2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jika di Bali Selatan Overtourism, Maka Datanglah ke Utara

Jaswanto by Jaswanto
December 19, 2024
in Khas
Jika di Bali Selatan Overtourism, Maka Datanglah ke Utara

Lovina Heaven Boutique Resort | Foto: Dian

SEJAK bertahun-tahun silam, orang-orang—turis berkulit pucat sampai yang cokelat—seperti tak henti mengunjungi Bali. Pulau yang mengambang di sebelah selatan garis khatulistiwa ini dianggap mengandung semacam romantisme purba yang sulit dijelaskan. Bahwa banyak orang telah begitu bergairah datang ke pulau ini setelah mendengar cerita, membaca buku, atau menonton sebuah film.

Bali seperti nyaris selalu “diberkati”, sebagaimana menurut kajian Prof. Dr. Nyoman Darma Putra—Bali, entah mengapa hampir selalu diberi “anugerah” oleh tangan-tangan gaib Sang Pencipta. Mengutip Putu Fajar Arcana dalam Tiket Pulang ke Surga (2023), ketika tatanan pariwisata Bali luluh-lantak oleh serangan bom berseri tahun 2002 dan 2005, misalnya, muncul film Eat Pray Love yang diangkat dari novel populer Elizabeth Gilbert.

Dan bahkan saat pandemi Covid-19 pun, Bali, sekali lagi, seolah “terselamatkan” oleh film Ticket to Paradise (2022). Bangkitlah gairah orang-orang untuk kembali ke Bali. Itu membuat pulau yang berbentuk seperti kipas yang direntangkan ini menjadi ramai, khususnya wilayah selatan. Atau overtourism—kondisi ketika jumlah pengunjung suatu tempat wisata melebihi kapasitas yang dapat ditampung—sebagaimana akademisi dan aktivis sering menyebutnya.

Bali bagian selatan memang sering dikeluhkan. Ramai, macet, alih fungi lahan yang marak, dan lain sebagainya. Kondisi semacam itu menimbulkan sikap pro-kontra di tengah masyarakat—walaupun tampaknya tak sedikit pula yang cuek-cuek saja.

Dan di tengah isu Bali Selatan yang jubel, terbesitlah pikiran untuk berkunjung, berpindah melancong saja ke utara, ke Buleleng dan sekitarnya. Toh di utara juga banyak tempat wisata alam dan budaya yang kaya, meski tentu saja berbeda.

Di kawasan Pantai Lovina ada lumba-lumba. Pancasari, Munduk, dan sekitarnya menawarkan trekking, danau, air terjun, kebuh buah, dan perkebunan kopi. Di barat ada Pemuteran. Di timur ada Les dan sekitarnya. Pantai dan bukit, sawah dan hutan disebut sebagai kekayaan wisata yang selalu digembor-gemborkan pemerintah dan orang-orang yang berkaitan. “Ayo ke Buleleng!” mereka berseru.

Ajakan ke Buleleng, Bali Utara, juga datang dari pengusaha-pengusaha hotel. Menurut Ketua PHRI Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Suardipa, Buleleng memiliki lebih dari 185 hotel, mulai dari penginapan kecil hingga hotel besar yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan. Dan benar. Tingkat okupansi di wilayah ini menunjukkan antusiasme wisatawan yang terus meningkat, terutama selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Kawasan barat dan tengah, hotel besar mencatat tingkat hunian rata-rata 70 persen, sementara hotel kecil mencapai 40-50 persen. Kawasan timur dan selatan, tingkat hunian rata-rata mencapai 60 persen, dengan wisatawan domestik dan Asia yang mendominasi, sementara wisatawan Eropa lebih banyak terlihat di kawasan Timur.

“Overtourism hanya terjadi di Bali Selatan. Jadi di Bali Utara, khususnya di Kabupaten Buleleng, masih sangat layak dikunjungi tahun 2025,” ungkap Dewa Suardipa, Rabu (18/12/2024). Nah, begitulah. Jika di Bali Selatan overtourism, maka datanglah ke utara.

Bali Utara dianggap menjadi pilihan alternatif yang menawarkan ketenangan dan keasrian. Kawasan ini tetap menyediakan fasilitas akomodasi yang nyaman serta daya tarik alam dan budaya yang otentik. Wisatawan dapat merasakan pengalaman berbeda tanpa harus menghadapi hiruk-pikuk keramaian. Tawaran yang menggiurkan, bukan?

“Dengan keindahan alam yang tak tertandingi, budaya lokal yang kaya, dan potensi besar untuk pengembangan, Buleleng siap menjadi pusat pariwisata yang layak dikunjungi di Bali,” ujarnya.

Namun, tetap ada harga yang harus dibayar untuk menjadi kota yang “layak” dikunjungi. Di sini Dewa Suardipa menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata Bali Utara. Solusi seperti pembangunan MRT, LRT, dan jalan baru yang menghubungkan Bandara Ngurah Rai dengan Bali Utara diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas.

Dengan infrastruktur yang memadai, wisatawan dapat lebih mudah menjelajahi keindahan Buleleng dan menghabiskan waktu lebih lama di kawasan ini. Benarkan demikian? Apakah cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik tanpa dibarengi dengan narasi promosi yang kuat?

Tapi perkembangan pariwisata di Buleleng memang menunjukkan tren positif, terutama sejak akses ke Banyuwangi semakin mudah dengan adanya kereta api dari Surabaya, Malang, Yogyakarta, hingga Jakarta. Hal ini juga didukung oleh program pemerintah “3B” (Banyuwangi, Bali Barat, Buleleng), yang berdampak signifikan pada kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, termasuk dari China, Taiwan, dan Vietnam.

Direction of Sales Lovina Heaven Boutique Resort Bagus Wijaya mengatakan, sebagian besar wisatawan mengunjungi Buleleng setelah perjalanan ke Bromo dan Kawah Ijen. Selama musim liburan akhir tahun, okupansi hotel di Lovina Heaven Boutique Resort mencapai 70 persen, yang dianggap cukup baik untuk pendatang baru di sektor ini.

Selain menjual layanan hotel, pihak pengelola juga mempromosikan daya tarik wisata Buleleng melalui berbagai kegiatan promosi, baik domestik maupun internasional. “Kolaborasi dengan travel agent domestik dan online travel agent turut berkontribusi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Adanya inisiatif ini diharapkan mendorong pertumbuhan lebih lanjut, sehingga Buleleng bisa semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan,” ungkap Bagus.

Bagaimana? Apakah “jika di Bali Selatan overtourism, maka datanglah ke utara” ini ungkapan yang tepat atau justru tanda bahwa ini hanya awal untuk kembali menciptakan kondisi seperti Bali Selatan hari ini?[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Perempuan, Kebebasan dan Pariwisata | Dari Talkshow “Hari Ibu” KCKB Buleleng yang Dihadiri Ni Luh Puspa
Pelabuhan Yacht, Strategi Pariwisata Premium Untuk Bali Utara
Meninggalkan Hiruk-Pikuk Kota dengan Keindahan Sederhana di Bali Farm House, Pancasari-Buleleng
Gong Kebyar dan Tari Teruna Jaya, Jembatan Awal Pariwisata Bali
Cerita Tentang Pak Mad, Nelayan Ikan Hias dari Desa Pemuteran, Buleleng, Bali
Tags: bali utaraPariwisatapariwisata balipariwisata buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital

Next Post

“Performing Spiral” dari Josh Marcy: Kesadaran Pada Laku Tubuh dan Ruang — Dari B-Part 2024

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
“Performing Spiral” dari Josh Marcy: Kesadaran Pada Laku Tubuh dan Ruang — Dari B-Part 2024

“Performing Spiral” dari Josh Marcy: Kesadaran Pada Laku Tubuh dan Ruang --- Dari B-Part 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co