13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sepuluh Tahun Merayakan Film Pendek Terbaik: Catatan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival

tatkala by tatkala
September 23, 2024
in Panggung
Sepuluh Tahun Merayakan Film Pendek Terbaik: Catatan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival

Minikino Film Week 10 | Awarding & Closing Event di DNA Denpasar | Foto: Minikino

MINIKINO Film Week 10, Bali International Short Film Festival (MFW10) berakhir pada Jumat, 20 September 2024 lalu. Bertempat di Dharma Negara Alaya, MFW10 menutup perhelatannya dengan mengumumkan pemenang kompetisi dan peraih penghargaan film pendek terbaik untuk masing-masing kategori tahun ini.

Rangkaian acara Acara Penganugerahan MFW10 dimulai sejak pukul 15.00 WITA diawali dengan sambutan dari Agung Eko Dhananjaya perwakilan dari BKRAF Denpasar.

“BKRAF Denpasar sangat mengapresiasi upaya Minikino yang konsisten memajukan budaya film, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah global. Kegiatan Minikino telah membuka peluang bagi para pembuat film pendek untuk bersuara dan berkontribusi dalam perkembangan industri kreatif,” sambut Agung Eko Dhananjaya.

Seusai salam hangat tersebut, pembawa acara atas nama Minikino menghaturkan ucapan terimakasih kepada Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2024. Lalu terima kasih juga dihaturkan kepada Lab Indonesiana, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Manajemen Talenta Nasional Bidang Seni Budaya.

Serial workshop untuk remaja, dengan tema berbeda-beda setiap hari di AF Bali, Denpasar | Foto: Minikino

Sambutan dari perwakilan Minikino menegaskan pelaksanaan tentang sub-event MFW Education yang pertama kali digelar tahun ini. Pendidikan anak dan remaja menjadi salah satu sorotan utama tahun ini di Minikino Film Week. “Klub Sinema Remaja adalah inisiatif yang kami mulai, dan harapannya ini bisa terus berlanjut, memberikan ruang bagi para remaja untuk belajar dan berkembang dalam dunia film,” ujar Ahmad Fauzi, manajer riset dan pengembangan Minikino mengawali sambutan dari tim kerja MFW10.

Kemudian perwakilan dari Lab Indonesiana, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Manajemen Talenta Nasional Bidang Seni Budaya, Muhammad Rafly Fahrasul, mengucapkan terima kasih kepada Minikino karena telah menjalin kolaborasi yang luar biasa dengan program Shorts Up tahun ini. Sebagai program inkubasi untuk para pembuat film muda, Shorts Up memilih 16 sineas untuk mengembangkan 8 proyek mereka selama enam bulan.

“Kami memulai Shorts Up sejak bulan Juni di Lombok, dilanjutkan pertemuan daring bulanan, dan sekarang berkumpul di Minikino Film Week. Showcase kemarin sangat luar biasa, membuka banyak peluang baik bagi peserta, mulai dari pendanaan, kerja sama produksi, hingga jaringan, semuanya melebihi ekspektasi kami,” kata Muhammad Rafly Fahrasul, perwakilan dari Lab Indonesiana, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Manajemen Talenta Nasional Bidang Seni Budaya. “Namun, yang paling penting adalah mereka belajar dan mengalami bagaimana mempresentasikan proyek mereka di forum internasional. Kami sangat bangga dengan kalian semua. Desember bukanlah akhir, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan terus mendukung kalian untuk mengangkat reputasi Indonesia di tingkat internasional,” tambahnya.

Salah satu (dari 16 titik) tempat pemutaran film.Lokasi di Studio MarMarHerrz, Gemeh, Denpasar | Foto: Minikino

Salah satu sesi Short Film Market, 100% Bali | Foto: Minikino

Selanjutnya, Fransiska Prihadi, direktur program Minikino mengumumkan hadiah tambahan yang dikumpulkan Minikino dari berbagai jejaring kerjanya sebagai tanggapan atas presentasi Shorts Up Showcase 2024. Hadiah tersebut meliputi dukungan Minikino Studio untuk jasa layanan Bahasa Indonesia-Inggris termasuk subtitles, SDH subtitles untuk Tuli dan gangguan pendengaran, Audio Description Bahasa Indonesia senilai total dua puluh juta rupiah yang diberikan untuk satu-satunya film pendek dokumenter di antara kedelapan proyek film terpilih,  “Your Beautiful Voice” garapan Meracik Sihir, DKI Jakarta) dan “Seratus Ribu” (Desperately Hoping) karya Milkyway Studio (DI Yogyakarta). Selain itu diumumkan juga dukungan tunai dari donatur senilai lima juta rupiah untuk “Your Beautiful Voice”, dukungan tunai senilai masing-masing dua juta rupiah untuk “Bye Bay” garapan Acah Acah Films (Jawa Tengah) dan “Kabar yang Kabur” (Vague) karya Chendooll Imaginations (Nusa Tenggara Barat). 

Dukungan tunai yang berhasil dikumpulkan Minikino untuk mendukung pengembangan proyek film program Shorts Up 2024 ini juga memberikan kesempatan untuk para penonton yang hadir dalam acara Shorts Up Showcase pada Rabu, 18 September 2024 lalu untuk memilih dua Audience Award yang diumumkan langsung saat acara penganugerahan MFW10. Hadiah utama Audience Award Shorts Up 2024 berupa dukungan tunai enam juta rupiah berhasil didapatkan oleh proyek film Nina OTW Ngatta (Nina’s Wheel of Fortune) garapan Aidea Film (Sulawesi Selatan), selain itu Kisahpedia juga menyumbangkan tiga juta rupiah untuk hadiah tambahan Audience Award yang dimenangkan oleh “Kabar yang Kabur” (Vague) karya Chendooll Imaginations (Nusa Tenggara Barat). 

“Dukungan tunai maupun jasa layanan yang berhasil dikumpulkan saat MFW10 ini jelas belum cukup untuk para bibit filmmaker muda dalam program Shorts Up untuk mewujudkan karya film pendek mereka. Namun ini merupakan sebuah harapan untuk dukungan lainnya baik dari para individual, organisasi, maupun pemerintah, untuk mendukung bibit filmmaker muda Indonesia,” ujar Fransiska Prihadi. 

Selanjutnya direktur Festival Edo Wulia menyampaikan laporan dari festival yang telah dilaksanakan selama sembilan hari. Total 195 mata acara pada MFW10 International Short Film Festival dan Short Film Market berhasil diadakan. Tercatat 6205 penonton hadir di 17 lokasi yang tersebar di seluruh pulau Bali, termasuk yang hadir di acara Awarding Event pada tanggal 20 September 2024. Tercatat 280 filmmaker yang terdiri dari 155 filmmaker dari Indonesia serta 125 tamu industri internasional yang datang dari 14 negara. Selain itu ada 234 tamu yang terdiri dari berbagai pelaku industri film pendek. 

“Seluruh aspek sinema, termasuk festival film adalah momen berkumpul untuk merayakan seni dan kemanusiaan. dan keduanya adalah kesatuan dan tidak untuk dipisahkan. Dan film pendek adalah format paling murni dari sinema,” tegas Edo Wulia menutup laporannya.

Pembawa acara pun memulai mengajak satu persatu dewan juri yang hadir di malam penghargaan MFW10 secara berurutan untuk membacakan pemenang dari berbagai kategori. 

Suasana penonton di salah satu sesi Market Screening | Foto: Minikino

Pameran Film Vertikal di Garage Mash Denpasar | Foto: Minikino

Secara berturut-turut, peraih penghargaan International Award untuk masing-masing kategori, antara lain, MFW10 Best Animation Short diraih oleh Sweet Like Lemons (sutradara dan penulis: Jenny Jokela, Inggris & Finlandia, 2023); MFW10 Best Audio Visual Experimental Short diraih oleh Thirteenth Night (sutradara dan penulis: Rachel Song, China, 2023); MFW10 Best Children Short diraih oleh Ferarri (Mein Papa fährt Ferarri) (sutradara dan penulis: Philip Ivancsics, Austria, 2024); MFW10 Best Documentary Short diraih oleh History Is Written At Night (sutradara dan penulis: Alejandro Alonso, Kuba & Prancis, 2024); MFW10 Best Fiction Short diraih oleh Sukoun (Amplified) (sutradara dan penulis: Dina Naser, Jordan, Mesir, dan Palestina, 2023); MFW10 Youth Jury Award diraih oleh This Is Raquel’s Not-so-secret Diary  (sutradara dan penulis: Raquel Agea, Spanyol, 2023); MFW10 Programmer’s Choice diraih oleh A Fermenting Women (sutradara: Priscilla Galvez, penulis: Maisie Jacobson, Canada, 2024). Penghargaan tertinggi, yakni MFW Best Short Film of the Year 2024 jatuh pada karya film pendek yang terinspirasi dari cerita penulis Palestina Anwar Hamed, The Key (sutradara dan penulis: Rakan Mayas, Palestina, Belgia, Qatar, Prancis, 2023). Seluruh pemenang mendapatkan hadiah non-tunai berupa dukungan akomodasi residensi seniman selama dua minggu di Bali yang berlaku selama setahun, serta hadiah tunai lima juta rupiah untuk kategiro MFW Best Short Film of the Year 2024.

Hadiah utama penghargaan dari Raoul Wallenberg Institute Human Rights Film Award 2024 dimenangkan oleh Laut Masih Memakan Daratan (The Swallowing Sea) (sutradara: Afif Fahmi, penulis: Della Kartika, Kabupaten Demak, Indonesia, 2023). Di tahun keempat kerjasama RWI dengan Minikino Film Week, Windi Arini selaku Country Director Indonesia Raoul Wallenberg Institute of Human Rights and Humanitarian Law menyatakan “Malam ini, kita merayakan film yang kuat, Laut Masih Memakan Daratan, yang dengan menyentuh menggambarkan dampak perubahan iklim terhadap masyarakat pesisir. Film ini tidak hanya mengangkat tantangan lingkungan yang mendesak, tetapi juga sejalan dengan misi RWI untuk memperkuat cerita-cerita yang mendorong dialog dan aksi.”

Untuk Begadang Filmmaking Competition 2024 yang terlaksana pada 29-30 Juni 2024 silam, pemenangnya ialah The City Is Calling (sutradara: Syakir Mardhatillah, penulis: Bintang Panglima dan Amar Haikal, Cibubur dan Bogor, 2024) yang mendapatkan hadiah tunai lima juta rupiah dan satu unit LUMIX GH5M2 dengan lensa FS14140. Lalu ada juga Special Jury Mention untuk kategori ini untuk film Kiwo Tengen (sutradara dan penulis: Rizqullah Panggabean (Alias: Rizzcool), Surakarta, 2024). 

Pop-up Sinema di Desa Adat Pagi, Senganan, Tabanan | Foto: Minikino

Sesi Film VR (Virtual Reality) di Desa Adat Pagi, Senganan, Tabanan | Foto: Minikino

Lalu untuk MFW National Competition 2024 yang merupakan penghargaan tertinggi untuk film pendek produksi Indonesia, mendapatkan hadiah tunai lima juta rupiah, hadiah ini dimenangkan oleh Samu The Terrible And His Sin (sutradara dan penulis: Dhiwangkara Seta, Indonesia, 2023) dengan Special Jury Mention untuk filmLaut Masih Memakan Daratan (The Swallowing Sea) (sutradara: Afif Fahmi, penulis: Della Kartika, Kabupaten Demak, Indonesia, 2023) dan Kelompok Penerbang Roh (Arabic Mantra) (sutradara dan penulis: Tunggul Banjaransari, Indonesia, 2023). 

Edo Wulia, Fransiska Prihadi, I Made Suarbawa dan Ursula Tumiwa, direksi MFW10, menutup acara dengan mengumumkan tanggal pelaksanaan Minikino Film Week 11, Bali International Short Film Festival yang jatuh pada tanggal 12-19 September 2025. “Kami harap, semoga energi positif tetap menyelimuti langkah kita bersama membangun ekosistem film pendek, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda besar pemajuan kebudayaan. Sampai jumpa di MFW11 tahun depan,” tambah Made.

Minikino Film Week yang dibuka dengan pemutaran program film pendek, diakhiri dengan pemutaran pemenang Best Short Film of The Year dan juga pemenang Begadang Filmmaking Competition. [T][Rls]

Utopia di Padang Beton dalam Fantasy Is a Concrete Jungle
In the Shadow of the Cypress (2023) dan Post-Traumatic Stress Disorder
Film “2 Kumbang (Bugs)”: Menguak Sisi Gelap Media Sosial, Mulai dari Cara Mudah Mendapatkan Uang, hingga Dampak Buruknya bagi Anak
Black Rain in My Eyes (2023): “Kebohongan” Seorang Penyair kepada Putrinya yang Buta
In the Forest One Thing Can Look Like Another (2023): Yang Tampak dan yang Tak Tampak
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Prodi Ilmu Komunikasi di Era Disrupsi

Next Post

Singaraja Literary Festival dan Kota Pendidikan Tanpa Toko Buku

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

Read moreDetails

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

Read moreDetails

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
0
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

Read moreDetails

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
0
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

Read moreDetails

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
0
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

Read moreDetails

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

Read moreDetails

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

Read moreDetails

Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 4, 2026
0
Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti...

Read moreDetails
Next Post
Singaraja Literary Festival dan Kota Pendidikan Tanpa Toko Buku

Singaraja Literary Festival dan Kota Pendidikan Tanpa Toko Buku

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co