15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Air Terjun Putri Nglirip: Surga di Tuban yang Sayang untuk Dilewatkan

Nofa Setianto by Nofa Setianto
July 18, 2023
in Tualang
Air Terjun Putri Nglirip: Surga di Tuban yang Sayang untuk Dilewatkan

Air Terjun Nglirip | Foto: Dok. Nofa

SEMINGGU yang lalu, seorang teman dari Tuban menelepon. Ia mengajak saya untuk menghabiskan waktu weekend dengan mengunjungi air terjun Putri Nglirip. Whohoo! Sungguh ajakan yang sulit untuk saya tolak.

Saya berpikir itu adalah waktu yang pas, waktu di mana saya sudah selesai melaksanakan ujian kuliah. Ya, bisa dibilang itung-itung refreshing setelah sepekan penat melaksanakan ujian. Dan tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan ajakan teman saya tersebut dan memberi tahu akan segera bertolak ke kota Tuban.

Benar, di hari itu juga saya memesan tiket kereta api dari Stasiun Semarang Tawang dengan tujuan Stasiun Babat, Lamongan. Perjalanan saya tempuh kurang lebih 3 jam, cukup melelahkan.

Setibanya di Stasiun Babat, ternyata teman saya sudah menunggu. Saya senang dia menjemput sampai ke stasiun, saya merasa istimewa. Tetapi, yang membuat saya agak jengkel adalah, dia membawa seorang perempuan, dalam hati saya berkata, “Sial! Pasti dia akan mengejekku karena dari dulu sampai sekarang saya masih jomblo. Dasar nasib”.

Beruntungnya, perempuan tersebut ternyata hanya sepupunya, saya tertawa lepas sembari memeluknya dengan hangat—sudah hampir 2 tahun kami tidak bertemu.

Tanpa membuang waktu, kami memutuskan untuk langsung menuju air terjun Putri Nglirip di Singgahan sana.

***

Jarak yang kami tempuh kurang lebih sekitar 50 menit dari pusat Kota Tuban, perjalanan kami tempuh dengan menggunakan motor sembari melihat hamparan sawah pedesaan yang hijau dan rindangnya pepohonan. Ini asli, seru banget! Pikiran tenang, rileks karena jauh dari hiruk-pikuk kota besar.

Setibanya di sana, tak henti-hentinya saya mengungkapkan rasa kagum. Wah, gila! Keren banget, saya cukup kaget dengan perubahan penataan kawasan air terjun Putri Nglirip ini. Seingat saya, terakhir saya ke sini saat masih duduk di bangku kelas satu sekolah menengah pertama.

Air Terjun Nglirip / Foto: Dok. Nofa

Saya ingat betul, tempat ini dulu masih belum terawat; belum ada kantin atau fasilitas lainnya seperti sekarang. Bahkan, dulu, untuk menuju lokasi air terjun ini kita harus jalan kaki cukup jauh karena akses jalan yang belum bisa dilewati kendaraan.

Tetapi jernihnya air dengan warna hijau tosca dan udara sejuk yang masih terjaga serta suasana yang tenang—karena air terjun ini berlokasi di kawasan pedesaan jauh dari kawasan perkotaan—dari dulu hingga sekarang, mampu menghipnotis siapapun yang berkunjung ke sini.

Suasana tenang dan gemuruh air membuat saya semakin betah berlama-lama di sini. Tidak sia-sia perjalanan jauh saya dari Semarang ke Tuban, pokoknya happy banget!

Mitos Air Terjun Nglirip

Di samping keindahan dari air terjun ini, ternyata tersimpan mitos yang sampai sekarang masih dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Mitosnya begini: bagi mereka yang memiliki pasangan, dan mengunjungi air terjun Putri Nglirip, pasangan tersebut akan putus dalam waktu kurang dari 40 hari. Atau, ketika ada calon pengantin yang berkunjung ke air terjun ini, biasanya hubungannya tidak akan bertahan lama.

Hal ini bermula dari legenda pada zaman kuno, ada pasangan yang saling mencintai dari kasta yang berbeda, lelaki berasal dari keturunan bangsawan sedangkan perempuannya hanya gadis desa dan putri dari petani.

Air Terjun Nglirip / Foto: Dok. Nofa

Pasangan tersebut tidak direstui oleh orangtua laki-laki. Kemudian ayah dari laki-laki tersebut memerintahkan kepada pengawalnya untuk membunuh anaknya sendiri karena tidak mengikuti perkataannya dan dianggap mempermalukan status keluarga bangsawan.

Hingga pada akhirnya, sang gadis sangat sedih dan tidak percaya bahwa pria yang dicintainya telah tiada. Karena kesedihannya tersebut, sang gadis bersemedi di dalam goa yang tersembunyi di balik air terjun Nglirip hingga akhir hayatnya.

Dikatakan oleh warga sekitar, arwah gadis itu yang membawa kutukan di air terjun Nglirip. Hingga warga sekitar menyebutnya air terjun Putri Nglirip. Saya hanya tersenyum, karena mitos ini tidak berlaku bagi saya yang jomblo ini. Ternyata, tidak selamanya jomblo itu menyedihkan.

Tingkis Batu van Tuban

Selepas menikmati indahnya air terjun dan suasana yang sejuk, teman saya menawarkan untuk bermain arum jeram yang lokasinya masih satu kawasan dengan air terjun Putri Nglirip. “Nof, abis ini kita nyoba arum jeram, ya! Soalnya pengen ngerasain adrenalin di sini. Hehehe”.

Tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan ajakannya. Toh untuk menikmati wahana ini kita cukup membayar Rp.10.000 saja. Gimana, murah meriah bukan?

Di sini kita akan menyusuri sungai sepanjang 1 kilometer yang menuruni tebing. Setelah selesai hanyut ke sungai dan saat balik ke atas, saya disuguhkan dengan hamparan alam Kecamatan Singgahan dari atas tebing, karena lokasinya berada di pegunungan. Suara kicauan burung dan hijaunya pemandangan benar-benar membuat saya terpesona dengan keindahan alam Tuban.

***

Banyak sekali hikmah dan pelajaran yang dapat saya ambil dari liburan ini. Tuhan menitipkan alam yang indah ini kepada kita, sudah seharusnya kita menjaga alam ini dengan baik dan menghargai kepercayaan warga setempat di manapun kita berada.

Sebenarnya masih banyak wisata alam di Kota Tuban yang ingin saya kunjungi, namun saya teringat masih ada tanggungan tugas yang harus saya selesaikan dengan segera.

Hari sudah mulai larut malam, saya dan teman saya memutuskan untuk pulang, hingga pada pagi dini hari saya kembali di antarkan teman saya ke Stasiun Babat untuk kembali ke Kota Semarang.

Sebelum balik, malamnya masih menyempatkan ngopi bareng teman saya dulu. Banyak sekali cerita yang saya dengar, mulai dari masalah sosial hingga masalah asmara. Pertemuan yang begitu singkat terkadang membawa pengalaman yang hebat.[T]

Pulau Merah: Surga di Selatan Banyuwangi
Pendakian Gunung Abang 2.151 Mdpl: Kita Tidak Pantas Mati di Tempat Tidur!
Blue Lagoon dan Cerita Seorang Tour Guide | Catatan Perjalanan
Healing Berkedok Liputan Khusus | Menikmati Sejuknya Blue Lagoon yang Masih Alami
Tags: jawaJawa TengahJawa TimurperjalananpetualanganSemarang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Waspada! Sosok Sangkuni Menjelang Pesta Demokrasi 2024

Next Post

“Opera in Paradise”: Berjaga di Antara Panggung Terbuka dan Penonton yang Belum Terbiasa

Nofa Setianto

Nofa Setianto

Lahir di Tuban, 26 September 2003. Sekarang sedang menumpuh pendidikan tinggi di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Related Posts

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

by Laurensia Junita Della
April 19, 2026
0
Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

“Tanpa seni, dunia jadi hambar.” Saya tidak yakin dari mana saya mendapatkan kata-kata ini, tapi saya setuju. Sebagai orang yang...

Read moreDetails

Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
April 14, 2026
0
Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

HARI itu adalah hari yang telah lama saya nantikan. Hari ketika akhirnya saya bisa menyaksikan dunia dari ketinggian 3.145 mdpl,...

Read moreDetails

Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

by Jaswanto
March 29, 2026
0
Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

APA ada Surabaya di Shanghai? Saya kira tidak. Tapi ada Shanghai di Surabaya—meski hanya Shanghai-Shanghaian. Maksudnya, bukan Shanghai betulan. Hanya...

Read moreDetails

Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

KABUT tipis masih menggantung saat saya tiba di dataran tinggi Kintamani, Bangli, Bali. Udara dingin menempel di kulit, sementara di...

Read moreDetails

Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

by Ahmad Sihabudin
March 8, 2026
0
Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

DESEMBER 1982, kami baru naik kelas dua SMA. Umur masih belasan, dada penuh angin, kepala penuh peta yang belum tentu...

Read moreDetails

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
0
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma...

Read moreDetails
Next Post

“Opera in Paradise”: Berjaga di Antara Panggung Terbuka dan Penonton yang Belum Terbiasa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co