24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Angga Wijaya by Angga Wijaya
May 2, 2024
in Khas
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Tim dan pengurus Yayasan Bali Bersama Bisa dalam berbagai kegiatan. (Foto: Dokumentasi Yayasan Bali Bersama Bisa).

DI TENGAH maraknya kasus bunuh diri di Bali, Yayasan Bali Bersama Bisa hadir dengan layanan pencegahan bunuh diri dan kesehatan mental. Didirikan pada tahun 2021, BISAHelpline terinspirasi dari kisah pilu seorang ekspatriat bernama Lisa yang meninggal karena bunuh diri di Bali.

Ketua Yayasan Bali Bersama Bisa, I Wayan Eka Sunya Antara, mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka bunuh diri di Bali, yang diperparah dengan dampak pandemi COVID-19 terhadap kesehatan mental masyarakat.

“Kami mendirikan BISAHelpline dengan tujuan untuk membantu mereka yang berjuang dengan pikiran dan perasaan bunuh diri, serta memberikan layanan kesehatan mental yang mudah diakses bagi masyarakat Bali,” ujar pria yang akrab disapa Bimbim ini.

BISAHelpline menawarkan berbagai layanan untuk membantu mereka yang berjuang dengan pikiran dan perasaan bunuh diri, antara lain hotline telepon, layanan 24/7 yang dapat dihubungi di nomor 0811-111-0-811. Selain itu, terdapat juga layanan chat online, tersedia melalui WhatsApp di nomor yang sama dengan hotline telepon.

“Bagi yang membutuhkan pendampingan lebih intensif, BISAHelpline menyediakan konseling tatap muka dengan tim psikolog dan psikiater terlatih. BISAHelpline aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri melalui berbagai program dan kegiatan,” jelas Bimbim, Rabu (1/5/2024) di Badung, Bali.

Tim dan pengurus Yayasan Bali Bersama Bisa dalam berbagai kegiatan | Foto: Dokumentasi Yayasan Bali Bersama Bisa 

Meskipun terbilang baru, BISAHelpline telah menunjukkan dampak positifnya dalam membantu banyak orang yang mengalami krisis mental. Namun, yayasan ini masih dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, baik dari segi dana maupun tenaga relawan.

“Kami membutuhkan bantuan dari berbagai pihak agar dapat terus memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Bimbim

Manajer Operasional Yayasan Bali Bersama Bisa, Agus Endrawan mengatakan, dalam kurun waktu Oktober 2023 hingga Maret 2024 penelepon yang mengakses layanan BISAHelpline sebanyak 4.785 orang. Penelepon tidak hanya berdomisili di Bali, melainkan juga beberapa kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Bandung, dan Jakarta.

“Dari angka tersebut, pengakses terbanyak pada November 2023 yakni 1769 orang. Keluhan atau masalah yang dihadapi beragam, mulai dari masalah asmara, pekerjaan hingga stres akibat pinjaman online yang tidak mampu terbayar,” ucap Agus.

Dari sana, imbuh dia, ruang atau saluran yang aman untuk masyarakat mengungkapkan beban yang dirasakan perlu lebih banyak dibuat tidak hanya oleh pemerintah tapi juga oleh masyarakat itu sendiri dengan mulai gencarnya isu kesehatan mental dibicarakan secara terbuka.

“Terlebih lagi, kehidupan masyarakat saat ini mengarah pada individualisme, orang lebih menganggap penting aktif di dunia maya atau internet ketimbang mengobrol dengan keluarga atau sahabat,” sebut Agus.

Akibatnya, kata dia, orang menjadi lebih rentan untuk melakukan tindakan bunuh diri karena merasa tidak ada lagi peduli padanya. Terlebih lagi bagi mereka yang mempunyai kecenderungan memiliki penyakit mental seperti gangguan cemas, depresi, bipolar, atau juga skizofrenia.

“Bunuh diri adalah masalah serius yang dapat menimpa siapa saja. Dengan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan menyediakan akses yang mudah terhadap layanan bantuan, kita dapat bekerja sama untuk mencegah bunuh diri dan menyelamatkan nyawa,” tukas Agus.

Perawatan Kesehatan Mental

Terbaru, Yayasan Bali Bersama Bisa (BBB) membentuk Mental Health Care atau layanan perawatan kesehatan mental yang terbuka bagi semua elemen masyarakat tanpa memandang suku, agama, maupun ras antar-golongan.

Berlokasi di Jalan I Wayan Gentuh X Nomor 8, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, BBB Mental Health Care menawarkan berbagai layanan kesehatan mental, antara lain asesmen awal untuk mengetahui kondisi dan keadaan setiap klien.

Selanjutnya, rehabilitasi rawat jalan selama 28 hari. Program ini sebagai pemulihan yang komprehensif dengan melibatkan psikiater, konselor, psikolog, yang juga memberikan edukasi tentang kesehatan mental.

“Kami juga membuka layanan konseling, baik secara individual dan kelompok untuk membantu klien mengatasi berbagai masalah mental. Juga, kelompok dukungan sebaya untuk membantu klien membangun koneksi dengan orang lain yang memiliki pengalaman serupa,” pungkas I Wayan Eka Sunya Antara (Bimbim).

Ketua Yayasan Bali Bersama Bisa ini mengatakan bahwa yayasan ini didirikan dengan tujuan untuk membantu masyarakat Bali yang mengalami masalah kesehatan mental, khususnya mereka yang berasal dari kalangan marjinal dan kurang mampu.

“Kami ingin memberikan akses yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat Bali untuk mendapatkan layanan kesehatan mental yang berkualitas,” ujar Bimbim.

Tim dan pengurus Yayasan Bali Bersama Bisa dalam berbagai kegiatan | Foto: Dokumentasi Yayasan Bali Bersama Bisa

Seluruh layanan yang ditawarkan oleh BBB Mental Health Care tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis untuk semua masyarakat Bali. Biaya operasional yayasan ini ditopang oleh donasi dari berbagai pihak.

Bimbim berharap dengan dibukanya layanan ini, masyarakat Bali semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental. “Masalah kesehatan mental tidak boleh diabaikan. Semakin cepat kita mencari bantuan, semakin cepat pula kita bisa pulih,” ujarnya.

Bimbim menjelaskan, layanan kesehatan mental gratis ini ditujukan tidak hanya bagi mereka yang memiliki gangguan mental, seperti gangguan cemas, depresi, bipolar, skizofrenia, dan lainnya.  “Kami juga membuka diri bagi warga masyarakat yang memiliki kecanduan terhadap obat-obatan terlarang, alkohol, bahkan juga kecanduan judi online yang berdampak buruk bagi individu maupun keluarga,” ucapnya. [T]

Pendekatan untuk Menambah Imun Kesehatan Mental dan Jiwa Kita
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Remaja, Mental Illness, dan Cara Menghindarinya
Tags: kesehatan mental
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Next Post

Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Melihat Realitas Pendidikan Lebih Dekat dan Nyata

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Melihat Realitas Pendidikan Lebih Dekat dan Nyata

Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Melihat Realitas Pendidikan Lebih Dekat dan Nyata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co