22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gending Sanghyang Sampat dan Cerita Lain di Desa Sangketan, Penebel-Tabanan

Son Lomri by Son Lomri
December 17, 2024
in Khas
Gending Sanghyang Sampat dan Cerita Lain di Desa Sangketan, Penebel-Tabanan

Pelatihan Gending dan Penyebarluasan Sanghyang Sampat atau Ayu Alit Menjadi Sebuah Ebook Desa Sangketan | Foto: Dok. panita

DI luar hujan masih turun. Di dalam nyala dupa masih menguar. Di atas panggung pertunjukan, seseorang melantunkan lebih dulu gending sanghyang dan kemudian diikuti oleh beberapa perempuan paruh baya. Mereka duduk.

Pertunjukan itu menyejukkan hati, suasana hujan tidak lagi menjadi persoalan yang mendinginkan tubuh, juga bagi mereka yang lain, yang duduk di kursi, di bawah panggung, menyimak dengan sikap hening.

Peristiwa kebudayaan itu terjadi di ke Balai Desa Sangketan, Penebel-Tabanan, Senin, 9 desember 2024. Acara bertajuk Pelatihan Gending dan Penyebarluasan Sanghyang Sampat atau Ayu Alit Menjadi Sebuah Ebook Desa Sangketan, yang merupakan bagian dari kegiatan Aktivasi Program Penguatan Ekosistem Kebudayaan Kawasan Warisan Dunia Tahun 2024 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan RI.

Acara itu, meski dalam suasana hujan, tetap ramai. Peserta dan sebagian besar warga Desa Sangketan datang ke balai desa sejak awal, bahkan sejak acara belum dimulai. Jumlah mereka sekitar 150 orang. Tua muda, hadir di sana dengan busana rapi. Dalam suasana masih hujan, rasanya kepedulian dan semangat tak menyurutkan mereka untuk mengikuti Program Aktivasi Budaya Sanghyang itu.

Pelatihan Gending dan Penyebarluasan Sanghyang Sampat atau Ayu Alit Menjadi Sebuah Ebook Desa Sangketan | Foto: Dok. panita

Kepala Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta, menyampaikan rasa bangganya atas semangat peserta kegiatan budaya itu, meskipun hujan turun sepanjang acara. Antusiasme peserta luar biasa, kata dia.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sangat peduli pada tradisi leluhur yang harus terus dirawat. Kami berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bertembang, tetapi juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya ini,” kata Sugiarta.

Kegiatan ini, kata Sugiarta, bertujuan untuk melatih kemampuan bertembang melalui pelatihan gending Sanghyang dan melakukan pendokumentasian pengetahuan ritual Sanghyang Sampat, salah satu tradisi sakral yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan agraris masyarakat Bali di desa itu.

Para peserta yang hadir mayoritas adalah orang dewasa dan lansia, dan itu menunjukkan antusias masyarakat lintas generasi untuk tetap melestarikan budaya bertembang. Mereka dengan tekun mempelajari teknik menyanyikan gending Sanghyang yang sarat akan nilai spiritual dan estetika tentu saja.

Dan gending itu masih dikumandangkan di sela hujan romantis di atas panggung, dan tampak, mereka yang duduk menyimak dan terus-terus mendengarkan dengan saksama sebelum akan mencobanya.

Bendesa Adat Sangketan I Ketut Kartika, menjelaskan tradisi Sanghyang adalah wujud harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. “Dengan kegiatan ini, kami berupaya agar generasi sekarang dapat memahami dan menghormati makna mendalam yang terkandung dalam ritual Sanghyang, sekaligus memastikan keberlanjutannya di masa depan,” ujarnya.

Cerita Rakyat

Selain nyanyian gending, Desa Sangketan memiliki cerita rakyat yang menarik. Konon, dulu desa atau Banjar Sangketan ini memiliki nama Sangkedan di masa kerajaan Tabanan dan Nang Mudri adalah seorang kelian banjar saat itu.

Suatu ketika, terdengar Raja Tabanan sedang sakit keras, kemudian para cendikiawan dan para Pengabih Raja—mengusulkan di mana sang raja akan sembuh bilamana nanti ada asap yang mengepul di tengah hutan belantara dan semak belukar, di sanalah nanti akan ditemukan obat untuk Sang Raja.

Pelatihan Gending dan Penyebarluasan Sanghyang Sampat atau Ayu Alit Menjadi Sebuah Ebook Desa Sangketan | Foto: Dok. panita

Di masa itu, Banjar Sangkedan atau Sangketan ini merupakan hutan. Ada banyak pohon belantara di sana. Kemudian singkat cerita, diutuslah salah satu kepercayaan dari kerajaan untuk mencarinya, dan benar, asap itu keluar dari suatu wilayah dan tempatnya tak terlalu jauh dari Sangkedan dan tempat itu sampai saat ini diberi nama Pura Luhur Tambawaras.

Sejak kejadian itu,  siapa pun yang menjadi Raja Tabanan, ia akan melakukan perjalanan ke Pura itu dengan penuh penghormatan, dan melakukan peristirahatan di Banjar Sangkedan atau yang kini disebut Banjar Sangketan. Perubahan nama Sangkedan ke Sangketan terjadi di zaman kolonialisme waktu itu. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Parade Panen Padi, Sebuah Teatrikal Hidup di Subak Tingkihkerep, Tengkudak-Tabanan
Kecemasan Burung-burung ketika Padi Menipis — Dari “Subak Bercerita” di Jatiluwih
Mendengar Lantunan Gending-Gending Sanghyang Dedari Desa Rejasa, Tabanan, yang Sakral dan Magis
Mengenal Sawah dan Ekosistemnya melalui “Jelajah dan Belajar” di Subak Tegallinggah, Tabanan
Menyaksikan Parade Okokan, Gamelan, dan Tarian di Desa Penatahan yang Unik
Tags: Aktivasi Ekosistem KebudayaanDesa SangketanPenebelSanghyang Sampattabanantari sanghyang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Keluarga Kaya ODGJ, Dua Cerita Tentangnya

Next Post

Menanam Pohon pada Hamparan Batu Tajam di Kawasan Yeh Mampeh, Kintamani : Antara Refleksi dan Nostalgia

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Menanam Pohon pada Hamparan Batu Tajam di Kawasan Yeh Mampeh, Kintamani : Antara Refleksi dan Nostalgia

Menanam Pohon pada Hamparan Batu Tajam di Kawasan Yeh Mampeh, Kintamani : Antara Refleksi dan Nostalgia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co