23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Tobing Crysnanjaya by Tobing Crysnanjaya
January 22, 2024
in Khas
Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia di Warung Bebek Pesona, Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

MINGGU, 21 Januari 2024, di pelataran Warung Bebek Pesona, di kawasan Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng, Bali, ada sesuatu yang berbeda. Ada diskusi dengan topik pendidikan yang tak biasa.

Rumah Intaran, sebagai penyelenggara, menghadirkan pembicara dalam diskusi itu, pembicara yang benar-benar katam soal teori dan praktik tentang home schooling.

Ia adalah Mira Julia atau yang dikenal dengan panggilan Lala. Lala memang dikenal sebagai praktisi home schooling yang telah menjalankan model pendidikan ini selama lebih dari dari dua dasawarsa.

Lala dalah ibu tiga orang anak. Ia merupakan sosok ibu rumah tangga yang juga inisiator Rumah Inspirasi. Rumah Inspirasi sendiri adalah ruang belajar home schooling, parenting dan pendidikan entrepreneurship yang didedikasikan untuk membantu menyediakan penyebaran informasi, pendampingan dan pelatihan bagi orang tua yang ingin mengetahui segala seluk-beluk dari home schooling, parenting hingga merangsang minat dan membangun entrepreneurship anak.

Home Schooling dikenal sebagai jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Home Schooling sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama dipraktikkan oleh banyak orang tua. Sistem pendidikan yang mengakomidirnya masuk dalam kategori informal.

Hanya saja, dalam masyarakat sendiri keberadaan home schooling belum begitu dikenal. Inilah yang pada akhirnya membuat Lala bersama pasangannya, Aar Sumardiono, tergerak untuk memperkenalkannya ke khalayak umum.

Mereka sudah merasakan manfaat dari home schooling yang mampu menghadirkan alternatif sistem pembelajaran yang nyaman dan fleksibel bagi kebutuhan keluarganya.

“Yang membedakan home schooling dengan sekolah konvensional hanyalah pendelegasiannya saja. Jika pada sekolah umumnya tugas mengajar anak-anak didelegasikan kepada guru-guru di sekolah, maka dalam konsep home schooling orang tua yang bertugas langsung mengajar anak-anaknya,” ujar Lala dalam diskusi di Bebek Pesona, Rumah Intaran, Bengkala.

Mira Julia | Foto: Istimewa

Lala bercerita, ia memiliki tiga orang anak yakni Yudhis (22), Tata (19) dan Duta (15). Mereka tidak pernah mengenyam pendidikan formal seperti SD, SMP dan SMA seperti anak pada umumya. Lala memilih untuk mendidik anak-anaknya melalui home schooling.

Home schooling disini bukanlah sekolah yang berada di ruko atau lembaga-lembaga yang berlabel Home Schooling seperti kursus atau bimbel. Dalam konteks ini, home schooling adalah pendidikan berbasis keluarga, dan orang tua bertanggungjawab atas proses pendidikan.

Sebenarnya pemerintah sendiri sudah menyiapkan undang-undang sistem pendidikan nasional, dimana home schooling ini masuk dalam jalur pendidikan informal. Jalur pendidikan formal itu seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Jalur Pendidikan non formal yakni jalur pendidikan seperti lembaga kursus, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan lembaga pendidikan kesetaraan lainnya. Sementara jalur pendidikan informal merupakan alternatif pendidikan yang bisa dijalankan oleh keluarga.

Gede Kresna selaku founder Rumah Intaran, dalam diskusi itu  mengatakan, nilai-nilai yang ada dalam home schooling ternyata sangat fundamental. Misalnya, jika di sekolah kita diberikan pelajaran, di home schooling anak-anak digali untuk mempelajari apa yang disukainya.

“Tentu, home schooling juga memiliki sejumlah kekurangan, tetapi sebagai alternatif model pendidikan, ini sangat menarik,” kata Gede Kresna.

Dalam diskusi itu, saya sendiri sebagai pewawancara bersama Adipta  Eka Putra.

Saya memberi kesempatan kepada Tata untuk menyampaikan testimoni langsung mengenai apa yang dia alami saat menjalani proses belajar melalui jalur home schooling ini.

“Tidak lengkap dan adil rasanya, kalau kita hanya memberikan kesempatan kepada Ibu Lala untuk menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya dalam acara ini, bagaimana kalau kita mengundang Tata untuk ikut serta menceritakan pengalamannya?” ujar saya.

Peserta langsung memberikan applause kepada Tata yang langsung mengambil posisi sebagai narasumber selanjutnya.

“Tata, apa suka dan duka yang dialami saat mengikuti proses belajar Home Schooling?” Saya bertanya.

Dan dengan santai Tata menceritakan proses belajar dengan cara home schooling diperlukan kemandirian.

“Walau proses ini berat dan menantang, saya dilatih untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri,” ujarnya.

Tata berbicara dalam diskusi home schooling di Bebek Pesona Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

Namun, dia mengaku bersyukur memiliki keluarga yang sangat mendukungnya. Tata sendiri memang menyukai kesendirian, dia merasa bahwa dengan dia menjalani home schooling, dia memiliki banyak waktu untuk memperdalam aktivitas yang sangat dia senangi, satu di antaranya adalah menggambar dan membuat konten sosial media.

Ini dibuktikan, saat dia menyampaikan kepada para hadirin bahwa melalui platform Instagram dengan nama Kreasi.Ta, dia memiliki murid sekitar 8.000 yang dia kelola sendiri. Dan lagi-lagi para hadirin dibuat riuh karena kagum atas apa yang dicapai Tata.

Tata juga bercerita, walau dirinya menempuh jalur pendidikan Informal, bukan berarti dia ketinggalan dengan anak seusianya. Bahkan dia bisa membuktikan untuk diterima di Universitas Gajah Mada dengan mengambil jurusan Antropologi dengan seleksi terbuka layaknya remaja lainnya yang mendaftar melalui jalur sekolah umum.

Tata mungkin satu di antara remaja-remaja yang selama ini memilih untuk melakoni jalan senyap kehidupan home schooling di tengah keriuhan sistem pendidikan formal pada umumnya, namun dengan berbekal keutuhan tekad dan didukung oleh pendampingan yang intens diantar kedua orang tuanya, dia mampu membuktikan bahwa dia bisa menyetarakan dirinya dengan remaja lainnya dalam mendapat akses pengetahuan dan mencapai mimpi untuk melanjutkan kuliah di kampus yang diimpikannya.

Menurut saya, pendidikan sebagai usaha untuk menjadikan individu mengenal dirinya, dan membangunkan semua potensi yang ada untuk bergerak menuju pada sifat-sifat universalnya. Dan menjadi hak setiap individu untuk menentukan apa yang terbaik, karena sesungguhnya menjadi terpelajar itu adalah ruang aktualisasi untuk seseorang membuktikan pemahamannya terhadap kehidupan dan berkontribusi terhadap persoalan kemanusiaan. [T]

BACA artikel lain dari penulis Tobing Crysnanjaya

Bakwan Pak Kardi di Singaraja, Berdiri Sejak 1965, Enaknya Bertahan Hingga Kini
Mie Pangsit Merta Sari, Legenda Mie dari Kawasan Taman Lila Singaraja
Tags: bulelenghome schoolinghome schooling baliPendidikanpendidikan home schoolingpendidikan informalRumah Intaran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Debat Cawapres: Penyakit Lupa, Gimik, dan Etika

Next Post

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Tobing Crysnanjaya

Tobing Crysnanjaya

Pegawai, petani, bapak rumah tangga. Kini sedang mengikuti kelas Creative Writing di Mahima Institute Indonesia

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co