2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Drama “Sri Tanjung”, Asal-Usul Nama Banyuwangi di Taman Bung Karno Singaraja

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 21, 2024
in Panggung
Drama “Sri Tanjung”,  Asal-Usul Nama Banyuwangi di Taman Bung Karno Singaraja

Pementasan Drama Sri Tanjung di Taman Bung Karno Singaraja | Foto: Ist

PANGGUNG Terbuka Singa Ambara Raja di Taman Bung Karno, Singaraja, diisi tampilan seni pertunjukan yang berbeda dari biasanya, Selasa malam, 17 September 2024. Di panggung itu ada drama gong, tapi bukan drama gong seperti biasanya juga.

Drama gong itu bisa dikatakan tampil dengan konsep modern yang digarap secara inovatif. Durasinya 30 menit dengan melibatkan sedikit pemain. Musiknya digital, bahasanya Indonesia.

Drama Gong Modern ini mengangkat kisah legenda nama daerah Banyuwangi. Drama ini merupakan pementasan rekacipta karya Penelitian, Penciptaan, Diseminasi, Seni – Desain (P2DSD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Sebagai pengkarya yaitu Ni Wayan Suratni, S.Sn., M.Sn (Penulis Naskah & Sutradara), Ni Wayan Iriani, SST., M.Si (Penata Rias dan Busana) dan Made Ayu Desiari,SSn., M.Sn. (Penata Gerak). Pendukung : I Wayan Agun Adi Putra (Musik Aranger).

Sebagai mahasiwa pendamping, Dewa Gede Satya Adi Maha Utamia dan Kadek Esy Lionita. Lalu, sebagai MITRA adalah Komunitas Seni Manduka Asrama Banjar Tegalbingin, Desa Mas Ubud, Kabupaten Gianyar.

Para penari dalam pementasan drama gong modern di Taman Bung Karno Singaraja | Foto: Ist

“Pementasan Drama Gong Modern ‘Sri Tanjung’ ini dibiayai oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan ISI Denpasar,” kata pengkarya Ni Wayan Suratni.

Drama Gong Sri Tanjung ini mengisahkan, dahulu kala, hiduplah seorang raja bernama Prabu Sulahkromo yang memerintah di Kerajaan Blambangan. Ia memiliki seorang istri yang sangat cantik bernama Sri Tanjung. Kecantikan dan kesetiaan Sri Tanjung membuat Prabu Sulahkromo sangat mencintainya.

Namun, kebahagiaan mereka terganggu oleh kelicikan seorang patih (perdana menteri) yang iri dan menginginkan Sri Tanjung. Patih tersebut menyusun rencana jahat untuk memisahkan mereka. Ia memfitnah Sri Tanjung dengan mengatakan kepada Prabu Sulahkromo bahwa Sri Tanjung tidak setia dan telah berselingkuh.

Prabu Sulahkromo yang termakan oleh hasutan patihnya menjadi sangat marah dan merasa dikhianati. Tanpa memberikan kesempatan kepada Sri Tanjung untuk membela diri, ia memutuskan untuk menghukum mati istrinya.

Sebelum dijatuhkan hukuman mati, Sri Tanjung bersumpah bahwa dirinya tidak bersalah dan meminta Prabu Sulahkromo untuk membuang tubuhnya ke sungai setelah ia mati. Sri Tanjung berkata bahwa jika air sungai itu menjadi harum, itu akan membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Salah satu adegan dalam pementasan Drama Sri Tanjung di Taman Bung Karno Singaraja | Foto: Ist

Setelah Sri Tanjung dibunuh dan tubuhnya dibuang ke sungai, terjadi keajaiban. Air sungai yang semula keruh tiba-tiba menjadi jernih dan memancarkan aroma harum. Prabu Sulahkromo sangat menyesal dan sadar bahwa Sri Tanjung tidak bersalah.

Ia menyesali perbuatannya dan menamakannya Banyuwangi, yang berarti “air yang harum” (dari bahasa Jawa: “Banyu” berarti air dan “Wangi” berarti harum).

“Melalui pementasan drama ini, kami ingin mengungkap asala mula nama daerah Banyuwangi itu,” jelas dosen seni pertunjukan ISI Denpasar itu.

Menurut Suratni, Legenda Banyuwangi mengandung beberapa pesan moral yang bisa dijadikan sesuluh hidup. Yakni, kesetiaan dan kebenaran (Sri Tanjung tetap setia dan jujur meskipun difitnah), keadilan (kebenaran terungkap meskipun terlambat), penyesalan (Prabu Sulahkromo mengalami penyesalan setelah menyadari kesalahannya).

“Cerita asal-asul nama Banyuwangi ini mengajarkan nilai-nilai moral tentang kesetiaan, kebenaran, kejujuran, dan pentingnya untuk tidak mudah percaya pada fitnah tanpa bukti,” ungkap pemain drama gong tradisi Bali ini.

Para pemain berfoto bersama | Foto: Ist

Legenda tersebut telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi lisan masyarakat Banyuwangi dan sering dicerita-ulangkan dalam berbagai bentuk seni dan pertunjukan.

Drama Gong Sri Tanjung ini didukung oleh I Gusti Ngurah Agung Darma Antara (Prabu Sulakromo), Anak Agung Istri Shanti Laksemi Pemayun (Sri Tanjung), I Gusti Ngurah Aguntio (Patih Sidopekso), I Dewa Gede Oka Bisma (Abdi Patih).

Ada I Ketut Gede Adi Saputra (Abdi Patih), I Komang Arthana Nugraha (Dayang Sri Tanjung), I Wayan Gede Aditya Pratita (Abdi Prabu Sulakromo), dan I Kadek Braban Sunarta (Abdi Prabu Sulakromo).

Penari putra putri berperan sebagai penari air dan bunga yang melambangkan keajaiban air sungai yang berbau harum saat mayat Sri Tanjung dibuang ke sungai. Dalam penyajiannya, drama ini dibagi menjadi empat babak yang dikemas dengan begitu padat. [T]

“Prakretaning Dharma Pemaculan”, Potret Ritual dan Problematika Pertanian Bali: Sebuah Pembacaan yang Belum Usai
Drama Tari “Kesempatan Kedua” dari ISI Denpasar di Living World
Catatan Pentas “Maha Wasundari” Intur 2024: Perayaan dan Refleksi Keagungan Bumi
Arja “Alas Langit Peteng”: Manis & Pangus — Catatan TA Mahasiswa Pendidikan Bahasa Bali Undiksha
Ayu Laksmi dan Nyanyian-nyanyian Pemuja Semesta
Tags: banyuwangidrama gongISI Denpasarseni pertunjukan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

In the Shadow of the Cypress (2023) dan Post-Traumatic Stress Disorder

Next Post

Berbincang dengan Gede Joni Suhartawan: Mengenang Sanggar Putih, Sanggar Terkenal di Bali Pada 1980-an

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Berbincang dengan Gede Joni Suhartawan: Mengenang Sanggar Putih, Sanggar Terkenal di Bali Pada 1980-an

Berbincang dengan Gede Joni Suhartawan: Mengenang Sanggar Putih, Sanggar Terkenal di Bali Pada 1980-an

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co