23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt

Son Lomri by Son Lomri
October 1, 2024
in Khas
Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt

Tari Sampi Gerumbungan | Foto: tatkala.co/Son

I KADEK DENGANG masih berdiri tegap di tengah terik matahari siang yang menyengat. Topeng Hanoman dipegangnya sangat erat di tangan kanan, sebagaimana para penabuh, teman-temannya, juga melawan panas dan memegang alat musik agaknya berat.

Ya, ia hari ini melakonkan Hanoman—dan teman-temannya mengiringinya musik dalam rangka kampanye Pilkada pada Minggu, 29 September 2024— sambil berdiri.

Acara itu dilakukan di Gedung Serba Guna Banjarasem, Seririt, dalam rangka kampanye Giri-Koster, untuk calon gubernur dan wakil gubernur Bali, juga calon bupati Buleleng Sutjidra dan wakilnya Supriatna. Mereka dari partai merah yang sama, PDI-P sebagai pengusung.

Dan tak sedikit pun Dengang melipir dari panas matahari—dan bayangannya pun masih bertahan di tanah moyangnya, walaupun wajahnya mengkerut tak tahan. Keringat berjatuhan luar biasa, dan tak terbayangkan—bagaimana kostum yang ia pakai memberinya hawa panas pada tubuh. Gerah.

Tapi ia menari dengan sangat lincah—sebagaimana tokoh Hanoman, ia menggeliat melakonkan tokoh itu ketika sang calon sudah datang. Menyambut.

I Kadek Dengang bersama para penabuh | Foto: tatkala.co/Son

Di tengah dupa masih mengeluarkan asap di atas banten, tanda mengaturkan doa kepada Tuhan, asap melayangkan harapan baik kepada para calon pemimpin yang datang, maupun kepada semua orang yang hadir.

Penyambutan, selain dilakukan secara seremonial, tetapi juga sakral. Bahkan sangat sakral. Mantra terus keluar untuk keselamatan dari para pemangku, orang-orang suci.

“Saya bertahan [dari panas] karena saya melihat beliau [calon gubernur yang baru saja dijemputnya] dapat dipercaya. Dan saya berharap, mereka bisa membawa nama Bali dan Buleleng go internasional, khususnya untuk seni. Ya, seni tari, gong kebyar. Intinya kesenian di Bali,” kata I Kadek Dengang, pelakon Hanoman sekaligus pelatih tari dari Komunitas Seni Werdhi Paramitha.

I Kadek Dengang, pemeran Hanoman yang bertugas menyambut calon gubernur dan wakil gubernur | Foto: tatkala.co/Son

Biasanya, kalau di cerita Ramayana, Hanoman memiliki tugas menjemput Dewi Sinta dari Rahwana. Menjemput ke Alengka, dan mengantarkannya ke pelukan Rama. “Tapi di momen ini, saya sebagai Hanoman memiliki tugas mengantarkan [calon] pemimpin untuk menuju kesuksesan dan mengarahkan masyarakat untuk mendukung si calon itu,” lanjutnya Dengang.

Dan apa yang membuatnya bertahan dari panas, juga keringat yang mengocor—membuat gerah, adalah harapan. “Ya, harapan! Untuk Bali lebih maju,” tegas Dengang menyatakan dirinya sangat percaya.

Di acara itu, Koster dan Giri juga tampak bersemangat di tengah lautan manusia penuh usia yang menahan penat sedari jam 11.00 sampai acara selesai. Selain joget-joget menghibur warga—sambil karaokean, mereka, Koster-Giri, beserta dengan calon bupati dan wakil bupati satu koalisi, menghanturkan beberapa program—yang sudah menjadi andalannya.

Seperti, kesehatan gratis, pendidikan gratis—dan tak tanggung-tanggung, dari TK sampai SMA, dan tentu, kata Giri Prasta, calon wakil Koster itu, bahwa anggaran untuk Kabupaten Buleleng akan lebih ngejoss lagi, yaitu 500 miliar dan semua berteriak—menyala wiiiii….

“Jika terpilih, minimal 500 miliar PHR [Pajak Hotel dan Restoran] Kabupaten Badung tyang  [saya] akan berikan kepada kepada Kabupaten Buleleng,” janji Giri Prasta, calon Wakil Gubernur pasangan Wayan Koster.

Suasana kampanye Koster-Giri dan Sutjidra-Supit | Foto: tatkala.co/Son

Janji itu tak hanya berhenti di sana, sebagaimana teriakan “Menyala Wiii..”—jargon Koster-Giri berkumandang panjang dari pendukungnya sambil angkat dua jari dan sedikit jingkrak-jingkrak di kursi. Lebih penting, terkait lahan pertanian sebagaimana di Buleleng banyak menghasilkan hasil bumi; anggur, garam, padi, dan lain sebagainya.

Wayan Koster dan Giri Prasta sangat siap untuk membebaskan beban pajak bangunan kepada warga Buleleng, dan bahkan, “Tyang mewakafkan diri tyang kepada Buleleng. Tyang jaminannya..” kata Giri Prasta dengan wajah tulus.

Menutup kampanye, Ida Ayu Ketut Devi Ari Apriani (9), Natalia (10), dan Davina (10) sudah stau jam lalu ia menjaga tubuhnya tetap rapi. Make up yang mereka kenakan tak sedikit pun berubah karakternya. Wajahnya dibubuhi keceriaan. Mereka menutup kampanye itu dengan menarikan Sampi Grumbungan dengan sangat lihai.

Tarian itu berasal dari Buleleng, tepatnya dari Banjar Dinas Dangin Pura, Desa Panji—yang diwariskan oleh Gusti Mangku Wija. Dan Devi, Natalia, dan Davina menarikannya dengan sangat teatrikal. Sebagaimana tarian tersebut menceritakan penggembala sapi yang menggembala dengan cara gembira. Sederhana dan bersahaja.

Penari cilik Sampi Gerumbungan: Ida Ayu Ketut Devi Ari Aprianti (tengah), Natalia (kiri), Deviana (kanan) | Foto: tatkala.co/Son

“Menceritakan seorang penggembala sapi, yang sedang mengajak sapi-sapinya bermain, dan agar tidak terlalu jauh perginya. Jadi, ditariannya itu tergambarkan riang-gembira, dari gerakan yang energik, yang powernya bagus—yang gede powernya [untuk menghasilkan gerakan gembira] itu ditekankan pada tarian ini,” kata Ida Ayu Ketut Devi Ari Apriani, pemeran pengatik [penggembala] pada tarian Sampi Gerumbungan, dengan cermat menjelaskan.

Sementara temannya, Natalia dan Davina, memeragakan dirinya sebagai sapi yang ceria. Dan itu, mereka menarikannya dengan baik dan kompak. Sehingga, orang-orang muda hingga tua menepukinya dan sorak apresiasi, dan yang paling penting, mengembalikan pesta demokrasi ini kepada suasana yang menyenangkan—dan mengembalikan pada marwahnya: visi-misi yang realistis.

Setelah acara benar-benar selesai, tetabuhan yang dibunyikan oleh Komunitas Seni Werdhi Paramitha keluar—sambil melakukan yel-yel sangat kompak:

Koster Giri Gubernur Bali
Joss24 Bupati Buleleng
Jeg paten!
Jeg Paten!
Menyala wii…
[T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Tags: Gede SupriatnaNyoman Giri PrastaNyoman SutjidraPilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengWayan Koster
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menonton Thang Long Water Puppet Theatre di Kota Hanoi

Next Post

Tiari Bintang Rilis Album, Kenapa Made Bawa Sempat Jengkel?

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Tiari Bintang Rilis Album, Kenapa Made Bawa Sempat Jengkel?

Tiari Bintang Rilis Album, Kenapa Made Bawa Sempat Jengkel?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co