4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
in Pop
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

Wira Krisna dan Tika Pagraky│Foto: tatkala.co/Dede

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu.

Kalimat ringan tersebut langsung mencairkan atmosfer di Bamboo Stage, Living World Denpasar, Rabu, 22 April 2026. Di balik candaan itu, terselip gambaran tentang fase hidup sekaligus arah berkarya yang sedang ia jalani. Tika tampak santai, namun jelas membawa sesuatu yang serius: tiga lagu yang menandai babak terbarunya di industri musik Bali.

Tiga lagu yang diluncurkan sekaligus, “Jaga Hati”, “Ngobral Janji”, dan “Bli Made” menjadi bukti bahwa Tika memilih jalur yang lebih dinamis. Ia secara tidak langsung menegaskan bahwa merilis single demi single memberinya ruang untuk terus aktif dan dekat dengan pendengar.

“Kalau nunggu album, rasanya lama. Saya orangnya nggak sabaran, selalu ingin cepat-cepat berbagi lagu ke pendengar,” kata Tika, menjelaskan alasannya memilih merilis single secara bertahap.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Meski dibalut gaya santai, materi lagu yang ia bawa cukup reflektif. “Jaga Hati”, misalnya, berbicara tentang hubungan jarak jauh (LDR) yang penuh tantangan. Tika menggambarkan bagaimana komitmen diuji ketika dua orang dipisahkan oleh ruang dan waktu.

Sementara itu, “Ngobral Janji” hadir dengan nada yang lebih tegas. Lagu ini menjadi semacam pengingat bagi perempuan agar tidak mudah terbuai oleh janji-janji manis tanpa bukti. Seperti tersirat dari penjelasannya, Tika kini lebih berhati-hati dalam melihat suatu relasi, dan itu tercermin dalam karyanya.

Ia tidak secara eksplisit menyebut pengalaman pribadi sebagai sumber utama, tetapi dari caranya bertutur, terasa bahwa lagu-lagu ini lahir dari kedekatan dengan realitas sehari-hari.

Di titik inilah, perjalanan Tika sebagai musisi menjadi relevan untuk ditarik ke belakang. Perempuan bernama lengkap Ni Wayan Ika Mulaning Pagraky ini lahir pada 15 Mei 1996 di Pidpid, Karangasem, Bali. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi Bali yang berhasil menembus kancah nasional. Lonjakan kariernya terjadi saat bergabung dengan Republik Cinta Manajemen (RCM) milik Ahmad Dhani, yang kemudian membawanya menjadi bagian dari grup Dewi-Dewi pada 2016. Meski kini sukses sebagai solois, Tika tetap menjaga akarnya dengan terus menyanyikan lagu pop Bali sebagai bentuk kecintaannya pada tanah kelahirannya.

Kemudian, lagu yang banyak mendapat sorotan jatuh pada “Bli Made”. Lagu ini mempertemukannya kembali dengan Wira Krisna, sosok yang tidak hanya rekan duet, tetapi juga bagian dari masa lalunya.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Tika mengungkapkan bahwa ide lagu ini muncul dari hal yang sangat sederhana, yakni kebiasaan curhat. Ia mengakui bahwa komunikasi dengan Wira masih terjalin hingga kini, meski dalam konteks yang berbeda.

“Masih sering curhat sih. Dari situ juga jadi ide lagu ini,” kata Tika, tersenyum.

Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut menceritakan tentang seseorang yang awalnya hanya menjadi tempat berbagi cerita, lalu perlahan berkembang menjadi hubungan yang lebih dalam. Tema yang dekat dengan banyak orang, dan mungkin juga, secara halus, mencerminkan dinamika yang pernah mereka jalani.

Wira menimpali dengan nada santai, menegaskan dukungannya terhadap Tika.
“Saya selalu support Tika,” ujarnya singkat.

Ia juga menambahkan, “Lagu ‘Bli Made’ ini sendiri menceritakan tentang seseorang wanita yang curhat kepada teman lawan jenis dan akhirnya jadian. Begitupun proses lagu ini, juga berawal dari curhat, kemudian jadi lagu.”

Kehadiran mereka dalam satu panggung tentu memancing spekulasi. Pertanyaan tentang kemungkinan kembali menjalin hubungan asmara (CLBK) mengemuka, namun keduanya memilih merespons dengan bijak.

“Fokus utama kami sekarang anak dulu, tumbuh kembangnya,” ujar Tika. Ia menegaskan bahwa membangun kembali hubungan bukan prioritas saat ini.

Pernyataan itu disampaikan dengan tenang, tanpa dramatisasi. Di situlah terasa kedewasaan yang kini mereka bangun. Bahwa hubungan tidak harus kembali untuk tetap memiliki arti.

Kolaborasi mereka dalam lagu “Bli Made” pun menjadi simbol dari fase tersebut. Sebuah bukti bahwa relasi yang telah berubah tidak harus berakhir dengan jarak, melainkan bisa menemukan bentuk baru yang lebih sehat dan produktif.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Di sisi lain, keputusan Tika untuk belum merilis album penuh juga menarik. Ia mengaku sebenarnya sudah memiliki cukup materi, bahkan sempat terpikir membuat mini album yang berisi empat hingga lima lagu. Namun, keinginannya untuk segera berbagi karya membuatnya memilih jalur rilis single demi single.

Secara tidak langsung, Tika juga memahami ritme industri musik saat ini. Dengan merilis lagu satu per satu, ia bisa menjaga eksistensi dan intensitas interaksi dengan publik.

Menjelang akhir sesi konferensi pers, Tika turut menyampaikan harapan bahwa lagu-lagunya dapat diterima luas oleh masyarakat.

Sore itu pun perlahan beranjak menuju malam. Setelah konferensi pers, panggung Amphitheater Living World Denpasar telah bersiap untuk konser yang akan dimulai pukul 19.00 Wita.

Namun, sebelum lagu-lagu baru itu benar-benar dimainkan, Tika sudah lebih dulu menyampaikan sesuatu yang lebih dalam. Tentang perjalanan, pilihan, dan keberanian untuk tetap berkarya di tengah dinamika kehidupan. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Lagu Pop Balimusik balimusik pop baliTika Pagraky
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

Next Post

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

Read moreDetails

Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

by Rusdy Ulu
September 27, 2026
0
Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

SINGARAJA pernah menjadi pintu masuk bagi Gede Angga Prasaja untuk memperkenalkan musiknya. Lewat “Singaraja Kota Kita” dan “Senja di Singaraja”,...

Read moreDetails

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
0
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

Read moreDetails

Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

by Dede Putra Wiguna
September 19, 2026
0
Morbid Monke Membawa “Feel Alive” ke Seoul: Tiga Panggung, Satu Napas dari Hongdae

SEBULAN setelah pulang dari Prancis, Morbid Monke belum berniat mengendurkan langkah. Unit art punk asal Denpasar, Bali, itu kembali membawa...

Read moreDetails

Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

RUMAH tidak selalu berupa tempat. Ia bisa menjadi ruang untuk beristirahat, menjadi diri sendiri, atau sekadar merasa aman. Namun, rumah...

Read moreDetails

Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
0
Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

KATA-kata bisa lebih menggentarkan kekuasaan ketimbang pedang atau senjata api. Gagasan itulah yang menjadi denyut utama “Air Keras”, single terbaru...

Read moreDetails

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

Read moreDetails

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

Read moreDetails

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

Read moreDetails

‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

by Dede Putra Wiguna
August 11, 2026
0
‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

Sube tawang, bajang care adine Mepayas seksi, ngalih bapak medasi Dini ditu setate ngaku perawan Nanging mare cobak, hey… jeg...

Read moreDetails
Next Post
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co