3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kuliah di Tempat Sampah  |  Ini Kunjungan Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ke Galang Panji

Gading Ganesha by Gading Ganesha
January 15, 2025
in Khas
Kuliah di Tempat Sampah  |  Ini Kunjungan Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ke Galang Panji

Kunjungan mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ke Bank Sampah Galang Panji | Foto: Dok. Bank Sampah Galang Panji

UMUMNYA mahasiswa kuliah di tempat yang sejuk. Kursi yang nyaman. Ruangan penuh wangi parfum. Duduk manis mendengarkan dosen bercerita. Tanpa gangguan.

Tapi ini beda. Bagaimana kalau mahasiswa harus belajar di tempat yang panas dengan aroma sampah? Ya, tak kenapa-kenapa!

Buktinya, Minggu, 12 Januari 2025, di Bank Sampah Galang Panji di Desa Panji, Buleleng, Bali, ada rombongan mahasiwa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Dharma Singaraja. Mereka belajar, bertanya-tanya, berpikir, berdiskusi, di tempat yang panas dan bau sampah.

Lazimnya kuliah dalam ruangan, mahasiswa itu kuliah lapangan di bank. Bukan bank berisi uang, tapi bank yang banyak sampahnya.

Kunjungan mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ke Bank Sampah Galang Panji | Foto: Dok. Bank Sampah Galang Panji

Sebanyak delapan mahasiswa, lima perempuan tiga laki-laki. Mereka mahasiswa semester tiga di Program Studi Manajemen. Didampingi seorang dosen muda, berpanas-panasan mereka belajar. Tentu belajar manajemen sesuai program studi mereka. Mereka belajar tentang organisasi bank sampah.

***

Dosen muda itu, seminggu lalu, menghubungi saya. Ia minta waktu agar bisa ajak mahasiswanya kuliah lapangan.

Saya sebagai “penjaga” Bank Sampah Galang Panji sempat menolak, dengan menyertakan dua alasan. Pertama Bank Sampah Galang Panji hanya buka hari Minggu. Tentu saya harap ia mengurungkan niatnya. Siapa yang mau kuliah hari libur.

Belum ada lima menit, ia telah membalas WA saya.  “Tidak apa-apa, mahasiswa sudah setuju jika hari Minggu,” ujar dosen muda itu.

Saya cari alasan kedua. Tempat bank sampah kami kecil dan kotor, penuh sampah. Dengan tegas ia katakan, “Tenang kami hanya bersedikit orang!”

Dengan perasaan tidak tenang, saya pun tak punya alasan lagi untuk berkeberatan. Bersyukur kegiatan di tempat kerja juga sudah berkurang. Jadi kami bersepakat menerima mahasiswa dari kampus yang berada di Jalan Yudistira Singaraja itu dalam progam kuliah lapangan di Bank Sampah Galang Panji.

***

Pukul sembilan pagi, tepat sesuai surat yang dikirim mahasiswa itu datang. Berkendara sepeda motor mereka tiba dengan seragam rapi, lengkap dengan jas almamater khas perguruan tinggi.

Saya sedikit panik, belum siap, segera bergegas membersihkan meja. Juga menata sampah-sampah yang telah dibawa nasabah sebelumnya. agar ada ruang yang cukup untuk duduk.

Saya (penulis) bersama dosen muda Agung Restu (kiri) yang mengantar mahasiswanya berkunjung ke Bank Sampah Galang Panji | Foto: Dok. Bank Sampah Galang Panji

Agung Restu, nama dosen muda itu, usianya mungkin tiga puluhan tahun. Ia mulai memperkenalkan saya pada mahasiswanya. Perkenalannya mulai dari sejarah pertemuan kami pada tahun 2018. Kami sama-sama mengurusi pemilihan kepala daerah. Pun tugas itu sampai hari ini masih saya jalani.

Sementara Gung Restu, begitu saya memanggilnya, beralih profesi menjadi akademisi di kampus,  di perguruan tinggi yang telah melauching diri sebagai Eco Campus di Singaraja. Ya, kampus STIE Satya Darma.

Pria yang baru saja melepas masa lajang di bulan September 2024 ini juga menjelaskan, musabab kenapa ia ingin mahasiswa hadir di bank sampah di Desa Panji. Ia ingin kiranya para mahasiswa bisa belajar langsung, mengamati dan mengalisa permasalahan di bank sampah.

Mereka melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara. Tentang bagaimana organisasi kecil bertumbuh dan bertahan sepuluh tahun lebih. Ini terkait pelajaran yang ia ampu. Implementasi Mata Kuliah Perilaku Organisasi.

***

Selesai perkenalan, mahasiswa diminta satu persatu bertanya. Ada yang malu-malu. Ada yang angkat tangan lebih dulu baru bertanya. Ada sambil mengintip catatan. Ada yang saling menoleh, nampak ragu-ragu.

Kunjungan mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ke Bank Sampah Galang Panji | Foto: Dok. Bank Sampah Galang Panji

Mereka mulai dari pertanyaan sederhana. Kapan Bank Sampah Galang Panji terbentuk, hingga sampai pada pertanyaan yang saya sendiri tidak tahu pasti jawabannya. Kenapa membangun bank sampah? Apa tantangan yang dialami? Bagaimana menyadarkan warga? Seperti apa mengelola SDM (Sumber Daya Manusia) anak muda? Pertanyaan terakhir tentu merujuk pada teman-teman yang semua muda, yang membantu saya di bank sampah.

Ketika temannya bertanya, para perempuan serius mencatat, laki-laki berperan mengambil foto, pun ada yang merekam video dengan ponsel canggih mereka. Sesekali mereka mengobrol sendiri. Sembari melirik-lirik karya daur ulang sampah yang terpajang. Itu karya Rumah Plastik Mandiri dan Wajah Plastik Agus Janar.

Tatkala menerangkan jawaban acap kali saya harus terhenti. Pasalnya ada nasabah datang. Sebagian mahasiswa penuh sigap membantu. Menyapa nasabah. Menimbang sampah. Melihat-lihat jenis sampah yang ditabung. Menerka-nerka berapa nilainya.

Kala saya mencatat tabungan nasabah pada aplikasi berbasis website yang Galang Panji gunakan sejak 2021, seorang mahasiswi berujar, “Boleh saya menabung sampah di sini, Pak?”

Sontak saya gembira mendengarnya. Sebuah pertanda baik. Tentu saya membuka lebar. Bahwa siapa saja boleh menabung sampah di Galang Panji. Tidak ada syarat khusus. Yang penting punya sampah.

Temannya seorang wanita berjilbab menimpali bertanya. Seperti apa caranya membuat bank sampah di desa? Semakin senang hati saya. Dari pertanyaan itu, nampak urusan sampah masih memiliki tempat di hati anak muda.

Saya jelaskan singkat. Ia mengangguk pelan. Tentu tak mudah mendirikan bank sampah. Banyak bank sampah dibentuk di Buleleng. Berapa yang masih bertahan? Tak lebih dari hitungan jari tangan.

Waktu berlalu, hampir dua jam berdiskusi. Mahasiswa yang rata-rata asli Buleleng ini tak menunjukkan raut masam, meski keringat mulai datang perlahan. Entah karena senang, atau takut dengan dosen.

Sesi diskusi pun diakhiri. Dosen mewakili menyerahkan kenang-kenangan. Tumbler bertuliskan nama kampus. Saya hanya memberi ucapan terimakasih. Tak lupa sesi foto bersama di depan papan nama Bank Sampah Galang Panji. [T]

Penulis: Gading Ganesha
Editor: Adnyana Ole

Kisah Tiga Dadong , Nasabah Prioritas Bank Sampah Galang Panji di Buleleng
Gede Ganesha, Bank Sampah, dan Vibrasi Kebaikan dari Bali Utara
Agus dan Yogi, Anak Muda Desa Memimpin Pengelolaan Sampah TPS 3R Desa Panji
Belajar ke Desa Bantiran Tabanan | Terus Terang Soal Anggaran pada Pengelolaan Sampah Masyarakat
Abi Mantara | Fotografer Bank Sampah yang Pameran Foto di Bale Banjar
Tags: Bank SampahBank Sampah Galang PanjimahasiswaPendidikanSTIE Satya Dharma Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desa Wisata Jangan Hanya Sibuk Kejar Juara

Next Post

Konformitas Orang Baduy dalam Bentuk Pandangan

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Kelecung ”Eco Village” Tabanan: Menjawab Keresahan Gempuran Investor

Konformitas Orang Baduy dalam Bentuk Pandangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co