banyak menimba dari sumur peradaban Yogyakarta dalam menangani bencana.

Yogyakarta yang berada di jalur alur Gunung Merapi dengan tembusan Pantai Parangtritis memang rawan bencana, begitu juga Bali dengan gugusan gunung aktif dan laut yang mengelilinginya juga rawan bencana. Mengenali tanda-tanda bencana sejak dini dan pengetahuan mitigasi bencana diharapkan dapat meminimalkan kerugian harta benda dan meminimalkan jatuhnya korban.

Sebagaimana diharapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA Provinsi Bali, SPAB di Provinsi Bali telah menyasar 100 SMA, SMK, dan SLB pada Januari 2025, dari 348 sekolah di bawah binaan Pemerintah Provinsi Bali.

“Di bandingkan dengan SMA dan SMK, tingkat kerentanan dalam ber-SPAB lebih sulit di SLB walaupun jumlah mereka tidak banyak. Oleh karena itu, perlu penanganan ekstra hati-hati dan humanis oleh Tim SPAB di sekolah,” kata Kabid Pembinaan SMA Provinsi Bali, Ngurah Pasek Wira Kusuma, S.T., M.T.

Metode itu dipelajari di SLB ABCD Tunas Harapan Donoharjo Slemen Yogkarta pada hari ketiga kunjungan Study Tiru. Banyak hal yang bisa ditiru di sini dan ini menjadi tantangan bagi rombongan Bali yang berjumlah 18 orang.

Berguru ke-DIY dalam ber-SPAB tidak saja menyenangkan dengan praktik langsung di SLB, juga memperoleh keistimewaan-keistimewaan lain dan teladan dari sang pemimpin. Kadisdikpora DIY Suhirdiman, misalnya, sampai petang menemani rombongan Sekber SPAB Bali di Kantornya.

“Semoga nanti Sekber SPAB Yogyakarta bisa melaksanakan kunjungan balasan ke Bali, sekalian healing,” demikian sambutan penutup Ngurah Pasek Wira Kusuma diakhiri dengan berfoto bersama. Terima kasih Yogyakarta, suatu saat nanti kita kembali ke Yogyakarta.[T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Jaswanto

Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan
Tags: BencanaDIYSekber SPAB BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kampusku Sarang Hantu [9]: Mahasiswi yang Duduk di Pojok Kantin

Next Post

Moral Outrage & Social Contagion: Mental Lapar Pejabat Korup dan Eksodus Publik dari Pertamina

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Tat Twam Asi: Pelajaran Empati untuk Memahami Fenomenologi Depresi Manusia

Moral Outrage & Social Contagion: Mental Lapar Pejabat Korup dan Eksodus Publik dari Pertamina

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co