10 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Warna Baru dalam Ekosistem Perfilman di Singaraja

Jaswanto by Jaswanto
January 21, 2024
in Khas
Warna Baru dalam Ekosistem Perfilman di Singaraja

Suasana pemutaran dan diskusi film "Prim Art Edition" | Foto: Singaraja Menonton

“AWALNYA karena pandemi. Karena tidak banyak kerjaan, iseng-iseng bikin film,” kata Agus Primarta, agak terbata. Hadirin menyimaknya dengan serius. Pandemi, mungkin memang jahat; menghancurkan sebagian kehidupan. Dan menyerah adalah jalan yang paling mudah. Tapi, kata Mumu Aloha, hidup pada zaman teknologi yang memberikan jalan alternatif dan berbagai kemungkinan lain yang nyaris tiada batas, menempuh jalan paling mudah rasanya bukan pilihan yang elok.

Orang-orang berdatangan ke kedai kopi sederhana di Jalan Sedap Malam Banyuasri, Singaraja, itu. Pulang tiga, datang lima. Kebanyakan kaula muda. Tetapi, tampaknya tak banyak yang menaruh minat terhadap sekumpulan orang yang sedang berdiskusi tentang film—yang baru saja selesai diputar—yang duduk tepat di sudut paling strategis di kedai kopi deKakiang.

Tapi Gus Prim—panggilan akrab Agus Primarta—tak mengindahkan itu. Meski hanya sedikit orang yang memperhatikan dan menyimaknya, ia tetap berbinar menceritakan proses kreatifnya selama memproduksi beberapa film pendek. “Lalu saya ikut lomba. Dan siapa sangka, film itu dinobatkan sebagai film terbaik dari duaratusan film yang mendaftar,” katanya menggebu. Film yang ia maksud berjudul Seni di Tengah Pandemi yang ia garap bersama timnya pada tahun 2021.

Kardian Narayana dan Agus Primarta pada saat sesi diskusi / Foto: Prim Art

Motivasi Gus Prim memproduksi film pendek salah satunya adalah mengikuti perlombaan yang diselenggarakan di Tanah Air. Pada 2021, film pendek berjudul Seni di Tengah Pandemi yang dia sutradarai dan produksi berhasil meraih Indihome Indie Movie Awards 2021. Sedangkan, di tahun yang sama, film pendeknya yang berjudul Tirta lolos sebagai official selection dalam program Begadang Filmmaking Competition Minikino Film Week 2021.

Sebelum Gus Prim mengungkap perjalanannya menjadi sutradara film pendek, lebih dulu hadirin disajikan lima film yang pernah ia produksi, yakni Made (2022), Tirta (2021), Sesal (2021), Seni di Tengah Pandemi (2021), dan Nyambutin (2021). Pemutaran dan diskusi film yang bertajuk “Prim Art Edition” itu  diselenggarakan oleh komunitas mikro sinema Singaraja Menonton yang bekerjasama dengan Kedai deKakiang, Jumat (20/1/2024) malam.

Made adalah sebuah film pendek fiksi berdurasi 07.53 menit. Film ini bercerita tentang keinginan seseorang anak kecil bernama Made. Namun, karena kondisi kehidupan yang tidak berpihak, ia harus mengubur keinginannya itu. Sedangkan empat film lainnya, semua berkisah tentang kondisi Covid-19, dari dilema seniman, sampai upacara keagamaan yang dibatasi dan penuh aturan atas satu alasan: demi keselamatan dan kebaikan bersama.

Suasana pemutaran dan diskusi film “Prim Art Edition” / Foto: Singaraja Menonton

Kelima film yang diputar tidak luput dari komentar dan kritik. Budayawan sekaligus wartawan senior Made Adnyana Ole mengatakan bahwa film-film yang dibikin Gus Prim memiliki kelemahan dari segi cerita. Gus Prim dinilai gagal dalam membuat alur yang membuat penonton penasaran. Menurut Pemred tatkala.co itu, beberapa alur cerita, khususnya dalam film Made, mengabaikan nalar dan logika.

“Kalau bikin cerita, puncak konflik itu bukan di ending. Tapi ada di beberapa adegan sebelum ending,” Ole menjelaskan. Gus Prim mengangguk-angguk sembari serius mendengarkan. Sepertinya ia sangat berterima kasih kepada tokoh yang dianggapnya “guru” itu.

Tetapi, terlepas dari saran dan kritik Made Adnyana Ole, satu hal yang harus diakui adalah bahwa Gus Prim termasuk sutradara muda yang cukup produktif, sebagaimana dikatakan Kardian Narayana, Direktur Program Singaraja Menonton, saat membuka diskusi.

“Bahkan dia berhasil memiliki semacam kelompok film sendiri dan tumbuh bersama. Di Buleleng, dia termasuk sutradara yang produktif,” ujar Kardian.

Apa yang dikatakan Kardian ada benarnya. Selain produktif, Gus Prim juga memiliki tim yang solid. Bayangkan, selama tahun 2021, setidaknya mereka berhasil memproduksi empat film. Kondisi ini tentu merupakan kabar baik bagi ekosistem perfilman di Singaraja. Mengingat, sejauh ini, selain Sang Karsa, nyaris tak ada kelompok lain di Singaraja yang produktif dan serius dalam menghasilkan film.

“Kami masih menggunakan dana pribadi setiap kali memproduksi film. Aktor-aktornya pun temen-temen sendiri,” kata Gus Prim melanjutkan ceritanya. Ini adalah kenyataan yang harus dihadapi setiap kreator. Perjuangan memang membutuhkan pengorbanan.

Suasana pemutaran dan diskusi film “Prim Art Edition” / Foto: Prim Art

Gus Prim memang bukan satu-satunya sutradara muda di Buleleng, tapi apa yang dilakukannya bersama timnya yang tergabung dalam Prim Art Production adalah sebuah ikhtiar yang harus didukung dan diapresiasi. Pasalnya, diakui atau tidak, Prim Art Production telah memberi semangat dan warna baru dalam dunia film di Kota Pendidikan ini. Ia, juga Singaraja Menonton barangkali, dapat menjadi pupuk untuk menumbuh-kembangkan dan mendukung ekosistem perfilman di Singaraja menjadi lebih baik.  

Berbicara ekosistem kesenian, termasuk film, setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan: kreasi, manajemen produksi, distribusi, konsumsi, dan apresiasi. Jika kelima hal tersebut sudah berada di dalam satu tempat yang sama, maka ekosistem kesenian baru bisa dibilang sehat. Sebab, satu saja hilang dari rel tersebut, sulit rasanya membayangkan sebuah kesenian dapat berlangsung-berkembang sampai pada titik kemajuan.

“Next, saya akan bikin film yang serius untuk festival. Sekarang sedang riset tentang petani cengkih di Tigawasa,” Gus Prim berkomitmen kepada dirinya sendiri dan kepada orang-orang yang hadir sebelum Kardian Narayana menutup acara pemutaran dan diskusi film malam itu.[T]

Reporter: Jaswanto
Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Made (2022): Film Konvensional yang Mengabaikan Nalar-Logika
Minikino Film Week 2023 dan Hidupnya Ruang Kolaboratif di Singaraja
Tags: balifilmfilm pendekSingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Forum Suluh Tulis: Dari Gamelan, Musik, sampai Kebudayaan yang Luntur

Next Post

Menilik Perjuangan Organisasi Mahasiswa Pergerakan di Singaraja dalam Mempertahankan Eksistensinya

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Menilik Perjuangan Organisasi Mahasiswa Pergerakan di Singaraja dalam Mempertahankan Eksistensinya

Menilik Perjuangan Organisasi Mahasiswa Pergerakan di Singaraja dalam Mempertahankan Eksistensinya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas
Pendidikan

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”
Pop

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
Tubuh yang Saya Suruh Begadang
Esai

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

by Angga Wijaya
September 9, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

by Chusmeru
September 9, 2026
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional
Khas

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co