14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
in Pop
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

Wira Krisna dan Tika Pagraky│Foto: tatkala.co/Dede

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu.

Kalimat ringan tersebut langsung mencairkan atmosfer di Bamboo Stage, Living World Denpasar, Rabu, 22 April 2026. Di balik candaan itu, terselip gambaran tentang fase hidup sekaligus arah berkarya yang sedang ia jalani. Tika tampak santai, namun jelas membawa sesuatu yang serius: tiga lagu yang menandai babak terbarunya di industri musik Bali.

Tiga lagu yang diluncurkan sekaligus, “Jaga Hati”, “Ngobral Janji”, dan “Bli Made” menjadi bukti bahwa Tika memilih jalur yang lebih dinamis. Ia secara tidak langsung menegaskan bahwa merilis single demi single memberinya ruang untuk terus aktif dan dekat dengan pendengar.

“Kalau nunggu album, rasanya lama. Saya orangnya nggak sabaran, selalu ingin cepat-cepat berbagi lagu ke pendengar,” kata Tika, menjelaskan alasannya memilih merilis single secara bertahap.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Meski dibalut gaya santai, materi lagu yang ia bawa cukup reflektif. “Jaga Hati”, misalnya, berbicara tentang hubungan jarak jauh (LDR) yang penuh tantangan. Tika menggambarkan bagaimana komitmen diuji ketika dua orang dipisahkan oleh ruang dan waktu.

Sementara itu, “Ngobral Janji” hadir dengan nada yang lebih tegas. Lagu ini menjadi semacam pengingat bagi perempuan agar tidak mudah terbuai oleh janji-janji manis tanpa bukti. Seperti tersirat dari penjelasannya, Tika kini lebih berhati-hati dalam melihat suatu relasi, dan itu tercermin dalam karyanya.

Ia tidak secara eksplisit menyebut pengalaman pribadi sebagai sumber utama, tetapi dari caranya bertutur, terasa bahwa lagu-lagu ini lahir dari kedekatan dengan realitas sehari-hari.

Di titik inilah, perjalanan Tika sebagai musisi menjadi relevan untuk ditarik ke belakang. Perempuan bernama lengkap Ni Wayan Ika Mulaning Pagraky ini lahir pada 15 Mei 1996 di Pidpid, Karangasem, Bali. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi Bali yang berhasil menembus kancah nasional. Lonjakan kariernya terjadi saat bergabung dengan Republik Cinta Manajemen (RCM) milik Ahmad Dhani, yang kemudian membawanya menjadi bagian dari grup Dewi-Dewi pada 2016. Meski kini sukses sebagai solois, Tika tetap menjaga akarnya dengan terus menyanyikan lagu pop Bali sebagai bentuk kecintaannya pada tanah kelahirannya.

Kemudian, lagu yang banyak mendapat sorotan jatuh pada “Bli Made”. Lagu ini mempertemukannya kembali dengan Wira Krisna, sosok yang tidak hanya rekan duet, tetapi juga bagian dari masa lalunya.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Tika mengungkapkan bahwa ide lagu ini muncul dari hal yang sangat sederhana, yakni kebiasaan curhat. Ia mengakui bahwa komunikasi dengan Wira masih terjalin hingga kini, meski dalam konteks yang berbeda.

“Masih sering curhat sih. Dari situ juga jadi ide lagu ini,” kata Tika, tersenyum.

Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut menceritakan tentang seseorang yang awalnya hanya menjadi tempat berbagi cerita, lalu perlahan berkembang menjadi hubungan yang lebih dalam. Tema yang dekat dengan banyak orang, dan mungkin juga, secara halus, mencerminkan dinamika yang pernah mereka jalani.

Wira menimpali dengan nada santai, menegaskan dukungannya terhadap Tika.
“Saya selalu support Tika,” ujarnya singkat.

Ia juga menambahkan, “Lagu ‘Bli Made’ ini sendiri menceritakan tentang seseorang wanita yang curhat kepada teman lawan jenis dan akhirnya jadian. Begitupun proses lagu ini, juga berawal dari curhat, kemudian jadi lagu.”

Kehadiran mereka dalam satu panggung tentu memancing spekulasi. Pertanyaan tentang kemungkinan kembali menjalin hubungan asmara (CLBK) mengemuka, namun keduanya memilih merespons dengan bijak.

“Fokus utama kami sekarang anak dulu, tumbuh kembangnya,” ujar Tika. Ia menegaskan bahwa membangun kembali hubungan bukan prioritas saat ini.

Pernyataan itu disampaikan dengan tenang, tanpa dramatisasi. Di situlah terasa kedewasaan yang kini mereka bangun. Bahwa hubungan tidak harus kembali untuk tetap memiliki arti.

Kolaborasi mereka dalam lagu “Bli Made” pun menjadi simbol dari fase tersebut. Sebuah bukti bahwa relasi yang telah berubah tidak harus berakhir dengan jarak, melainkan bisa menemukan bentuk baru yang lebih sehat dan produktif.

Konferensi Pers Launching Single dan Video Clip Tika Pagraky, (22/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Di sisi lain, keputusan Tika untuk belum merilis album penuh juga menarik. Ia mengaku sebenarnya sudah memiliki cukup materi, bahkan sempat terpikir membuat mini album yang berisi empat hingga lima lagu. Namun, keinginannya untuk segera berbagi karya membuatnya memilih jalur rilis single demi single.

Secara tidak langsung, Tika juga memahami ritme industri musik saat ini. Dengan merilis lagu satu per satu, ia bisa menjaga eksistensi dan intensitas interaksi dengan publik.

Menjelang akhir sesi konferensi pers, Tika turut menyampaikan harapan bahwa lagu-lagunya dapat diterima luas oleh masyarakat.

Sore itu pun perlahan beranjak menuju malam. Setelah konferensi pers, panggung Amphitheater Living World Denpasar telah bersiap untuk konser yang akan dimulai pukul 19.00 Wita.

Namun, sebelum lagu-lagu baru itu benar-benar dimainkan, Tika sudah lebih dulu menyampaikan sesuatu yang lebih dalam. Tentang perjalanan, pilihan, dan keberanian untuk tetap berkarya di tengah dinamika kehidupan. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Lagu Pop Balimusik balimusik pop baliTika Pagraky
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

Next Post

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

Read moreDetails

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

Read moreDetails

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

Read moreDetails

‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

by Dede Putra Wiguna
August 11, 2026
0
‘Bajang Care Adine’, Debut Rejuna Koplo di Belantika Musik Bali

Sube tawang, bajang care adine Mepayas seksi, ngalih bapak medasi Dini ditu setate ngaku perawan Nanging mare cobak, hey… jeg...

Read moreDetails

Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

by Dede Putra Wiguna
June 18, 2026
0
Wikan Satya, Musisi Cilik Kelas 6 SD Rilis Karya Terbaru Berjudul ‘Galungan’

KESERIUSAN Wikan Satya terhadap musik rupanya tidak berhenti pada “Anacaraka”. Setelah karya itu mendapat banyak sorotan sebagai lagu anak-anak yang...

Read moreDetails

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

by tatkala
May 14, 2026
0
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

Read moreDetails

Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

by Dede Putra Wiguna
May 8, 2026
0
Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

SETELAH mencuri perhatian sebagai unit rock tunanetra asal Bali lewat single “Keidela”, “I’m a Fire”, dan “3”, kini Filla memasuki...

Read moreDetails

SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

by Dede Putra Wiguna
May 1, 2026
0
SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

SETELAH hampir satu dekade tenggelam dalam kesibukan masing-masing, SWR Bali akhirnya kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk “Palas”. Band...

Read moreDetails

“Sing Nyidang Ngomong”, Saat Mr. Rayen Bicara tentang Luka Rumah Tangga dari Sudut Pandang Anak

by Angga Wijaya
April 29, 2026
0
“Sing Nyidang Ngomong”, Saat Mr. Rayen Bicara tentang Luka Rumah Tangga dari Sudut Pandang Anak

PADA banyak lagu tentang perselingkuhan, yang kita dengar biasanya hanya dua suara, mereka yang terlibat, mereka yang saling menyakiti. Jarang...

Read moreDetails

Lolot Band Rilis ‘Tajir Melintir’: Album ke-11 yang Ringkas dan Mengena

by Dede Putra Wiguna
April 3, 2026
0
Lolot Band Rilis ‘Tajir Melintir’: Album ke-11 yang Ringkas dan Mengena

SETELAH keberhasilan album ke-10 ‘Bali Metangi’ pada 2022, Lolot Band kembali menegaskan eksistensinya lewat rilisan terbaru mereka, ‘Tajir Melintir’. Album...

Read moreDetails
Next Post
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co