24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
May 1, 2024
in Khas
Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Perayaan Hari Puisi di SDN 5 Les, Tejakula

Kecewa, Hampir

“Mohon maaf, Dik, setelah kami diskusikan, sepertinya tidak boleh menempel di dinding nggih.”

Kira-kira seperti itu pesan yang saya dapatkan ketika sedang bersiap mengemas materi pameran hari pertama di salah satu sudut lantai dua Kampus Bawah Undiksha Singaraja.

Saya dan teman-teman dari Komunitas Cemara Angin, komunitas kecil yang terhimpun dari orang-orang kecil di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah kala itu sedang membuat perhelatan kecil berupa Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi yang kami kemas dalam tajuk “Jelang Malam”.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam Malam Apresiasi Sastra guna memperingati Hari Puisi Nasional. Dalam pameran tersebut kami memasang materi-materi seputar puisi dan cerita pendek dari penyair tersohor seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Putu Sahadewa, Seno Gumira Ajidarma, sampai puisi-puisi sederhana buatan anak-anak Cemara Angin. Selain itu, ada pula lapak buku dan musik dari media @menjadimanusiabahasa, serta dokumentasi perjalanan jurusan kami dari masa ke masa.

Tujuannya sederhana, yakni membuat hubungan antara dosen dan mahasiswa bukan hanya hubungan akademis, tapi juga hubungan yang humanis. Kekeluargaan.

Menempel di kamar mandi adalah salah satu cara kami memampang puisi dan cerita pendek dengan maksud mudah dibaca. Narasinya sebagai berikut:

“Kampus ini sudah terlalu banyak kata-kata akademis, retorika, dan hal-hal ilmiah lainnya. Komunitas Cemara Angin ingin hadir sebagai anomali melalui kegiatan “Jelang Malam” yang di dalamnya terdapat Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi.  Pameran ini bukanlah tempat untuk kata-kata hebat, atau syair-syair pelipur lara, tapi kata-kata dan hanya kata-kata.”

Pameran di Kampus Bawah, Undiksha | Foto: Dok

“Seringkali kamar mandi menjadi tempat yang tabu untuk dijamah dan dibicarakan ke publik. Padahal kamar mandi adalah tempat bersih dan pembersihan, kamar mandi adalah tempat menemukan ide-ide kreatif atau kamar mandi menjadi studio musik. Selain itu, kamar mandi selalu dikunjungi orang, sehingga sastra dapat dibaca dan dekat dengan siapapun. Dengan rasional tersebut, tidak salah kiranya memilih “Kamar Mandi” sebagai tempat pameran.”

Dengan alasan tertentu, diskusi alot, dan gorengan yang belum habis kami makan. Sedikit berat hati, kami menerima bahwa pameran yang mestinya berlanjut dua hari kedepan, kami tutup. Instalasi dibongkar, puisi-puisi kami tarik, dan sisa-sisanya kami dokumentasikan. Kami pulang dengan kecewa, hampir.

Cerita di Desa Les

Kenapa hampir? Ya, ternyata pameran dan perayaan yang kami rancang diminta dibawa ke Desa Les, di Kecamatan Tejakula, Buleleng, serangkaian kegiata Bakti Sosial yang digawangi ormawa-ormawa resmi di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha.

Pameran kami di Undiksha seharusnya tanggal 25-27 April dan dihilir dengan Malam Apresiasi Sastra tanggal 28 April 2024. Tapi, pameran hanya bisa dilakukan tanggal 25 April saja, dan pindah ke Desa Les tanggal 27 April. Jadi, ada waktu sehari saja, yakni tanggal 26 April, untuk membuat ulang materi pameran karena di Desa Les sasarannya anak SD. Ini cukup membuat saya dan teman-teman merasa tertantang. Ini hal baru, semuanya baru bagi kami yang tidak pernah berpameran. Menulis pun jarang.

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, saya mengajak teman-teman komunitas untuk segera move on dan datang ke kampus mengerjakan materi. Maksud hati mengatasi kegundahan meraka, saya awali pertemuan dengan karaoke bersama menggunakan proyektor besar di sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan. Sekretariat tersebut dipenuhi spanduk-spanduk bekas program kerja himpunan, saya mengambilnya satu dan menjadikannya alas bermain dengkleng. “Kita buat pameran interaktif, ajak anak-anak itu meplalian saja,” ujar saya kala itu.

Coretan lukisan anak-anak di SDN 5 Les, Tejakula | Foto: Dok

Sementara saya dan dua teman membuat dengkleng, ada perempuan-perempuan yang menulis kata-kata untuk pameran mini di SD yang kami belum ketahui rupa dan siswanya. Kurang lebih pukul sepuluh malam, materi telah rampung. Di antaranya kami membawa dengkleng, puisi bergambar, buku, musik (kaset pita), wayang, dan seperangkat permainan pembelajaran bahasa. Kami siap berangkat dan menginap sehari sesuai rencana acara Bakti Sosial tersebut.

Pukul 04:00 dini hari, alarm saya berbunyi, artinya sebentar lagi harus ke kampus dan berangkat menuju Desa Les yang sama sekali belum pernah saya jamah, sayangnya saya belum mengemas barang bawaan menginap. Saya berkumpul kemudian berangkat bersama pukul 06:00 WITA dengan astrea merah kebanggan sembari membawa walkman lengkap kaset pitanya untuk menunjang lapak buku dan musik saya.

Pukul 09:05 WITA, pembukaan acara belum kunjung mulai, sementara anak-anak SDN 5 Les harus pulang pukul 11:00. Sebetulnya sudah ada kegiatan pengajaran, namun hanya terfokus di kelas 5, sementara kelas lain tidak berkegiatan. Pukul 09:30 kegiatan tak kunjung dibuka, namun anak-anak SD itu terus penasaran dan bertanya kepada saya. Akhirnya saya bawa materi-materi kemarin malam, saya taruh di depan UKS, di bawah pohon cemara.

Seorang siswa SDN 5 Les menunjukkan lukisannya | Foto: Dok

1001 Cerita itu dimulai dari sini. Dengkleng saya taruh di lapangan, depan UKS saya dan teman-teman hias dengan tempelan kutipan-kutipan puisi dan kata-kata, di lantai saya gelar lapak buku bacaan, bale bengong saya minta salah seorang teman mendongeng, dan di jalan depan kolam saya pampang permainan mencari kata serta lukisan pohon yang tidak berisi daun (mereka yang mengisi daunnya kemudian dengan cap jempol).

Ah, senangnya. Anak-anak itu seperti orang kehausan, haus bacaan, haus interaksi. Yang saya ingat, Sintya, siswi kelas dua yang belum lancar membaca, dan meminta saya untuk mendongengkannya. Kemudian, Riski dan teman-temannya, siswa kelas dua juga yang kepo sekali dengan buku-buku.

Ah iya, ada juga beberapa kelas satu yang sibuk mencari batu untuk bermain dengkleng. Kelas enam yang habis ujian praktik juga turut menghampiri. Namun, satu yang membuat saya penasaran tujuh keliling adalah anak berbaju kuning. Anak itu sibuk membaca, saya tanya tidak menyahut, saya kasi hadiah, tidak digubris, sepertinya dia telah hanyut dalam kisah Hanoman yang hilang itu. [T]

Teater Kampus Seribu Jendela Undiksha Bawa “Jero Ketut” ke Hari Teater Sedunia di Surakarta
Lomba Musikalisasi Puisi Dies Natalis Undiksha: FBS dan FE Baik, FHIS Mengejutkan
Membidik Peristiwa Menelisik Makna – Catatan Lomba Puisi Festra Basindo Undiksha
Tags: Desa LesHari Puisi IndonesiaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Next Post

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co