23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
in Panggung
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Komunitas Seni Baturenggong

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Karena itu sangat penting untuk melestarikannya, sehingga akar sejarah itu tidak hilang di era globalisasi saat ini. Untuk menjaga semua itu, Komunitas Seni Baturenggong memiliki cara menarik untuk melestarikan warisan budaya dan tradisi yang ada di Desa Mengwi melalui seni pertunjukan.

Kebetulan saja, Komunitas Seni Baturenggong yang berada di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dipercaya menjadi duta Kabupaten Badung untuk tampil dalam parade gong kebyar pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Moment ini tentu sangat tepat untuk mengangkat berbagai keunggulan yang ada di Desa Mengwi untuk diperkenalkan kepada masyarakat Mengwi, khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Apalagi, Desa Mengwi yang kaya budaya telah menjadi destinasi yang disukai wisatawan mancanegara.

Koordinator Kegiatan Komunitas, I Gede Purnama Eka Saputra mengatakan, berbagai keunggulan Desa Mengwi diulas dan dikupas melalui seni pertunjukan, sehingga mudah diingat sekaligus menjadi lebih menarik. “Desa Mengwi memiliki banyak cerita yang bisa diangkat lalu disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa. Segala keunikan itu, akan kami interpretasikan melalui seni dan tentu disesuaikan dengan materi dalam parade gong kebyar itu,” kata Gede Purnama, Sabtu 9 Mei 2026.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Warisan kebudayaan dan nilai-nilai luhur Desa Mengwi disajikan melalui seni pertunjukan. Artinya mengubah, menginterpretasikan atau menyajikan kembali filosofi, ajaran moral, sejarah, dan tradisi nenek moyang ke dalam bentuk aksi nyata yang estetis, melalui pertunjukan seni, sehingga lebih mudah dipahami, dihayati, dan dinikmati oleh generasi saat ini maupun masa depan.

Materi parade gong kebyar dalam ajang PKB 2026 itu ada tabuh lelambatan lima kreasi yang secara khusus mengangkat history Mengwi yang menjadi pusat Kerajaan Mengwi. Desa ini memiliki banyak sumber cerita yang menjadi pilihan untuk disesuaikan dengan tema PKB tahun 2026 ini. Tabuh lelambatan ini disajikan sebagai tabuh lawas kekunoan yang disajikan berpadu dengan history keberadaan Mengwi.

I Gede Purnama Eka Saputra

Sementara tari kreasi mengangkat kearipan local “Masepuh”, sebuah pura lengkap dengan situsnya ada di Desa Seseh. Warga Bali, bahkan beberapa dari Jawa sering melakukan persembahyangan di sini. Si Masepuh ini merupakan putra Raja Mengwi. Kuburan Masepuh juga masih ada, dan itu berada di Desa Seseh, Munggu dan sampai kini masih saja ada yang melakukan ziarah.

Sedangkan untuk pragmentari mengangkat kisah Jero Luh, sebuah pertapaan rangda, ritus yang masih ada di Pura Dalem Mengwi. Jero Luh, seorang wanita dari seorang pelayan hingga menjadi sungsungan masyarakat Desa Mengwi. “Di Mengwi ini ada banyak cerita, yang nantinya diangkat disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa,” ucapnya.

Mangangkat warisan budaya unggul melalui pentas seni memang menarik. Terlebih, Parade Gong Kebyar dalam perhelatan tahunan itu selalu menjadi primadona. Bahkan, setiap jadwal parade gong kebyar panggung terbuka Ardha Candra yang selalu penuh penonton sangat tepat memperkenalkan keunikan itu. “Kami sangat serius mempersiapkan diri untuk nanti tampil di ajang PKB 2026,” sebut Ketua Komunitas Seni Baturenggong, I Gede Wira Andika.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Komunitas Baturenggong akan tampil bersama dengan duta Kabupaten Gianyar yang dijadwalkan pada 8 Juli 2026. Untuk penampilannya ini, Komunitas Baturenggong didukung penabuh muda dengan antyara umur 17 tahun hingga 27 tahun yang siap menampilkan sajian seni terbaru. “Untuk tiga sajian utama, seperti tabuh lelambatan, tari kreasi dan pragmentari kami melibatkan mengangkat 147 pendukung termasuk crew,” ungkapnya.

Karena keseriusan itu, persiapan latihan dilakukan bukan hitungan mingguan. Latihan dilakukan sejak Januari hingga semua materi sudah tembus. Apalagi, tampilnya nanti berdampingan dengan Duta Kabupaten Gianyar maka persiapkan dilakukan secara ketat dan sangat matang. “Sesungguhnya, semua materi sudah tembus semua tinggal menyamakan rasa saja,” ujar Wira Andika.

Untuk menggarapnya, komunitas seni yang berdiri sejak 2010 itu mempercayakan kepada para seniman local yang masih memiliki kedekatan. Kebetulan para penggarap ini juga menjadi pilihan Lstibya Mengwi. Mereka, bukan saja orang local Badung, tetapi kebetulan juga sebagai pengampu di Komunitas Baturenggong. Mereka adalah I Wayan Widia, I Ketut Rudita, Ngurah Sutanaya sebagai penata dan pembina tabuh lelmbatan; I Nyoman Wira Dharma Yoga, I Putu Oka Rudiana, I Putu Leslyani dan I Putu Yuandika sebagai penata dan pembina tari kreasi; Kadek Karunia Artha, Ni Putu Ari Sidiastini, I Made Aristanaya dan Suyoga sebagai penata dan pembina pragmentari.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Pemilihan Komunitas Baturenggong sebagai duta Kabupaten Badung bukan sekedar tunjuk, melainkan karena ada rod mat dari Pemerintah Kabupaten Badung yang dikomandani Dinas Kebudayaan. Setiap kecamatan di Kabupaten Badung mendapat kesempatan tampil, termasuk Kecamatan Mengwi. Lalu, Komunitas Baturenggong yang dulunya dipercaya tampil dalam ajang Gelar Budaya Kabupten Badung 2024 mewakili Kecamatan Mengwi selalu batal. Tak jadinya pentas, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, sehingga Gelar Budaya ditiadakan.

“Padahal kegiatan berlatih sudah kami lakukan sejak awal untuk dapat tampil baik pada Gelar Budaya itu, tetapi tidak mendapat kesempatan pentas. Ternasuk batal pada Gelar Budaya 2025. Karena Kecamatan Mengwi mendapat giliran mewakili Badung dalam parade gong kebyar, maka Listibya memberikan kesempatan itu. Batal tampil di Gelar Budaya Badung, akhirnya tampil di ajang PKB,” paparnya senang.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Untuk penampilannya nanti, merupakan sekaa bon sebunan. Walau ada dua penabuh dari luar Desa Mengwi, tetapi mereka merupakan loyalitas Komunitas Baturenggong yang setiap dalam setiap kegiatan ngayah. “Kalaupun 100 persen local, kami sesungguhnya mampu menampilkan sekaa sebunan, tetapi kami ingin menghargai anggota loyal, makanya kami ajak,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: kesenian baliMengwiPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

Next Post

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails
Next Post
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co