14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Antisipasi Bencana di Satuan Pendidikan   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
January 27, 2025
in Esai
Pelatihan tentang Kebencanaan selama dua hari bagi 100 SMA/SMK/SLB se-Bali tersebar di 8 Kabupaten dan Kodya Denpasar.

TIDAK seorang punyang tahu kapan bencana terjadi. Walaupun ada ramalan cuaca dari BMKG, yang namanya ramalan tetap saja menimbulkan persepsi ketidakpastian.  Oleh karena itu, Satuan Pendidikan perlu mengantisipasi agar terhindar dari segala jenis bencana yang menimpa.

Pengetahuan tentang bencana menjadi penting disampaikan kepada peserta didik sebagai langkah preventif  mengedukasi. Bencana dikenali untuk dihindari.

Sadar akan hal itulah, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Bali bekerja sama dengan Plan Indonesia melaksanakan Pelatihan tentang Kebencanaan selama dua hari bagi 100 SMA/SMK/SLB se-Bali tersebar di 8 Kabupaten dan Kodya Denpasar.

Pelaksanaan pelatihan bagi 100 sekolah sebagai piloting itu dilaksanakan dua tahap. Tahap I berlangsung pada 21-22 Januari 2024 dan Tahap II berlangsung 24 – 25 Januari 2024.

Peserta pelatihan tentang Kebencanaan | Foto: Nyoman Tingkat

Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) adalah upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di Satuan Pendidikan. Dasar Hukumnya adalah Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Program SPAB.

Sesuai dengan aturan itu, ada 3 filar yang wajib dipenuhi SPAB, yaitu fasilitas (sarana dan prasarana) pembelajaran yang aman bencana; meningkatnya kemampuan manajemen bencana di Satuan Pendidikan; dan melaksanakan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

Ketiga pilar itu dilengkapi dengan 8 nilai : pemberdayaan, perubahan budaya, kemandirian, berbasis hak, keberlanjutan, kemitraan, kearifan lokal, dan inklusivitas.

Ketiga pilar dan delapan nilai itu, dalam konteks kekinian perlu dukungan 4 sentra pendidikan: keluarga, sekolah, masyarakat, dan media sosial sebagaimana diperkenalkan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Keempat pusat pendidikan itu perlu bersinergi mengedukasi masyarakat sekolah dalam arti luas.

Sekolah dalam arti luas tidak hanya mengacu pada sekolah formal, tetapi juga mengacu pada lingkungan masyarakat secara umum. Hal ini sesuai dengan aksioma, setiap tempat adalah sekolah. Di dalamnya juga ada mahkluk hidup termasuk manusia sebagai anggotanya. Mereka juga perlu diselamatkan dari segala ancaman bencana agar komunitasnya tidak punah karena bencana yang datang tiba-tiba tanpa kabar berita.

Penting pula disadari bahwa bencana tidak hanya bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami, angin tornado, kebakaran, wabah/kegeringan (sasab, covid-19)  tetapi juga bencana ilmu pengetahuan dan teknologi yang salah penggunaannya. Bencana yang terakhir ini berseliweran di media sosial mengumbar informasi tanpa filter. Ibarat nelayan menangkap ikan dengan pukat harimau, semua ikan terjaring walaupun tidak semuanya bermanfaat, bahkan ada yang beracun dan membahayakan.

Bila tidak difilter, komunitas ikan itu bisa punah dan mengganggu keseimbangan laut. Begitu pula halnya informasi yang diumbar di media sosial tanpa filter yang baik dapat meracuni masyarakat.

Instruktur sedang memberikan contoh pada pelatihan tentang kebencanaan | Foto: Nyoman Tingkat

Sudah sering diwejangkan informasi salah (hoaks) yang diteruskan berulang-ulang bisa diimani sebagai kebenaran baru, padahal itu adalah kesalahan yang dipuja dan dipuji. Analog dengan itu, ibarat cangak dengan angsa sama-sama putih, serupa tetapi berbeda tabiat. “Cangak kaden angsa”, begitulah tetua Bali menasihati dalam melaksanakan dharma wiweka.

Untuk kasus hoaks ini, dapat dicermati dalam kisah Pan Balang Tamak yang terkenal di Bali. Pan Balang Tamak adalah politikus licik yang tidak pernah terjerat hukum. Alasannya selalu logis sampai Bandesa pun tidak dapat mengimbangi. Sampai pada suatu saat, ia meninggal pun masih dipuja masyarakat. Mayatnya yang berpeti dikira emas kencana dibawa ke Bale Agung Pura Desa. Warga desa menyembah dan memujanya.

Namun, setelah dipuja, peti dibuka ternyata isinya mayat Pan Balang Tamak.  Telanjur dipuja mayatnya, maka ada  desa adat di Bali memiliki Pelinggih Pan Balang Tamak di dekat Bale Agung Pura Desa. Narasi bekerja ibarat tuak labuh tidak mungkin diambil kembali dimasukkan ke dalam wadah gelas, misalnya.

Kisah Pan Balang Tamak adalah contoh nyata dan hidup di batin masyarakat Bali. Kesalahannya telanjur dipuja dan dipuji. Akhirnya, diyakini sebagai kebenaran baru. Kebenaran baru adalah kebenaran lain, lain dengan kebenaran. Begitulah narasi bermain dan dimainkan. Jebakan narasi memalingkan manusia dari kebenaran menuju kebenaran baru.

Ini adalah bencana komunikasi yang jalan keluarnya pun menjadi tanggung jawab Pendidikan. Lagi-lagi guru jadi tumpuan. Simulasi kebencanaan pun tidak cukup dengan simulasi bencana alam, tetapi juga perlu simulasi dan mitigasi terhadap bencana teknologi informasi. Jangan sampai teknologi informasi yang merupakan produk dari dunia pendidikan menimbulkan musibah kemanusiaan yang makin dahshyat. Pada akhirnya, makin menumpuknya sampah masyarakat.

Jika itu yang terjadi, maka gagallah pendidikan memanusiakan manusia. Ilmu pengetahuan gagal memudahkan hidup manusia, tetapi justru menjerat hidup manusia. Itu merusak batin tubuh bangsa yang membuatnya kehilangan jati diri.

Sehubungan dengan hal itu, fasilitator dan narasumber pelatihan dari Plan Indonesia menggandeng Badan Pencegahan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten dan Provinsi Bali, tampaknya perlu juga menggandeng Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik untuk mengedukasi peserta didik agar terhindar dari bencana komunikasi di tengah banjirnya informasi.

Hal itu sejalan dengan semangat kemitraan dan pemberdayaan 4 sentra Pendidikan. Dengan demikian, antisipasi bencana di Lembaga Pendidikan dilakukan lebih komprehensif sehingga meminimalkan korban bila bencana terjadi.

Peserta pelatihan tentang Kebencanaan | Foto: Nyoman Tingkat

Dengan makin banyaknya mitra dalam mengantisipasi bencana, guru di sekolah dapat  berkolaborasi secara lebih inten mengedukasi siswa. Pasangan praktisi dengan guru di ranah edukatif makin solid bergerak mengintegrasikan materi tentang kebencanaan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Materi yang disajikan tidak hanya teoretis tetapi juga praktis sehingga peserta memiliki pengetahuan dasar antisipasi kebencanaan. Intinya perlu ketenangan saat bencana terjadi. Tenang mudah diucapkan tetapi sulit diaplikasikan bila bencana datang. Namun demikian, kita tidak boleh menyerah.  Ketenangan bisa dilatih, dilatih, dan dilatih.

Semoga kita terhindar dari bencana dengan antisipasi dini. [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis  NYOMAN TINGKAT
Menggemakan Kabar Baik dari Sekolah Penggerak  
Hujan, Pariwisata, dan Sampah Kiriman   
Satuan Pendidikan dan Pengelolaan Sampah

Tags: guruPendidikanpendidikan kebencanaansekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Legu Juga Bisa Digugu

Next Post

Tentang Menjadi Guru Besar

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Tentang Menjadi Guru Besar

Tentang Menjadi Guru Besar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co