25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kadis Kebudayaan Buleleng Lakukan Ritual Guru Piduka di Tiga Tempat Suci: Haru dan Khusyuk  

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
March 31, 2024
in Khas
Kadis Kebudayaan Buleleng Lakukan Ritual Guru Piduka di Tiga Tempat Suci: Haru dan Khusyuk  

Ritual guru piduka di Banjar paketan Singaraja | Foto: Ist

SEHARIAN, dari pagi hingga sore hari, Minggu, 31 Maret 2024, Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Buleleng Nyoman Wisandika, mendatangi tiga tempat suci di Buleleng untuk melakukan ritual guru piduka. Ritual ini digelar sebagai bentuk permohonan maaf secara niskala terkait kisruh yang terjadi saat pentas gong kebyar mebarung pada acara penutupan Malam Perayaan HUT Kota Singaraja di Lapangan Bhuana Patra Singaraja, Sabtu malam, 30 Maret 2024.

Tiga tempat suci itu adalah Pura Pengaruman, di Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung Singaraja, dan Pura Desa serta Merajan Griya Gede di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan. Kadisbud Nyoman Wisandika datang bersama sejumlah staf Dinas Kebudayaan. Suasana khusyuk sekaligus hangat pun tercipta pada saat ritual. Secara sekala, Kadisbud Wisandika berkali-kali minta maaf atas kejadian pada Sabtu malam itu, yang disambut dengan baik oleh sekaa gong, baik di Banjar Paketan Singaraja maupun di Desa Jagaraga.

Sebagaimana ditulis sebelumnya, Sekaa Gong Legendaris Jaya Kusuma dari Desa Jagaraga dan Sekaa Gong Legendaris Eka Wakya dari Banjar Paketan Singaraja batal menyelesaikan pentasnya pada malam penutupan HUT Kota Singaraja karena ada sedikit kisruh tentang pengaturan acara. Sejumlah anggota sekaa dan penari mengungkapkan kekecewaan mereka, baik di lapangan maupun di media sosial.

Wisandika sendiri pada malam itu sudah minta maaf atas peristiwa itu. Namun secara niskala ia mewakili panitia merasa perlu juga untuk memohon maaf melalui ritual guru piduka gong kebyar itu memang sesuatu yang sakral dan suci. Pada perayaan HUT Kota Singaraja, Wisandika selaku Kadis Kebudayaan memang masuk sebagai panitia tetap yang membidangi pementasan kesenian daerah.   

Suasana Haru dan Khusyuk

Pertama-tama, Wisandika menuju Pura Pengaruman, Banjar Paketan Singaraja. Ritual guru piduka di Pura itu berlangsung haru sekaligus khusyuk. Ada penari legendaris dan penglingsir mengalami trance. Kesedihan tergambar lewat para penglingsir yang menjadi perantara taksu gong di Kelurahan Banjar Paketan.

Perlu diketahui, Pura Pengaruman di Banjar Paketan merupakan taksu dari kesenian. Ida Batara Dewa Ayu Mas Mangelo sebagai taksu tari dan Ida Batara Bagus Marincing sebagai taksu tabuh. Ketika akan pentas, sekee gong kebyar Eka Wakya akan melakukan ritual untuk memohon doa restu agar penampilan mereka dilancarkan.

Ritual guru piduka di Pura Pengaruman, Banjar Paketan Singaraja | Foto: Ist

Koordinator Sekaa Gong Kebyar Eka Wakya Gede Arya Septiawan mengatakan, untuk membawa pusaka itu keluar tentu ada prosesi yang dilakukan oleh para sekaa dan tidak sembarangan. Ada gong keramat yang turut dibawa untuk pentas.

“Ada gong tua yang disakralkan. Upaya kami untuk mementaskan gong itu tidak sembarangan. Ada upacaranya. Kami mulai dari pagi, nguningang, gladi dan lainnya. Prosesnya panjang. Yang keramat itu gong gantung, reong, bungan gangsa tersimpan di gedong simpen. Di stanakan di Pura Pengaruman,” katanya.

Dengan digelarnya ritual guru piduka di Pura Pengaruman, diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali dan para seniman yang tergabung dalam sekaa gong itu bisa legowo.

Di Desa Jagaraga

Di Desa Jagaraga, Wisandika bersama sejumlah staf melakukan ritual guru piduka di dua tempat, yakni di Pura Desa dan Merajan Griya Gede Jagaraga. Seperti juga di Banjar Paketan, sekaa gong legandaris juga ikut bersembahyang dan secara khusyuk mengikuti ritual guru piduka itu. Salah satu tokoh gong kebyar Desa Jagaraga, Pak Kranca juga ikut menemani Kadisbud Wisandika.

Suasana di Pura Desa dan di Merajan Griya Gede juga berlangsung khusyuk. Anggota sekaa dan para penglingsir di Desa Jagaraga melakukan persembahyangan dengan tertib dan lancar.

Ritual guru piduka di Pura Desa Jagaraga | Foto: ist

Wisandika, di hadapan anggota sekaa, kembali meminta maaf atas peristiwa yang membuat anggota sekaa merasa tak nyaman pada malam penutupan perayaan HUT Kota Singaraja. Wisandika mengatakan peristiwa itu akan dievaluasi, dan nantinya pentas kesenian tradisional, seperti sekaa yang akan ikut Pesta Kesenian Bali akan dibuatkan tempat khusus.

“Pada prinsipnya pemerintah menempatkan kesenian adiluhung kita di tempat yang terhormat,” kata Wisandika di hadapan anggota sekaa.

Apa kata Pj Bupati Ketut Lihadnyana?

Pj Bupati Lihadnyana telah memberi penjelasan kepada sejumlah wartawan dan penjelasan Pj Bupati ini juga divideokan dan disebarkan di media sosial. Lihadnyana mengatakan, mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi.

“Tetapi kita juga perlu menyampaikan, menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten buleleng, untuk menghormati dan untuk memberikan ruang para seniman kita, para musisi kita, tampil pada suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun pihak lain,” kata Lihadnyana.

Intinya, kata Lihadnyana, komitmen itu tidak hanya hari ini. Ia juga memberikan prioritas seniman, musisi di Buleleng. di bidang seni budaya.

“Kita sudah menyadri itu, rasa bangga itu karena kita memiliki maestro yang sangat luar biasa. Sehingga kebijakan saya saat rapat awal, bahwa prioritaskan seni budaya, para musisi Kabupaten Buleleng. Itu kebijakan yang kita ambil, sehingga tim kreatif menyusun rundown,” katanya.

Setelah itu, kata Lihadnyana, rundown itu dikomunikasikan juga kepada para pengisi acara.

“Panitia dan tim kreatif sudah komunikasi itu. kemarin kita sudah mengambil langkah-langkah berkoordinasi dengan sekaa, baik itu di Baanjar Paketan maupun Jagaraga. Kita memang harus menyadari, sebagus apapun rencana itu pasti ada kendalanya. Tak ada gading yang tidak retak,” ujarnya.

Ritual guru piduka di Merajan Griya Gede di Desa Jagaraga | Foto: Ist

Terkait masalah pada Sabtu malam itu, kata Lihadnyana, pihaknya sudah koordinasi dan sudah langsung ditindaklanjuti.

“Kita sangat menghormati nilai budaya adi luhung dengan keberadaan sekaa gong yang juga sarananya mungkin sudah ratusan tahun. Kami hormati betul aplagi itu disakralkan. Kami minta maaf atas kejadian itu. Saya pribadi juga minta maaf. Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Saya tahu semuanya sudah bekerja keras. Ini jadi satu dasar untuk bahan evaluasi ke depan,” kata Lihadnyana.

Lihadnyana mengatakan, ia juga sudah mendengarkan juga masukan-masukan dari seniman tradisi itu, sehingga ke depan jika ada acara seperti ini akan dibuatkan ruang khusus. tapi dengan catatan semuanya dari Buleleng.

“Saya sependapat dengan usulan para seniman itu. Seniman kan berbeda dengan kita. Tidak bisa dicampur-campur, apalagi ini gong legendaris yang punya taksu. Ke depan kita perbaiki. Ini pertama dan terakhir terjadi seperti ini. Ini bahan evaluasi buat kami untuk even selanjutnya,” kata Lihadnyana. [T][Ado]

Editor: Made Adnyana Ole

BACA JUGA:

Inilah Cerita Lengkap “Kisruh” Gong Kebyar Legendaris Mebarung di Panggung Hut Kota Singaraja
“Empat Detik Sebelum Tidur”, Band Kreatif Kebanggaan Buleleng yang Diabaikan | Catatan HUT Kota Singaraja
Padepokan Seni Dwi Mekar Raih Juara Pertama Lomba Baleganjur HUT Kota Singaraja
Fragmentari Bianglala Denbukit, Tentang Keberagaman dan Kebanggaan yang Dibalut Sejarah Kota Singaraja
Tags: Banjar PaketanbulelengDesa Jagaragagong kebyarHUT Kota Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sesuatu yang Setengah

Next Post

Pariwisata Regeneratif bagi Masa Depan

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Pariwisata Regeneratif bagi Masa Depan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co