27 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kisah Pulang Kampung Mahasiswa Universitas Jambi Asal Samosir : Menginap 2 Hari 1 Malam di Bus  

Nurdiana Simbolon by Nurdiana Simbolon
June 11, 2023
in Khas
Kisah Pulang Kampung Mahasiswa Universitas Jambi Asal Samosir : Menginap 2 Hari 1 Malam di Bus  

Mahasiswa UNJA asal Samosir saat ingin pulang kampung | Dok penulis

PULANG KAMPUNG adalah hal paling menyenangkan bagi perantau. Seperti yang dilakukan mahasisiwa asal Samosir Sumatera Utara yang selama ini kuliah di Universitas Jambi.

Orang Samosir memang banyak yang merantau. Berbagai alasan digunakan untuk merantau seperti  kerja dan belajar. Belajar, bagi para muda di  kampung di Samosir, tentu memiliki tantangan untuk menjalaninya, salah satunya adalah jarak, tetapi jarak dan waktu bukan penghambat mahasisiwa asal Samosir untuk terus belajar.

Mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Jambi atau Unja berjumlah sekitar 200 orang dengan berbagai fakultas dan jurusan. Layaknya mahasisiwa pada umumnya, setelah selesai melaksanakan ujian akhir semester, maka akan disambut oleh libur.

Libur yang cukup panjang membuat para pelajar memilih untuk pulang. Berbagai alasan diutarakan untuk pulang, seperti mau membantu orang tua, rindu keluarga, ada acara keluarga, dipaksa pulang karena sudah tidak pulang dua tahun, dan lain sebagainya.

Jarak antara kampus Unja dengan Samosir, lewat rute terbaik sekitar 1.021 Km. Jarak ini ditempuh sekitar dua hari satu malam dengan menggunakan bus. Meski perjalanan dengan jarak jauh, mahasiswa Unja banyak memilih untuk pulang.

Di perjalanan bus akan berhenti saat jam-jam makan, seperti makan pagi, siang dan malam. Pada saat perjalanan juga sering terjadi hal yang tidak terduga, seperti ban bocor, mesin rusak, bongkar muat, antrian panjang POM bensin  dan lain sebagainya, yang menunda penjalanan sehingga waktu tempuh bisa lebih lama dari waktu yang seharusnya.

Dua hari satu malam merupakan hal yang cukup membosankan bagi para penumpang.Gangguan tidur pun sering terjadi karena ketidaknyamanan. Lain daripada itu sering juga terjadi muntah, kaki bengkak, pinggang terasa pegal dan lain sebagainya.

Kaki bengkak dalam perjalanan pulang | Dok Penulis

Dalam perjalanan tentu saja penumpang jarang mandi, tetapi menyempatkan untuk sekadar cuci muka, gosok gigi dan hal ringan lainnya, sekadar untuk menyegarkan badan. Hal ini terjadi karena keterbatasan waktu, ketika bus berhenti maka akan digunakan sebaik-baiknya.

Pulang kampung oleh mahasiswa Unja asal Samosir dilakukan dua kali dalam setahun. Tidak seperti teman-teman lainnya yang jarak rumahnya dua, tiga sampai enam jam saja, untuk tiba di rumah masing-masing. Mereka yang rumahnya dekat kampus, pulang kampung bisa dilakukan  lebih dari enam kali untuk sekedar tegur sapa dengan keluarga.

Mahasisiwa asal Samosir pulang kampung pada masa semester telah selesai. Kadangkala pulang kampung tidak bisa dilakukan karena beberapa faktor seperti harus magang, keterbatasan uang, dan kepentingan lain yang mendesak.

Ketika mahasiswa pulang kampung, biasa menggunakan bus. Terdapat pula tariff-tarif bus, sepeprti bus ekonomi mempunyai ongkos kisaran Rp.320.000 dan bus AC berkisar Rp.360.000.

Selain ongkos jam-jam keberangkatan juga beda. Ada yang berangkat jam 10:00 AM, 13:30 PM dan lain sebagainya. Waktu tempuh ke rumah saya biasanya lebih lama karena saya harus menaiki angkot atau kapal dan dijemput lagi oleh saudara atau orangtua saya.

Hal-hal yang dialami oleh mahasiswa Unja untuk datang dan pulang dari Jambi sudah menjadi hal biasa. Pulang bersama teman dan duduk bersama bercerita semuanya tentang kampus, rumah dan lain sebagainya. Itu semua dirasa cukup menarik.

Ketika bahan obrolan habis maka pilihan yang baik adalah untuk tidur. Tidak jarang juga masing-masing orang tua, saudara, sering menelepon untuk sekedar tahu posisi kita sudah dimana. Dering telpon sering terdengar dan bergonta-ganti penumpang mengangkat teleponnya.

Di dalam bus tentu bukan hanya menumpang mahasiswa, tidak jarang ada juga orang tua yang membawa anak,anak yang menangis karena panas dan bosan riuh terdengar. Para teman, orang tua dan penumpang lainnya banyak yang menghibur dan banyak lagi kisah yang terjadi dalam bus. Sering juga apa yang terjadi dalam bus membuat haru hingga ada kesan pesan perjalanan yang memuat makna tersirat untuk pengajaran hidup.

Saya akan membuat tips dan hal yang diperlukan dalam perjalanan menggunakan bus dalam waktu lama dan jarak cukup jauh ,sebagai berikut :

  1. Memilih bus atau transfortasi aman dan nyaman
  2. Memilih jam keberangkatan dengan memikirkan jam tiba dirumah dengan tepat
  3. Memilih loket pembelian tiket dan bus dengan kualitas pelayanan yang bagus untuk meminimalisir terjadinya pergantian trasfortasi di jalan dengan hitungan tak wajar
  4. Memastikan keadaan tubuh dalam kondisi yang sehat
  5. Kondisi perut tidak dalam keadaan kosong dari keberangkatan atapun dalam perjalanan
  6. Meggunakan pakaian yang nyaman dan tidak menggunakan jins atau pakaian ketat lainnya
  7. Membawa makanan ringan dan minuman
  8. Membawa obat obat emergency seperti obat mabuk,minyak angin bahkan mempersiapkan plastik
  9. Memilih tempat duduk yang nyaman
  10. Meminimalisir barang bawaan
  11. Membawa selimut atau kain jika sewaktu waktu merasa dingin saat perjalanan
  12. Membawa alat  kebersihan tubuh dengan ukuran kecil
  13. Membawa power bank atau charger
  14. Menghindari makanan berkuah
  15. Jangan merokok
  16. Jika membawa barang elektronik seperti laptop maka disarankan untuk menempatkan ditempat yang aman dan menghindari meletakkan di bagian bawah tanpa pengawasan
  17. Memperhatikan barang bawaan ketika bus sedang dalam perjalanan dan ketika bus berhenti untuk istirahat.
  18. Meletakkan uang dalam saku celana atau menempatkan pada dua tempat berbeda.
  19. Memperhatikan ketika yang bukan penumpang masuk kedalam bus misalkan para penjual jajanan,pengamen atau pengemis.

Sejauh mana pun kita merantau tetap harus pulang, bukan karena kesuksesan dan banyak uang untuk pulang tetapi sekedar menyapa orang tua, sanak saudara dan mencium aroma masakan ibu, pemandangan kampung hingga nostalgia merupakan hal yang cukup membuat bahagia dan itu menarik.

Orang tua tidak pernah memaksa untuk membawa oleh oleh, tetapi sekedar mendengar suara secara langsung pun sudah menjadi syukur yang tiada tara. Mencari ilmu dan uang bisa dilakukan kembali tapi untuk melihat orang tua dan sanak saudara merupakan hal yang sangat jarang.

Apakah kamu  tidak rindu masakan ibu? Atau sekadar mendengar namamu dipanggil oleh ayah? Atau kamu dengan saudaramu bertengkar hanya karena hal sepele?

Sudahkah kamu pulang kampung? [T]

Tujuan Pulang Kampung yang Tidak Terduga
Maha Berat Beban Sosial Seorang Sarjana untuk Pulang ke Kampung Halaman
Lulus Kuliah Tak Pulang, Putu Angga Mayobhayu Jual Sate Lilit di Kota Malang
Tags: mahasiswapulang kampungSamosirSumatera UtaraUniversitas Jambi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jeruk Siam Kintamani Bisa Diolah Jadi Selai

Next Post

Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Nurdiana Simbolon

Nurdiana Simbolon

Lahir di Sumatera Utara, tepatnya di Samosir. Pendidikan SD hingga SMA ditempuh di kampung halaman. Kini menempuh pendidikan di Universitas Jambi angkatan tahun 2020 jurusan Sastra Indonesia.

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Mantra ke Danau Paisu Pok, Wisata Alam Nan Indah di Sulawesi Tengah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya
Esai

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

TAK dapat dipungkiri lagi bahwa Seba Baduy bukan lagi dimaknai hanya sebagai acara ritual sakral semata, tapi sudah melebihi dari...

by Asep Kurnia
April 27, 2026
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali
Persona

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi
Panggung

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi...

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan
Esai

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

DUNIA mengakui1 April adalah tanggal olok-olok. Orang boleh berbohong pada 1 April yang disebut dengan April Mop. Tidak demikian dengan...

by I Nyoman Tingkat
April 27, 2026
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram
Esai

Masalahnya Bukan Hanya Anggaran

SETIAP kali angka besar muncul di ruang publik, reaksi yang mengikuti hampir selalu serupa, yakni cepat, emosional, dan penuh kecurigaan....

by Isran Kamal
April 27, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

Ketika Orang Bali Terpapar Jadi Pasukan Payuk Jakan & Cicing Borosan

— Catatan Harian Sugi Lanus, 27 April 2027 Lihatlah berbagai kejadian orang Bali cekcok, adu mulut terbuka, saling berhadapan-hadapan, berkelahi...

by Sugi Lanus
April 27, 2026
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta
Esai

Teatrikal Politik Lingkungan di Bali

BALI sedang tidak baik-baik saja. Setidaknya pernyataan tersebut valid dalam perspektif lingkungan. Telah menjadi diskursus publik bahwa Bali saat ini...

by Teddy Chrisprimanata Putra
April 26, 2026
Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali
Esai

Payung Pantai Menjamur, Pohon Memudar: Menurunnya Keindahan Alam Bali

KEDATANGAN wisatawan ke Bali pada dasarnya bukan semata-mata karena hotel mewah, pusat hiburan, atau tempat belanja. Mereka datang karena ingin...

by Nyoman Mariyana
April 26, 2026
Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?
Esai

Sekolah Siaga Kependudukan, Apa Pula Itu?

SEKOLAH selalu menjadi objek sosialisasi bagi kesuksesan program pemerintah, baik pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Gaungnya makin kencang setelah reformasi...

by I Nyoman Tingkat
April 26, 2026
Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali
Berita

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung...

by tatkala
April 25, 2026
Serangga dalam Piring Makan Kita
Kuliner

Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

by Jaswanto
April 25, 2026
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co