2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Tobing Crysnanjaya by Tobing Crysnanjaya
January 22, 2024
in Khas
Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia di Warung Bebek Pesona, Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

MINGGU, 21 Januari 2024, di pelataran Warung Bebek Pesona, di kawasan Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng, Bali, ada sesuatu yang berbeda. Ada diskusi dengan topik pendidikan yang tak biasa.

Rumah Intaran, sebagai penyelenggara, menghadirkan pembicara dalam diskusi itu, pembicara yang benar-benar katam soal teori dan praktik tentang home schooling.

Ia adalah Mira Julia atau yang dikenal dengan panggilan Lala. Lala memang dikenal sebagai praktisi home schooling yang telah menjalankan model pendidikan ini selama lebih dari dari dua dasawarsa.

Lala dalah ibu tiga orang anak. Ia merupakan sosok ibu rumah tangga yang juga inisiator Rumah Inspirasi. Rumah Inspirasi sendiri adalah ruang belajar home schooling, parenting dan pendidikan entrepreneurship yang didedikasikan untuk membantu menyediakan penyebaran informasi, pendampingan dan pelatihan bagi orang tua yang ingin mengetahui segala seluk-beluk dari home schooling, parenting hingga merangsang minat dan membangun entrepreneurship anak.

Home Schooling dikenal sebagai jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Home Schooling sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama dipraktikkan oleh banyak orang tua. Sistem pendidikan yang mengakomidirnya masuk dalam kategori informal.

Hanya saja, dalam masyarakat sendiri keberadaan home schooling belum begitu dikenal. Inilah yang pada akhirnya membuat Lala bersama pasangannya, Aar Sumardiono, tergerak untuk memperkenalkannya ke khalayak umum.

Mereka sudah merasakan manfaat dari home schooling yang mampu menghadirkan alternatif sistem pembelajaran yang nyaman dan fleksibel bagi kebutuhan keluarganya.

“Yang membedakan home schooling dengan sekolah konvensional hanyalah pendelegasiannya saja. Jika pada sekolah umumnya tugas mengajar anak-anak didelegasikan kepada guru-guru di sekolah, maka dalam konsep home schooling orang tua yang bertugas langsung mengajar anak-anaknya,” ujar Lala dalam diskusi di Bebek Pesona, Rumah Intaran, Bengkala.

Mira Julia | Foto: Istimewa

Lala bercerita, ia memiliki tiga orang anak yakni Yudhis (22), Tata (19) dan Duta (15). Mereka tidak pernah mengenyam pendidikan formal seperti SD, SMP dan SMA seperti anak pada umumya. Lala memilih untuk mendidik anak-anaknya melalui home schooling.

Home schooling disini bukanlah sekolah yang berada di ruko atau lembaga-lembaga yang berlabel Home Schooling seperti kursus atau bimbel. Dalam konteks ini, home schooling adalah pendidikan berbasis keluarga, dan orang tua bertanggungjawab atas proses pendidikan.

Sebenarnya pemerintah sendiri sudah menyiapkan undang-undang sistem pendidikan nasional, dimana home schooling ini masuk dalam jalur pendidikan informal. Jalur pendidikan formal itu seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Jalur Pendidikan non formal yakni jalur pendidikan seperti lembaga kursus, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan lembaga pendidikan kesetaraan lainnya. Sementara jalur pendidikan informal merupakan alternatif pendidikan yang bisa dijalankan oleh keluarga.

Gede Kresna selaku founder Rumah Intaran, dalam diskusi itu  mengatakan, nilai-nilai yang ada dalam home schooling ternyata sangat fundamental. Misalnya, jika di sekolah kita diberikan pelajaran, di home schooling anak-anak digali untuk mempelajari apa yang disukainya.

“Tentu, home schooling juga memiliki sejumlah kekurangan, tetapi sebagai alternatif model pendidikan, ini sangat menarik,” kata Gede Kresna.

Dalam diskusi itu, saya sendiri sebagai pewawancara bersama Adipta  Eka Putra.

Saya memberi kesempatan kepada Tata untuk menyampaikan testimoni langsung mengenai apa yang dia alami saat menjalani proses belajar melalui jalur home schooling ini.

“Tidak lengkap dan adil rasanya, kalau kita hanya memberikan kesempatan kepada Ibu Lala untuk menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya dalam acara ini, bagaimana kalau kita mengundang Tata untuk ikut serta menceritakan pengalamannya?” ujar saya.

Peserta langsung memberikan applause kepada Tata yang langsung mengambil posisi sebagai narasumber selanjutnya.

“Tata, apa suka dan duka yang dialami saat mengikuti proses belajar Home Schooling?” Saya bertanya.

Dan dengan santai Tata menceritakan proses belajar dengan cara home schooling diperlukan kemandirian.

“Walau proses ini berat dan menantang, saya dilatih untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri,” ujarnya.

Tata berbicara dalam diskusi home schooling di Bebek Pesona Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

Namun, dia mengaku bersyukur memiliki keluarga yang sangat mendukungnya. Tata sendiri memang menyukai kesendirian, dia merasa bahwa dengan dia menjalani home schooling, dia memiliki banyak waktu untuk memperdalam aktivitas yang sangat dia senangi, satu di antaranya adalah menggambar dan membuat konten sosial media.

Ini dibuktikan, saat dia menyampaikan kepada para hadirin bahwa melalui platform Instagram dengan nama Kreasi.Ta, dia memiliki murid sekitar 8.000 yang dia kelola sendiri. Dan lagi-lagi para hadirin dibuat riuh karena kagum atas apa yang dicapai Tata.

Tata juga bercerita, walau dirinya menempuh jalur pendidikan Informal, bukan berarti dia ketinggalan dengan anak seusianya. Bahkan dia bisa membuktikan untuk diterima di Universitas Gajah Mada dengan mengambil jurusan Antropologi dengan seleksi terbuka layaknya remaja lainnya yang mendaftar melalui jalur sekolah umum.

Tata mungkin satu di antara remaja-remaja yang selama ini memilih untuk melakoni jalan senyap kehidupan home schooling di tengah keriuhan sistem pendidikan formal pada umumnya, namun dengan berbekal keutuhan tekad dan didukung oleh pendampingan yang intens diantar kedua orang tuanya, dia mampu membuktikan bahwa dia bisa menyetarakan dirinya dengan remaja lainnya dalam mendapat akses pengetahuan dan mencapai mimpi untuk melanjutkan kuliah di kampus yang diimpikannya.

Menurut saya, pendidikan sebagai usaha untuk menjadikan individu mengenal dirinya, dan membangunkan semua potensi yang ada untuk bergerak menuju pada sifat-sifat universalnya. Dan menjadi hak setiap individu untuk menentukan apa yang terbaik, karena sesungguhnya menjadi terpelajar itu adalah ruang aktualisasi untuk seseorang membuktikan pemahamannya terhadap kehidupan dan berkontribusi terhadap persoalan kemanusiaan. [T]

BACA artikel lain dari penulis Tobing Crysnanjaya

Bakwan Pak Kardi di Singaraja, Berdiri Sejak 1965, Enaknya Bertahan Hingga Kini
Mie Pangsit Merta Sari, Legenda Mie dari Kawasan Taman Lila Singaraja
Tags: bulelenghome schoolinghome schooling baliPendidikanpendidikan home schoolingpendidikan informalRumah Intaran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Debat Cawapres: Penyakit Lupa, Gimik, dan Etika

Next Post

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Tobing Crysnanjaya

Tobing Crysnanjaya

Pegawai, petani, bapak rumah tangga. Kini sedang mengikuti kelas Creative Writing di Mahima Institute Indonesia

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co