2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menabur Doa pada Ramalan Ular Kayu   |   Cerita Imlek dari Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja

Son Lomri by Son Lomri
January 29, 2025
in Khas
Menabur Doa pada Ramalan Ular Kayu   |   Cerita Imlek dari Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja

Koh Handi dan istri di Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja, Bali | Foto: tatkala.co/Son

SEBUAH bus pariwisata berhenti di depan Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja, Bali. Klenteng itu ada di areal Pelabuhan Tua, di sudut kota Singaraja, Buleleng.

Itu Selasa, 28 Januari 2025, sehari menjelang Hari Raya Imlek. Seorang pemandu mengangkat nomor rombongan. Para pengunjung dari mancanegara itu keluar dari dalam mobil, dan bergegas mengikuti si pemandu yang mengacungkan nomor itu. Lampion-lampion berwarna merah bergantungan di klenteng itu menyambut mereka.

Selain warga lokal yang akan melakukan sembahyang dan sedang bekerja mempersiapkan Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili padal malam harinya. Ada banyak pengunjung mancanegara masuk ke klenteng itu. Mereka melakukan swafoto, mengabadikan momen perayaan itu di sana.

“Perayaan untuk tahun ini tidak terlalu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terkecuali saat Covid-19,” kata Wibie Simulya, ketua panitia.

Melihat-lihat arsitektur dengan gaya Chinese itu, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung asing.  Sementara di tempat yang lain, Dewi—atau biasa dipanggil Cece, bersama beberapa ibu lainnya tampak sibuk menyiapkan tempat makan tamu di sebuah meja. Sedang para bapak, memanjat tangga dan tembok pembatas para menyiapkan yang lain.

Cece Dewi | Foto: tatkala.co/Son

Perayaan Imlek digelar Selasa malam, kata Dewi. Siapa saja boleh datang untuk menonton barongsai, dan menantikan balon-balon diterbangkan bersamaan dengan kembang api. Menarik.

“Imlek di tahun ini, semoga rezeki, kesehatan, dan jodoh didekatkan,” kata Ce Dewi.

Seperti di tahun lalu, harapan dan doa masih disematkan sama oleh Ce Dewi. Di sela harapan, tampak ia masih setia dengan gelas kaca di tangannya tambah kinclong, juga piring dan sendok. Ia sudah biasa bantu-bantu setiap tahunnya. Dan setiap tahunnya, perayaan ini akan digelar sederhana, tapi bukan berarti tidak meriah.

“Setiap tahun rasanya meriah walaupun dengan pola yang sama dan sederhana. Umat masih banyak yang datang untuk sembahyang,” kata Ming Shan, pengurus Klenteng.

Persiapan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja, Bali | Foto: tatkala.co/Son

Klenteng itu sedang mengalami renovasi, terutama di ruang utama singgasana dewa, atau tempat sembahyang para jemaat Tionghoa. Sebab itulah ruang sembahyang digeser ke ruang tempat para pengurus biasa melakukan rapat.

Tampak ruang sementara itu sudah bersih, bau dupa menguar suci. Saat perayaan Imlek, pagi hari merupakan waktu sembahyang di rumah para jemaat untuk leluhurnya masing-masing. Kemudian bagaimana siang para keluarga melakukan sembahyang bersama, dan pada malam jam 18.00  dilaksanakan sembahyang bersama umat yang lain, bersamaan.

Koh Handi Sucita, di sela senggang hari libur sebagai seorang dokter gigi, ia memboyong keluarga melakukan persembahyangan di Klenteng itu menjelang sore. Berbicara harapan, katanya. Semoga baik rezeki dan diberikan kesehatan yang bagus untuk menghadapi hari.

Persiapan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja, Bali | Foto: tatkala.co/Son

Wisatawan swafoto di depan Klenteng | Foto: tatkala.co/Son

Dalam kalender Tionghoa 2576 Kongzili, Imlek tahun ini merupakan ramalan Ular Kayu. Menurut budayawan Tionghoa, Jeremi Huang Wijaya—ular melambangkan kelicikan yang beracun. Sementara Kayu melambangkan mudah rapuh atau mudah tumbang serta rentan terhadap air.

“Tahun ini berpotensi terjadi bencana seperti banjir, angin kencang, kemarau panjang, gempa dan wabah,” kata Jeremi, budayawan Tionghoa asal Cirebon seperti dinukil dari harian Kompas. Lantas ia berharap, semoga semua hal menjadi baik-baik saja.

Menanggapi hal itu—bagaimana kelicikan ular atau sebuah ramalan tidak baik—Koh Hadi penuh mawas diri menghadapi tahun ini dengan—akan meningkatkan etos kerjanya dan lebih merayakan Imlek ini dengan lebih intim bersama keluarga, salah satunya berlibur selain berbagi rezeki dengan sesama melalui budaya bagi angpao khas umat Tionghoa.

Koh Handi dan istri menancapkan dupa usai sembahyang | Foto: tatkala.co/Son

“Saya memaknai Imlek itu yang seperti kebanyakan orang, yah, yaitu berkumpul dengan keluarga. Terus, bagaimana meningkatkan semangat kerja, ya, kira-kira seprti itulah,” kata Koh Handi sebelum akan melakukan sembahyang.

Malam, sekitar jam 20.00 WITA di Klenteng itu ada pementasan barongsai, dan jam 00.00 ada pelepasan balon—yang disusul dengan penyalaan kembang api ke udara. Selamat merayakan Imlek. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

250 KK Hindu Bali Asli di Desa Kayuputih Punya Tradisi Imlek | Ceritanya Mirip Dongeng
Perayaan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong: Kelincahan Barongsai, Sukacita Warga Singaraja
Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah
Tags: ChinaImlekSingarajaTionghoa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ritus Siat Sampian dalam Tari Kreasi “Nampyog” Karya Pande Nova | Dari Gelar Karya Seni Mahasiswa Pendidikan Sendratasik UPMI Bali

Next Post

Rasa Syukur dan Rasa Bahagia dalam Sajian Seni HUT Ke-72 Yayasan Dwijendra

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Rasa Syukur dan Rasa Bahagia dalam Sajian Seni HUT Ke-72 Yayasan Dwijendra

Rasa Syukur dan Rasa Bahagia dalam Sajian Seni HUT Ke-72 Yayasan Dwijendra

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co