2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Atmakusumah Astraatmadja dan Jurnalisme Berkualitas

Son Lomri by Son Lomri
January 5, 2025
in Khas
Atmakusumah Astraatmadja dan Jurnalisme Berkualitas

Atmakusumah Astraatmadja

ATMAKUSUMAH Astraatmadja adalah pejuang pers Indonesia. Dedikasinya sangat tinggi pada kebebasan pers tanah air. Ia berpulang Kamis, 2 Januari 2025 pukul 13.05 WIB.

Atmakusumah, kelahiran Labuan, Banten, pada 20 Oktober 1938. Ia memiliki seorang istri bernama Sri Rumiati, dan tiga anak; Kresnahutama Astraatmadja, Rama Ardana Astraatmadja, dan Tri Laksamana Astraatmadja.

Sepeninggalnya Atmakusumah di umur yang ke-86 itu tentu tak hanya meninggalkan duka pada keluarga, tetapi juga kepada bangsa ini. Membekas. Dedikasinya yang tinggi pada kebebasan pers tanah air adalah satu nilai yang diperjuangkannya untuk jurnalisme berkualitas.

Dalam sejarah dunia pers tanah air, Atmakusumah merupakan Ketua Dewan Pers Independen pertama setelah sekian tahun Dewan Pers berada di bawah naungan Orde Lama dan Orde Baru.

Dewan Pers dibentuk pada tahun 1968. Hal itu didasari oleh Undang-undang No. 11 tahun 1966 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pers yang ditandangani Soekarno pada 12 Desember 1966.

Memiliki fungsi sebagai pendamping pemerintah dalam membina pertumbuhan dan perkembangan pers nasional, Dewan Pers saat itu tak ubahnya hanya sebagai alat pemerintah. Melalui aturan UU Pers No. 11 Tahun 1966 di mana Dewan Pers mesti diketuai oleh pejabat atau Menteri Penerangan. Tidak boleh yang lain.

Ketika Orde Lama beralih ke Orde Baru, Dewan Pers tidak banyak berubah. Sama. Tetap tidak merdeka dan kedudukannya tetap sama, yaitu menjadi penasihat pemerintah dengan Menteri Penerangan merangkap sebagai Ketua Dewan Pers-nya.

Pembredelan pada media massa begitu kuat saat itu. Ketidakberdayaan Dewan Pers dalam melindungi insan pers adalah satu bentuk yang nyata karena satu naungan dengan pemerintah. Di masa Orde Baru, sekitar 70 surat kabar dibredel untuk menghalau informasi, yang di mata pemerintah dipandang negatif alias kritis.

Kemudian setelah runtuhnya rezim Orde Baru—atawa transisi pada reformasi tahun 1999, Dewan Pers memiliki jangkauan yang lebih independen. Ketika itu, melalui Undang-undang No. 40 Tahun 1999, Dewan Pers diubah oleh Presiden Jusuf Habibie menjadi Dewan Pers yang independen.

Di tengah reformasi, terdengar kalimat baik dari UU Pers pada Pasal 15 ayat (1) yang berbunyi, “Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasioanl, dibentuk Dewan Pers yang independen”.

Sejak itu, Dewan Pers tak lagi satu poros dengan pemerintah—sebagai penasihat atau peredam kritik pemerintah. Berubah tujuannya sebagai pelindung kemerdekaan pers. Hal itu dipertegas di masa Gus Dur, di mana hubungan Dewan Pers secara struktural dengan pemerintah diputus setelah dibubarkannya Departemen Penerangan.

Pada tahun 2000, Atmakusumah dipilih secara demokratis sebagai Ketua Dewan Pers pertama pasca reformasi melalui UU Pers Pasal 15 ayat (3). Selama menjabat, Atmakusumah menjaga api kebebasan pers pada ranahnya yang benar. Pada etika jurnalistik yang benar.

Tahun 2003 di bulan Agustus, masa jabatannya berakhir dan roda demokrasi di tubuh pers sekarang terus dijaga.

Karir

Sejak umur 20 tahun, Atmakusumah sudah menggeluti jurnalistik sebagai karirnya di tahun 1950-an di Harian Indonesia Raya sebelum tutup di tahun 1958. Dan ia kembali bergabung setelah buka kembali sebagai redaktur pelaksana pada tahun 1968—sebelum akhirnya dibredel oleh rezim Soeharto pada tahun 1974.

Berbicara karir, Atmakusumah tidak hanya dikenal dalam lingkup nasional, tetapi pengalamannya sebagai seorang penyiar di radio Deutsche Welle, di Koeln—Jerman dan ABC di Melbourn, Australia, menjadikan ia dikenal di kancah internasional

Sementara di tanah air, pula tak hanya dikenal sebagai seorang pewarta atau redaktur di Harian Indonesia  Raya bersama Mochtar Lubis ketika itu. Ia juga sempat menjadi redaktur di Antara juga di Persibiro Indonesia (PIA), Jakarta.

Selain itu, Atmakusumah pula dikenal sebagai kolumnis dengan opininya yang kritis. Banyak tulisannya dimuat di Sinar Harapan, The Jakarta Post, Republika, Suara Karya; Majalah Tempo, D&R (Demokrasi & Reformasi), Prisma, Harian Kompas, Optimis, Femina, X-tra, Intisari, Editor, Forum Keadilan, Independent Watch, Trust; surat kabar mingguan edisi akhir pekan Media Indonesia Minggu, Bisnis Indonesia Minggu; media internet Tempo Interaktif (Jakarta); bahkan juga di majalah Reflexie (Den Haag, Nederland).

Di tahun 2000, Magsaysay Award Foundation di Manilla, Filipina, menganugerahi lelaki itu Ramon Magsaysay untuk kategori Jurnalisme, Sastra, dan Seni Komunikasi Kreatif. Kemudian di tahun 2008, ia mendaptkan Penghargaan Kebebasan Pers dari Aliansi Jurnalis Independen; dan Medali Emas Kemerdekaan Pers Hari Pers Nasioanal 2011.

Tentang kebebasan berekspresi dan berpendapat—dalam UU No 40/1999, Atmakusumah sangat berharap jaminan itu tetap ada. Ia juga melihat, dunia pers saat ini sedang menuju ke arah yang positif. “Tetapi akan sangat aneh sekali kalau pengalaman di masa lampau itu terjadi lagi,” kata Atmakusumah Astraatmadja, saat menerima Anugerah Dewan Pers pada 10 November 2023 di Jakarta.

Kini pejuang pers itu telah tiada, tapi upaya untuk tetap memperjuangkan kebebasan pers dan terciptanya jurnalisme yang berkualitisa harus tetap ada.

Di Surga, Semoga Allah memberkati, Pak Atmakusumah. [T]

Dirangkum dari berbagai sumber oleh: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Apakah Koran Sudah Menjadi Artefak Jurnalisme?
Apakah Jurnalisme itu Diajarkan? – Film “The Pirates of Somalia” Menjawabnya…
Wartawan Dulu, Kreator Konten Kemudian
Tags: Atmakusumah Astraatmadjadewan persjurnalisjurnalismepers
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tanda-tanda * dalam Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk

Next Post

Ketika Gong Pembelajaran Mulai Ditabuh

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Ketika Gong Pembelajaran Mulai Ditabuh

Ketika Gong Pembelajaran Mulai Ditabuh

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co