4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan

Agnes Enes by Agnes Enes
November 29, 2024
in Khas
Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan

Aksi penggalanan dana oleh mahasiswa NTT di Denpasar

DI sebuah kos di Denpasar, sejumlah mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), berkumpul bersama. Ada yang mengiris bawang, ada yang memotong sayur, ada yang bersiap di depan kompor.

Tampak wajah-wajah mereka sangat bergembira. Ya, mereka sedang memasak bersama. Mahasiswa itu berasal dari sejumlah kampus di Denpasar, ada yang kos bersama, ada juga yang kos di tempat lain.

“Kami masak bersama untuk menghemat, sekaligus untuk mempererat persaudaraan,” kata Isna. Ia mahasiswa dari Manggarai, NTT, yang kuliah di sebuah kampus di wilayah Tonja, Denpasar.

Untuk menghemat bekal yang dikirim orang tua dari kampung, mereka, para mahasiswa dari NTT, itu memang mereka sering berkumpul untuk memasak bersama.

“Kita beli sayur bersama, dimasak bersama, dan makan bersama,” kata Isna.

Dengan cara-cara sederhana seperti itulah para mahasiswa itu bertahan untuk tetap bisa bertahan dan kuliah di Denpasar. Mereka tidak hanya menghemat uang tetapi juga merasakan keluarga di perantauan.

Masak bersama di kos | Foto: Ist

Hidup di kos, bagi mahasiswa-mahasiswa NTT itu tidak hanya melatih untuk hidup hemat, melainkan juga mengajarkan mereka bagaimana cara hidup bertetangga dan menemukan keluarga baru di perantauan.

Karena hidup di kos tidak hanya hidup dengan satu atau dua orang saja melainkan hidup dan berinteraksi dengan banyak orang. Maka dari itu kehidupan kos bisa juga dikatakan hidup bermasyarakat yang kecil. Seseorang akan merasa betah tinggal di sebuah kos ketika dia mendapatkan tetangga kos yang menganggapnya seperti saudara sendiri.

Isna bercerita, dulu sebelum masuk kuliah hal yang paling ditakutinya adalah tinggal sendirian di kos.

“Saya sudah pernah tinggal di tiga kos yang ada di Denpasar. Karena saya tidak menemukan tetangga kos yang sefrekuensi saya sangat merasa kesepian dan juga kesusahan,” ujarnya.

Di kos sebelumnya, kalau tidak punya uang untuk membeli makan, berarti ia tidak akan makan sampai dapat kiriman uang dari orang tua.

“Nah, di kos yang baru ini saya bisa tinggal nyaman, meski pun  kekurangan, pasti akan dibantu oleh tetangga-tetangga saya misalnya beras saya habis saya bisa pinjam dulu di tetangga-tetangga saya begitu juga sebaliknya,” kata Isna.

Hidup berjauhan dari keluarga tidak membuat mahasiswa-mahasiswa NTT itu merasa sendiri di kos-kosan. Di bulan Mei dan juga Oktober yang dipercaya sebagai bulan Rosario, dimana seluruh umat Khatolik mengadakan doa rosario setiap malam, mereka seringkali berdoa bersama di satu kos yang mereka tentukan.

“Melaksanakan doa bersama membuat kami lebih merasakan keluarga yang sesunggunya di perantauan,” kata Mia, mahasiswa yang juga daru NTT, tetangga kos Isna.

Walaupun jauh dari jangkauan kedua orang tua, mereka tetap bisa merasakan kebersamaan bersama keluarga baru mereka di perantauan.

***

Di Denpasar, banyak mahasiswa asal NTT yang tinggal di kos-kosan. Ada yang berasal dari keluarga yang berada, banyak yang berasal dari keluarga pas-pasan, namun punya semangat besar untuk kuliah di Bali.

Ada mahasiswa yang kuliah sambil kerja, namun ada juga yang fokus dengan perkuliahannya saja. Mereka yang kerja sambil kuliah biasanya berangkat kerja di pagi hari dan melanjutkan aktivitas perkuliahan di sore hari.

Namun, ada juga yang kuliah pagi dan untuk kerjanya sore hari. Sekarang, jumlah mahasiswa asal NTT di Bali mencapai ribuan mahasiswa.

Selain kegiatan bersama di kos-kosan, banyak dari mereka menjalin persaudaraan dengan mengikuti organisasi-organisasi mahasiswa di kampus atau di luar kampus, yang dibentuk oleh mahasiswa NTT di Denpasar.

Ada beberapa organisasi kemahasiswaan yang dibentuk oleh mahasiswa NTT baik dalam kampus maupun di luar kampus.

Organisasi mahasiswa NTT dalam kampus antara lain Keluarga Besar Mahasiswa Kristiani Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Keluarga Mahasiswa Khatolik Universitas Warmadewa, Keluarga Mahasiswa Khatolik UNMAS, dan Keluarga Mahasiswa Khatolik Undiknas.

Aksi kemanusiaan penggalangan dana untuk korban bencana Lewotobi, NTT | Foto: Ist

Selain itu di luar kampus ada beberapa organisasi yang dibentuk oleh mahasiswa NTT misalnya Ikatan Mahasiswa Nagekeo (IKMAPENA), Himpunan Mahasiswa Pariwisata Manggarai Bali (HMPMB), Himpunan Mahasiswa Kodi, HIKMAH NTT, Himpunan Keluarga Mahasiswa Sumba Tengah dan masih banyak organisasi mahasiswa NTT lainnya.

Dalam organisasi-oraganisasi itulah mereka melakukan berbagai kegiatan untuk mempererat persaudaraan mereka sesama mahasiswa dari berbagai daerah di NTT. Kegiatan yang paling kerap dilakukan di dalam kampus adalah perayaan Natal dan Tahun Baru, doa bersama di bulan Rosario, dan ziarah ke Gua Maria.

Kegiatan lain di luar keagamaan adalah turnamen futsal, membersihkan pantai, dan berkunjung ke panti asuhan.

Ketua Flobamora dan Pemuda Khatolik. Galdianus Tian yang juga anggota KBMK UPMI mengatakan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru bersama juga ziarah ke Gua Maria sudah menjadi kegiatan yang harus dilaksanakan di setiap tahunnya.

“Dalam pelaksanaan Natal dan Tahun baru kami turut mengundang pihak kampus juga organisasi mahasiswa Kristen di luar kampus,” katanya.

Selain pelaksanaan kegiatan kegiatan didalam kampus, KMK juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan di luar kampus.

Perayaan bersama Natal dan Tahun Baru | Foto: Ist

Berkunjung ke Gua Maria di Desa Pelaga | Foto: Ist

Ketua KMK UNMAS yang kerap disapa Nafrin mengatakan, selain kegiatan di dalam lingkungan perkuliahan, mahasiswa juga sering melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat seperti membersihkan pantai dan berkunjung ke panti asuhan.

Sementara itu, di luar kampus, mahasiswa NTT juga sudah banyak melaksanakan kegiatan positif baik dalam bidang seni, olahraga, kerohanian, kesehatan, pendidikan juga pengabdian masyarakat.

Ketua IKMAPENA Bali Rivaldo Antonio Nicholas Vianey mengatakan, untuk di kepengurusan oraganisasinya, ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan seperti sosialisasi, turnamen futsal dan bola voly, pelayanan di gereja, memperkenalkan tarian budaya Nagekeo, dan donor darah.

“Kami juga melaksanakan kegiatan bernama IKMAPENA FUN DAY dengan target beberapa wilayah di area Bali yang sekiranya masih banyak anak minim memperoleh bangku pendidikan, kami datangi dan belajar bersama-sama dengan mereka,” kata Rivaldo.

Tarian adat caci manggarai | Foto: Ist

Turnamen futsal | Foto: Ist

Ketua HMPMB yang biasa di sapa Wawan juga mengatakan, di HMPMB mereka sudah melaksanakan beberapa kegiatan seperti diskusi bersama, turnamen futsal dan yang paling besar itu kegiatan festival budaya. 

Mahasiswa NTT baru-baru ini juga melakukan aksi penggalangan dana peduli bencana meletusnya Gunung Lewotobi di Flores Timur. Hampir semua organisasi mahasiswa NTT bergabung membentuk aliansi dalam aksi ini.

 “Baru-baru ini kami melaksanakan aksi penggalangan dana peduli bencana alam erupsi gunung Lewotobi di Flores Timur,” kata Rivaldo. [T]

Reporter/Penulis: Agnes Enes
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

IMBIPU, Ikatan Mahasiswa Bima dan Dompu di Singaraja: Menjaring Ilmu, Menjaring Ikan, Menjaring Relasi
IKAMALA Singaraja Adalah Kampung Halaman bagi Mahasiswa dari Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro
Ragam Cara Mahasiswa Undiksha Menutup Biaya Hidup: Jadi Tukang Las, Ojol, Hingga Petugas Survei
Tags: mahasiswamahasiswa NTTNTT
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pelabuhan Yacht, Strategi Pariwisata Premium Untuk Bali Utara

Next Post

Menguatnya Kontrol Global dan Melemahnya Kontrol Lokal atas Lahan-lahan di Bali

Agnes Enes

Agnes Enes

Lahir di Manggarai, NTT. Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Menguatnya Kontrol Global dan Melemahnya Kontrol Lokal atas Lahan-lahan di Bali

Menguatnya Kontrol Global dan Melemahnya Kontrol Lokal atas Lahan-lahan di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co