13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
May 1, 2024
in Khas
Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Perayaan Hari Puisi di SDN 5 Les, Tejakula

Kecewa, Hampir

“Mohon maaf, Dik, setelah kami diskusikan, sepertinya tidak boleh menempel di dinding nggih.”

Kira-kira seperti itu pesan yang saya dapatkan ketika sedang bersiap mengemas materi pameran hari pertama di salah satu sudut lantai dua Kampus Bawah Undiksha Singaraja.

Saya dan teman-teman dari Komunitas Cemara Angin, komunitas kecil yang terhimpun dari orang-orang kecil di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah kala itu sedang membuat perhelatan kecil berupa Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi yang kami kemas dalam tajuk “Jelang Malam”.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam Malam Apresiasi Sastra guna memperingati Hari Puisi Nasional. Dalam pameran tersebut kami memasang materi-materi seputar puisi dan cerita pendek dari penyair tersohor seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Putu Sahadewa, Seno Gumira Ajidarma, sampai puisi-puisi sederhana buatan anak-anak Cemara Angin. Selain itu, ada pula lapak buku dan musik dari media @menjadimanusiabahasa, serta dokumentasi perjalanan jurusan kami dari masa ke masa.

Tujuannya sederhana, yakni membuat hubungan antara dosen dan mahasiswa bukan hanya hubungan akademis, tapi juga hubungan yang humanis. Kekeluargaan.

Menempel di kamar mandi adalah salah satu cara kami memampang puisi dan cerita pendek dengan maksud mudah dibaca. Narasinya sebagai berikut:

“Kampus ini sudah terlalu banyak kata-kata akademis, retorika, dan hal-hal ilmiah lainnya. Komunitas Cemara Angin ingin hadir sebagai anomali melalui kegiatan “Jelang Malam” yang di dalamnya terdapat Pameran Kata-kata dan Puisi Kamar Mandi.  Pameran ini bukanlah tempat untuk kata-kata hebat, atau syair-syair pelipur lara, tapi kata-kata dan hanya kata-kata.”

Pameran di Kampus Bawah, Undiksha | Foto: Dok

“Seringkali kamar mandi menjadi tempat yang tabu untuk dijamah dan dibicarakan ke publik. Padahal kamar mandi adalah tempat bersih dan pembersihan, kamar mandi adalah tempat menemukan ide-ide kreatif atau kamar mandi menjadi studio musik. Selain itu, kamar mandi selalu dikunjungi orang, sehingga sastra dapat dibaca dan dekat dengan siapapun. Dengan rasional tersebut, tidak salah kiranya memilih “Kamar Mandi” sebagai tempat pameran.”

Dengan alasan tertentu, diskusi alot, dan gorengan yang belum habis kami makan. Sedikit berat hati, kami menerima bahwa pameran yang mestinya berlanjut dua hari kedepan, kami tutup. Instalasi dibongkar, puisi-puisi kami tarik, dan sisa-sisanya kami dokumentasikan. Kami pulang dengan kecewa, hampir.

Cerita di Desa Les

Kenapa hampir? Ya, ternyata pameran dan perayaan yang kami rancang diminta dibawa ke Desa Les, di Kecamatan Tejakula, Buleleng, serangkaian kegiata Bakti Sosial yang digawangi ormawa-ormawa resmi di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha.

Pameran kami di Undiksha seharusnya tanggal 25-27 April dan dihilir dengan Malam Apresiasi Sastra tanggal 28 April 2024. Tapi, pameran hanya bisa dilakukan tanggal 25 April saja, dan pindah ke Desa Les tanggal 27 April. Jadi, ada waktu sehari saja, yakni tanggal 26 April, untuk membuat ulang materi pameran karena di Desa Les sasarannya anak SD. Ini cukup membuat saya dan teman-teman merasa tertantang. Ini hal baru, semuanya baru bagi kami yang tidak pernah berpameran. Menulis pun jarang.

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, saya mengajak teman-teman komunitas untuk segera move on dan datang ke kampus mengerjakan materi. Maksud hati mengatasi kegundahan meraka, saya awali pertemuan dengan karaoke bersama menggunakan proyektor besar di sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan. Sekretariat tersebut dipenuhi spanduk-spanduk bekas program kerja himpunan, saya mengambilnya satu dan menjadikannya alas bermain dengkleng. “Kita buat pameran interaktif, ajak anak-anak itu meplalian saja,” ujar saya kala itu.

Coretan lukisan anak-anak di SDN 5 Les, Tejakula | Foto: Dok

Sementara saya dan dua teman membuat dengkleng, ada perempuan-perempuan yang menulis kata-kata untuk pameran mini di SD yang kami belum ketahui rupa dan siswanya. Kurang lebih pukul sepuluh malam, materi telah rampung. Di antaranya kami membawa dengkleng, puisi bergambar, buku, musik (kaset pita), wayang, dan seperangkat permainan pembelajaran bahasa. Kami siap berangkat dan menginap sehari sesuai rencana acara Bakti Sosial tersebut.

Pukul 04:00 dini hari, alarm saya berbunyi, artinya sebentar lagi harus ke kampus dan berangkat menuju Desa Les yang sama sekali belum pernah saya jamah, sayangnya saya belum mengemas barang bawaan menginap. Saya berkumpul kemudian berangkat bersama pukul 06:00 WITA dengan astrea merah kebanggan sembari membawa walkman lengkap kaset pitanya untuk menunjang lapak buku dan musik saya.

Pukul 09:05 WITA, pembukaan acara belum kunjung mulai, sementara anak-anak SDN 5 Les harus pulang pukul 11:00. Sebetulnya sudah ada kegiatan pengajaran, namun hanya terfokus di kelas 5, sementara kelas lain tidak berkegiatan. Pukul 09:30 kegiatan tak kunjung dibuka, namun anak-anak SD itu terus penasaran dan bertanya kepada saya. Akhirnya saya bawa materi-materi kemarin malam, saya taruh di depan UKS, di bawah pohon cemara.

Seorang siswa SDN 5 Les menunjukkan lukisannya | Foto: Dok

1001 Cerita itu dimulai dari sini. Dengkleng saya taruh di lapangan, depan UKS saya dan teman-teman hias dengan tempelan kutipan-kutipan puisi dan kata-kata, di lantai saya gelar lapak buku bacaan, bale bengong saya minta salah seorang teman mendongeng, dan di jalan depan kolam saya pampang permainan mencari kata serta lukisan pohon yang tidak berisi daun (mereka yang mengisi daunnya kemudian dengan cap jempol).

Ah, senangnya. Anak-anak itu seperti orang kehausan, haus bacaan, haus interaksi. Yang saya ingat, Sintya, siswi kelas dua yang belum lancar membaca, dan meminta saya untuk mendongengkannya. Kemudian, Riski dan teman-temannya, siswa kelas dua juga yang kepo sekali dengan buku-buku.

Ah iya, ada juga beberapa kelas satu yang sibuk mencari batu untuk bermain dengkleng. Kelas enam yang habis ujian praktik juga turut menghampiri. Namun, satu yang membuat saya penasaran tujuh keliling adalah anak berbaju kuning. Anak itu sibuk membaca, saya tanya tidak menyahut, saya kasi hadiah, tidak digubris, sepertinya dia telah hanyut dalam kisah Hanoman yang hilang itu. [T]

Teater Kampus Seribu Jendela Undiksha Bawa “Jero Ketut” ke Hari Teater Sedunia di Surakarta
Lomba Musikalisasi Puisi Dies Natalis Undiksha: FBS dan FE Baik, FHIS Mengejutkan
Membidik Peristiwa Menelisik Makna – Catatan Lomba Puisi Festra Basindo Undiksha
Tags: Desa LesHari Puisi IndonesiaUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Next Post

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Mengenal BISAHelpline, Layanan Pencegahan Bunuh Diri di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co