14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 4, 2024
in Khas
Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara

MENGAWALI bulan Agustus, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Program KKL kali ini dilaksanakan di kota penuh pesona Singaraja, dengan tajuk “Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara”. Kegiatan ini telah terlaksana pada tanggal 2-3 Agustus 2024, diikuti oleh 22 mahasiswa PBID semester VII. Serta didampingi oleh beberapa dosen dan pegawai PBID, FBS.

Dr. Made Sujaya, S.S., M.Hum. selaku Ketua Program Studi PBID mengatakan bahwa alasan dipilihnya Bali Utara sebagai destinasi KKL kali ini, karena Bali Utara menyimpan begitu banyak keistimewaan dan hal-hal menarik yang erat kaitannya dengan kemunculan dan perkembangan bahasa dan sastra di Indonesia, khususnya di Bali.

Ia berharap kegiatan KKL ini dapat menjadi momentum untuk refreshing sekaligus jadi arena belajar dan menambah pengalaman bagi mahasiswa yang mengikutinya.

“Harapannya, KKL ini bisa menjadi langkah awal untuk menentukan judul skripsi nantinya. Sehingga kegiatan ini memang betul-betul menjadi Kuliah Kerja Lapangan yang bermanfaat,” harapnya.

Petualangan di Bali Utara di awali dengan menyambangi Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA). Terdapat beberapa agenda yang dilaksanakan di kampus seribu jendela itu, di antaranya Seminar Bersama oleh mahasiswa dan Benchmarking Study oleh para dosen.

Kegiatan seminar diisi oleh Yona Migi Arsela (UNDIKSHA) dan I Wayan Dede Putra Wiguna (UPMI) sebagai pemakalah yang dimoderatori oleh Firda Liana (UNDIKSHA).

Made Adnyana, Firda, Dede, & Yona saat Sesi foto bersama kegiatan Seminar Bersama Mahasiswa | Foto: Dok. UPMI

Sesi foto bersama dosen-dosen UPMI & UNDIKSHA | Foto: Dok. UPMI

Sesi foto bersama mahasiswa UPMI & UNDIKSHA | Foto: Dok. UPMI

Selepas dari UNDIKSHA, perjalanan diselingi dengan singgah di situs Ni Nyoman Rai Srimben (Ibunda Ir. Soekarno) yang bertempat di Dusun Bale Agung, Desa Paket Agung, Kecamatan Buleleng. Situs Ni Nyoman Rai Srimben telah ditetapkan sebagai cagar budaya provinsi Bali. Di dalam rumah itu, terdapat Bale Agung, bangunan berukuran 3X3 meter yang merupakan kediaman sehari-hari ibu sang proklamator. Dengan mengunjungi situs ini, mahasiswa dapat menambah wawasan mengenai kisah hidup Ni Nyoman Rai Srimben, perkawinannya dengan Raden Soekemi Sosrodiharjo, hingga lahirnya Putra Sang Fajar Ir. Soekarno.

Jro Mangku Made Arsana, Keluarga Ni Nyoman Rai Srimben menjelaskan silsilah | Foto: Dede

Informasi dan silsilah keluarga Ni Nyoman Rai Srimben | Foto: Dede

Tak berselang lama, perjalanan pun dilanjutkan kembali dengan mengunjungi Gedong Kirtya atau Museum Gedong Kirtya. Museum ini merupakan museum lontar tertua di Bali. Tokoh berjasa yang melatarbelakangi kelahiran Gedong Kirtya adalah Herman Neubronner Van Der Tuuk, beliau mendirikan Gedong Kirtya pada 2 Juni 1928. Gedong Kirtya kini sudah berdiri selama 95 tahun,

Dewa Ayu Putu Susilawati, S.S., M.Hum. selaku pengelola mengatakan bahwa saat ini Gedong Kirtya menyimpan ribuan manuskrip daun lontar, prasasti, manuskrip kertas, hingga dokumen-dokumen lama peninggalan Belanda yang tersusun rapi dalam banyak kropak (peti penyimpanan). Lontar tertua di Gedong Kirtya berasal dari abad ke-14 dan buku tertua dari abad ke-16.

Ibu Susilawati memberikan penjelasan mengenai Gedong Kirtya | Foto: Dok. UPMI

Papan nama dan cap stempel kuno Gedong Kirtya | Foto: Dede

Mengunjungi situs Gedong Kirtya menjadi destinasi yang berkesan bagi rombongan KKL, khususnya mahasiswa dan para dosen bahasa dan sastra Bali.

Pengembaraan di hari pertama ditutup dengan kunjungan di Little Museum of Anak Agung Pandji Tisna yang bertempat di Lovina, Bali. Areal Museum ini merupakan tempat dimana dahulu Pandji Tisna pernah tinggal dan menciptakan beberapa karya-karyanya, seperti novel Sukreni Gadis Bali yang fenomenal.

Pada awalnya museum Pandji Tisna didirikan oleh Anak Agung Brawida (cucu Anak Agung Panji Tisna). Kemudian kini dilanjutkan kembali oleh anaknya yaitu Anak Agung Kosala Negara.

Museum ini menghimpun beberapa peninggalan dari Anak Agung Pandji Tisna, seperti buku, pernak-pernik, dan benda-benda kuno lainnya. Meskipun tidak banyak koleksi yang ada, kediaman dan lingkungan Pandji Tisna lah yang sebetulnya menjadi daya tariknya.

Selain itu, dilaksanakan pula Kuliah Umum mengenai kajian Literary Tourism (Pariwisata Sastra) oleh Dr. I Wayan Artika, M.Hum. (Dosen FBS UNDIKSHA). Kuliah umum ini diikuti dengan seksama oleh mahasiswa KKL.

Penyerahan Sertifikat Penghargaan kepada I Wayan Artika | Foto: Dok. UPMI

Salah satu mahasiswa KKL, Agus Sukmadana mengatakan bahwa pembahasan mengenai Literary Tourism yang disampaikan oleh Pak Wayan Artika memberikan pemikiran baru terhadap kajian sastra yang antimainstream, serta memberikan inspirasi dan insight lain dalam mengkaji sebuah karya sastra. Tidak hanya dari aspek fiksi, tetapi juga dari aspek non fiksinya.

Foto bersama di depan Little Museum Anak Agung Pandji Tisna | Foto: Dok. UPMI

Keesokan harinya, sebelum kembali menuju Denpasar, seluruh rombongan mengunjungi Mahima Institute dan Tatkala di jalan Pantai Indah, Baktiseraga, Buleleng. Kami disambut dengan suasana yang sederhana namun bersifat kekeluargaan. Dilaksanakan pula workshop penulisan kreatif dan pengenalan media Tatkala.co oleh Sonia Piscayanti dan Made Adnyana Ole selaku founder sekaligus pengelola dari Mahima Institute dan Tatkala.co.

Selain itu, Adnyana Ole juga membagikan kiat-kiat ataupun tips dan trik menulis di media massa baik cetak maupun digital, khususnya di Tatkala. Mahasiswa bisa memanfaatkan Tatkala sebagai wadah untuk menabung tulisan, serta tempat untuk belajar menulis bersama. Karena pada dasarnya Tatkala merupakan media pendidikan atau tempat untuk belajar.

Adnyana Ole menyebutkan sampai sekarang sudah ada 800 penulis dari berbagai kalangan.  Di antara 800 penulis, banyak pula mahasiswa yang mengirim tulisan hanya untuk pemenuhan tugas, tetapi ada saja satu atau dua orang yang nyangkut dan terus menulis rutin untuk Tatkala. Yang aktif menulis rutin saat ini hanya sekitar 50 penulis.

Tatkala merupakan media yang independent dan tidak bersifat komersil. Kendati demikian, Tatkala tetap membuka peluang untuk berbagai kerja sama. Ia juga mengatakan bahwa Tatkala bukanlah media yang ingin bersaing dengan media lain.

“Justru karena kami tidak bersaing, makanya kami tetap eksis,” pungkasnya.

Made Adnyana Ole mengenalkan Tatkala.co | Foto: Dok. UPMI

Foto bersama di Mahima Institute | Foto: Dok. UPMI

Selepas berdikusi hangat di Mahima Institute, rombongan KKL kembali ke Denpasar melewati jalur Pupuan.

“Sekalian sambil refreshing kita singgah ke Patung Budha Tidur di Vihara Dharma Giri,” kata I Made Adnyana, S.H., M.H. (Dosen UPMI).

Foto bersama di depan Patung Budha Tidur, Pupuan | Foto: Dok. UPMI

Patung Budha Tidur menjadi destinasi terakhir dari rangkaian KKL yang dilaksanakan selama dua hari satu malam di Singaraja, kota yang penuh pesona dan romansa itu.

  • Tulisan ini merupakan laporan perjalanan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan I Wayan Dede Putra Wiguna

Tags: kampusKuliah Kerja LapanganmahasiswaUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada Ekstrakurikuler Judo di SMPN 2 Sawan

Next Post

“Kandapat” dan Alasan Memuja Leluhur: Catatan dari Geguritan Japatuan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Pawisik Durga, Galungan, dan Cinta Kasih

“Kandapat” dan Alasan Memuja Leluhur: Catatan dari Geguritan Japatuan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co