14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

ISI Denpasar Mengawali Peed Aya PKB XLV 2023 dengan Dang Mredangga-Siwa Nataraja

Jaswanto by Jaswanto
June 18, 2023
in Budaya
ISI Denpasar Mengawali Peed Aya PKB XLV 2023 dengan Dang Mredangga-Siwa Nataraja

Dang Mredangga garapan ISI Denpasar

DI DEPAN Monumen Bajra Sandhi—atau Monumen Perjuangan Rakyat Bali—Denpasar, ribuan masyarakat Bali tumpah ruah. Mereka memadati kawasan monumen yang dibangun tahun 1987 itu. Cuaca panas dan lembab khas Kota Denpasar tak menyurutkan niat mereka. Bahkan, beberapa dari mereka, sudah datang 2 jam sebelum acara dimulai.

Ya, orang tua, remaja, pemuda, sampai anak-anak, rela berdesak-desakan, mencari tempat yang pas, yang cocok, untuk menyaksikan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023, Minggu, 18 Juni 2023. Tahun ini, PKB dibuka secara resmi oleh Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Selain ribuan masyarakat Bali, di sana, duduk di sebelah kanan Gubernur Bali, Wayan Koster, terlihat dua Menteri Kabinet Indonesia Maju, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono.

Setelah Wayan Koster menyampaikan laporannya, dan Megawati selesai menyampaikan pidato sambutannya, Ketua Panitia Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu, memukul kempli sebanyak-banyaknya. Suara kempli bergema setelah Megawati memukulnya. PKB XLV 2023 resmi dibuka.

Megawati Soekarnoputri saat membacakan pidatonya dan saat memukul kempli

Selain disambut riuh tepuk tangan tamu undangan dan ribuan masyarakat Bali yang hadir, momen itu juga langsung disambut dengan suara sungu, gamelan gong geda, dan sajian Dang Mredangga persembahan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

ISI mengawali Peed Aya PKB 2023

ISI Denpasar mengawali Peed Aya dengan menampilkan sajian seni penuh inovasi dan spektakuler “Dang Mredangga”. Garapan bertajuk “Siwa Nataraja” itu merupakan perpaduan musik berbahan kulit, seperti kendang baku, jimbe, rebana, kendang belik (Lombok), tawa-tawa, angklung kocok dan suling.

Karya seni tari dan musik yang dibawakan oleh mahasiswa kampus seni satu-satunya di Bali itu, memang memikat ribuan masyarakat yang hadir sore itu. Orang-orang histeris, kagum, dan sedapat mungkin berusaha mengabadikannya melalui gawai masing-masing. Sebagai mascot PKB, Dang Mredangga digarap dengan serius, pas antara komposisi serta gerak tari gemulai yang syarat makna.

Dang Mredangga, garapan ISI Denpasar

Garapan Dang Mredangga mengisahkan Siwa Nata Raja, yang merupakan gambaran puncak keagungan, pemujaan kehadapan Tuhan yang Maha Kuasa, sebagai penggambaran manifestasi dari Dewa penari  tertinggi—atau dewanya penari.

Siwa yang bergerak terus dalam tarian kosmisnya, memunculkan ritme dan keteraturan alam semesta. Gerakannya merupakan pancaran tenaga prima yang menyatu hingga tercipta keindahan dan unsur-unsur seni. Sebagai dewa tertinggi, Siwa merupakan sumber kreativitas yang Maha Agung.

“Meski rutin dibawakan dalam setiap pembukaan PKB, pertunjukan bermakna Siwa Nataraja sebagai penata dunia, tetap bercorak laut, seturut tema PKB tahun ini. Dan teman-temen ISI berhasil membawakannya,” kata Ketua Tim Kreatif Pawai Kesenian PKB XLV, Kadek Wahyudita.

Empat buah materi dengan tema laut

Setelah penampilan ISI berhasil menyihir pengunjung, selanjutnya, giliran 9 kabupaten dan kota di Bali yang menampilkan hasil kreasi masing-masing.

Ketua Tim Kreatif Pawai Kesenian PKB XLV, Kadek Wahyudita, mengatakan, pawai—atau peed aya—PKB tahun 2023 mengikuti tema besar, yaitu “Segara Kerthi Prabhaneka Sandhi Samudera Cipta Peradaban”.

Peserta pawai diharapkan dapat menyajikan garapan seni yang mengejawantahkan budaya pesisir dan laut masing-masing kabupaten dan kota di Bali. “Sebelumnya, para peserta sudah dibreakdown dengan tematik-tematik kecil, untuk menerjemahkan tematik yang besar itu,” terangnya.

Setiap kontingen membawakan empat buah materi. Pertama, materi tentang identitas berupa papan nama dan perangkatnya; kedua, tari maskot kabupaten dan kota; ketiga, garapan tari kreasi yang mengangkat esensi laut; dan keempat, garapan atraksi tematik—sejenis pragmentari singkat yang menggambarkan upaya-upaya untuk memuliakan laut.

Dan kontingen, Kabupaten Tabanan, menampilkan tata rias modifikasi—yang tidak meninggalkan pakem dan ciri khas daerahnya. Tabanan mengambil konsep Warna Tridatu.

Lalu, mereka menyajikan tari kebesaran “Jayaning Singasana AUM”. Persembahan garapan kreasi “Pasukan Pedang Tridatu” serta atraksi Tematik “Bhayangkara”, yang mengisahkan Danghyang Nirarta saat tiba di Desa Beraban, untuk menyebarkan ajaran Agama Hindu dan mendirikan pura yang kemudian diberi nama Tanah Lot.

Duta Kabupaten Karangasem menampilkan busana khas dengan menggunakan kain Gringsing Tenganan Pagringsingan dan songket Sidemen Karangasem. Mereka menampilkan Barisan Tari Padmaraja sebagai Maskot Kabupaten Karangasem. Ada barungan Gong Mini, Gamelan Tambur, sebuah alat musik tradisional Kabupaten Karangasem.

Duta Kabupaten Karangasem

Seperti Tabanan, Karangasem juga menampilkan atraksi tematik. Bedanya, mereka membawakan kisah kedatangan Mpu Kuturan ke Bali melewati laut, dengan perahu daun kapu-kapu dan layar daun bende. Lalu sebagai obyek parade, mereka menggambarkan Palinggih Meru Tumpang Tiga di Pura Silayukti. Atraksi ini diiringi Gamelan Balaganjur yang penuh semangat.

Kabupaten Gianyar, yang notabene sebagai bumi seni budaya, menampikan barisan pembawa Papan Nama Daerah oleh Jegeg-Bagus Gianyar yang berbusana khas Gianyar. Lalu iringan Gambelan Selonding, Tari Maskot Kabupaten Gianyar “Tari Sekar Pucuk”, barisan pembawa Uperengga, iringan Gambelan Bebunangan Baleganjur, iringan Serati Pembawa Gebogan, Banten, menyusul di belakanganya.

Dan garapan tematik “Segara Parisuda” (Pembersihan Laut), barisan Agung Adimerdangga Yowana Jagat Bitera, properti Bebaturan Padma Pelinggih Pura Masceti dan Pura Pantai Lebih, mengakhiri penampilan Kabupaten Gianyar.

Sedangkan Duta Kabupaten Buleleng, Bali Utara, dengan mengangkat tema “Samudera Baniaga” (Perniagaan Bahari), menampilkan garapan yang menggambarkan suasana perdagangan pinggir laut, yang dihadiri oleh para pedagang luar Bali seperti pedagang Jawa, Cina, Maluku dan Timor.

Dalam garapan tematik ini, objek utama yang dijadikan cerita adalah Pura Pabean yang terletak di komplek Pura Pulaki, Buleleng bagian barat.

Sementara itu, Kabupaten Jembrana, menampilkan beberapa potensi kesenian yang tersebar di semua kecamatan se-Kabupaten Jembrana, dengan melibatkan 200 orang seniman dan mengusung tema teknologi laut.

Di awali dengan pembawa papan nama dan disusul barisan pembawa tebu—yang menyimbolkan keharmonisan—lalu, barisan pembawa bandrang, barisan pembawa kober, barisan pembawa payung pagut, barisan pembawa tedung agung, gamelan buluh ganjur, pajegan bunga dan janur, payas agung, gamelan semar pegulingan, dan fragmentari Pura Encak.

Dan Kabupaten Bangli, tahun ini mengangkat tema “Segara-Danu-Negara”, yang artinya interaksi budaya lewat bahari—akulturasi budaya dalam pembangunan Pura Dalem Balingkang yang melibatkan masyarakat Bali dan Tionghoa.

Duta Kabupaten Bangli

Bangli mengawali pawai dengan sajian Tari Pucuk Bang sebagai Tari Maskot Kabupaten Bangli, lalu uparengga kober, payung pagut, dan tedung. Bariasan berikutnya, Gamelan Gong Suling, kemudian Tari Rejang Lampion, Tari Baris Bajra, Bebonangan Khas Bangli dan atraksi tematik Segara-Danu-Negara.

Kabupaten Klungkung, dengan mengangkat tema “Wisata Telenging Segara” (Pariwisata di Bawah Laut), menampilkan garapan yang mengisahkan kehadiran Ratu Gede Macaling, yang meminta nelayan Jumpai melepaskan tangkapan ikan pari, sehingga warga terbebas dari rasa sakit.

Atas kejadian tersebut, warga berjanji akan menjaga kesucian laut dan menunjukan rasa terima kasih melalui cara menghaturkan bhakti kepada Ratu Gede Macaling, yang berstana di pura khayangan jagat, Pura Dalem Peed.

Dengan memacak tema “Segara Wisata”, awal pariwisata Bali, Kabupaten Badung menyajikan garapan yang menggambarkan konflik warga masyarakat Kuta dengan orang asing bernama Mads Lange yang semula dikira hantu.

Duta Kabupaten Badung

Dan penampil terakhir, Kota Denpasar, mengangkat tema “Danacitta Segara” (Peradaban Multikultur dan Ekonomi Kreatif). Keindahan Pantai Sanur tahun 1932, membawa langkah seniman lukis dari Belgia bernama Adrien Jean Le Mayeur yang datang ke Bali, ingin menapakkan kakinya di pantai itu.

Le Mayeur menemukan inspirasi dari objek seni lukisnya, yaitu seorang penari legong cantik dari Banjar Kelandis bernama Ni Nyoman Pollok. Panorama indahnya pantai Sanur, melatarbelakangi liak-liuk tubuh Ni Pollok sebagai obyek lukisan Le Mayeur, yang membawa kemasyuran karya-karya lukisannya ke seluruh dunia.

Banyaknya spesies biota dalam bahari pantai Sanur, juga menjadi inspirasi Le Mayeur untuk menciptakan sebuah karya yang bekerja sama dengan pemimpin bendega Ida Ketut Aseman, yang tidak lain adalah Ida Pedanda Made Sidemen (setelah jadi pendeta suci).

Setelah Peed Aya selesai, dilanjutkan dengan sajian rekasadana pergelaran sendratari bertajuk “Karang Kaang Kambang”. Garapan sendratari ini merupakan hasil kolaborasi Sanggar Usadhi Langu dan ISI Denpasar.

Sekadar informasi, PKB XLV 2023 akan berlangsung dari 18 Juni 2023 hingga 16 Juli 2023. Tempat pelaksanaan dipusatkan di Taman Budaya (Art Center) Provinsi Bali; di ISI Denpasar; dan Monumen Perjuangan Rakyat Bali.[T]

Barung Gong Kebyar Buleleng: Mengalir dan Berputar | Catatan PKB 2023 Duta Kabupaten Buleleng
Di Areal Pesta Kesenian Bali 2023, Tak Boleh Buang Sampah, Tak Boleh Bawa Makanan
“Samudra Baniaga”, 182 Penari dari Buleleng untuk Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2023
Tags: Budayakesenian baliPesta Kesenian Baliseni tari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Barung Gong Kebyar Buleleng: Mengalir dan Berputar | Catatan PKB 2023 Duta Kabupaten Buleleng

Next Post

Pertemuan Dua Penerus Dinasti Politik, Apa yang Mereka Bicarakan?

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails
Next Post
Pertemuan Dua Penerus Dinasti Politik, Apa yang Mereka Bicarakan?

Pertemuan Dua Penerus Dinasti Politik, Apa yang Mereka Bicarakan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co