3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pura Bandesa Kubayan Batur, Jejak Kepemimpinan Kubayan di Desa Adat Batur

tatkala by tatkala
July 10, 2024
in Budaya
Pura Bandesa Kubayan Batur, Jejak Kepemimpinan Kubayan di Desa Adat Batur

PURA Bandesa Kubayan Batur di Banjar Kerta Budi, Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli diplaspas

PURA Bandesa Kubayan Batur di Banjar Kerta Budi, Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli adalah pura kawitan (pemujaan klan) dari Bandesa Kubayan Batur. Pada Buda Pon Watugunung, Rabu, 10 Juli 2024, di pura itu digelar upacara melaspas dan ngenteg linggih.

Upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih merupakan upacara peresmian pura setelah proses renovasi pura yang berlangsung sejak tahun 2022 silam rampung.

Manggala Prawartaka Karya, Guru Nengah Santika, di sela-sela upacara mengatakan bahwa pura yang terletak di Banjar Kerta Budi, Desa Batur Selatan, Kintamani Bangli tersebut merupakan pura kawitan (pemujaan klan) dari Bandesa Kubayan Batur. Renovasi telah diprogram sejak tahun 2020-an silam, tetapi karena Covid-19 rencana diundur hingga tahun 2022.

“Melalui sebuah paruman pada sekitar bulan Mei 2022, akhirnya kami sepakat untuk gotong royong, ngayah, melaksanakan renovasi pura dan akhirnya bisa rampung pada bulan Juni 2024 ini, dilanjutkan dengan proses mlaspas dan ngenteg linggih pada Rabu, 10 Juli 2024 atau pada Buda Pon Watugunung Pananggal ke-4 Sasih Kasa i Saka 1946. Upacara turut diupasaksi oleh Sang Maraga Desa (pimpinan-pimpinan adat, red) di Desa Adat Batur,” katanya  yang juga seorang Bali Rama Desa Adat Batur tersebut.

Persiapan upacara mlaspas dan ngenteg linggih dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2024 yang diawali dengan makarya (membuat) tetaring. Selanjutnya, pada tanggal 4 Juli 2024 dilaksanakan matur piuning (pemberitahuan) ke Sang Maraga Desa (Pamucuk/Pemimpin Desa Adat Batur, red), serta sulinggih. Keesokan harinya dilaksanakan ritual nunas toya anyar, maceniga, serta ngolah wewalungan.

“Pada Jumat, 6 Juli 2024 dilaksanakan ritual nunas tirta di Pura Perapen Pingit dan Pura Jati Batur, upacara macaru, netegang, ngingsah, dan mabanten bucu,” kata Petajuh Desa Adat Batur ini.

PURA Bandesa Kubayan Batur di Banjar Kerta Budi, Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli

Dua hari selanjutnya, yakni pada 7 Juli 2024 dilaksanakan upacara nunas tirta kakuluh ke parhyangan-parhyangan (pura) terkait, seperti Pura Besakih, Pura Ulun Danu Batur, Pura Luhur Lempuyang, dll; macaru rsigana; serta mapiuning ke pura-pura terkait.

Keesokan harinya dilaksanakan acara pengambilan pratima, pangulem, pamendak, dan sebagainya. Kemudian, pada 9 Juli 2024 dilaksanakan upacara Mendak Bhatara Kawitan, Sang Hyang Ibu, Dewa Hyang serta ngajum padagingan. “Ritual pamendak dilakukan di tiga tempat, yakni Pura Dalem Batur Let di bekas Desa Batur sebelum erupsi tahun 1926, Pura Dalem Gede Desa Adat Batur, serta di merajan salah satu krama yang menjadi tempat penyimpanan sementara duwe-duwe Pura Bandesa Kubayan Batur selama proses renovasi,” jelasnya.

Pada tanggal 10 Juli 2024 dilaksanakan puncak karya yang dilanjutkan nyejer sampai tanggal 13 Juli 2024. “Tanggal 12 Juli 2024 akan dilaksanakan  Nyegara Gunung ring Segara dan tanggal 13 Juli 2024 dilaksanakan upacara maprani dan masineb,” terangnya.

Terkait Kubayan Batur

Sementara itu, Kelian Pura Bandesa Kubayan Batur, Guru Wayan Kridit, menuturkan keberadaan Pura Bandesa Kubayan Batur. Menurutnya, Pura Bandesa Kubayan Batur terkait dengan keberadaan leluhurnya yang sempat menjabat sebagai kubayan [kabayan] di Desa Adat Batur. Kubayan sendiri merupakan pemimpin desa adat pada masa kuno di desa-desa Bali kuno yang menganut sistem ulu-apad.

“Panglingsir (leluhur, red) kami konon dahulu kala pernah menjabat sebagai kubayan di Desa Batur yang mungkin dapat disepadankan dengan seorang bandesa saat ini. Sekarang jabatan kubayan di Desa Adat Batur memang sudah tidak ada, yang kini dipimpin oleh Jero Gede sebagai pamucuk desa,” kata Guru Kridit.

Namun demikian, meskipun tidak lengkap sistem ulu-apad masih eksis di Batur hingga saat ini. Sistem ulu-apad yang masih digunakan oleh Desa Adat Batur adalah Jero Kraman Bali Rama. “Saat ini dari keluarga kami pasti selalu ada yang duduk sebagai Bali Rama Bedanginan di Desa Adat Batur, yang kalau masih ada Jero Kubayan, kemungkinannya berpeluang mengisi jabatan Jero Kubayan Tengen atau Mucuk,” kata tokoh yang juga Jero Bali Rama di Desa Adat Batur.

Ciri lain dari jejak leluhurnya yang pernah menjabat sebagai Jero Kubayan di Desa Adat Batur adalah keberadaan Palinggih Sang Hyang Ibu. Palinggih atau bangunan suci ini terbilang unik yang bentuknya berupa bebaturan dengan rong dua (dua ruang). Konon, hanya keluarga-keluarga yang pernah menjadi Jero Kubayan sajalah yang memiliki palinggih tersebut. “Menurut tetua, ketika seorang menjabat Jero Kubayan meninggal, maka setelah meninggal dan disucikan akan disebut Sang Hyang Ibu. Kalau seorang Jero Gede Batur maka setelah meninggal dan disucikan akan disebut Bhatara Hyang, sementara apabila warga umumnya akan disebut Dewa Hyang,” jelasnya.

Selain itu, di Pura Bandesa Kubayan Batur juga terdapat Palinggih Ida I Ratu Gede Gunung Agung. Oleh karena itu pulalah keluarga Guru Kridit mendapatkan pekarangan tempat suci yang strategis di timur laut Pura Ulun Danu Batur. “Menurut surat keterangan bertanggal 4 Juni 1980 yang dikeluarkan oleh Jero Gede Batur Makalihan serta diketahui oleh ketiga Perbekel Desa Batur Utara, Desa Batur Selatan, dan Desa Batur Tengah, bahwa sebelumnya leluhur kami memiliki amongan (tanggung jawab) panyungsungan Palinggih Ida I Ratu Gede Gunung Agung yang pada tahun 1965 dibongkar untuk perluasan pura. Letaknya di sekitar Pura Puseh Desa Adat Batur sekarang.

Oleh karena itulah Desa Adat kemudian memberikan tanah pengganti di luar oagar pura seluas 7×13 cm,” jelasnya. Saat ini Pura Bandesa Kubayan Batur disungsung oleh sekitar 113 kepala keluarga. Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir juga telah terjejak beberapa keluarga yang tersebar di luar Desa Adat Batur, antara lain di Desa Timuhun dan Guliang Kangin. “Ada juga yang konon katanya masih memiliki kekerabatan dengan kami berasal dari Desa Buahan, Kintamani. Namun, semua itu memang masih belum jelas, karena mereka kebanyakan mendapat petunjuk melalui peristiwa niskala,” kata Guru Kridit. [T][Rls]

Suryasangkala Pura Dalem Dukuh, Mengwitani, Badung: Kemasan Angka dalam Rupa
DANA ABADI PURA — PERINTAH MPU KUTURAN | Catatan Harian Sugi Lanus
Seniman Padangtegal Ngayah Melukis Kober Dewata Nawa Sanga di Pura Penataran Keloncing, Padangtegal, Ubud
Meresapi Kedamaian dari Pura Bukit Mentik di Punggung Gunung Batur
Kuliah Kerja Nangkil: Perjalanan ke Pura Base, Melewati Sungai dan Hutan Tangkil
Mahasiswa Inbound Unud Mengeksplor Kawasan Pura Besakih dengan Modul Kebhinekaan
Tags: BangliKintamaniPURA Bandesa Kubayan Batur di Banjar Kerta Budi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Nyata dan (Sedikit) Imajinasi

Next Post

Cakepung dari Karangasem: Teater Bertutur, Akulturasi Budaya Bali, Jawa dan Lombok

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Cakepung dari Karangasem: Teater Bertutur, Akulturasi Budaya Bali, Jawa dan Lombok

Cakepung dari Karangasem: Teater Bertutur, Akulturasi Budaya Bali, Jawa dan Lombok

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co