22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kisah Tiga Dadong , Nasabah Prioritas Bank Sampah Galang Panji di Buleleng

Gading Ganesha by Gading Ganesha
March 11, 2023
in Khas
Kisah Tiga Dadong , Nasabah Prioritas Bank Sampah Galang Panji di Buleleng

Tiga dadong dari Desa Panji, nasabah prioritas Bank Sampah Galang Panji

KITA MUNGKIN CUKUP sering mendengar bank-bank besar di Indonesia memiliki nasabah prioritas. Nasabah yang mendapat perlakuan sangat khusus. Hal yang sama juga berlaku di Bank Sampah Galang Panji. Bank sampah yang berdiri sejak tahun 2014 ini memiliki nasabah prioritas.

Seperti namanya, nasabah prioritas ditujukan kepada mereka yang menginginkan prioritas dalam pelayanannya. Dengan kata lain fasilitas ini menyasar nasabah yang mendapat pelayanan utama.

Prioritas yang diberikan kepada nasabah ini berbeda dibanding bank pada umumnya. Jika di bank umum menjadi prioritas atas permintaan nasabah, di Bank Sampah Galang Panji, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, prioritas diberikan karena nasabah-nasabah ini sangatlah spesial. Mereka ini adalah tiga dadong, perempuan tua, usianya di atas 75 tahun. Meski sudah lanjut usia, mereka rajin menabung sampah.

Ini mereka yang jadi nasabah prioritas Bank Sampah Galang Panji.

Luh Kerti

Nasabah yang pertama adalah Luh Kerti. Ia paling senior di antara nasabah yang lain. Usianya 83 tahun. Mereka menjadi nasabah sejak 2019. Setiap dua minggu sekali menabung sampah. Volume sampah yang dibawa rata-rata mencapai lima sampai sepuluh kilogram. Jenisnya pun beragam, selain sampah plastik, ia juga menabung sampah kertas, kardus dan botol kaca.

Sampah yang dibawa Dadong Kerti, begitu biasa saya menyebutnya. Adalah sampah yang dikumpulkannya sendiri, serta  sampah dari anak dadong yang telah menikah. “Sampah ini dikasih anak de, biar semakin banyak yang bisa ditabung,” ujarnya.

Anak dan menantu Dong Kerti nampaknya ikut peduli. Mereka membawakan sampah ke rumahnya. Lalu Dadong membawa s ke Bank Sampah dengan berjalan kaki. Ia tinggal sendiri. Jarak rumah Dadong Kerti cukup dekat dengan Kantor Bank Sampah Galang Panji. Hanya 30 meter saja.

Dadong Kerti

Ia berjalan kaki cukup tergopoh-gopoh. Usianya memang sudah sangat lanjut. Rambut lebatnya telah memutih semua. Selain membawa sampah, Dadong juga selalu membawa karung kampil. Ia tahu kalau saya selalu butuh kampil untuk tempat sampah yang ditabung nasabah.

 Ia selalu ingat menawarkan kampil untuk saya. Jadi selain transaksi tabungan sampah, kami juga bertransaksi karung kampil. Itu membuat Dadong Kerti jadi nasabah prioritas Galang Panji.

Made Gari

Nasabah prioritas yang kedua. Namanya Made Gari, 80 tahun. Telah lama menjanda. Terdaftar sebagai nasabah dari 2020. Sampah yang ditabung Dadong Gari tidak banyak. Dua minggu sekali membawa sampah, beratnya hanya dua sampai lima kilogram sampah plastik.

Tidak banyak sampah yang ia tabung. Tetapi jenisnya adalah yang paling sering kita temui, sampah kresek atau sampah daunan (kemasan makanan ringan dan sejenisnya). Jenis ini nilainya paling kecil dibanding sampah plastik lain. Paling  sering menjadi masalah.

Dadong Gari membawa sampah dengan berjalan kaki dari rumah. Jaraknya kurang lebih 70 meter dari kantor Galang Panji. Setiap membawa sampah plastik daunan ini, dadong tidak pernah bertanya beberapa ia punya tabungan.

Ia hanya tidak ingin membuang sembarangan atau membakarnya. “Pedalem ngutang luune,” katanya. Hingga kinipun ia tidak mau tahu berapa ia punya tabungan. 

Dadong Gari

Kondisi Dadong memang sedikit kurus, rambut tipisnya selalu ia tutupi. Meski sedang sakit, Dadong rajin mengumpulkan sampah dirumahnya. Sesekali ia minta cucunya membawa ke Bank Sampah. Karena jenis sampah daunan dan juga kondisinya yang sakit ia tetap mau menabung sampah. Ini kenapa dadong jadi nasabah prioritas Bank Sampah Galang Panji.

Made Tari

Terakhir nasabah Galang Panji yang prioritas adalah Made Tari. Ia paling muda, 78 tahun. Meski termuda diantara Dadong Kerti dan Dadong Gari, volume sampah yang ditabung paling besar. Sampahnya tidak hanya berasal dari rumah. Tapi ia menerima dari rumah-rumah tetangga tempat ia bekerja.

Iya, meski sudah lanjut usia, Dadong masih harus bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia tingal bersama menantu dan ketiga cucu. Suami dan anak lelakinya telah berpulang.

Tubuh kecil dadong nampak begitu kuat membawa karung kampil penuh sampah. Kaki telanjangnya seperti tak mengeluh berjalan dipanasnya aspal. Rumah dadong sedikit lebih jauh. Lebih dari 150 meter dari Kantor Galang Panji.

Dadong Tari sangat special. Ia telah jadi nasabah sedari tahun. 2014. Sejak Bank Sampah Galang Panji berdiri. Diawal-awal ia bawa sampahnya sendiri. Setahun kemudian ia ajak cucu-cucunya. Kini cucunya telah mandiri. Mereka yang lebih sering membawa sampah ke Galang Panji. Dadong tugasnya mencari sampah. Baik di jalanan yang ia lewati, atau di rumah tetangga tempat ia bantu-bantu bekerja.

Ia sering kesal kalau cucunya lupa menabung sampah. “Ape kaden gaene, unden ngabe sampah dogen keweh gati,” ungkap Dadong. Tiga cucu Dadong masih kecil, memang seperti kebanyakan anak-anak kecil lain. Sukanya bermain.

Dadong Tari

Hampir sembilan tahun sudah Dadong Tari jadi nasabah. Menabung sampah telah jadi solusi bagi dadong, untuk tambahan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sebagai nasabah dengan waktu paling lama. Tentu Dadong Tari menjadi nasabah yang sangat prioritas bagi Galang Panji.

Karena nasabah prioritas, ketiga perempuan tua ini, selalu dapat pelayanan utama jika datang ke Galang Panji. Kami dahulukan untuk ditimbang sampahnya jika sedang ramai yang menabung. Karung kampil yang dibawa selalu kami ganti. Karena mereka memang rajin dan rutin menabung. Jika yang lain kadang karung kampil yang dibawa sebagai tempat sampah tidak kami ganti. Jikapun ingin menarik uang tabungan, kami tidak pernah ragu berikan lebih. Dengan begitu mereka jadi lebih banyak membawa sampah.

Kami, sebagai pengurus Bank Sampah Galang Panji , selalu berdoa, Dadong Kerti, Dadong Gari dan Dadong Tari selalu diberikan kesehatan, agar semakin banyak sampah yang bisa mereka tabungkan, semakin banyak pula sampah yang bisa kami kelola. Mungkin juga jadi semakin sedikit sampah yang menjadi masalah. [T]

3 Bocah Yatim Rajin Tabung Sampah untuk Beli Alat Sekolah | Ini Kisah Nasabah Bank Sampah Galang Panji
Agus dan Yogi, Anak Muda Desa Memimpin Pengelolaan Sampah TPS 3R Desa Panji
Kadek Maretanayasa | Pembalap yang Ciptakan Barang Kerajinan dari Campuran Sampah Plastik dan Resin
Tags: Bank SampahBank Sampah Galang Panjibulelengdaur ulang sampah plastikDesa Panji
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pohon Waru Teluk Selat Bali | Cerpen Satria Aditya

Next Post

Rekomendasi 4 Hijab Cantik Terbaru

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Rekomendasi 4 Hijab Cantik Terbaru

Rekomendasi 4 Hijab Cantik Terbaru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co