2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kisah Pulang Kampung Mahasiswa Universitas Jambi Asal Samosir : Menginap 2 Hari 1 Malam di Bus  

Nurdiana Simbolon by Nurdiana Simbolon
June 11, 2023
in Khas
Kisah Pulang Kampung Mahasiswa Universitas Jambi Asal Samosir : Menginap 2 Hari 1 Malam di Bus  

Mahasiswa UNJA asal Samosir saat ingin pulang kampung | Dok penulis

PULANG KAMPUNG adalah hal paling menyenangkan bagi perantau. Seperti yang dilakukan mahasisiwa asal Samosir Sumatera Utara yang selama ini kuliah di Universitas Jambi.

Orang Samosir memang banyak yang merantau. Berbagai alasan digunakan untuk merantau seperti  kerja dan belajar. Belajar, bagi para muda di  kampung di Samosir, tentu memiliki tantangan untuk menjalaninya, salah satunya adalah jarak, tetapi jarak dan waktu bukan penghambat mahasisiwa asal Samosir untuk terus belajar.

Mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Jambi atau Unja berjumlah sekitar 200 orang dengan berbagai fakultas dan jurusan. Layaknya mahasisiwa pada umumnya, setelah selesai melaksanakan ujian akhir semester, maka akan disambut oleh libur.

Libur yang cukup panjang membuat para pelajar memilih untuk pulang. Berbagai alasan diutarakan untuk pulang, seperti mau membantu orang tua, rindu keluarga, ada acara keluarga, dipaksa pulang karena sudah tidak pulang dua tahun, dan lain sebagainya.

Jarak antara kampus Unja dengan Samosir, lewat rute terbaik sekitar 1.021 Km. Jarak ini ditempuh sekitar dua hari satu malam dengan menggunakan bus. Meski perjalanan dengan jarak jauh, mahasiswa Unja banyak memilih untuk pulang.

Di perjalanan bus akan berhenti saat jam-jam makan, seperti makan pagi, siang dan malam. Pada saat perjalanan juga sering terjadi hal yang tidak terduga, seperti ban bocor, mesin rusak, bongkar muat, antrian panjang POM bensin  dan lain sebagainya, yang menunda penjalanan sehingga waktu tempuh bisa lebih lama dari waktu yang seharusnya.

Dua hari satu malam merupakan hal yang cukup membosankan bagi para penumpang.Gangguan tidur pun sering terjadi karena ketidaknyamanan. Lain daripada itu sering juga terjadi muntah, kaki bengkak, pinggang terasa pegal dan lain sebagainya.

Kaki bengkak dalam perjalanan pulang | Dok Penulis

Dalam perjalanan tentu saja penumpang jarang mandi, tetapi menyempatkan untuk sekadar cuci muka, gosok gigi dan hal ringan lainnya, sekadar untuk menyegarkan badan. Hal ini terjadi karena keterbatasan waktu, ketika bus berhenti maka akan digunakan sebaik-baiknya.

Pulang kampung oleh mahasiswa Unja asal Samosir dilakukan dua kali dalam setahun. Tidak seperti teman-teman lainnya yang jarak rumahnya dua, tiga sampai enam jam saja, untuk tiba di rumah masing-masing. Mereka yang rumahnya dekat kampus, pulang kampung bisa dilakukan  lebih dari enam kali untuk sekedar tegur sapa dengan keluarga.

Mahasisiwa asal Samosir pulang kampung pada masa semester telah selesai. Kadangkala pulang kampung tidak bisa dilakukan karena beberapa faktor seperti harus magang, keterbatasan uang, dan kepentingan lain yang mendesak.

Ketika mahasiswa pulang kampung, biasa menggunakan bus. Terdapat pula tariff-tarif bus, sepeprti bus ekonomi mempunyai ongkos kisaran Rp.320.000 dan bus AC berkisar Rp.360.000.

Selain ongkos jam-jam keberangkatan juga beda. Ada yang berangkat jam 10:00 AM, 13:30 PM dan lain sebagainya. Waktu tempuh ke rumah saya biasanya lebih lama karena saya harus menaiki angkot atau kapal dan dijemput lagi oleh saudara atau orangtua saya.

Hal-hal yang dialami oleh mahasiswa Unja untuk datang dan pulang dari Jambi sudah menjadi hal biasa. Pulang bersama teman dan duduk bersama bercerita semuanya tentang kampus, rumah dan lain sebagainya. Itu semua dirasa cukup menarik.

Ketika bahan obrolan habis maka pilihan yang baik adalah untuk tidur. Tidak jarang juga masing-masing orang tua, saudara, sering menelepon untuk sekedar tahu posisi kita sudah dimana. Dering telpon sering terdengar dan bergonta-ganti penumpang mengangkat teleponnya.

Di dalam bus tentu bukan hanya menumpang mahasiswa, tidak jarang ada juga orang tua yang membawa anak,anak yang menangis karena panas dan bosan riuh terdengar. Para teman, orang tua dan penumpang lainnya banyak yang menghibur dan banyak lagi kisah yang terjadi dalam bus. Sering juga apa yang terjadi dalam bus membuat haru hingga ada kesan pesan perjalanan yang memuat makna tersirat untuk pengajaran hidup.

Saya akan membuat tips dan hal yang diperlukan dalam perjalanan menggunakan bus dalam waktu lama dan jarak cukup jauh ,sebagai berikut :

  1. Memilih bus atau transfortasi aman dan nyaman
  2. Memilih jam keberangkatan dengan memikirkan jam tiba dirumah dengan tepat
  3. Memilih loket pembelian tiket dan bus dengan kualitas pelayanan yang bagus untuk meminimalisir terjadinya pergantian trasfortasi di jalan dengan hitungan tak wajar
  4. Memastikan keadaan tubuh dalam kondisi yang sehat
  5. Kondisi perut tidak dalam keadaan kosong dari keberangkatan atapun dalam perjalanan
  6. Meggunakan pakaian yang nyaman dan tidak menggunakan jins atau pakaian ketat lainnya
  7. Membawa makanan ringan dan minuman
  8. Membawa obat obat emergency seperti obat mabuk,minyak angin bahkan mempersiapkan plastik
  9. Memilih tempat duduk yang nyaman
  10. Meminimalisir barang bawaan
  11. Membawa selimut atau kain jika sewaktu waktu merasa dingin saat perjalanan
  12. Membawa alat  kebersihan tubuh dengan ukuran kecil
  13. Membawa power bank atau charger
  14. Menghindari makanan berkuah
  15. Jangan merokok
  16. Jika membawa barang elektronik seperti laptop maka disarankan untuk menempatkan ditempat yang aman dan menghindari meletakkan di bagian bawah tanpa pengawasan
  17. Memperhatikan barang bawaan ketika bus sedang dalam perjalanan dan ketika bus berhenti untuk istirahat.
  18. Meletakkan uang dalam saku celana atau menempatkan pada dua tempat berbeda.
  19. Memperhatikan ketika yang bukan penumpang masuk kedalam bus misalkan para penjual jajanan,pengamen atau pengemis.

Sejauh mana pun kita merantau tetap harus pulang, bukan karena kesuksesan dan banyak uang untuk pulang tetapi sekedar menyapa orang tua, sanak saudara dan mencium aroma masakan ibu, pemandangan kampung hingga nostalgia merupakan hal yang cukup membuat bahagia dan itu menarik.

Orang tua tidak pernah memaksa untuk membawa oleh oleh, tetapi sekedar mendengar suara secara langsung pun sudah menjadi syukur yang tiada tara. Mencari ilmu dan uang bisa dilakukan kembali tapi untuk melihat orang tua dan sanak saudara merupakan hal yang sangat jarang.

Apakah kamu  tidak rindu masakan ibu? Atau sekadar mendengar namamu dipanggil oleh ayah? Atau kamu dengan saudaramu bertengkar hanya karena hal sepele?

Sudahkah kamu pulang kampung? [T]

Tujuan Pulang Kampung yang Tidak Terduga
Maha Berat Beban Sosial Seorang Sarjana untuk Pulang ke Kampung Halaman
Lulus Kuliah Tak Pulang, Putu Angga Mayobhayu Jual Sate Lilit di Kota Malang
Tags: mahasiswapulang kampungSamosirSumatera UtaraUniversitas Jambi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jeruk Siam Kintamani Bisa Diolah Jadi Selai

Next Post

Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Nurdiana Simbolon

Nurdiana Simbolon

Lahir di Sumatera Utara, tepatnya di Samosir. Pendidikan SD hingga SMA ditempuh di kampung halaman. Kini menempuh pendidikan di Universitas Jambi angkatan tahun 2020 jurusan Sastra Indonesia.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co