11 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
in Panggung
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Komunitas Seni Baturenggong

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Karena itu sangat penting untuk melestarikannya, sehingga akar sejarah itu tidak hilang di era globalisasi saat ini. Untuk menjaga semua itu, Komunitas Seni Baturenggong memiliki cara menarik untuk melestarikan warisan budaya dan tradisi yang ada di Desa Mengwi melalui seni pertunjukan.

Kebetulan saja, Komunitas Seni Baturenggong yang berada di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dipercaya menjadi duta Kabupaten Badung untuk tampil dalam parade gong kebyar pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Moment ini tentu sangat tepat untuk mengangkat berbagai keunggulan yang ada di Desa Mengwi untuk diperkenalkan kepada masyarakat Mengwi, khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Apalagi, Desa Mengwi yang kaya budaya telah menjadi destinasi yang disukai wisatawan mancanegara.

Koordinator Kegiatan Komunitas, I Gede Purnama Eka Saputra mengatakan, berbagai keunggulan Desa Mengwi diulas dan dikupas melalui seni pertunjukan, sehingga mudah diingat sekaligus menjadi lebih menarik. “Desa Mengwi memiliki banyak cerita yang bisa diangkat lalu disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa. Segala keunikan itu, akan kami interpretasikan melalui seni dan tentu disesuaikan dengan materi dalam parade gong kebyar itu,” kata Gede Purnama, Sabtu 9 Mei 2026.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Warisan kebudayaan dan nilai-nilai luhur Desa Mengwi disajikan melalui seni pertunjukan. Artinya mengubah, menginterpretasikan atau menyajikan kembali filosofi, ajaran moral, sejarah, dan tradisi nenek moyang ke dalam bentuk aksi nyata yang estetis, melalui pertunjukan seni, sehingga lebih mudah dipahami, dihayati, dan dinikmati oleh generasi saat ini maupun masa depan.

Materi parade gong kebyar dalam ajang PKB 2026 itu ada tabuh lelambatan lima kreasi yang secara khusus mengangkat history Mengwi yang menjadi pusat Kerajaan Mengwi. Desa ini memiliki banyak sumber cerita yang menjadi pilihan untuk disesuaikan dengan tema PKB tahun 2026 ini. Tabuh lelambatan ini disajikan sebagai tabuh lawas kekunoan yang disajikan berpadu dengan history keberadaan Mengwi.

I Gede Purnama Eka Saputra

Sementara tari kreasi mengangkat kearipan local “Masepuh”, sebuah pura lengkap dengan situsnya ada di Desa Seseh. Warga Bali, bahkan beberapa dari Jawa sering melakukan persembahyangan di sini. Si Masepuh ini merupakan putra Raja Mengwi. Kuburan Masepuh juga masih ada, dan itu berada di Desa Seseh, Munggu dan sampai kini masih saja ada yang melakukan ziarah.

Sedangkan untuk pragmentari mengangkat kisah Jero Luh, sebuah pertapaan rangda, ritus yang masih ada di Pura Dalem Mengwi. Jero Luh, seorang wanita dari seorang pelayan hingga menjadi sungsungan masyarakat Desa Mengwi. “Di Mengwi ini ada banyak cerita, yang nantinya diangkat disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa,” ucapnya.

Mangangkat warisan budaya unggul melalui pentas seni memang menarik. Terlebih, Parade Gong Kebyar dalam perhelatan tahunan itu selalu menjadi primadona. Bahkan, setiap jadwal parade gong kebyar panggung terbuka Ardha Candra yang selalu penuh penonton sangat tepat memperkenalkan keunikan itu. “Kami sangat serius mempersiapkan diri untuk nanti tampil di ajang PKB 2026,” sebut Ketua Komunitas Seni Baturenggong, I Gede Wira Andika.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Komunitas Baturenggong akan tampil bersama dengan duta Kabupaten Gianyar yang dijadwalkan pada 8 Juli 2026. Untuk penampilannya ini, Komunitas Baturenggong didukung penabuh muda dengan antyara umur 17 tahun hingga 27 tahun yang siap menampilkan sajian seni terbaru. “Untuk tiga sajian utama, seperti tabuh lelambatan, tari kreasi dan pragmentari kami melibatkan mengangkat 147 pendukung termasuk crew,” ungkapnya.

Karena keseriusan itu, persiapan latihan dilakukan bukan hitungan mingguan. Latihan dilakukan sejak Januari hingga semua materi sudah tembus. Apalagi, tampilnya nanti berdampingan dengan Duta Kabupaten Gianyar maka persiapkan dilakukan secara ketat dan sangat matang. “Sesungguhnya, semua materi sudah tembus semua tinggal menyamakan rasa saja,” ujar Wira Andika.

Untuk menggarapnya, komunitas seni yang berdiri sejak 2010 itu mempercayakan kepada para seniman local yang masih memiliki kedekatan. Kebetulan para penggarap ini juga menjadi pilihan Lstibya Mengwi. Mereka, bukan saja orang local Badung, tetapi kebetulan juga sebagai pengampu di Komunitas Baturenggong. Mereka adalah I Wayan Widia, I Ketut Rudita, Ngurah Sutanaya sebagai penata dan pembina tabuh lelmbatan; I Nyoman Wira Dharma Yoga, I Putu Oka Rudiana, I Putu Leslyani dan I Putu Yuandika sebagai penata dan pembina tari kreasi; Kadek Karunia Artha, Ni Putu Ari Sidiastini, I Made Aristanaya dan Suyoga sebagai penata dan pembina pragmentari.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Pemilihan Komunitas Baturenggong sebagai duta Kabupaten Badung bukan sekedar tunjuk, melainkan karena ada rod mat dari Pemerintah Kabupaten Badung yang dikomandani Dinas Kebudayaan. Setiap kecamatan di Kabupaten Badung mendapat kesempatan tampil, termasuk Kecamatan Mengwi. Lalu, Komunitas Baturenggong yang dulunya dipercaya tampil dalam ajang Gelar Budaya Kabupten Badung 2024 mewakili Kecamatan Mengwi selalu batal. Tak jadinya pentas, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, sehingga Gelar Budaya ditiadakan.

“Padahal kegiatan berlatih sudah kami lakukan sejak awal untuk dapat tampil baik pada Gelar Budaya itu, tetapi tidak mendapat kesempatan pentas. Ternasuk batal pada Gelar Budaya 2025. Karena Kecamatan Mengwi mendapat giliran mewakili Badung dalam parade gong kebyar, maka Listibya memberikan kesempatan itu. Batal tampil di Gelar Budaya Badung, akhirnya tampil di ajang PKB,” paparnya senang.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Untuk penampilannya nanti, merupakan sekaa bon sebunan. Walau ada dua penabuh dari luar Desa Mengwi, tetapi mereka merupakan loyalitas Komunitas Baturenggong yang setiap dalam setiap kegiatan ngayah. “Kalaupun 100 persen local, kami sesungguhnya mampu menampilkan sekaa sebunan, tetapi kami ingin menghargai anggota loyal, makanya kami ajak,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: kesenian baliMengwiPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

Next Post

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
0
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

Read moreDetails

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
0
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

Read moreDetails

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

Read moreDetails

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

Read moreDetails

Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 4, 2026
0
Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti...

Read moreDetails

Matajog, Terompah, dan Hadang Semarakkan Jantra Tradisi Bali

by Nyoman Budarsana
July 3, 2026
0
Matajog, Terompah, dan Hadang Semarakkan Jantra Tradisi Bali

Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian...

Read moreDetails

Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4

by I Komang Sutirtayasa
July 2, 2026
0
Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4

SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada...

Read moreDetails

Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 1, 2026
0
Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan...

Read moreDetails

Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 26, 2026
0
Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....

Read moreDetails
Next Post
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana
Esai

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
Mahindu, Si Perempuan Tembikar
Ulas Buku

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Risalah Perempuan-Perempuan Tembikar yang dipakai sebagai judul kumpulan puisi ini mengisyaratkan pilihan, penilaian dan sudut pandang penyair dalam membahas masalah...

by Mas Ruscitadewi
July 10, 2026
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali
Khas

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan
Khas

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali
Panggung

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

by Chusmeru
July 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co