14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Son Lomri by Son Lomri
October 3, 2024
in Khas
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Mas Udin, atau biasa dipanggil Mas Daeng (pakai udeng) sedang asyik berjoget koplo | Foto: tatkala.co/Son

TAK peduli di sampingnya berjoget atau tidak, tersenyum atau cemberut, Mas Udin (49)—atau biasa di panggil Mas Daeng itu, tetap berjoget. Sangat asyik goyang pinggulnya, ke kanan, ke kiri. Poko’e, Oke gass… saat Delvia Colky (24) dan Dea Amanda (19) dari grup Risky Music membawakan lagu Bojo Biduan, Selendang Biru, Lamunan, Sayang, dan Jaran Goyang pada kampanye Pilkada, Rabu, 2 Oktober 2024, sore itu.

Acara itu dilakukan di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dan Mas Daeng sudah ada sejak pukul 16.00 Wita di sana. Di tengah kerumunan massa-rakyat yang berkaos sama dengannya, berwarna biru muda, biru ceria—dengan nama “MULIA PAS 2024” di bagian punggung.

Mas Daeng mengenakan pakaian itu sebagai bentuk dukungan setia pada Putu Agus Suradnyana (PAS), katanya, pasangan dari I Made Muliawan (MULIA). Mereka adalah calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dengan nomor urut 01. Tapi pada hari ini, I Made Muliawan—atau biasa dikenal dengan nama De Gadjah itu—kebetulan tidak hadir, berbagi tugas—kampanye di tempat lain dengan sang wakil.

Delvia Colky (kiri) dan Dea Amanda (kanan) | Foto: tatkala.co/Son

Di sana, di Tegalinggah, Putu Agus Suradnyana didampingi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sugawa Korry dan Gde Suardana, nomor urut 01. Dan ketika suara gendang ketukan 4/4 terdengar pada lagu Bojo Biduan—yang dinyanyikan oleh Delvia dan Dea, sesekali mereka berjoget ria—bersama masyarakat yang hadir. Semuanya asyik-asyikan.

Suradnyana sekilas menyentil saingannya perihal “Sopir dan Kernet”—yang barangkali menyenggol dirinya secara tipis-tipis, terkait posisi. “Kalo Sekarang orang tersebut mendeskriditkan posisi keduanya dan ingin menonjolkan diri sendiri, berarti itu orang yang tidak punya akhlak, tidak punya keinginan bersama, tidak mampu membangun komunikasi bersama..” sentil Suradnyana (PAS) pada kampanye Koster saat kampanye di Pantai Krobokan, Sawan, pada Selasa (1/10/2024) kemarin—yang menyebut “Sudah ada sopir, ngapain cari kernet?” kata Koster yang barangkali, tendensius, setipis tisu dibelah lima menyentil Suradnyana.

Tapi dangdut koplo menyamarkan senggol-senggolan yang dibangkitkan Suradnyana itu. Mereka yang hadir terlelap pada musik dangdut koplo. Musik tersebut benar-benar membangunkan hormon kebahagiaan mereka yang hadir, dan konon, dahulu juga begitu.

Genre Dangdut Koplo—yang awalnya banyak merebak di Jawa Timur sekitar tahun 2000-an itu, pasca Orde Baru—tentunya. Genre ini memang untuk asyik-asyikan sebagaimana sosial-politik pada masa Orba membuat orang-orang tak enjoy. Gawat.

Calon Wakil Gubernur Bali Agus Suradnyana diapit Calon Bupati Buleleng Sugawa Korry dan Calon Wakil Bupati Buleleng Gde Suardana | Foto: tatkala.co/Son

Dan penamaan terhadap koplo sendiri, memang, dihadirkan dengan karakter genre seperti itu, yaitu membuat nge-fly para pendengarnya, seperti sudah minum pil koplo. Sehingga kemudian banyak disukai oleh berbagai macam lapisan sosial dan berbagai macam umur kala itu.

Karena memiliki khasiat sangat baik, mengeluarkan siapa saja yang mendengarnya dari kegilaan sosial (Pasca Orba). Walaupun itu lagunya sedih. Gendang membuat orang menjadi koplo. Gembira, dan tak hanya dulu, tapi juga sekarang, di Tegalinggah.

Dan barangkali, Suradnyana cukup berhasil dalam menggoyangkan masyarakat dengan menggaet biduan itu, tentu—untuk mencairkan suasana Pilkada ini agar tak ada yang melakukan kegaduhan di masyarakat walaupun beda pilihan, agar tak ricuh—agar tetap pada garis yang menyenangkan walaupun kerap saling sindir-menyindir tadi—siapa yang paling siap? Hehe….

Tapi itu tak apa. Biasa dalam dunia perpolitikan—dan memang harus begitu, semeton. Gak boleh enggak. Pilkada ini harus juga digoyang saling senggol, terutama terkait ide dan gagasan, yaa… bukan sentimentil. Hihi..

Artinya, harus dengan cara yang dibenarkan secara hukum dan HAM.. maksudnya, gak boleh saling sundul, saling cubit, apalagi saling samack down. Tapi—sejauh ini, astungkara belum ada, dan semoga tidak ada!

Suasana keramaian kampanye calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 01 | Foto: tatkala.co/Son

Intinya harus pakai program-program kerja yang membawa Bali ini lebih maju untuk lima tahun ke depan, dan yang paling penting, realistis. Tepat sasaran, dan tentu ramah lingkungan.

Tapi, apakah cara Suradnyana ini akan berhasil membawa masyarakat—untuk memilihnya sampai hari pencoblosan tiba, setelah dikoploin dangdut? Hmmm…mari kita tanya Mas Udin..Hehe..

“Saya di sini sejak jam 4. Saya percaya dengan Pak Agus..” kata Mas Udin, dengan penuh mantap akan mencoblos setelah berjoget. “Semoga Pak Agus bisa naik. Soalnya, kan, masih ada hutang jalan dia [Suradnyana saat menjabat Bupati Buleleng]. Nanti mau dilanjutkan aspalnya dari Bukit Sari sampai Asah Gobleg [menanggapi kampanye Suradnyana di atas panggung]..” lanjut Mas Udin.

Di Tegalinggah, Suradnyana (PAS) memang berjanji akan menuntaskan proyek jalan yang sempat tertunda ketika dirinya masih menjabat sebagai bupati Buleleng. “Nanti saya serahkan kepada Bapak Sugawa Korry [koalisinya] jika terpilih sebagai Bupati Buleleng. Dukung kami. Sehingga nanti, dananya bisa kami alokasikan dari pemerintah kabupaten..” kata Suradnyana, calon Wakil Gubernur Bali 2024—dari Buleleng.

Putu Agus Suradnyana juga menyadari, jika jalan ke atas sangat indah sekali. Ada farming tourism juga, katanya, sehingga sangat layak dibangun. “Sambil jalan, sambil lihat sawah-sawah sampai ke Wanagiri. Ini nanti ke depan harus dibangun dengan benar. Sehinggaa pariwisata, tidak merusak apa yang menjadi ciri dari Buleleng,” lanjutnya dengan mantap, yakin, dan siap membangun jika nanti terpilih.

Gde Suardana saat menyapa warga di sela-sela berjoget | Foto: tatkala.co/Son

Tanpa muluk-muluk, jalan tersebut memang layak dibangun. Sekitar 30 persen jalan Tegalinggah-Wanagiri itu mengalami cacat fisik—alias rusak. Apalagi warga sangat sering melewati jalan itu karena berhubungan dengan pekerjaannya—sebagai petani atau pekebun, atau melewati jalan itu menuju Denpasar.

“Memang [jalan] itu dulu pernah digarap sama PUTR [tapi] sampai sekarang belum jadi. Mungkin dananya belum ada. Pesean sudah. Jalan ke sana itu kan untuk pertanian. Ada perkebunan cengkih, kopi di sana, biar jalur itu bisa lancar…” kata Mas Daeng.

Ia juga sempat curhat, sekitar tahun 2017-2018 pernah terjungkal waktu turun dari Wanagiri, ia terjatuh dan luka—walaupun enggak parah. Tapi lumayan sakit. Dan tentang pilihan, siapa pun yang terpilih, semoga rintihan hati, batin—dan pengalaman Mas Daeng dapat dipulihkan oleh Gubernur yang baru.

Dan, untuk pasangan De Gadjah-Suradnyana, selamat berjuang. Selamat mengampanyekan ide dan gagasannya dengan penuh semangat…Oke..gassss… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Tags: Gde SuardanakampanyePilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengPutu Agus SuradnyanaSugawa Korry
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Beach Club”: Wisata Elit bagi yang Berduit

Next Post

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails
Next Post
Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co