3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dewadi Edition, Singaraja Menonton, dan Ruang Alternatif Nonton Film di Bali Utara

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
March 24, 2024
in Khas
Dewadi Edition, Singaraja Menonton, dan Ruang Alternatif Nonton Film di Bali Utara

Pemutaran dan diskusi film "Dewadi Edition" | Foto: Singaraja Menonton

“KARENA di Singaraja tidak ada bioskop, maka kami hadir sebagai ruang alternatif pemutaran film dan diskusi seputar film di Singaraja,” ujar Kardian Narayana, Direktur ProgramSingaraja Menonton.

Benar, sejak berdiri pada akhir tahun 2020, Singaraja Menonton secara konsisten menjadi platform yang menyediakan informasi seputar screening, workshop, arsip,dan festival film di Singaraja. Dengan program pemutaran film satu bulan dua kali—minggu ketiga dan keempat.

Kardian, dengan Komunitas Singaraja Menonton-nya, seakan membuat lupa para penikmat film di Singaraja bahwa di kota ini, sampai saat ini, memang tidak ada bioskop. Barangkali itulah salah satu alasan mengapa komunitas ini selalu ditunggu-tunggu para penikmat film di Singaraja untuk memutar film, baik film karya sturadara lokal maupun internasional.

Seperti malam kemarin, Jumat, 22 Maret 2024. Bertempat di Kedai Kopi Dekakiang, Komunitas Singaraja Menonton menghadirkan beberapa film pendek karya sutradara lokal Buleleng. Dengan tema Dewadi Edition, malam itu, terdapat lima film pendek yang diputar: Metuun (2019), Air Bening Bercerita (2023), Salah Jalan (2017), Cintai Aku Satu Hari Saja (2019), dan Abu-abu (2023).

Suasana pemutaran film “Dewadi Edition” | Foto: Singaraja Menonton

Setelah hujan benar-benar reda, kedai kopi sederhana di Jl. Sedap Malam, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, itu mulai didatangi para pengunjung setianya. Ada yang secara khusus datang untuk menonton film, ada juga yang hanya sekadar nongkrong.

Kursi-kursi sudah tertata rapi, layar sudah terpasang, dan film diputar. Semuanya tampak asik menikmati film-film pendek karya Dewadi Wijaya, sutradara muda dari Desa Kubutambahan itu. Selama film diputar, ada yang tampak serius, ada juga yang asyik menonton sambil berbincang. Riang ketiga anak kecil yang datang menonton bersama ibunya, menambah suasana hangat pada malam hari itu.

Secara keseluruhan, selain film Meetuun dan Air Bening Bercerita, film-film pendek karya Dewadi merupakan film pendek yang mengangkat tentang isu kenakalan remaja dan pencarian identitas. Bagaimana proses pencarian jati diri dan kenakalan seorang remaja agar bisa diterima di lingkungannya sangat terlihat di film Salah Jalan.

Film itu, menceritakan seorang gadis SMA dengan latar ekonomi pas-pasan, yang ingin bergaya hidup seperti teman-temannya—memiliki hp bagus dan berpenampilan modis. Namun, hidupnya mulai berubah setelah ia mengikuti saran temannya. Tapi nahas, saran temannya tersebut, yang membawa kehancuran di hidupnya, akhirnya ia memutuskan untuk bunuh diri.

Ya, isu kenakalan remaja dalam dunia film Indonesia barangkali sudah banyak melahirkan sutradara-sutradara baru. Banyak film yang menggunakan ide serupa, yakni penggunaan narkoba sampai pergaulan seks bebas.

Eksploitasi kenakalan remaja merupakan suatu isu yang sangat sering terjadi yang kemudian dijadikan film. Sekadar menyebut film, Realita Cinta Dan Rock n Roll (2006), Radit dan Jani (2008), adalah film yang sangat kental dengan isu kenakalan remajanya. Maka, apa yang Dewadi tawarkan dalam film Salah Jalan sebenarnya bukan hal baru.

Menurut Dewadi, selaku sutradara dari kelima film itu, ide dari pembuatan film-filmnya merupakan sesuatu hal yang dekat dengan dirinya. Ia memperoleh ide membuat film tentang isu kenakalan remaja dari tempatnya mengajar. Ya, sebagai seorang guru, ia sering mendapat curhatan, baik dari sesama guru maupun dari siswanya sendiri.

“Saya memperoleh ide membuat film itu dari sekolah. Saya sering mendapat curhatan mengenai siswa dari guru BK ataupun dari siswa sendiri,” ujarnya sesaat setelah filmnya selesai diputar.

Ia bercerita, bahwa belajar membuat film sudah ia tekuni sejak tahun 2013 secara otodidak. Dari hasil ketekunannya dan ketertarikannya dalam dunia film tersebut, sejak tahun 2017, ia telah menghasilkan beberapa film pendek yang ia produksi bersama rekan-rekannya.

Meski begitu, tampaknya ia masih belum puas dengan film-film yang sudah dihasilkannya itu. Menurutnya, sebagai orang yang tidak mempunyai basic di bidang perfilman, ia masih sering mengalami kesulitan untuk menyampaikan ide-idenya ke dalam film yang ia buat.

“Kadang idenya bagus, tapi pas eksekusi, malah berbeda dan terasa kurang,” tutur Dewadi.

Benar, beberapa filmnya yang diputar pada malam itu juga mendapat respon yang serupa dari para penonton. Seperti misalnya, Adib—mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha, itu—berpendapat jika film-film karya Dewadi tersebut merupakan film yang bernuansa tentang anak muda. Namun, ada beberapa hal yang justru tidak dimasukan si pembuat film untuk penguat di dalam cerita yang ia buat.

“Mengapa tidak dijelaskan apa alasan Kadek [tokoh disabilitas pada film Cintai Aku Satu Hari Saja] itu meninggal, dan ia mengalami sakit apa?” tanya Adib. Barangkali, sebagai mahasiswa kedokteran, pertanyaan itu penting baginya untuk segera mendapat jawaban.

Kardian Narayana dan Dewadi saat sesi diskusi film “Dewadi Edition” | Foto: Singaraja Menonton

Selain Adib, Bli Gus—sapaan akrab owner Kedai Kopi Dekakiang—tak luput memberikan tanggapannya. Menurutnya, konsep ide yang Dewadi berikan di dalam film Cintai Aku Satu Hari Saja, merupakan sesuatu yang unik. Berbeda dengan Adib yang terlihat teliti dengan penyakit yang menyebabkan Kadek meninggal, Bli Gus tampak asyik menikmati film itu secara keseluruhan.

“Film ini menarik. Karena jarang ada film yang membahas tentang bagaimana anak disabilitas mempunyai rasa cinta kepada seseorang,” katanya.

Sedangkan, menurut Kardian, film Dewadi yang berjudul Metuun, memiliki kelemahan di dalam menarasikan sebuah cerita. Ia menganggap, si pembuat film kurang bisa memanfaatkan momen-momen yang terjadi pada saat proses syuting film tersebut.

“Seharusnya, percakapan pas metuun-nya diperlihatkan. Padahal itu poin penting di film ini,” jelas Kardian.

Menurut Dewadi, ia sering mengikuti berbagai perlombaan film lokal maupun nasional. Dan, tanggapan-tanggapan dari para penonton tersebut sebenarnya sama dengan masukan dan kritik yang ia peroleh pada saat mengikuti lomba film yang pernah ia ikuti.

“Masukan teman-teman sebenarnya sama dengan masukan-masukan yang saya dapat pada saat pemutaran film maupun pas lomba-lomba kemarin,” katanya. “Tapi, saya itu pelupa, dikasih masukan sepuluh, yang ingat cuma lima,” katanya lagi sembari tertawa.

Meski begitu, sebagai seorang yang mempunyai keinginan lebih di bidang perfilman, ia mengaku bahwa masukan-masukan tersebut yang membuatnya secara konsisten melahirkan karya-karya filmnya.

“Dari masukan-masukan itu yang membuat saya akan terus berusaha membuat film-film yang lebih baik ke depannya,” katanya, dengan nada bersungguh-sungguh di depan para penonton yang hadir sebelum Kardian Narayana menutup acara pemutaran dan diskusi film malam itu.[T]

Reporter: Yudi Setiawan
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Warna Baru dalam Ekosistem Perfilman di Singaraja
Minikino Film Week 2023 dan Hidupnya Ruang Kolaboratif di Singaraja
Tags: film pendekSingaraja Menonton
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yayasan IDEP Memperkenalkan Sumur Pemanen Air Hujan di Desa Munduk

Next Post

Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co