21 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
in Khas
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Denpasar│Foto: Dok. Kesbam

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang ketika sebuah suara mulai terdengar pelan, menyanyikan lagu “Selalu Ada di Nadimu” dari film Jumbo. Di tengah gelap yang hanya diterangi sorot lampu samar, Kepala SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd., berjalan perlahan menyusuri barisan para lulusan sembari membawa setangkai demi setangkai mawar.

Satu per satu bunga itu diberikan kepada para siswa yang sebentar lagi resmi meninggalkan bangku sekolah. Beberapa tersenyum malu. Sebagian lainnya tampak menahan haru. Dan ketika lagu itu terus dinyanyikan, air mata mulai jatuh di banyak wajah muda yang hari itu mengenakan kebaya, jas, serta medali kelulusan.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling membekas dalam acara pengambilan sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan (Asnakes) Indonesia yang dirangkai dengan pelepasan Angkatan ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, Selasa, 5 Mei 2026, di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar.

I Komang Rika Adi Putra, M.Pd. (Kepala Sekolah) memberikan mawar kepada beberapa siswa│Foto: Dok. Kesbam

Acara yang berlangsung khidmat sekaligus emosional itu bukan sekadar seremoni kelulusan. Ia berubah menjadi ruang penuh kenangan, tempat para siswa, guru, dan orang tua bersama-sama menengok kembali perjalanan tiga tahun yang telah mereka lalui.

Sejak awal acara dimulai, suasana sudah terasa istimewa. Prosesi dibuka dengan pembukaan resmi, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Kelulusan oleh kepala sekolah. Setelah itu, dilakukan penyerahan kembali alumni Angkatan XV kepada ketua komite sebagai simbol bahwa para siswa telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di sekolah tersebut.

Satu per satu siswa kemudian maju ke panggung dalam prosesi wisuda. Mereka menerima rapor, dikalungkan medali kelulusan, lalu berjabat tangan dengan kepala sekolah, para wakil kepala sekolah, wali kelas, serta ketua program keahlian/jurusan masing-masing. Di wajah para siswa tampak campuran rasa bangga, lega, sekaligus haru.

Bagi sebagian siswa, momen itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang penuh perjuangan. Tiga tahun yang tidak hanya diisi dengan pelajaran di kelas, tetapi juga praktik, organisasi, lomba, hingga dinamika masa remaja yang membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih matang.

Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Denpasar│Foto: Dok. Kesbam

Setelah prosesi wisuda, acara dilanjutkan dengan pembacaan Prasetya Alumni dan pengambilan sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia. Para lulusan berdiri tegap mengikuti sumpah yang dipandu dengan penuh khidmat. Setelahnya, dilakukan penandatanganan dan pelantikan Asisten Tenaga Kesehatan Indonesia.

Momentum tersebut terasa begitu penting. Sebab, sejak saat itu, mereka tidak lagi sekadar siswa lulusan sekolah menengah kejuruan, tetapi calon tenaga kesehatan yang akan terjun langsung melayani masyarakat atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Seusai prosesi itu, paduan suara pun menyanyikan Mars Hidup Sehat, disusul penampilan “Tari Dhanwantari” – tari kebesaran SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar yang menjadi simbol identitas sekolah.

Pementasan Tari Dhanwantari di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Denpasar│Foto: Dok. Kesbam

Namun, suasana paling menggetarkan hadir saat sambutan Kepala Sekolah dimulai.

Tidak seperti biasanya, I Komang Rika Adi Putra tidak datang ke podium dengan membawa teks pidato formal. Ia justru menciptakan sebuah pertunjukan sederhana namun bermakna.

Setelah membagikan mawar sambil bernyanyi, ia mengajak seluruh siswa melakukan perjalanan kembali ke masa awal mereka menjadi siswa baru di Kesbam.

“Kala itu, saat MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), saya meminta kalian semua untuk menuliskan harapan, kesan, serta pesan untuk diri sendiri. Dan setelah tiga tahun, akhirnya kalian ada di sini. Sekarang, silakan lihat di bawah kursi kalian, dan ambillah tulisan kalian itu kembali, dan renungkanlah,” ujarnya.

Para lulusan mengambil tulisan masa lalu mereka di bawah kursi│Foto: Dok. Kesbam

Seketika ruangan berubah riuh. Para siswa tampak terkejut ketika menemukan secarik kertas di bawah kursi mereka. Kertas yang ternyata berisi tulisan tangan mereka sendiri saat pertama kali masuk sekolah.

Ada yang langsung tersenyum kecil ketika membacanya. Ada yang tertawa sambil menutup wajah. Namun tidak sedikit pula yang menangis haru.

Kenangan tentang masa awal sekolah, ketakutan menjadi siswa baru, mimpi-mimpi yang dulu mereka tulis dengan polos, mendadak hadir kembali hari itu.

Bagi banyak orang, sambutan semacam itu mungkin tak biasa dilakukan oleh seorang kepala sekolah. Tetapi bagi Komang Rika, wisuda bukan hanya tentang laporan kelulusan atau angka capaian akademik. Ia ingin menghadirkan pengalaman yang akan terus diingat oleh anak-anak didiknya.

Para lulusan ketika membaca tulisan masa lalu mereka│Foto: Dok. Kesbam

Tak berhenti di sana, ia juga menampilkan rangkaian foto para siswa sejak awal mereka bersekolah di Kesbam. Foto-foto itu menjadi semacam mesin waktu yang membawa seluruh ruangan kembali ke hari-hari pertama para siswa mengenakan seragam sekolah.

Tawa, tepuk tangan, dan isak tangis bergantian memenuhi ruangan.

“Saya sudah berlatih bernyanyi selama dua minggu, tetapi hari ini suara saya habis, serak, dan batuk-batuk. Namun saya tetap paksakan, agar tidak sia-sia. Untungnya semua mau bernyanyi bersama,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.

Ia kemudian menutup sambutannya dengan pesan sederhana namun mendalam.

“Selamat untuk kalian semuanya, semoga apa yang kalian harapkan tercapai. Jangan pernah melupakan Kesbam, dan harumkanlah nama Kesbam di mana pun kalian berada.”

Sambutan Kepala Sekolah, I Komang Rika Adi Putra, M.Pd.│Foto: Dok. Kesbam

Selepas sambutan itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan keputusan lulusan terbaik serta penyerahan beasiswa pendidikan. Kebanggaan tampak jelas di wajah para penerima penghargaan maupun keluarga yang hadir mendampingi.

Pada sesi pesan dan kesan lulusan, suasana hangat kembali terasa ketika salah satu lulusan, Pradnya, menyampaikan pengalamannya selama bersekolah di Kesbam.

“Rasanya sangat senang bisa belajar banyak di Kesbam. Selain itu, banyak mendapat teman dan pengalaman. Kebetulan saya juga mengikuti organisasi di sekolah. Saya juga banyak dapat peluang mengikuti berbagai lomba, dan berhasil meraih prestasi. Semoga Kesbam semakin jaya, dan semua lulusan menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan sukses,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan kepada para lulusan terbaik dan penerima beasiswa pendidikan │Foto: Dok. Kesbam

Pernyataan itu seolah mewakili perasaan banyak siswa lain hari itu. Bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar mata pelajaran, melainkan ruang bertumbuh, menemukan jati diri, membangun pertemanan, dan menyusun mimpi tentang masa depan.

Ketika acara berakhir, seluruh lulusan mulai berfoto bersama keluarga dan sahabat, senyum dan air mata haru masih tampak bersamaan. Ada rasa bahagia karena berhasil menyelesaikan pendidikan. Namun ada pula rasa berat karena harus berpisah dengan masa-masa yang selama ini menjadi bagian penting hidup mereka.

Hari itu, para lulusan Angkatan ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar pulang bukan hanya membawa medali kelulusan. Mereka juga membawa kenangan tentang mawar, lagu yang dinyanyikan bersama, secarik pesan dari masa lalu, dan sebuah janji untuk terus melangkah mengharumkan nama almamater di mana pun berada. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: PendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Next Post

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

Refleksi Usai Menonton Film 'Pesta Babi' di Ubud

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 21, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
Lampu Merah dan Mental Menerabas
Esai

Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

by Angga Wijaya
August 20, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Ajian Jaran Goyang

MENJADI lelaki jomblo di usia yang tidak lagi muda membuat Teguh Priyono selalu menjadi perbincangan tetangga. Wajahnya tidak terlalu jelek....

by Chusmeru
August 20, 2026
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia
Budaya

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

by tatkala
August 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co