26 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Kuta” Menjiwai Sajian Segara Wisata, Tematik Peed Aya Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali 2023

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
June 19, 2023
in Ulas Pentas
“Kuta” Menjiwai Sajian Segara Wisata, Tematik Peed Aya Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali 2023

Foto: Dok. Facebook/Pemerintah Kabupaten Badung

PESTA KESENIAN BALI XLV tahun 2023 sudah dibuka dengan diawali sajian kolosal Dang Mredangga dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan diikuti oleh Kabupaten Kota se-Bali.

Sebagai tema besar dalam gelaran seni ini, Segara Kerthi merangsuk ke dalam berbagai konsepsi sajian pawai—terlihat tematik pada setiap kontingen menyajikan unsur-unsur segara/samudra, mulai dari kisah yang berhubung dan tertaut dengan laut, maupun secara visual seperti hadirnya propertI ikan-ikan, ubur-ubur dan lainnya.

Dalam tulisan ini, penulis fokus pada kontingen duta Kabupaten Badung yang mengusung tema Segara Wisata, yang diawali dengan pembawa papan identitas kabupaten, seorang wanita yang didampingi sepasang remaja putra dan putri berbusana Khas Bebadungan dan diikuti oleh para remaja pembawa tedung berjumlah sepuluh orang.

Foto: Dok. Facebook/Pemerintah Kabupaten Badung

Dalam pawai kali ini, tedung tidak saja dibawa begitu saja, namun para pembawanya membuat sebuah formasi dan menyajikan koreografi kecil, sehingga tedung yang berwarna hitam dengan corak keemasan tersebut, tampil dengan apik—yang membawakan memang memiliki dasar tari yang apik pula.

Hal ini merupakan sebuah tawaran tentang bagaimana menyikapi dan memanfaatka hal sederhana sehingga mampu menjadi sebuah tontonan, walaupun hanya dalam waktu sesaat.

Di belakang pembawa tedung, hadir Tari Maskot Kabupaten Badung, Tari Sekar Jepun, yang berjumlah dua puluh orang dengan busana lengkap. Lalu, disusul dengan lantunan Gong Suling yang mengikuti gerakan indah penari Sekar Jepun.

Dan di akhir sesi ini, penari menari dengan gerakan yang khas, memembentuk formasi bunga jepun yang mekar.

Tari ini merupakan salah satu ikon seni Kabupaten Badung. Bunga jepun sarat akan filosofi dan makna serta nilai-nilai yang mampun memberikan sebuah pencerahan serta pandangan terhadap kehidupan.

Tematik Segara Wisata

Dalam pawai kali ini, Kabupaten Badung memformulasi tematik Segara Wisata, yang penulis interpretasikan tentang peranan Kuta sebagai daerah pesisir Kabupaten Badung—yang menjadi destinasi wisata terkenal di dunia dari Badung Selatan.

Diangkatnya Kuta, penulis rasa sangat tepat mengingat Kuta sudah dikenal sebagai destinasi wisata hingga ke mancanegara.

Hadirnya hiburan malam dan hotel berbintang tidak mengganggu keeksistensian seni dan budaya yang ada di Kuta, sehingga wisatawan yang datang berkunjung secara tidak langsung tetap akan disuguhkan tradisi kebudayaan yang ada di Kuta.

Dan, mereka juga tetap bisa menikmati hiburan malam yang ada sebagai sebuah fleksibelitas budaya yang kita miliki. Keseimbangan kedua unsur tersebut menjadikan Kuta sebagai sebuah daerah yang selalu menjadi tujuan wisatawan ke Bali.

“Pasurupaning rawi riselaning jalanidi”. Matahari tenggelam di batas cakrawala nan tak terbatas yang penulis maksud ialah sunset Pantai Kuta.

Ungkapan ini tertuju pada fenomena alam indah yang juga menjadi daya tarik sekaligus menjadi tawaran untuk menikmati pengalaman estetis bagi wisatawan. Pengalaman merasakan keindahan matahari terbenan pun, terimplementasikan ke dalam sebuah lagu populer berjudul “Mata Dewa”—rilis 1989—oleh Iwan Fals.

Foto: Dok. Facebook/Pemerintah Kabupaten Badung

Keberadaan pariwisata di Kuta tidak terlepas dengan adanya salah satu pelopor kepariwisataan kuta, yaitu Mads Johansen Lange—atau dikenal dengan Tuan Lange.

Sosok Tuan Lange ini kemudian diangkat kedalam sebuah sajian pagelaran pendek nan menarik, yang terbingkai atas penggambaran kemunculan hotel pertama di Kabupaten Badung.

Dalam sajian pagelaran pendek tersebut, tertata alur yang mengisahkan rasa keberatan masyarakat setempat dengan kehadiran Tuan Lange. Namun, setelah ada penjelasan dan komunikasi yang baik, maka mengalirlah pariwisata Kuta hingga saat ini.

Garapan ini dimainkan oleh sepuluh orang penari yang memerankan masyarakat Kuta dan dua orang penari yang memerankan Tuan Lange beserta seorang perempuan luar.

Sajian ini ditutup dengan koreografi yang ditata apik dengan memformulasi tedung yang muncul di awal dengan properti sebuah bangunan hotel, sehingga sajian ini, secara visual, terlihat padat dan atraktif.

Masuknya tedung pada bagian ini, penulis rasa, itu sudah tepat. Mengingat, durasi pawai yang lumayan sedikit sehingga efisiensi semua unsur yang terlibat tetap terjaga.

Sebagai penutup pawai, Kabupaten Badung menyuguhkan sebuah sajian tari kreasi dengan tema Layar Samas, yang terinspirasi dari tabuh liyar samas karya maestro ternama, I Wayan Lotring—ia berasal dari pesisir Kuta Kab. Badung.

Tari ini disajikan oleh pria dan wanita dengan kostum yang didominasi warna-warna yang mencolok seperti merah, gold, biru dan lainnya.

Yang menarik perhatian penulis adalah bentangan kain yang dipasang di dada penari. Kain-kain itu dimainkan sedemikian rupa, sehingga tersaji sebuah visual seakan-akan menceritakan ombak yang saling bertautan.

Tak hanya itu, gerakan itu juga memberi gambaran tentang ikan yang ada di samudra lepas, serta mengisyaratkan gambaran mengenai perahu yang layarnya terbentang menari karena tertiup angin.

Secara keseluruhan, sajian pawai dari Kabupaten Badung tahun ini sangat tepat dalam mengimplementasikan tema besar Pesta Kesenian Bali (PKB). Dan sebuah kebanggaan bagi penuli, yang juga berasal dari pesisir Kuta, mendengar kumandang nama “Kuta” sebagai salah satu spirit Kabupaten Badung.[T]

ISI Denpasar Mengawali Peed Aya PKB XLV 2023 dengan Dang Mredangga-Siwa Nataraja
Barung Gong Kebyar Buleleng: Mengalir dan Berputar | Catatan PKB 2023 Duta Kabupaten Buleleng
Di Areal Pesta Kesenian Bali 2023, Tak Boleh Buang Sampah, Tak Boleh Bawa Makanan
Tags: BadungBudaya BaliKutaPesta Kesenian Baliseni pertunjukan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pertemuan Dua Penerus Dinasti Politik, Apa yang Mereka Bicarakan?

Next Post

Setiap Manusia Adalah Filsuf bagi Kehidupannya Masing-masing

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

by Asmaran Dani
September 4, 2026
0
Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

Catatan pendek, sebagai pengantar diskusi menonton ulang dokumentasi pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot melalui Youtube, Sabtu 05 Septemper 2026 di...

Read moreDetails

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

by Yanik Parta
August 24, 2026
0
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

Read moreDetails

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
0
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

Read moreDetails

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
0
Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

Read moreDetails

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
0
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

Read moreDetails

Fragmentari “Jro Luh” dan Sinkronisitas: Sebuah Pembacaan Estetika atas Pertemuan Dramaturgi dan Fenomena Alam

by I Gusti Made Darma Putra
July 28, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

PANGGUNG seni pertunjukan pada dasarnya merupakan ruang rekayasa artistik. Di dalamnya, setiap unsur dirancang dengan cermat, struktur dramatik disusun melalui...

Read moreDetails

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026
0
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

Read moreDetails

Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

by Chandra Manikan
July 22, 2026
0
Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

Asap mengepul perlahan hingga menutupi sebagian panggung, sementara cahaya merah merambat dan menerangi Ocha Diartini yang saat itu berperan sebagai...

Read moreDetails

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

by Satria Aditya
July 20, 2026
0
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

Read moreDetails

Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

by Putu Intan Juliantika
July 19, 2026
0
Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

 “Teng! Tong! Teng! Tong! Teng! Tung! Pagi tiba alarm berbunyi...” Itu adalah suara dering alarm saya pukul tiga pagi yang...

Read moreDetails
Next Post
Kemajuan Manusia dan Kestabilan Mental

Setiap Manusia Adalah Filsuf bagi Kehidupannya Masing-masing

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026
Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan
Esai

Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan

SERINGKALI orang orang memulai suatu kebijakan berdasarkan aspirasi normative dan ideologi. Dimana yang menjadi fokus utama adalah bagaimana penerapan ini...

by Doni Sugiarto Wijaya
September 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Takut Korupsi? Kayak Anak Kecil Aja

BELAKANGAN ini banyak berita soal korupsi yang membuat khawatir. Kalau KPK sukses menangkapi oknum yang melanggar hukum maka korupsi sudah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 24, 2026
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12
Ulas Film

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998
Ulas Film

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar
Khas

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

by Jaswanto
September 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co