3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Opera in Paradise”: Berjaga di Antara Panggung Terbuka dan Penonton yang Belum Terbiasa

I Made Sujaya by I Made Sujaya
July 18, 2023
in Panggung

“Opera in Paradise” saat pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) V, di panggung terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Minggu, 16 Juli 2023 malam.

Yen Chopin padem ring Bali
Kararung saking daksina
Titiang mengenang Bali
Sunantara wong ngrusak-asik negara

Sang jukung kalapu-lapu
Santukan Baruna kroda
Nanging Chopin nenten ngugu
Kadang ipun ngrusak seni-budaya

PETIKAN lagu “Chopin Larung” karya komposer Guruh Soekarno Putra ini menjadi lagu pembuka adilango (pergelaran) “Opera in Paradise” di panggung terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Minggu, 16 Juli 2023 malam. Opera persembahan Sanggar Heny Janawati Vocal Expert berkolaborasi dengan Surabaya Opera Academy, Amadeus Orchestra dan Voice of Bali (VoB) itu menjadi pertunjukan pertama dan pembuka saat pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) V.

Beberapa menit sebelumnya, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin membuka secara resmi FSBJ V didampingi Gubernur Bali Wayan Koster yang secara bersamaan menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-45.

Opera ini digagas sekaligus digarap artistiknya oleh Heny Janawati dan Patrisna May Widuri sebagai konduktor. Surabaya Opera Academy beranggotakan penyanyi-penyanyi klasik dari berbagai daerah di tanah air yang telah meraih banyak prestasi baik di tingkat nasional maupun international. Begitu juga Amadeus Orchestra, kelompok orkestra dari Surabaya dan VOB juga telah menorehkan prestasinya baik di tingkat nasional dan international.

Pertama Kali di Bali

“Opera in Paradise” berlangsung selama 60 menit, menampilkan 11 skena karya-karya opera ternama di dunia, dari karya Wolfgang Amadeus Mozart hingga Giuseppe Verdi yang dirangkai dalam untaian opera yang memikat. Semuanya ditampilkan dengan gaya asli Eropa dengan tujuan memberikan gambaran tentang bagaimana karya opera yang sebenarnya.

“Bisa dikatakan, Opera in Paradise adalah pertunjukan opera pertama di Bali dengan tujuan untuk memberikan pengalaman musik yang unik dan berkualitas yang belum pernah dinikmati oleh pecinta seni di Bali,” ujar Heny Janawati sebelum pertunjukan.

Namun, untuk memberikan sentuhan kedekatan dengan penonton serta menautkan dengan tema FSBJ V yakni “Citta Rasmi Segara Kerthi: Bahari Sumber Inspirasi”, lagu Chopin Larung yang bertema budaya Bali dengan elemen-elemen laut disajikan sebagai pembuka pertunjukan. Lagu garapan komposer Guruh Soekarno Putra itu menggunakan lirik berbahasa Bali.

“Opera in Paradise” di panggung terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Minggu, 16 Juli 2023 malam | Foto: Ist

Skena-skena berikutnya, kendatipun dicuplik dari opera-opera Barat yang menggunakan bahasa Inggris, Perancis, Italia dan Jerman, masih bertaut dengan tema bahari. Sebut saja skena “We Sail The Ocean Blue” dan “I am The Monarch of The Sea” dari H.M.S Pinafore karya Gilbert & Sullivan yang memang bertemakan bahari.

Selain itu, “Opera in Paradise” juga menampilkan sejumlah skena yang sudah populer dan kerap digunakan dalam berbagai film-film Hollywood, seperti “Toreador” dari Opera Carmen karya Georges Bizet atau “Nessun Dorma” dari Opera Turandot karya Giacomo Puccini.

Penonton Belum Terbiasa

Namun, pertunjukan “Opera in Paradise” di Art Centre Denpasar sungguh sebuah perjuangan yang tidak mudah. Tak hanya tantangan merespons panggung terbuka, melainkan juga penonton yang belum terbiasa menikmati suguhan kesenian opera Barat. Usai lagu Chopin Larung, sebagian penonton beringsut meninggalkan tempat pertunjukan. Tribun penonton yang sebelumnya penuh sesak, makin lama makin lowong.

“Saya berpikir menyaksikan pertunjukan model Opera van Java di TV. Ternyata memang opera murni ala Barat,” komentar seorang pengunjung.

Namun, tepuk tangan meriah masih terdengar tiap kali pertunjukan tiap skena selesai ditampilkan. Masih cukup banyak juga penonton yang bertahan hingga akhir pertunjukan.

Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, I Komang Darmayuda menilai penonton Bali bukan saja belum terbiasa menikmati sajian pertunjukan opera, tapi umumnya memang belum pernah tahu apa itu opera yang memiliki teknik vokal dan musikal yang amat tinggi. Karena itu, menurutnya, jika penonton menyusut sepanjang pertunjukan, bisa dimaklumi.

Justru, bagi Darmayuda, jumlah penonton yang bertahan hingga akhir pertunjukan malam itu tergolong banyak. “Tak masalah mereka pergi dari pada malah ribut dan main handphone, malah mengganggu yang lain,” kata Darmayuda.

Hal senada diungkapkan jurnalis dan pengamat musik, I Made Adnyana. Menurutnya, menikmati opera tidak bisa buru-buru dan dengan “otak kosong” tanpa memahami terlebih dahulu karakter pertunjukan, termasuk juga pakem-pakemnya.

“Karenanya mereka yang masih benar-benar awam menjadi sama sekali tak nyaman menyaksikan pentas tadi. Berbeda dengan mereka yang setidaknya pernah mendengar musik model opera seperti dalam beberapa film Hollywood atau bahkan film kartun, tentu tak asing lagi,” kata dosen di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali itu.

Namun, keduanya menilai pertunjukan “Opera in Paradise” terbilang berhasil. Menurut Darmayuda, kualitas pertunjukan diluar dugaan karena mampu menyiasati panggung di luar ruangan. “Vokal penyanyi terdengar jelas dan kualitas penyanyinya juga baik. Penggarapan musik dan sound sistem juga sangat bagus kedengaran dari penonton,” ujar Darmayuda.

Menurut Adnyana, solis seperti tenor Ganda Charisma Christi dan Heny Janawati sungguh merupakan bakat opera Indonesia yang patut dibanggakan. “Komponen pentas lain termasuk orkestra dari Amadeus juga bagus meskipun tampil dalam format yang lebih sederhana, tidak full orkestra yang bisa melibatkan kurang lebih 40-an pemain,” ujarnya.

“Opera in Paradise” di panggung terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Minggu, 16 Juli 2023 malam | Foto: Ist

Sejatinya, kata Darmayuda, opera mirip dengan dramatari arja di Bali. Si penyanyi harus benar-benar memiliki teknik vokal di atas grade 10 dalam musik klasik sehingga mampu menyanyikan teknik-teknik sulit yang ada dalam lagu-lagu opera. Hal itu sama dengan kemampuan yang dituntut oleh penari arja.

Pelajaran Bagi Seniman Bali

Darmayuda berpendapat pertunjukan opera dalam ajang FSBJ V bisa memberikan pelajaran berharga bagi seniman Bali. Hal-hal yang dapat dipelajari dari pementasan itu, di antaranya para seniman Bali harus sungguh-sungguh menyiapkan pertunjukannya, totalitas dan cepat beradaptasi dengan panggung pentasnya. Dengan begitu pementasan bisa menyiasati kelemahan yang diakibatkan oleh panggung itu.

Bagi generasi muda Bali, imbuh Darmayuda, perlu belajar teknik vokal tinggi dari penyanyi opera. Kini, kata dia, hampir tak muncul lagi penyanyi arja dengan kemampuan teknik vokal tinggi, seperti Ketut Murdi, Ranten, atau Tebu yang dikenal sebagai maestro arja di Bali.

Dalam pertunjukan ‘Opera in Paradise’, penonton bisa menyaksikan para penyanyi remaja yang tampil maksimal dan menakjubkan. Mereka merupakan murid-murid Henny Janawati. “Yang membuat bangga, pertunjukan itu digarap dan dilakukan oleh orang Bali, Ibu IGN Henny Janawati yang merupakan putri alm. IGB Ngurah Ardjana, tokoh opera pertama dari Bali,” tandas Darmayuda. [T]

Menjelajahi Laku Jongkok dalam Koreografi “The (Famous) Squatting Dance : Jung Jung te Jung” di Teater Salihara
“Kuta” Menjiwai Sajian Segara Wisata, Tematik Peed Aya Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali 2023
Yang Terhubung: Ancaman dan Harapan | Catatan Pentas Kala Teater
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2023musikoperaseni pertunjukan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Air Terjun Putri Nglirip: Surga di Tuban yang Sayang untuk Dilewatkan

Next Post

Cara Berpikir Observasi dan Berpikir Deduksi Seperti Sherlock Holmes: Mengungkap Misteri Melalui Penalaran Tajam Dari Buku How To Think Like Sherlock Holmes

I Made Sujaya

I Made Sujaya

Wartawan, sastrawan, dosen. Pengelola balisaja.com

Related Posts

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

by Komang Sujana
June 3, 2026
0
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

Read moreDetails

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
0
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

Read moreDetails

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
0
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

Read moreDetails

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

Read moreDetails

Dari Laut hingga Ladang, Ubud Food Festival 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Menjaga Pangan

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Dari Laut hingga Ladang, Ubud Food Festival 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Menjaga Pangan

MALAM baru saja turun di Taman Kuliner Ubud, Kamis, 28 Mei 2026. Di hadapan para tamu undangan, pelaku industri kuliner,...

Read moreDetails

Ubud Food Festival 2026 Dibuka dengan Seruan Menjaga Tanah dan Pangan Indonesia

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Ubud Food Festival 2026 Dibuka dengan Seruan Menjaga Tanah dan Pangan Indonesia

MEMASUKI tahun kesebelas penyelenggaraannya, Ubud Food Festival kembali digelar di Taman Kuliner Ubud dengan mengusung tema “Farmers: Guardians of Land...

Read moreDetails

Dilatih Prof. Dibia, Mahasiswa Korea Siap Pentaskan Kecak di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
May 28, 2026
0
Dilatih Prof. Dibia, Mahasiswa Korea Siap Pentaskan Kecak di Pesta Kesenian Bali 2026

SEKITAR 40 mahasiswa dari Korea, laki-laki dan perempuan, bersiap mementaskan kecak di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII-2026. Cak cak cak…...

Read moreDetails

Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

by Made Chandra
May 25, 2026
0
Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

DI sudut gang yang dari luar tampak tak sepenuhnya meyakinkan, tampak sebuah ruang yang terasa begitu hangat karena dipeluk tertawaan...

Read moreDetails

Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
May 25, 2026
0
Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA suasana hening dari masyarakat dan para undangan, tabuh mulai dimainkan. Muda-mudi yang didominasi para remaja itu menari lepas tanpa...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Janger Beringkit

by IGP Weda Adi Wangsa
May 23, 2026
0
Catatan Perjalanan Janger Beringkit

JIKA menuju Tabanan dari arah Denpasar tentu akan melewati Desa Adat Beringkit di Kawasan Kecamatan Mengwi, Badung. Ketika mendengar Beringkit,...

Read moreDetails
Next Post
Cara Berpikir Observasi dan Berpikir Deduksi Seperti Sherlock Holmes: Mengungkap Misteri Melalui Penalaran Tajam Dari Buku How To Think Like Sherlock Holmes

Cara Berpikir Observasi dan Berpikir Deduksi Seperti Sherlock Holmes: Mengungkap Misteri Melalui Penalaran Tajam Dari Buku How To Think Like Sherlock Holmes

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co