14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Son Lomri by Son Lomri
October 3, 2024
in Khas
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah

Mas Udin, atau biasa dipanggil Mas Daeng (pakai udeng) sedang asyik berjoget koplo | Foto: tatkala.co/Son

TAK peduli di sampingnya berjoget atau tidak, tersenyum atau cemberut, Mas Udin (49)—atau biasa di panggil Mas Daeng itu, tetap berjoget. Sangat asyik goyang pinggulnya, ke kanan, ke kiri. Poko’e, Oke gass… saat Delvia Colky (24) dan Dea Amanda (19) dari grup Risky Music membawakan lagu Bojo Biduan, Selendang Biru, Lamunan, Sayang, dan Jaran Goyang pada kampanye Pilkada, Rabu, 2 Oktober 2024, sore itu.

Acara itu dilakukan di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dan Mas Daeng sudah ada sejak pukul 16.00 Wita di sana. Di tengah kerumunan massa-rakyat yang berkaos sama dengannya, berwarna biru muda, biru ceria—dengan nama “MULIA PAS 2024” di bagian punggung.

Mas Daeng mengenakan pakaian itu sebagai bentuk dukungan setia pada Putu Agus Suradnyana (PAS), katanya, pasangan dari I Made Muliawan (MULIA). Mereka adalah calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dengan nomor urut 01. Tapi pada hari ini, I Made Muliawan—atau biasa dikenal dengan nama De Gadjah itu—kebetulan tidak hadir, berbagi tugas—kampanye di tempat lain dengan sang wakil.

Delvia Colky (kiri) dan Dea Amanda (kanan) | Foto: tatkala.co/Son

Di sana, di Tegalinggah, Putu Agus Suradnyana didampingi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sugawa Korry dan Gde Suardana, nomor urut 01. Dan ketika suara gendang ketukan 4/4 terdengar pada lagu Bojo Biduan—yang dinyanyikan oleh Delvia dan Dea, sesekali mereka berjoget ria—bersama masyarakat yang hadir. Semuanya asyik-asyikan.

Suradnyana sekilas menyentil saingannya perihal “Sopir dan Kernet”—yang barangkali menyenggol dirinya secara tipis-tipis, terkait posisi. “Kalo Sekarang orang tersebut mendeskriditkan posisi keduanya dan ingin menonjolkan diri sendiri, berarti itu orang yang tidak punya akhlak, tidak punya keinginan bersama, tidak mampu membangun komunikasi bersama..” sentil Suradnyana (PAS) pada kampanye Koster saat kampanye di Pantai Krobokan, Sawan, pada Selasa (1/10/2024) kemarin—yang menyebut “Sudah ada sopir, ngapain cari kernet?” kata Koster yang barangkali, tendensius, setipis tisu dibelah lima menyentil Suradnyana.

Tapi dangdut koplo menyamarkan senggol-senggolan yang dibangkitkan Suradnyana itu. Mereka yang hadir terlelap pada musik dangdut koplo. Musik tersebut benar-benar membangunkan hormon kebahagiaan mereka yang hadir, dan konon, dahulu juga begitu.

Genre Dangdut Koplo—yang awalnya banyak merebak di Jawa Timur sekitar tahun 2000-an itu, pasca Orde Baru—tentunya. Genre ini memang untuk asyik-asyikan sebagaimana sosial-politik pada masa Orba membuat orang-orang tak enjoy. Gawat.

Calon Wakil Gubernur Bali Agus Suradnyana diapit Calon Bupati Buleleng Sugawa Korry dan Calon Wakil Bupati Buleleng Gde Suardana | Foto: tatkala.co/Son

Dan penamaan terhadap koplo sendiri, memang, dihadirkan dengan karakter genre seperti itu, yaitu membuat nge-fly para pendengarnya, seperti sudah minum pil koplo. Sehingga kemudian banyak disukai oleh berbagai macam lapisan sosial dan berbagai macam umur kala itu.

Karena memiliki khasiat sangat baik, mengeluarkan siapa saja yang mendengarnya dari kegilaan sosial (Pasca Orba). Walaupun itu lagunya sedih. Gendang membuat orang menjadi koplo. Gembira, dan tak hanya dulu, tapi juga sekarang, di Tegalinggah.

Dan barangkali, Suradnyana cukup berhasil dalam menggoyangkan masyarakat dengan menggaet biduan itu, tentu—untuk mencairkan suasana Pilkada ini agar tak ada yang melakukan kegaduhan di masyarakat walaupun beda pilihan, agar tak ricuh—agar tetap pada garis yang menyenangkan walaupun kerap saling sindir-menyindir tadi—siapa yang paling siap? Hehe….

Tapi itu tak apa. Biasa dalam dunia perpolitikan—dan memang harus begitu, semeton. Gak boleh enggak. Pilkada ini harus juga digoyang saling senggol, terutama terkait ide dan gagasan, yaa… bukan sentimentil. Hihi..

Artinya, harus dengan cara yang dibenarkan secara hukum dan HAM.. maksudnya, gak boleh saling sundul, saling cubit, apalagi saling samack down. Tapi—sejauh ini, astungkara belum ada, dan semoga tidak ada!

Suasana keramaian kampanye calon Wakil Gubernur Bali nomor urut 01 | Foto: tatkala.co/Son

Intinya harus pakai program-program kerja yang membawa Bali ini lebih maju untuk lima tahun ke depan, dan yang paling penting, realistis. Tepat sasaran, dan tentu ramah lingkungan.

Tapi, apakah cara Suradnyana ini akan berhasil membawa masyarakat—untuk memilihnya sampai hari pencoblosan tiba, setelah dikoploin dangdut? Hmmm…mari kita tanya Mas Udin..Hehe..

“Saya di sini sejak jam 4. Saya percaya dengan Pak Agus..” kata Mas Udin, dengan penuh mantap akan mencoblos setelah berjoget. “Semoga Pak Agus bisa naik. Soalnya, kan, masih ada hutang jalan dia [Suradnyana saat menjabat Bupati Buleleng]. Nanti mau dilanjutkan aspalnya dari Bukit Sari sampai Asah Gobleg [menanggapi kampanye Suradnyana di atas panggung]..” lanjut Mas Udin.

Di Tegalinggah, Suradnyana (PAS) memang berjanji akan menuntaskan proyek jalan yang sempat tertunda ketika dirinya masih menjabat sebagai bupati Buleleng. “Nanti saya serahkan kepada Bapak Sugawa Korry [koalisinya] jika terpilih sebagai Bupati Buleleng. Dukung kami. Sehingga nanti, dananya bisa kami alokasikan dari pemerintah kabupaten..” kata Suradnyana, calon Wakil Gubernur Bali 2024—dari Buleleng.

Putu Agus Suradnyana juga menyadari, jika jalan ke atas sangat indah sekali. Ada farming tourism juga, katanya, sehingga sangat layak dibangun. “Sambil jalan, sambil lihat sawah-sawah sampai ke Wanagiri. Ini nanti ke depan harus dibangun dengan benar. Sehinggaa pariwisata, tidak merusak apa yang menjadi ciri dari Buleleng,” lanjutnya dengan mantap, yakin, dan siap membangun jika nanti terpilih.

Gde Suardana saat menyapa warga di sela-sela berjoget | Foto: tatkala.co/Son

Tanpa muluk-muluk, jalan tersebut memang layak dibangun. Sekitar 30 persen jalan Tegalinggah-Wanagiri itu mengalami cacat fisik—alias rusak. Apalagi warga sangat sering melewati jalan itu karena berhubungan dengan pekerjaannya—sebagai petani atau pekebun, atau melewati jalan itu menuju Denpasar.

“Memang [jalan] itu dulu pernah digarap sama PUTR [tapi] sampai sekarang belum jadi. Mungkin dananya belum ada. Pesean sudah. Jalan ke sana itu kan untuk pertanian. Ada perkebunan cengkih, kopi di sana, biar jalur itu bisa lancar…” kata Mas Daeng.

Ia juga sempat curhat, sekitar tahun 2017-2018 pernah terjungkal waktu turun dari Wanagiri, ia terjatuh dan luka—walaupun enggak parah. Tapi lumayan sakit. Dan tentang pilihan, siapa pun yang terpilih, semoga rintihan hati, batin—dan pengalaman Mas Daeng dapat dipulihkan oleh Gubernur yang baru.

Dan, untuk pasangan De Gadjah-Suradnyana, selamat berjuang. Selamat mengampanyekan ide dan gagasannya dengan penuh semangat…Oke..gassss… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Tags: Gde SuardanakampanyePilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengPutu Agus SuradnyanaSugawa Korry
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Beach Club”: Wisata Elit bagi yang Berduit

Next Post

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Cak Kartolo, Legenda Hidup Ludruk Jawa Timur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co