2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Tengah Kisruh Itu, Terseliplah Made Kranca, Maestro Karawitan yang Barangkali Tak Banyak Dikenal

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
April 2, 2024
in Khas
Di Tengah Kisruh Itu, Terseliplah Made Kranca, Maestro Karawitan yang Barangkali Tak Banyak Dikenal

Made Kranca, pemukul gong, saat pentas di HUT Kota Singaraja 2024 | Foto: Hizkia

DI tengah kisruh mundurnya sekaa gong kebyar secara spontan pada panggung perayaan HUT Kota Singaraja di Lapangan Bhuana Patra, Sabtu 30 Maret 2024, itu, terseliplah sosok tua dengan wajah yang tabah.

Ia adalah Made Kranca. Tentu saja banyak orang yang berada di tengah keramaian perayaan itu tak kenal siapa dia. Bahkan barangkali pejabat tinggi Pemkab Buleleng yang duduk di kursi undangan itu tak banyak juga yang akrab dengan sosok itu.

Made Kranca adalah salah satu penabuh pada Sekaa Gong Kebyar Jaya Kusuma Desa Jagaraja, Kecamatan Sawan, yang tampil dalam acara perayaan itu. Di tengah penampilan itu ia memang tak menonjol. Ia tak berada di depan, misalnya sebagai penabuh kendang atau pengugal. Ia di belakang, memukul gong.

Namun, jangan salah. Meski ia berada di belakang dan kadang tak kelihatan sosoknya pada malam itu, untuk urusan gong kebyar nama Made Kranca selalu berada di depan, bukan hanya di Desa Jagaraga, melainkan juga di Bali.

Seniman-seniman karawitan di Bali biasa menyebut Made Kranca dengan nama Bapa Kranca. Bapa adalah sebutan untuk ayah atau orang tua, dan sebutan itu memberitahu kita bahwa Bapa Kranca adalah ayah bagi seniman-seniman karawitan, juga tari, di Bali.

Made Kranca saat melatih penabuh untuk persiapan pentas Gong Kebyar Legendaris di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Hizkia

Usia Made Kranca kini diperkirakan lebih dari 80 tahun. Tentu saja ia sudah kehilangan sejumlah kemampuan untuk menggerakkan organ-organ tubuhnya. Namun di usia senjanya itu tetap kuat pegang panggul untuk dipukulkan pada gangsa, atau reong, atau kendang, atau gong. Dan pukulan tangan tuanya seperti pukulan untuk selalu memberi semangat untuk mengembangkan gong kebyar sampai kapan pun, bahkan barangkali sampai ia tak bisa lagi mengayunkan panggul.

Syahdan, tahun 2024 ini, Sekaa Gong Jaya Kusuma Desa Jagaraga dipanggil untuk mewakili Kabupaten Buleleng dalam Parade Gong Kebyar Legendaris pada Pesta Kesenian Bali (PKB). Momentum ini dimanfaatkan untuk membangkitkan gong kebyar Jagaraga yang sempat vakum. Dan Made Kranca pun langsung berada di depan, sebagai sesepuh maupun sebagai penguruk alias pelatih tabuh dan tari, bersama seniman dari generasi yang lebih muda seperti Nyoman Arya Suriawan dan Made Andreas Dylon.  

Nama Made Kranca memang tak bisa diabaikan dalam sejarah perkembangan gong kebyar di Bali. Ia adalah cucu dari Pan Wandres, seseorang yang dianggap sebagai pelopor terciptakan gong kebyar di Desa Jagaraga yang kemudian menyebar ke seluruh Bali, bahkan ke sejumlah negara-negara besar di dunia.

Pan Wandres adalah seniman yang mengembangkan tari Kebyar Legong yang kemudian dimodifikasi kembali oleh Gde Manik, sehingga tercipta Tari Teruna Jaya. Bisa dikata, Pan Wandres adalah generasi di atas Gde Manik, dan Made Kranca adalah cucu dari Pan Wandres dan berguru pada Gde Manik. Dalam sejarah gong kebyar kemudian, nama Made Kranca bersama Gde Manik selalu tercatat dengan baik di hati para penabuh karena kerap menjadi pelatih hingga ke desa-desa terpencil di Bali.

Di tengah-tengah persiapan untuk tampil dalam Parade Gong Kebyar Legendaris di PKB, Juni 2024, Made Kranca selalu terlibat dalam latihan-latihan rutin yang dilakukan Sekaa Gong Jaya Kusuma.

Pada sesi latihan, ia biasanya datang dengan jalan yang pelan lalu naik tangga ke tempat latihan. Ia akan duduk di depan gangsa berhadapan dengan penabuh yang akan dilatihnya. Jika ada nada yang salah, ia akan  segera menunjukkan yang benar dengan suara mulut atau gamelan di depannya.

Made Kranca memang seorang maestro. Ia menabuh gamelan semudah mengedipkan kedua mata, dan punya cara yang baik untuk mengajarkan teman-temannya sesama sepuh dan generasi muda yang sedang latihan.

Made Kranca (pakai doplang) sebelum pentas di acara malam pearayaan HUT Kota Singaraja, Sabtu 30 Maret 2024 | Foto: Hizkia

Di sela-sela latihan itulah sekaa legendaris itu diberi kesempatan tampil pada malam perayaan HUT Kota Singaraja di Lapangan Bhuana Patra. Sekaa dari Jagaraga itu tampil bersama Sekaa Gong Eka Wakya dari Banjar Paketan Singaraja yang juga akan tampil di PKB 2024. Dua sekaa itu masing-masing diharap membawakan sebagian dari karya tabuh dan tari yang akan dipentaskan pada ajang PKB, Juni 2024, di Taman Budaya Bali di Denpasar.

Dan terjadilah kisruh pada pentas itu. Para penabuh dan penari dari dua sekaa itu memutuskan untuk tidak menyelesaikan pementasan mereka. Karena penampilan mebarung (berhadap-hadapan dan bergiliran) dari dua sekaa itu disela dengan acara-acara lain dalam durasi yang cukup lama.

Ketika acara berlangsung di atas panggung, Made Kranca tampak beberapa kali turun naik panggung, mungkin karena letih menunggu, atau tak kuat mendengar suara dari pengeras suara yang keluar dari penampilan artis-artis lain.

Ketika dua sekaa memutuskan untuk menurunkan perangkat gamelan dari atas panggung, tampak Made Kranca berjalan menjauh dari panggung. Wajahnya tetap tabah, sesekali menghela napas.

Tidak banyak yang kenal dia. Barangkali banyak yang menganggap ia hanya penabuh biasa, padahal ia maestro yang namanya tak bisa dihilangkan dalam sejarah perkembangan gong kebyar di Bali.

Made Kranca ganti pakaian sebelum pentas di acara malam pearayaan HUT Kota Singaraja, Sabtu 30 Maret 2024 | Foto: Hizkia

Tentang seperti apa kemaestroan Made Kranca, bacalah di mesin pencarian google, jangan malas-malas untuk mengetahui siapa-siapa yang harus kita hormati dalam dunia kesenian yang berkali-kali kita sebut adiluhung itu.

Made Kranca selama hidupnya seakan diserahkan untuk mengabdi pada upaya-upaya pengembangan karawitan di Bali. Bahkan ketika usianya sudah senja, ia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan rekonstruksi karya-karya seni yang punah seperti rekonstruksi Tari Legong Pengeleb. Ia juga kerap menjadi narasumber untuk proyek-proyek penelitian yang dilakukan peneliti dari berbagai kampus di dalam negeri maupun di luar negeri.

Made Kranca bukan guru besar dalam pengertian formal, namun ia dengan informasi dan kemampuan yang dimilikinya ia banyak melahirkan doktor dan profesor di bidang ilmu etnomusikologi. [T]

Reporter/Pengumpul Data: Jaswanto
Penulis/Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain tentang GONG KEBYAR LEGENDARIS

Inilah Cerita Lengkap “Kisruh” Gong Kebyar Legendaris Mebarung di Panggung Hut Kota Singaraja
Sekaa Gong Legendaris Jagaraga, Momentum Menghidupkan Kembali Jiwa dan Spirit Gde Manik
Gong Kebyar dan Tari Teruna Jaya, Jembatan Awal Pariwisata Bali
Gong Kebyar Desa Kedis, Setelah 32 Tahun Mati Suri
Tags: Desa JagaragaGde Manikgong kebyarHUT Kota Singarajakesenian baliMade Kranca
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gong Kebyar dan Tari Teruna Jaya, Jembatan Awal Pariwisata Bali

Next Post

Cerita-cerita Baru yang Terungkap dalam Pertemuan Seniman di Buleleng — Masih Terkait Kisruh Gong Kebyar Legendaris   

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Cerita-cerita Baru yang Terungkap dalam Pertemuan Seniman di Buleleng — Masih Terkait Kisruh Gong Kebyar Legendaris   

Cerita-cerita Baru yang Terungkap dalam Pertemuan Seniman di Buleleng -- Masih Terkait Kisruh Gong Kebyar Legendaris   

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co