2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Son Lomri by Son Lomri
October 3, 2024
in Khas
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Mas Udin, atau biasa dipanggil Mas Daeng (pakai udeng) sedang asyik berjoget koplo | Foto: tatkala.co/Son

TAK peduli di sampingnya berjoget atau tidak, tersenyum atau cemberut, Mas Udin (49)—atau biasa di panggil Mas Daeng itu, tetap berjoget. Sangat asyik goyang pinggulnya, ke kanan, ke kiri. Poko’e, Oke gass… saat Delvia Colky (24) dan Dea Amanda (19) dari grup Risky Music membawakan lagu Bojo Biduan, Selendang Biru, Lamunan, Sayang, dan Jaran Goyang pada kampanye Pilkada, Rabu, 2 Oktober 2024, sore itu.

Acara itu dilakukan di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dan Mas Daeng sudah ada sejak pukul 16.00 Wita di sana. Di tengah kerumunan massa-rakyat yang berkaos sama dengannya, berwarna biru muda, biru ceria—dengan nama “MULIA PAS 2024” di bagian punggung.

Mas Daeng mengenakan pakaian itu sebagai bentuk dukungan setia pada Putu Agus Suradnyana (PAS), katanya, pasangan dari I Made Muliawan (MULIA). Mereka adalah calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dengan nomor urut 01. Tapi pada hari ini, I Made Muliawan—atau biasa dikenal dengan nama De Gadjah itu—kebetulan tidak hadir, berbagi tugas—kampanye di tempat lain dengan sang wakil.

Delvia Colky (kiri) dan Dea Amanda (kanan) | Foto: tatkala.co/Son

Di sana, di Tegalinggah, Putu Agus Suradnyana didampingi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sugawa Korry dan Gde Suardana, nomor urut 01. Dan ketika suara gendang ketukan 4/4 terdengar pada lagu Bojo Biduan—yang dinyanyikan oleh Delvia dan Dea, sesekali mereka berjoget ria—bersama masyarakat yang hadir. Semuanya asyik-asyikan.

Suradnyana sekilas menyentil saingannya perihal “Sopir dan Kernet”—yang barangkali menyenggol dirinya secara tipis-tipis, terkait posisi. “Kalo Sekarang orang tersebut mendeskriditkan posisi keduanya dan ingin menonjolkan diri sendiri, berarti itu orang yang tidak punya akhlak, tidak punya keinginan bersama, tidak mampu membangun komunikasi bersama..” sentil Suradnyana (PAS) pada kampanye Koster saat kampanye di Pantai Krobokan, Sawan, pada Selasa (1/10/2024) kemarin—yang menyebut “Sudah ada sopir, ngapain cari kernet?” kata Koster yang barangkali, tendensius, setipis tisu dibelah lima menyentil Suradnyana.

Tapi dangdut koplo menyamarkan senggol-senggolan yang dibangkitkan Suradnyana itu. Mereka yang hadir terlelap pada musik dangdut koplo. Musik tersebut benar-benar membangunkan hormon kebahagiaan mereka yang hadir, dan konon, dahulu juga begitu.

Genre Dangdut Koplo—yang awalnya banyak merebak di Jawa Timur sekitar tahun 2000-an itu, pasca Orde Baru—tentunya. Genre ini memang untuk asyik-asyikan sebagaimana sosial-politik pada masa Orba membuat orang-orang tak enjoy. Gawat.

Calon Wakil Gubernur Bali Agus Suradnyana diapit Calon Bupati Buleleng Sugawa Korry dan Calon Wakil Bupati Buleleng Gde Suardana | Foto: tatkala.co/Son

Dan penamaan terhadap koplo sendiri, memang, dihadirkan dengan karakter genre seperti itu, yaitu membuat nge-fly para pendengarnya, seperti sudah minum pil koplo. Sehingga kemudian banyak disukai oleh berbagai macam lapisan sosial dan berbagai macam umur kala itu.

Karena memiliki khasiat sangat baik, mengeluarkan siapa saja yang mendengarnya dari kegilaan sosial (Pasca Orba). Walaupun itu lagunya sedih. Gendang membuat orang menjadi koplo. Gembira, dan tak hanya dulu, tapi juga sekarang, di Tegalinggah.

Dan barangkali, Suradnyana cukup berhasil dalam menggoyangkan masyarakat dengan menggaet biduan itu, tentu—untuk mencairkan suasana Pilkada ini agar tak ada yang melakukan kegaduhan di masyarakat walaupun beda pilihan, agar tak ricuh—agar tetap pada garis yang menyenangkan walaupun kerap saling sindir-menyindir tadi—siapa yang paling siap? Hehe….

Tapi itu tak apa. Biasa dalam dunia perpolitikan—dan memang harus begitu, semeton. Gak boleh enggak. Pilkada ini harus juga digoyang saling senggol, terutama terkait ide dan gagasan, yaa… bukan sentimentil. Hihi..

Artinya, harus dengan cara yang dibenarkan secara hukum dan HAM.. maksudnya, gak boleh saling sundul, saling cubit, apalagi saling samack down. Tapi—sejauh ini, astungkara belum ada, dan semoga tidak ada!

Suasana keramaian kampanye calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 01 | Foto: tatkala.co/Son

Intinya harus pakai program-program kerja yang membawa Bali ini lebih maju untuk lima tahun ke depan, dan yang paling penting, realistis. Tepat sasaran, dan tentu ramah lingkungan.

Tapi, apakah cara Suradnyana ini akan berhasil membawa masyarakat—untuk memilihnya sampai hari pencoblosan tiba, setelah dikoploin dangdut? Hmmm…mari kita tanya Mas Udin..Hehe..

“Saya di sini sejak jam 4. Saya percaya dengan Pak Agus..” kata Mas Udin, dengan penuh mantap akan mencoblos setelah berjoget. “Semoga Pak Agus bisa naik. Soalnya, kan, masih ada hutang jalan dia [Suradnyana saat menjabat Bupati Buleleng]. Nanti mau dilanjutkan aspalnya dari Bukit Sari sampai Asah Gobleg [menanggapi kampanye Suradnyana di atas panggung]..” lanjut Mas Udin.

Di Tegalinggah, Suradnyana (PAS) memang berjanji akan menuntaskan proyek jalan yang sempat tertunda ketika dirinya masih menjabat sebagai bupati Buleleng. “Nanti saya serahkan kepada Bapak Sugawa Korry [koalisinya] jika terpilih sebagai Bupati Buleleng. Dukung kami. Sehingga nanti, dananya bisa kami alokasikan dari pemerintah kabupaten..” kata Suradnyana, calon Wakil Gubernur Bali 2024—dari Buleleng.

Putu Agus Suradnyana juga menyadari, jika jalan ke atas sangat indah sekali. Ada farming tourism juga, katanya, sehingga sangat layak dibangun. “Sambil jalan, sambil lihat sawah-sawah sampai ke Wanagiri. Ini nanti ke depan harus dibangun dengan benar. Sehinggaa pariwisata, tidak merusak apa yang menjadi ciri dari Buleleng,” lanjutnya dengan mantap, yakin, dan siap membangun jika nanti terpilih.

Gde Suardana saat menyapa warga di sela-sela berjoget | Foto: tatkala.co/Son

Tanpa muluk-muluk, jalan tersebut memang layak dibangun. Sekitar 30 persen jalan Tegalinggah-Wanagiri itu mengalami cacat fisik—alias rusak. Apalagi warga sangat sering melewati jalan itu karena berhubungan dengan pekerjaannya—sebagai petani atau pekebun, atau melewati jalan itu menuju Denpasar.

“Memang [jalan] itu dulu pernah digarap sama PUTR [tapi] sampai sekarang belum jadi. Mungkin dananya belum ada. Pesean sudah. Jalan ke sana itu kan untuk pertanian. Ada perkebunan cengkih, kopi di sana, biar jalur itu bisa lancar…” kata Mas Daeng.

Ia juga sempat curhat, sekitar tahun 2017-2018 pernah terjungkal waktu turun dari Wanagiri, ia terjatuh dan luka—walaupun enggak parah. Tapi lumayan sakit. Dan tentang pilihan, siapa pun yang terpilih, semoga rintihan hati, batin—dan pengalaman Mas Daeng dapat dipulihkan oleh Gubernur yang baru.

Dan, untuk pasangan De Gadjah-Suradnyana, selamat berjuang. Selamat mengampanyekan ide dan gagasannya dengan penuh semangat…Oke..gassss… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Tags: Gde SuardanakampanyePilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengPutu Agus SuradnyanaSugawa Korry
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Beach Club”: Wisata Elit bagi yang Berduit

Next Post

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co