23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
May 1, 2024
in Khas
Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Perayaan Hari Puisi di SDN 5 Les, Tejakula

Kecewa, Hampir

“Mohon maaf, Dik, setelah kami diskusikan, sepertinya tidak boleh menempel di dinding nggih.”

Kira-kira seperti itu pesan yang saya dapatkan ketika sedang bersiap mengemas materi pameran hari pertama di salah satu sudut lantai dua Kampus Bawah Undiksha Singaraja.

Saya dan teman-teman dari Komunitas Cemara Angin, komunitas kecil yang terhimpun dari orang-orang kecil di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah kala itu sedang membuat perhelatan kecil berupa Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi yang kami kemas dalam tajuk “Jelang Malam”.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam Malam Apresiasi Sastra guna memperingati Hari Puisi Nasional. Dalam pameran tersebut kami memasang materi-materi seputar puisi dan cerita pendek dari penyair tersohor seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Putu Sahadewa, Seno Gumira Ajidarma, sampai puisi-puisi sederhana buatan anak-anak Cemara Angin. Selain itu, ada pula lapak buku dan musik dari media @menjadimanusiabahasa, serta dokumentasi perjalanan jurusan kami dari masa ke masa.

Tujuannya sederhana, yakni membuat hubungan antara dosen dan mahasiswa bukan hanya hubungan akademis, tapi juga hubungan yang humanis. Kekeluargaan.

Menempel di kamar mandi adalah salah satu cara kami memampang puisi dan cerita pendek dengan maksud mudah dibaca. Narasinya sebagai berikut:

“Kampus ini sudah terlalu banyak kata-kata akademis, retorika, dan hal-hal ilmiah lainnya. Komunitas Cemara Angin ingin hadir sebagai anomali melalui kegiatan “Jelang Malam” yang di dalamnya terdapat Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi.  Pameran ini bukanlah tempat untuk kata-kata hebat, atau syair-syair pelipur lara, tapi kata-kata dan hanya kata-kata.”

Pameran di Kampus Bawah, Undiksha | Foto: Dok

“Seringkali kamar mandi menjadi tempat yang tabu untuk dijamah dan dibicarakan ke publik. Padahal kamar mandi adalah tempat bersih dan pembersihan, kamar mandi adalah tempat menemukan ide-ide kreatif atau kamar mandi menjadi studio musik. Selain itu, kamar mandi selalu dikunjungi orang, sehingga sastra dapat dibaca dan dekat dengan siapapun. Dengan rasional tersebut, tidak salah kiranya memilih “Kamar Mandi” sebagai tempat pameran.”

Dengan alasan tertentu, diskusi alot, dan gorengan yang belum habis kami makan. Sedikit berat hati, kami menerima bahwa pameran yang mestinya berlanjut dua hari kedepan, kami tutup. Instalasi dibongkar, puisi-puisi kami tarik, dan sisa-sisanya kami dokumentasikan. Kami pulang dengan kecewa, hampir.

Cerita di Desa Les

Kenapa hampir? Ya, ternyata pameran dan perayaan yang kami rancang diminta dibawa ke Desa Les, di Kecamatan Tejakula, Buleleng, serangkaian kegiata Bakti Sosial yang digawangi ormawa-ormawa resmi di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha.

Pameran kami di Undiksha seharusnya tanggal 25-27 April dan dihilir dengan Malam Apresiasi Sastra tanggal 28 April 2024. Tapi, pameran hanya bisa dilakukan tanggal 25 April saja, dan pindah ke Desa Les tanggal 27 April. Jadi, ada waktu sehari saja, yakni tanggal 26 April, untuk membuat ulang materi pameran karena di Desa Les sasarannya anak SD. Ini cukup membuat saya dan teman-teman merasa tertantang. Ini hal baru, semuanya baru bagi kami yang tidak pernah berpameran. Menulis pun jarang.

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, saya mengajak teman-teman komunitas untuk segera move on dan datang ke kampus mengerjakan materi. Maksud hati mengatasi kegundahan meraka, saya awali pertemuan dengan karaoke bersama menggunakan proyektor besar di sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan. Sekretariat tersebut dipenuhi spanduk-spanduk bekas program kerja himpunan, saya mengambilnya satu dan menjadikannya alas bermain dengkleng. “Kita buat pameran interaktif, ajak anak-anak itu meplalian saja,” ujar saya kala itu.

Coretan lukisan anak-anak di SDN 5 Les, Tejakula | Foto: Dok

Sementara saya dan dua teman membuat dengkleng, ada perempuan-perempuan yang menulis kata-kata untuk pameran mini di SD yang kami belum ketahui rupa dan siswanya. Kurang lebih pukul sepuluh malam, materi telah rampung. Di antaranya kami membawa dengkleng, puisi bergambar, buku, musik (kaset pita), wayang, dan seperangkat permainan pembelajaran bahasa. Kami siap berangkat dan menginap sehari sesuai rencana acara Bakti Sosial tersebut.

Pukul 04:00 dini hari, alarm saya berbunyi, artinya sebentar lagi harus ke kampus dan berangkat menuju Desa Les yang sama sekali belum pernah saya jamah, sayangnya saya belum mengemas barang bawaan menginap. Saya berkumpul kemudian berangkat bersama pukul 06:00 WITA dengan astrea merah kebanggan sembari membawa walkman lengkap kaset pitanya untuk menunjang lapak buku dan musik saya.

Pukul 09:05 WITA, pembukaan acara belum kunjung mulai, sementara anak-anak SDN 5 Les harus pulang pukul 11:00. Sebetulnya sudah ada kegiatan pengajaran, namun hanya terfokus di kelas 5, sementara kelas lain tidak berkegiatan. Pukul 09:30 kegiatan tak kunjung dibuka, namun anak-anak SD itu terus penasaran dan bertanya kepada saya. Akhirnya saya bawa materi-materi kemarin malam, saya taruh di depan UKS, di bawah pohon cemara.

Seorang siswa SDN 5 Les menunjukkan lukisannya | Foto: Dok

1001 Cerita itu dimulai dari sini. Dengkleng saya taruh di lapangan, depan UKS saya dan teman-teman hias dengan tempelan kutipan-kutipan puisi dan kata-kata, di lantai saya gelar lapak buku bacaan, bale bengong saya minta salah seorang teman mendongeng, dan di jalan depan kolam saya pampang permainan mencari kata serta lukisan pohon yang tidak berisi daun (mereka yang mengisi daunnya kemudian dengan cap jempol).

Ah, senangnya. Anak-anak itu seperti orang kehausan, haus bacaan, haus interaksi. Yang saya ingat, Sintya, siswi kelas dua yang belum lancar membaca, dan meminta saya untuk mendongengkannya. Kemudian, Riski dan teman-temannya, siswa kelas dua juga yang kepo sekali dengan buku-buku.

Ah iya, ada juga beberapa kelas satu yang sibuk mencari batu untuk bermain dengkleng. Kelas enam yang habis ujian praktik juga turut menghampiri. Namun, satu yang membuat saya penasaran tujuh keliling adalah anak berbaju kuning. Anak itu sibuk membaca, saya tanya tidak menyahut, saya kasi hadiah, tidak digubris, sepertinya dia telah hanyut dalam kisah Hanoman yang hilang itu. [T]

Teater Kampus Seribu Jendela Undiksha Bawa “Jero Ketut” ke Hari Teater Sedunia di Surakarta
Lomba Musikalisasi Puisi Dies Natalis Undiksha: FBS dan FE Baik, FHIS Mengejutkan
Membidik Peristiwa Menelisik Makna – Catatan Lomba Puisi Festra Basindo Undiksha
Tags: Desa LesHari Puisi IndonesiaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Next Post

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co