3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Healing Berkedok Liputan Khusus | Menikmati Sejuknya Blue Lagoon yang Masih Alami

Musti Ariantini by Musti Ariantini
June 16, 2023
in Tualang
Healing Berkedok Liputan Khusus | Menikmati Sejuknya Blue Lagoon yang Masih Alami

Bule Lagoon | Foto: Dok. Musti

KALA MATAHARI berada tepat di setengah langit timur, saya menancap gas motor menuju Sangket—di sana beberapa teman telah menunggu saya.

Cuaca di Singaraja sangat panas waktu itu, motor berlalu lalang, suara klakson saling bersahutan mengiringi perjalanan saya ke salah satu tempat wisata air di Bali Utara, pada Rabu, 14 Juni 2023.

Ceritanya, bersama teman-teman STAHN Mpu Kuturan yang magang di Tatkala.co, saya akan melakukan liputan khusus tentang Blue Lagoon—salah satu wisata air populer di Buleleng—walaupun sebenarnya lebih banyak senang-senangnya alih-alih liputan. Hehe. Tapi sesekali kami ngobrol dengan orang-orang yang kami jumpai di sana, kok.

Sebelum menuju ke lokasi, kami berkumpul di Alfamart Desa Adat Sangket sembari menyempatkan diri membeli sekotak susu dan sebungkus roti untuk bekal kami.

Usai berkendara cukup lama, kami disambut plang yang menandakan bahwa kami sudah memasuki Desa Ambengan. Pohon cengkeh berjejer rapi di samping kanan dan kiri jalan (seketika saya bisa mencium aroma uang. Hehehe).

Blue Lagoon / Foto: Dok. Musti

Sepanjang jalan saya disuguhi pemandangan desa yang sejuk, persawahan yang dialiri air kali tanpa henti dan warga desa yang sibuk memanen cengkeh dengan danggul (tangga yang dibuat dengan sebatang bambu).

Blue Lagoon terletak di perbatasan Desa Ambengan dan Desa Sambangan, bisa ditempuh kurang lebih selama 20 menit perjalanan dari Singaraja. Blue Lagoon dikelola oleh BUMDes Desa Ambengan dan Desa Sambangan.

***

Setelah melewati tanjakan, turunan dan belokan yang cukup curam, ditambah tragedi kesasar, akhirnya saya dan teman-teman bisa sampai di tempat parkir wisata Blue Lagoon. Di sana kami langsung diarahkan pada loket tiket dan membeli tiket masuk seharga Rp10.000 per orang.

Harga tiket masuk Blue Lagoon dibedakan menjadi 4 kategori, yaitu harga tiket pengunjung lokal Rp 10.000, pengunjung asing Rp 25.000.

Selain itu juga ada harga paket pemandu dan bisa mengunjungi 5 destinasi wisata air yang saling berdekatan (Wisata Air Terjun Aling-Aling, Air Terjun Kroya, Air Terjun Kembar dan Air Terjun Pucuk), untuk wisatawan lokal ditarif Rp 200.000, sedangkan untuk wisatawan asing ditarif Rp 250.000.

Selanjutnya kami diarahkan untuk menuruni anak tangga (sebagai anak muda yang sangat jarang jalan kaki, saya rasa cukup jauh).

Dari anak tangga yang kami tapak terlihat pemandangan indah Khrisna Adventure yang terletak di seberang tempat kami berdiri, tampak pula Wisata Air Terjun Aling-Aling, Air Terjun Kroya, Air Terjun Kembar dan Air Terjun Pucuk yang menjadi satu aliran dari Blue Lagoon dan sangat mengagumkan.

Sepanjang perjalanan kami melihat binatang kecil yang kini sudah sangat jarang ditemui, seperti kupu-kupu, capung sungai yang sangat indah dan belalang.

Dari kiri ke kanan: Sri, Ayu, Musti, dan Risma / Foto: Dok. Musti

Kala binatang-binatang kecil tersebut menampakan dirinya, Sri (mahasiswi STAH N Mpu Kuturan Singaraja yang magang di tatkala.co) sangat kegirangan dan beberapa kali mengabadikan binatang kecil tersebut dengan telepon genggamnya.

Di sana kami juga menemukan bale bengong lengkap dengan tempat sampah di sampingnya, barangkali tempat tersebut disediakan untuk tempat istirahat pengunjung ketika lelah menapaki anak tangga.

***

Gemericik air sudah bisa kami dengar, tandanya sedikit lagi kami akan sampai. Ketika hampir sampai kami menemukan sebuah pohon yang biasa saya sebut pohon ee (pohon ara) yang sempat menghebohkan teman-teman saya.

Rupanya Dewa Ayu dan Risma (mahasiswi STAH N Mpu Kuturan Singaraja yang magang di Tatkala.co) tidak mengetahui pohon tersebut, barangkali ada kawan-kawan yang juga tidak mengetahuinya?

Ketika kami sampai di lokasi, segera kami meletakan barang-barang di bale bengong yang tersedia di sana. Dengan tidak sabar kami melompati batu-batu sungai yang sedikit licin dengan sepasang sandal yang kami jinjing.

Hal pertama yang saya perhatikan adalah kolam alami dengan air berwarna biru kehijauan dan tebing tinggi yang mengelilingi di sisi kanan dan kirinya.

Udaranya amat sejuk dan menenangkan. Air sungai yang dingin seakan menggelitik kaki saya, ikan-ikan kecil berenang ke sana kemari dengan riangnya. Tenang, damai, jauh dari kebisingan dan sangat menyejukan.

Selain kami, ada pula wisatawan lokal dan wisatawan asing dengan pemandunya, mereka tampak sangat menikmati berenang di kolam alami dan melakukan jumping attraction ke tengah kolam—dengan tali menggelantung di tengah-tengah tebing yang disediakan oleh pihak pengelola wisata (kelompok sadar wisata Desa Sambangan dan Desa Ambengan).

Ada pula yang berswafoto sembari menikmati makanan dan minuman yang dibawanya dari rumah.

Wisatawan yang melakukan tracking / Foto: Dok. Musti

Tak lama, dari atas Blue Lagoon timbul orang-orang (wisatawan asing) bersama pemandunya dengan segulung tali yang mereka gunakan sebagai pegangan. Terlihat wajah-wajah bangga saat mereka berhasil “menaklukan” tebing yang curam, meskipun dengan napas yang terengah-engah.

Penasaran akan hal itu saya bertanya ke pemandu wisata yang akrab disapa Jhoe, dia menjelaskan bahwa di atas Blue Lagoon masih ada spot wisata tracking yang terletak di Banjar Anyar.

Dari sana mereka melakukan tracking sejauh 2 km untuk sampai ke Blue Lagoon. Sungguh menakjubkan—dan tentu saja membutuhkan tenaga ekstra untuk bisa melewati tebing-tebing curam dengan batu yang licin sepanjang 2 km.

***

Setelah cukup menikmati indahnya Blue Lagoon, tanpa sadar matahari telah berada pada setengah langit barat, dengan enggan kami berkemas kembali pulang dengan membawa cerita masing-masing yang terpatri tentang perjalanan kami.

Sekedar informasi untuk kawan-kawan, Blue Lagoon buka dari jam 08.00 wita-17.00 wita. Jadi, jika kawan-kawan ingin berkunjung, pastikan untuk datang di jam tersebut.

Baiknya berkunjung pada bulan April sampai bulan September (musim kemarau) sehingga air tidak keruh dan tidak berbahaya.

Saya sarankan kawan-kawan harus berkunjung ke sana setidaknya sekali seumur hidup, khususnya bagi anak-anak muda yang sedang stress, sangat bisa menenangkan pikiran dan tentu biayanya tidak sampai menguras dompet.

Di sana kalian akan menemukan hal-hal yang tidak akan kalian lupakan. Jadi, selamat menentukan jadwal berwisata ke Blue Lagoon, kawan-kawan.[T]

Menemukan Cerita Toleransi di Puncak Gunung Tapak | Catatan Pendakian Sispala SMAN 1 Singaraja
Deru Angin Dini Hari di Puncak Gunung Abang
Tualang Banyuwangi (1) – Bertaruh Nyawa di Kawah Ijen
Tags: alamperjalananpetualanganwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Modal Kaesang Menuju Kursi Satu Depok

Next Post

Blue Lagoon dan Cerita Seorang Tour Guide | Catatan Perjalanan

Musti Ariantini

Musti Ariantini

Admin tatkala.co

Related Posts

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails

BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

Roses are red Violets are blue 106,20 KM? WTF is wrong with you? SEBUAH papan merah bertuliskan kata-kata di atas...

Read moreDetails

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails
Next Post
Blue Lagoon dan Cerita Seorang Tour Guide | Catatan Perjalanan

Blue Lagoon dan Cerita Seorang Tour Guide | Catatan Perjalanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co