1 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
in Panggung
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Komunitas Seni Baturenggong

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Karena itu sangat penting untuk melestarikannya, sehingga akar sejarah itu tidak hilang di era globalisasi saat ini. Untuk menjaga semua itu, Komunitas Seni Baturenggong memiliki cara menarik untuk melestarikan warisan budaya dan tradisi yang ada di Desa Mengwi melalui seni pertunjukan.

Kebetulan saja, Komunitas Seni Baturenggong yang berada di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dipercaya menjadi duta Kabupaten Badung untuk tampil dalam parade gong kebyar pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Moment ini tentu sangat tepat untuk mengangkat berbagai keunggulan yang ada di Desa Mengwi untuk diperkenalkan kepada masyarakat Mengwi, khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Apalagi, Desa Mengwi yang kaya budaya telah menjadi destinasi yang disukai wisatawan mancanegara.

Koordinator Kegiatan Komunitas, I Gede Purnama Eka Saputra mengatakan, berbagai keunggulan Desa Mengwi diulas dan dikupas melalui seni pertunjukan, sehingga mudah diingat sekaligus menjadi lebih menarik. “Desa Mengwi memiliki banyak cerita yang bisa diangkat lalu disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa. Segala keunikan itu, akan kami interpretasikan melalui seni dan tentu disesuaikan dengan materi dalam parade gong kebyar itu,” kata Gede Purnama, Sabtu 9 Mei 2026.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Warisan kebudayaan dan nilai-nilai luhur Desa Mengwi disajikan melalui seni pertunjukan. Artinya mengubah, menginterpretasikan atau menyajikan kembali filosofi, ajaran moral, sejarah, dan tradisi nenek moyang ke dalam bentuk aksi nyata yang estetis, melalui pertunjukan seni, sehingga lebih mudah dipahami, dihayati, dan dinikmati oleh generasi saat ini maupun masa depan.

Materi parade gong kebyar dalam ajang PKB 2026 itu ada tabuh lelambatan lima kreasi yang secara khusus mengangkat history Mengwi yang menjadi pusat Kerajaan Mengwi. Desa ini memiliki banyak sumber cerita yang menjadi pilihan untuk disesuaikan dengan tema PKB tahun 2026 ini. Tabuh lelambatan ini disajikan sebagai tabuh lawas kekunoan yang disajikan berpadu dengan history keberadaan Mengwi.

I Gede Purnama Eka Saputra

Sementara tari kreasi mengangkat kearipan local “Masepuh”, sebuah pura lengkap dengan situsnya ada di Desa Seseh. Warga Bali, bahkan beberapa dari Jawa sering melakukan persembahyangan di sini. Si Masepuh ini merupakan putra Raja Mengwi. Kuburan Masepuh juga masih ada, dan itu berada di Desa Seseh, Munggu dan sampai kini masih saja ada yang melakukan ziarah.

Sedangkan untuk pragmentari mengangkat kisah Jero Luh, sebuah pertapaan rangda, ritus yang masih ada di Pura Dalem Mengwi. Jero Luh, seorang wanita dari seorang pelayan hingga menjadi sungsungan masyarakat Desa Mengwi. “Di Mengwi ini ada banyak cerita, yang nantinya diangkat disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa,” ucapnya.

Mangangkat warisan budaya unggul melalui pentas seni memang menarik. Terlebih, Parade Gong Kebyar dalam perhelatan tahunan itu selalu menjadi primadona. Bahkan, setiap jadwal parade gong kebyar panggung terbuka Ardha Candra yang selalu penuh penonton sangat tepat memperkenalkan keunikan itu. “Kami sangat serius mempersiapkan diri untuk nanti tampil di ajang PKB 2026,” sebut Ketua Komunitas Seni Baturenggong, I Gede Wira Andika.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Komunitas Baturenggong akan tampil bersama dengan duta Kabupaten Gianyar yang dijadwalkan pada 8 Juli 2026. Untuk penampilannya ini, Komunitas Baturenggong didukung penabuh muda dengan antyara umur 17 tahun hingga 27 tahun yang siap menampilkan sajian seni terbaru. “Untuk tiga sajian utama, seperti tabuh lelambatan, tari kreasi dan pragmentari kami melibatkan mengangkat 147 pendukung termasuk crew,” ungkapnya.

Karena keseriusan itu, persiapan latihan dilakukan bukan hitungan mingguan. Latihan dilakukan sejak Januari hingga semua materi sudah tembus. Apalagi, tampilnya nanti berdampingan dengan Duta Kabupaten Gianyar maka persiapkan dilakukan secara ketat dan sangat matang. “Sesungguhnya, semua materi sudah tembus semua tinggal menyamakan rasa saja,” ujar Wira Andika.

Untuk menggarapnya, komunitas seni yang berdiri sejak 2010 itu mempercayakan kepada para seniman local yang masih memiliki kedekatan. Kebetulan para penggarap ini juga menjadi pilihan Lstibya Mengwi. Mereka, bukan saja orang local Badung, tetapi kebetulan juga sebagai pengampu di Komunitas Baturenggong. Mereka adalah I Wayan Widia, I Ketut Rudita, Ngurah Sutanaya sebagai penata dan pembina tabuh lelmbatan; I Nyoman Wira Dharma Yoga, I Putu Oka Rudiana, I Putu Leslyani dan I Putu Yuandika sebagai penata dan pembina tari kreasi; Kadek Karunia Artha, Ni Putu Ari Sidiastini, I Made Aristanaya dan Suyoga sebagai penata dan pembina pragmentari.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Pemilihan Komunitas Baturenggong sebagai duta Kabupaten Badung bukan sekedar tunjuk, melainkan karena ada rod mat dari Pemerintah Kabupaten Badung yang dikomandani Dinas Kebudayaan. Setiap kecamatan di Kabupaten Badung mendapat kesempatan tampil, termasuk Kecamatan Mengwi. Lalu, Komunitas Baturenggong yang dulunya dipercaya tampil dalam ajang Gelar Budaya Kabupten Badung 2024 mewakili Kecamatan Mengwi selalu batal. Tak jadinya pentas, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, sehingga Gelar Budaya ditiadakan.

“Padahal kegiatan berlatih sudah kami lakukan sejak awal untuk dapat tampil baik pada Gelar Budaya itu, tetapi tidak mendapat kesempatan pentas. Ternasuk batal pada Gelar Budaya 2025. Karena Kecamatan Mengwi mendapat giliran mewakili Badung dalam parade gong kebyar, maka Listibya memberikan kesempatan itu. Batal tampil di Gelar Budaya Badung, akhirnya tampil di ajang PKB,” paparnya senang.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Untuk penampilannya nanti, merupakan sekaa bon sebunan. Walau ada dua penabuh dari luar Desa Mengwi, tetapi mereka merupakan loyalitas Komunitas Baturenggong yang setiap dalam setiap kegiatan ngayah. “Kalaupun 100 persen local, kami sesungguhnya mampu menampilkan sekaa sebunan, tetapi kami ingin menghargai anggota loyal, makanya kami ajak,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: kesenian baliMengwiPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

Next Post

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co