1 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Kunjungan Kolaborasi Sekber SPAB Bali ke DIY: Jogja-Bali Sama-Sama Rawan Bencana

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
February 28, 2025
in Khas
Cerita Kunjungan Kolaborasi Sekber SPAB Bali ke DIY: Jogja-Bali Sama-Sama Rawan Bencana

Sharing sesion Sekber SPAB Provinsi Bali dengan Sekber SPAB DIY di Ndalem Punakawan Yogyakarta | Foto: I Nyoman Tingkat

SAYA bersyukur diikutkan dalam Sekretariat Bersama Satuan Pendidikan Aman Bencana (SEKBER SPAB) Provinsi Bali sehingga berkesempatan untuk mendapatkan informasi terkini tentang antisipasi bencana dalam aneka variannya, misalnya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, atau bencana komunikasi dalam saluran media sosial.

Syukur saya makin bertambah karena dapat memperluas jejaring melalui Program Plan Internasional Indonesia yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program SPAB dengan tingkat kompleksitas yang bervariasi antarsekolah.

Walaupun dalam komunikasi dan koordinasi dengan sekolah-sekolah sering terkendala akibat telat respon, saya yang diberikan kepercayaan untuk menangani SMA dapat melewati fase ini dengan baik sesuai target dan agenda yang dirancang Plan Internasional Indonesia.

Sebagai Sekber SPAB Provinsi Bali yang anggotanya lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Disdikpora Bali beruntung dinobatkan sebagai Ketua Sekber AA Bagus Suryawan (Kabid PK dan PLK). Dari 18 Sekber yang mengikuti study tiru ke Yogyakarta selama 4 hari (23-26 Februari 2025), tujuh orang dari Disdikpora Bali.

Dalam konteks SPAB, posisi Disdikpora Bali memang strategis. Pertama, ia mengelola  sekolah dengan muridnya sehingga memudahkan koordinasi dan komunikasi baik dalam simulai maupun kerja sama lintas OPD.

Kedua, sasaran SPAB adalah warga sekolah di bawah koordinasi guru yang ditunjuk menjadi Tim SPAB yang nota bena pendidik di sekolah sehingga memudahkan memitigasi karena mereka sudah saling kenal dan faham dengan karakteristik lingkungan dan orangnya.

Untuk memantapkan kompetensi, Sekber SPAB Bali mengadakan study tiru di sekolah yang ber-SPAB di Yogyakarta selama 4 hari (Minggu-Rabu, 23-26 Februari 2025). Karena keberangkatan peserta malam hari, kegiatan baru dilaksanakan pada hari kedua, Senin, 24 Februari 2025 dengan melaksanakan sharing session dengan Sekber SPAB Yogyakarta bertempat di Restoran Ndalem Punakawan Yogyakarta.

Restoran ini terkesan unik dan inspiratif. Barang-barang antik seperti keris aneka bentuk dan aneka luk terpajang dengan perawatan superjitu. Begitu pula motor-motor tua menjadi asesoris ruangan yang mengingatkan peserta pada situasi era 1970-an. Aneka lukisan juga terpajang dan sangat menarik. Di tengah situasi demikianlah, berbagi cerita dan berita dari Sekber kedua daerah berlangsung hangat berteman minuman hangat di tengah hujan yang mengguyur.

“Di sini kita berbagi cerita dan kisah masing-masing untuk saling menguatkan. Lebih-lebih Bali dan Yogyakarta memiliki kemiripan secara budaya. Namun, Yogyakarta lebih istimewa bukan saja orangnya, kotanya, tetapi juga pendatangnya. Pasalnya, Kota Pelajar melekat pada Yogyakarta,” kata Enos dari Plan International Indonesia yang di-oke-kan pula oleh Kabid PK dan PLK Disdikpora Bali, AA Bagus Suryawan, A.P., M.AP.

Dialog bersama Kadisdikpora DIY Suhirman di Kantor Sekber SPAB Yogyakarta | Foto: I Nyoman Tingkat

Sesuai dengan namanya, Sekber SPAB kedua daerah mencerminkan kolaborasi secara internal dan eksternal. Secara internal, Sekber SPAB masing-masing bekerja sama lintas OPD dalam satu Provinsi. Hubungan Kerja sama mutualistik antar-OPD mencerminkan apa pun bentuknya bencana menjadi tanggung jawab bersama dalam menyelamatkan nyawa orang dan menjaga lingkungan tetap kondusif.

Secara eksternal, Sekber SPAB bisa bekerja sama lintas provinsi seperti dilakukan SPAB Provinsi Bali dan DIY. Kerja sama ini didasari atas kesamaan kepentingan (baca: kemanusiaan) walaupun ancaman bencana yang dihadapi bisa saja berbeda bentuknya. Namun, dampaknya sama bisa menghilangkan nyawa dan merusak lingkungan.

Oleh karena itulah, praktik baik yang telah dilakukan Sekber SPAB Yogyakarta dalam menangani bencana bisa diadaptasi, ditiru, dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan Bali. Untuk menggali praktik baik dari Sekber SPAB Yogyakarta, kedua Sekber dikelompokkan secara berbaur menjadi dua: Kelompok Regulasi dan Kolaborasi Multipihak serta Kelompok Aplikasi Data Dampak dan Buku Modul Kontekstual.

Kelompok yang mendalami Regulasi dan Kolaborasi Multipihak mencoba merelasikan produk-produk hukum tentang kebencanaan untuk memperkuat Sekber SPAB yang kiranya dapat diadopsi Bali dari Provinsi DIY. Sebagaimana disaksikan rombongan Bali, Sekber SPAB Yogyakarta memiliki ruangan yang representatif dengan mubelair lengkap termasuk SOP-nya terpajang di dinding.

Kebijakan itu, setelah didalami, ternyata Penasihat Sekber SPAB Yogyakarta adalah Gubernurnya sendiri dan menggelontorkan dana ke Sekber SPAB  setiap tahun mencapai Rp 500 juta rupiah.

Keterlibatan Gubernur untuk memperkuat Sekber SPAB di Yogyakarta, tampak juga perlu direalisasikan oleh Gubernur Bali terpilih Wayan Koster bersama wakilnya I Nyoman Giri Prasta. Bagaimana pun kebijakan politik anggaran adalah langkah preventif yang cerdas dan humanis mengutamakan keselamatan bersama, tanpa diskriminasi apa pun pilihan politik mereka saat Pilkada.

Di Yogyakarta keperpihakan itu juga direspon oleh pihak sekolah yang dianggarkan melalui RKAS baik melalui BOS APBN maupun BOS Daerah. Kebijakan demikian, pantas juga ditiru oleh Satuan Pendidikan di Bali.

Sementara itu, Kelompok Aplikasi Data Dampak dan Buku Modul Kontekstual dengan diskusi alot, sepakat menggunnakan aplikasi kebencanaan terintegrasi dengan aplikasi yang sudah dimiliki sekolah, sehingga lebih simpel dan berdaya guna.

Di samping itu, kelompok ini juga berharap segera keluarnya Pergub Bali untuk memperkuat dan memberdayakan Sekber SPAB di level provinsi, kabupaten, sampai sekolah. Pergub itu diharapkan menjadi penguat bagi Permedikbud Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan SPAB.

Selanjutnya, kelompok ini juga mengapresiasi Sekber SPAB Yogyakarta yang telah membuat modul ajar terintegrasi dengan mata pelajaran secara intrakurikuler dan kokurikuler, di samping melalui program ekstrakurikuler. Penguatan dan pemberdayaan SPAB di sekolah menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, tidak ada egosektoral dalam mengantisipasi datangnya bencana, yang tidak pernah kita tahu secara pasti.

Kesiagaan bersama menjadi kebutuhan bersama sebagaimana di Desa Donoharjo, Kabupaten Sleman, memiliki Satgas Desa Tangguh Bencana (Destana). Dengan kearifan lokal Bali, model ini bisa dikembangkan di Bali melalui Bantuan Keamana Desa Adat (Bankamda) yang sudah ada di desa adat di Bali bekerja sama dengan sekolah.

Begitulah obrolan antara Sekber SPAB Provinsi Bali dan DIY berlangsung gayeng, saling memperkuat dan saling menimba. Dalam pelaksanaan SPAB, harus disadari Bali banyak menimba dari sumur peradaban Yogyakarta dalam menangani bencana.

Yogyakarta yang berada di jalur alur Gunung Merapi dengan tembusan Pantai Parangtritis memang rawan bencana, begitu juga Bali dengan gugusan gunung aktif dan laut yang mengelilinginya juga rawan bencana. Mengenali tanda-tanda bencana sejak dini dan pengetahuan mitigasi bencana diharapkan dapat meminimalkan kerugian harta benda dan meminimalkan jatuhnya korban.

Sebagaimana diharapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA Provinsi Bali, SPAB di Provinsi Bali telah menyasar 100 SMA, SMK, dan SLB pada Januari 2025, dari 348 sekolah di bawah binaan Pemerintah Provinsi Bali.

“Di bandingkan dengan SMA dan SMK, tingkat kerentanan dalam ber-SPAB lebih sulit di SLB walaupun jumlah mereka tidak banyak. Oleh karena itu, perlu penanganan ekstra hati-hati dan humanis oleh Tim SPAB di sekolah,” kata Kabid Pembinaan SMA Provinsi Bali, Ngurah Pasek Wira Kusuma, S.T., M.T.

Metode itu dipelajari di SLB ABCD Tunas Harapan Donoharjo Slemen Yogkarta pada hari ketiga kunjungan Study Tiru. Banyak hal yang bisa ditiru di sini dan ini menjadi tantangan bagi rombongan Bali yang berjumlah 18 orang.

Berguru ke-DIY dalam ber-SPAB tidak saja menyenangkan dengan praktik langsung di SLB, juga memperoleh keistimewaan-keistimewaan lain dan teladan dari sang pemimpin. Kadisdikpora DIY Suhirdiman, misalnya, sampai petang menemani rombongan Sekber SPAB Bali di Kantornya.

“Semoga nanti Sekber SPAB Yogyakarta bisa melaksanakan kunjungan balasan ke Bali, sekalian healing,” demikian sambutan penutup Ngurah Pasek Wira Kusuma diakhiri dengan berfoto bersama. Terima kasih Yogyakarta, suatu saat nanti kita kembali ke Yogyakarta.[T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Jaswanto

Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan
Tags: BencanaDIYSekber SPAB BaliYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kampusku Sarang Hantu [9]: Mahasiswi yang Duduk di Pojok Kantin

Next Post

Moral Outrage & Social Contagion: Mental Lapar Pejabat Korup dan Eksodus Publik dari Pertamina

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
0
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

Read moreDetails

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

by Emi Suy
November 1, 2026
0
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

Read moreDetails

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
0
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

Read moreDetails

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
0
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

Read moreDetails

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails
Next Post
Tat Twam Asi: Pelajaran Empati untuk Memahami Fenomenologi Depresi Manusia

Moral Outrage & Social Contagion: Mental Lapar Pejabat Korup dan Eksodus Publik dari Pertamina

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026
Saraswati dan Kenaikan Kelas
Esai

Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital
Esai

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

by tatkala
October 31, 2026
Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda
Kuliner

Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda

PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...

by I Wayan Artika
October 31, 2026
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung
Panggung

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?
Esai

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co