2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Yohana Krisusanti Daiman by Yohana Krisusanti Daiman
January 7, 2025
in Khas
Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Seorang mahasiswa dari NTT yang bekerja sambil kuliah di Denpasar | Foto: Santy

KULIAH sambil kerja, memang sudah, tapi ada senangnya. Itulah yang dialami sejumlah mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di kampus di Denpasar, Bali.

Sejumlah mahasiswa dari NTT yang kuliah merantau di Bali  dihadapkan dengan bermacam masalah, salah satunya masalah finansial. Mereka—tentu saja tidak semuana, dituntut untuk bisa menghasilkan uang sendiri untuk  meringankan atau membantu orang tua.

Namun saat memutuskan untuk menjadi mahasiswa tentu perioritas yang paling utama adalah kuliah. Ada banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja, karena pilihan yang hebat dan juga berat untuk dijalani.Terlepas dari itu semua, setiap orang yang memutuskan kuliah sambil bekerja pasti memiliki alasan mereka tersendiri.

Ada banyak alasan mahasiswa untuk memilih jalan ini di antaranya adalah didasarkan oleh faktor ekonomi, supaya ada pemasukan tambahan, ingin mendapat pengalaman bekerja atau mengisi waktu luang. Tantangan yang perlu dihadapi adalah yang paling utama waktu.

Bagaimana mereka bisa membagi waktu agar tanggung jawab terhadap pekerjaan tidak menggangu kuliah. Ada pula mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja karena mereka membiayai kuliah sendiri, tanpa harus membebani kedua orang tua mereka.

Ada banyak karyawati asal Manggarai, NTT, yang saat ini sedang bekerja di sebuah toko penjual HP di seputaran  Jalan Seroja Denpasar, dekat dengan kampus Universitas Pgri Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

Mereka ternyata masih berstatus kuliah di kampus UPMI yang jaraknya tidak jauh dari tempat mereka bekerja. Mereka tentu saja tidak bekerja seharian. Bagi yang kuliahnya sore berarti mereka kerja pagi, begitupun sebaliknya mereka yang kuliah pagi pastilah kerjanya sore atau bahkan hingga malam.

Sebut saja dua mahasiswa, Sherly dan Risa. Mereka bekerja di konter HP itu pagi hari. Mereka tampak sibuk melayani customer mereka masing-masing.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Sherly melayani customer yang sedang membeli HP sedangkan Risa sibuk melayani pelangfgan yang membeli pulsa, dan kartu telepon. Shery dan Risa satu jurusan di kampus bahkan satu ruangan juga.

”Kami senang bisa kuliah sambil kerja, agar bisa membantu meringankan beban orang tua, ” ujar Sherly yang diiyakan oleh Risa.

Sherly mulai kerja di konter sejak semester 3. Saat itu, seiring bertambahnya usia dan juga semakin menua semester kuliahnya, ia merasa tidak enak jika terus-terusan meminta uang kepada orang tuanya. Ia merupakan anak yang bertanggung jawab dan tidak mau mebebani kedua orang tuanya.

”Awalnya aku tidak menginginkan untuk melanjutkan kuliah karena tahu biaya kuliahnya sangat mahal, apalagi ayah saya seorang petani dan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya cukup untuk biaya hidup, kalau ditambah saya kuliah akan semakin berat,” kata Sherly.

Jiwa semangat begitu terpancar dari dirinya yang setiap hari tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya.Meski pun begitu, ia merasa tidak sulit mengikuti kuliah. Lantaran sudah biasa kerja, kata Sherly, ia merasa bisa membagi waktu dan bersiasat agar tak keteteran saat kuliah.

”Yang penting kan selalu mengerjakan tugas yang di berika dosen,hadir,dan aktif dikit.Itu cukup untuk mendapat nilai baik,” katanya.

Baginya kuliah sambil kerja adalah sesuatu yang menyenangkan.”Kalau ditanya sedih ya nggak ada sedih-sedihnya memang. Keren juga kuliah sambil kerja kan, banyak uang juga,” katanya sambil tersenyum.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Namun di balik ini semua tentu ada suka-duka yang akan dialami oleh mahasiswa kuliah sambil kerja. Dimulai dari berkurangnya jam istirahat, pola makan tidak teratur dan tugas kuliah semakin menumpuk yang berujung kesehatan akan terganggu juga. Karena jam kerja dan kuliah, tidak ada waktu yang bisa disisihkan buat istrihat. Mulai aktivitas kerja jam 07.00 hingga jam 15.000 bagi yang sif pagi, kalau sif sore mulai jam 15.00 hingga 22.30.

Sherly dan temannya mulai kuliah jam 18.00 hingga 22.000. Pulang kuliah mereka menyempatkan waktu satu jam untuk mengerjakan tugas agar tidak menumpuk karena jam 23.00 mereka harus itirahat mengingatkan kerja besoknya.

Setiap hari mereka selalu melakukan aktivitas yang sama tanpa kenal lelah, bahkan ketika ada tugas deadline dari dosen mereka harus begadang untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut, belum lagi dari dosen-dosen yang lain. Apalagi sekarang ia sudah berada di semester 5 tugas selalu menumpuk.

”Setiap malam saya harus begadang untuk menyelesaikan tugas dari tempat magang karena tidak ada kesempatan pulang kerja untuk membuat tugasnya, saya menahan ngantuk dan juga rasa cape,” ujar Sherly dengan wajah lesu.

Namun ada banyak hal juga yang menyenangkan kuliah sambil kerja, yang paling utamanya bisa membantu meringankan beban orang tua. Bahkan kalau ada rejeki lebih dari hasil kerjaan bisa membantu keperluan mendadak dari orang tua. Di tempat kerja bisa mendapat  pengalaman, public speaking, bisa berinteraksi dengan orang banyak. Karena kerja di konter itu kita harus bisa berinteraksi dengan orang banyak dan juga ramah agar costamer merasa dilayani.

Di kampus kebanyakan belajar teori,.prakteknya ada juga tetapi sedikit. Sementara dengan bekerja bisa mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di kampus. Ilmu yang didapatkan saat bekerja bisa mengisi apa yang belum dapat saat kuliah. Keuntungan lain yang bisa diambil dari kuliah sambil kerja adalah bisa lebih maju dari teman-teman yang tidak sambil bekerja.

Ketika lulus kuliah tidak lagi pusing untuk mencari pekerjaan bahkan bisa membuka usaha sendiri dari hasil kerjaan tersebut. Saat menerima gaji juga merasa bangga kepada diri sendiri karena bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa bebas mau beli apa aja yang kita mau semua rasa stres dan cape langsung hilang seketika.[T]

Reporter/Penulis:  Yohana Krisusanti Daiman
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara
Made Indra Sanjaya, Ayah Dalang, Dia Dalang Juga
Pande Made Iron Digjaya, Berenang Bersama Ayah Sejak Kecil, Kini Juara PON
Tags: kuliah sambil kerjamahasiswamahasiswa NTTNTTUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kita Semua Berdagang

Next Post

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Yohana Krisusanti Daiman

Yohana Krisusanti Daiman

Lahir di Kengko, NTT. Mahasiwa Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co