24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
May 1, 2024
in Khas
Komunitas Govinda’s Kitchen, Kampanye Plant Based Food, dan Bagi-Bagi Makanan Gratis: Merayakan Hari Buruh dengan Cara Berbeda

Suasana di depan Tenda Makan Gratis | Foto: Yudi Setiawan

JIKA di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lainnya—yang tingkat polusi udaranya lebih tinggi daripada kebutuhan oksigennya—sedang menyambut hajatan internasional dengan cara aksi demo; maka, di Singaraja, Buleleng, Bali, meski tidak demo, para buruh tetap merayakan Hari Buruh, meski dengan cara yang berbeda.

Benar. Setiap tanggal 1 Mei dalam setahun, seluruh buruh dari penjuru dunia sedang memperjuangkan hak-haknya untuk mencapai upah kerja yang adil dan kerja yang manusiawi. Dan, biasanya, dalam merayakan Hari Buruh, para buruh akan menyuarakan aspirasinya dengan cara demonstrasi guna menuntut hak-haknya dalam bekerja.

Sejak pukul 8 pagi, Rabu, 1 Mei 2024, ratusan orang sudah berkumpul di depan Rumah Cantik Kanaya di Jl. Udayana Timur No.2, Singaraja. Mereka berkumpul setelah mendapat kabar akan diadakan “Tenda Makan Gratis” dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2024.

“Wah, ramai sekali,” ujar salah satu pengunjung Tenda Makan Gratis, pagi itu. “Iya, padahal belum dibuka,” sahut yang lainnya.

Terhitung hanya sehari penyebaran poster tenda makan gratis tersebut, tapi antusiasme masyarakat dalam menyambut kegiatan pagi itu benar-benar meriah. Antrean terlihat mengular dari halaman depan Rumah Cantik Kanaya sampai di depan lapangan Singaraja Futsal.

Meski harus berdesak-desakan, di bawah terik matahari yang mulai menghangat, para pengunjung yang terdiri dari Ibu-ibu, anak-anak, mahasiswa, hingga tukang ojek itu, bertumpah-ruah dalam harmonisnya Hari Buruh di Singaraja.

Panitia sedang menyiapkan bahan-bahan makanan | Foto: Yudi Setiawan

Seperti Bima, misalnya. Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Bali, itu mengaku bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan yang sangat membantu masyarakat di Singaraja.

“Ini beda, tak seperti peringatan hari buruh di kota-kota lainnya. Kalau di sana demo, di sini malah bagi-bagi makanan,” jelasnya.

Ia mengaku sudah berada di tempat antrean sejak pukul 8 pagi. “Saya di sini sudah sekitar satu jam, rame sekali, jadi antrenya lumayan lama,” katanya.

Namun nahas. Ia bercerita, di sela-sela antrean, karena berdesak-desakan, tangan kanan mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat itu terluka akibat tersenyuh alat penggorengan yang masih panah. “Karena asyik berdesak-desakan, sampai tangan saya melepuh terkena penggorengan,” jelasnya.

Sesaat setelah memberi jeda, ia menambahkan, “Tapi tak apa, lumayan, dapat sarapan gratis,” ujarnya sembari menunjukan dua bungkus nasi goreng dengan senyum sumringah dari wajahnya.

Jika para pengunjung disibukan dengan antrean yang semakin memadat, di sisi lain, para panitia yang berpakaian ala chef restoran berbintang itu—tentu dengan pakaian serba putih lengkap dengan hat cook-nya— tampak kewalahan menyiapkan kudapan untuk disiapkan diatas meja.

Meski begitu, tak ada satu pun raut wajah muram yang terpancar dari mereka. Pagi itu, mereka terlihat sangat bahagia—meski, sekali lagi, napas dan degup  jantungnya tak bisa menutupi rasa lelahnya.

Menurut Made Surya Regita, selaku Koordinator Oprasional Govinda’s Kitchen, kegiatan tersebut merupakan sebuah bentuk partisipasi dalam merayakan Hari Buruh Internasional. Dan, sebuah upaya kepeduliannya terhadap kebutuhan makanan sehat bagi masyarakat.

Pantia sedang menyiapkan makanan | Foto: Yudi Setiawan

“Kami dari Komunitas Govinda’s Kitchen, merasa prihatin dengan maraknya makanan fast food yang dikonsumsi masyarakat. Maka, bentuk kepedulian kami adalah dengan cara berbagi karunia Tuhan dalam bentuk makanan sehat yang berbahan sayur-sayuran dan rempah-rempah,” jelasnya, saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

Dalam perayaan Hari Buruh Internasional tahun 2024, Komunitas Govinda’s Kitchen mengajak anak-anak muda yang tergabung di dalam komunitas tersebut untuk turut berpartisipasi dalam keegiatan pagi itu.

“Panitianya dari kami sendiri, dan kebanyakan para anak-anak di usia muda. Tentu ini sebuah upaya untuk membuat para generasi muda agar memiliki jiwa kepedulian sosial,” kata Regita.

Total sebanyak 2000 porsi makanan yang dibagikan pada kegiatan tersebut. Seperti penuturan Made Surya, 2000 porsi makanan tersebut terbagi dalam berbagai macam menu. Antara lain, nasi goreng rempah Bali, geprek tahu tempe terong, dan berbagai minuman berbahan rempah-rempah lainnya.

“Karena ada keterbatasan waktu, jadinya kami hanya membagikan sebanyak dua ribu porsi makanan saja. Kalau ada waktu lebih, pasti porsinya akan kami tambah,” jelasnya.

Mengenai komunitas ini, menurut penjelasan Ratna Kanaya, selaku sponsor dari kegiatan tersebut, Komunitas Govinda’s Kitchen merupakan sebuah wadah pecinta makanan yang berbasis tumbuh-tumbuhan dan sayur-sayuran.

“Prinsipnya adalah, kami memiliki konsen terhadap bagaimana menjaga lingkungan dari pemanasan global. Meski yang kami lakukan ini diibaratkan hanya setetes air dari apa yang sudah orang lain lakukan, tapi melalui cara kami dalam memopulerkan gaya hidup plant based food, saya yakin, suatu saat, kesehatan masyarakat akan menjadi lebih baik,” jelas perempuan yang sekilas mirip artis nasional,  Ayu Laksmi itu.

Usaha memopulerkan gaya hidup sehat tersebut mereka lakukan dengan beragam cara. Salah satunya dengan cara meramu berbagai macam rempah-rempah ke berbagai makanan yang mereka konsumsi.

Olahan yang sangat mencerminkan nuansa tradisional—yang Ratna sebut sebagai bumbu kampung—adalah sebuah upaya, selain mengenalkan kekayaan olahan tradisional Indonesia, juga merupakan upaya memopulerkan makanan sehat yang berbasis olahan tradisional.

Made Surya Regita, Ratna Kanaya, dan panitia | Foto : Yudi Setiawan

Menurut Ratna, Komunitas Govinda’s Kitchen sering mengadakan kegiatan berbagi makanan setiap satu minggu sekali. “Setiap minggu kami selalu berbagi makanan. Tentunya makanan sehat,” jelasnya dengan bangga.

Masih dengan semangat rasa bangganya, Ratna menambahkan, “Untuk live cooking, kami sering berkeliling. Pernah di Kintamani, di Ubud beberapa kali, dan kami sering bekerja sama dengan komunitas-komunitas yang bergerak di bidang sosial, dengan cara suport konsumsinya.”

Seperti tagline yang sering mereka gaungkan, “Makan Vegetariant itu enak, loh”, Komunitas Govinda’s Kitchen berharap masyarakat lebih mencintai makanan yang berbasis sayur-sayuran dan kacang-kacangan di masa yang akan datang.

“Harapan kami, agar nantinya masyarakat lebih suka mengonsumsi makanan sehat. Tentunya itu baik dilakukan untuk memutus budaya memakan makanan instan,” ujar Ratna.

Ia merasa prihatin dengan hal tersebut. Menurutnya, industri yang mengomersialkan makanan-makanan instan di Indonesia pertumbuhannya sangat masif. Padahal, menurutnya, di saat yang sama, jumlah anak-anak muda yang menderita penyakit degeneratif juga semakin meningkat.

Atas dasar rasa kepedulian dan rasa cintanya terhadap makanan sehat, yang mereka populerkan, membuat Komunitas Govinda’s Kitchen akan terus mengampanyekan makanan vegetarian supaya di masa mendatang banyak generasi yang mencintai makanan berbasis sayur-sayuran—yang menurut mereka lebih sehat daripada daging.[T]

Reporter: Yudi Setiawan
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Hari Buruh Sedunia: Kerja Keras Seorang Juru Parkir
Nasib Buruh Kita: Menelan Syukur, Menelan Pil Pahit
Tags: Hari Buruh InternasionalKomunitas Govinda’s Kitchen
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hari Buruh Sedunia: Kerja Keras Seorang Juru Parkir

Next Post

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Catatan Kecil Perayaan Hari Puisi dari Kampus Undiksha ke Desa Les-Tejakula

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co