13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Yohana Krisusanti Daiman by Yohana Krisusanti Daiman
January 7, 2025
in Khas
Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Seorang mahasiswa dari NTT yang bekerja sambil kuliah di Denpasar | Foto: Santy

KULIAH sambil kerja, memang sudah, tapi ada senangnya. Itulah yang dialami sejumlah mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di kampus di Denpasar, Bali.

Sejumlah mahasiswa dari NTT yang kuliah merantau di Bali  dihadapkan dengan bermacam masalah, salah satunya masalah finansial. Mereka—tentu saja tidak semuana, dituntut untuk bisa menghasilkan uang sendiri untuk  meringankan atau membantu orang tua.

Namun saat memutuskan untuk menjadi mahasiswa tentu perioritas yang paling utama adalah kuliah. Ada banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja, karena pilihan yang hebat dan juga berat untuk dijalani.Terlepas dari itu semua, setiap orang yang memutuskan kuliah sambil bekerja pasti memiliki alasan mereka tersendiri.

Ada banyak alasan mahasiswa untuk memilih jalan ini di antaranya adalah didasarkan oleh faktor ekonomi, supaya ada pemasukan tambahan, ingin mendapat pengalaman bekerja atau mengisi waktu luang. Tantangan yang perlu dihadapi adalah yang paling utama waktu.

Bagaimana mereka bisa membagi waktu agar tanggung jawab terhadap pekerjaan tidak menggangu kuliah. Ada pula mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja karena mereka membiayai kuliah sendiri, tanpa harus membebani kedua orang tua mereka.

Ada banyak karyawati asal Manggarai, NTT, yang saat ini sedang bekerja di sebuah toko penjual HP di seputaran  Jalan Seroja Denpasar, dekat dengan kampus Universitas Pgri Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

Mereka ternyata masih berstatus kuliah di kampus UPMI yang jaraknya tidak jauh dari tempat mereka bekerja. Mereka tentu saja tidak bekerja seharian. Bagi yang kuliahnya sore berarti mereka kerja pagi, begitupun sebaliknya mereka yang kuliah pagi pastilah kerjanya sore atau bahkan hingga malam.

Sebut saja dua mahasiswa, Sherly dan Risa. Mereka bekerja di konter HP itu pagi hari. Mereka tampak sibuk melayani customer mereka masing-masing.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Sherly melayani customer yang sedang membeli HP sedangkan Risa sibuk melayani pelangfgan yang membeli pulsa, dan kartu telepon. Shery dan Risa satu jurusan di kampus bahkan satu ruangan juga.

”Kami senang bisa kuliah sambil kerja, agar bisa membantu meringankan beban orang tua, ” ujar Sherly yang diiyakan oleh Risa.

Sherly mulai kerja di konter sejak semester 3. Saat itu, seiring bertambahnya usia dan juga semakin menua semester kuliahnya, ia merasa tidak enak jika terus-terusan meminta uang kepada orang tuanya. Ia merupakan anak yang bertanggung jawab dan tidak mau mebebani kedua orang tuanya.

”Awalnya aku tidak menginginkan untuk melanjutkan kuliah karena tahu biaya kuliahnya sangat mahal, apalagi ayah saya seorang petani dan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya cukup untuk biaya hidup, kalau ditambah saya kuliah akan semakin berat,” kata Sherly.

Jiwa semangat begitu terpancar dari dirinya yang setiap hari tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya.Meski pun begitu, ia merasa tidak sulit mengikuti kuliah. Lantaran sudah biasa kerja, kata Sherly, ia merasa bisa membagi waktu dan bersiasat agar tak keteteran saat kuliah.

”Yang penting kan selalu mengerjakan tugas yang di berika dosen,hadir,dan aktif dikit.Itu cukup untuk mendapat nilai baik,” katanya.

Baginya kuliah sambil kerja adalah sesuatu yang menyenangkan.”Kalau ditanya sedih ya nggak ada sedih-sedihnya memang. Keren juga kuliah sambil kerja kan, banyak uang juga,” katanya sambil tersenyum.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Namun di balik ini semua tentu ada suka-duka yang akan dialami oleh mahasiswa kuliah sambil kerja. Dimulai dari berkurangnya jam istirahat, pola makan tidak teratur dan tugas kuliah semakin menumpuk yang berujung kesehatan akan terganggu juga. Karena jam kerja dan kuliah, tidak ada waktu yang bisa disisihkan buat istrihat. Mulai aktivitas kerja jam 07.00 hingga jam 15.000 bagi yang sif pagi, kalau sif sore mulai jam 15.00 hingga 22.30.

Sherly dan temannya mulai kuliah jam 18.00 hingga 22.000. Pulang kuliah mereka menyempatkan waktu satu jam untuk mengerjakan tugas agar tidak menumpuk karena jam 23.00 mereka harus itirahat mengingatkan kerja besoknya.

Setiap hari mereka selalu melakukan aktivitas yang sama tanpa kenal lelah, bahkan ketika ada tugas deadline dari dosen mereka harus begadang untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut, belum lagi dari dosen-dosen yang lain. Apalagi sekarang ia sudah berada di semester 5 tugas selalu menumpuk.

”Setiap malam saya harus begadang untuk menyelesaikan tugas dari tempat magang karena tidak ada kesempatan pulang kerja untuk membuat tugasnya, saya menahan ngantuk dan juga rasa cape,” ujar Sherly dengan wajah lesu.

Namun ada banyak hal juga yang menyenangkan kuliah sambil kerja, yang paling utamanya bisa membantu meringankan beban orang tua. Bahkan kalau ada rejeki lebih dari hasil kerjaan bisa membantu keperluan mendadak dari orang tua. Di tempat kerja bisa mendapat  pengalaman, public speaking, bisa berinteraksi dengan orang banyak. Karena kerja di konter itu kita harus bisa berinteraksi dengan orang banyak dan juga ramah agar costamer merasa dilayani.

Di kampus kebanyakan belajar teori,.prakteknya ada juga tetapi sedikit. Sementara dengan bekerja bisa mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di kampus. Ilmu yang didapatkan saat bekerja bisa mengisi apa yang belum dapat saat kuliah. Keuntungan lain yang bisa diambil dari kuliah sambil kerja adalah bisa lebih maju dari teman-teman yang tidak sambil bekerja.

Ketika lulus kuliah tidak lagi pusing untuk mencari pekerjaan bahkan bisa membuka usaha sendiri dari hasil kerjaan tersebut. Saat menerima gaji juga merasa bangga kepada diri sendiri karena bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa bebas mau beli apa aja yang kita mau semua rasa stres dan cape langsung hilang seketika.[T]

Reporter/Penulis:  Yohana Krisusanti Daiman
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara
Made Indra Sanjaya, Ayah Dalang, Dia Dalang Juga
Pande Made Iron Digjaya, Berenang Bersama Ayah Sejak Kecil, Kini Juara PON
Tags: kuliah sambil kerjamahasiswamahasiswa NTTNTTUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kita Semua Berdagang

Next Post

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Yohana Krisusanti Daiman

Yohana Krisusanti Daiman

Lahir di Kengko, NTT. Mahasiwa Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co