11 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membaca Racauan Arman Dhani

Wayan Esa Bhaskara by Wayan Esa Bhaskara
May 30, 2026
in Ulas Buku
Membaca Racauan Arman Dhani

Buku '30 Tahun dan Gagal' karya Arman Dhani

  • Judul               : 30 Tahun dan Gagal
  • Penulis            : Arman Dhani
  • Tahun terbit    : Februari 2026
  • Penerbit          : EA Books
  • Tebal               : x + 138 halaman
  • ISBN                : 978-623-5280-25-7

Membaca buku 30 Tahun dan Gagal, buku terbaru karya Arman Dhani terasa seperti mendengar curhat yang panjang. Ceritanya beragam, ada sedih, jenaka, dan tragis. Ada pula bagian yang menyisakan kesan mendalam. Buku setebal 138 halaman ini membahas kegagalan dari kaca mata penulisnya. Pertanyaan besarnya, apa itu gagal? Atau jika dibalik, apa itu sukses?

Saya selalu yakin, buku-buku semacam ini semakin dibutuhkan. Gagal dan sukses bisa digapai siapa saja. Hanya saja proses dan caranya yang berbeda-beda. Sebab ‘neraka’ ada di mana-mana, kesehatan mental menjadi penyakit akut yang perlu dihindari. Ada banyak kebaikan dan refleksi hidup dalam buku jenis ini. Dalam buku 30 Tahun dan Gagal Dhani tidak hanya membahas kegagalan pada ranah personal. Ia mengaitkan kegagalan individu dengan struktur di negeri ini. 

Seperti yang tertulis pada KBBI, gagal/ga.gal diartikan sebagai tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya): keinginan untuk menjadi juara ; Definisi ini pun ditulis dengan jelas pada sampul buku. Mungkin dimaksudkan agar pembaca memiliki sudut pandang sejalan tentang kata gagal. Buku ini secara garis besar dibagi menjadi sembilan bagian, di antaranya Deklarasi Kegagalan di Usia 30 Tahun, Mengurai Kondisi Kesehatan Mental, Racun-Racun Layar, Mengusut Kegagalan Struktural, Melepas Alienasi Diri, Memaknai Kesuksesan di Usia 30 Tahun, Seni Merangkak dari Bawah di Pasar Kerja, Membangun Fondasi Hubungan Sehat, dan Timeline-Mu Aturanmu. Ada benang merah yang kuat dalam setiap bagian.

Arman Dhani menulis semacam kilas balik kisah hidupnya. Bisa jadi semacam nukilan autobiografi namun tidak diceritakan dengan alur yang runut. Saya melihat, buku yang diterbitkan EA Books, 2026 ini menjadi arsip atas kisah hidup manusia yang pernah gagal. Dunia terus menerus berubah, penilaian gagal dan sukses tiap orang pun berbeda. Subjek cerita yang dibicarakan buku ini, Arman Dhani, seperti sedang mencari pijakan. Dalam kisahnya tersebut, tanpa disadari memberikan makna hidup yang sangat relevan untuk pembaca.

Daya tarik buku ini, tentu dari cara Dhani bertutur sederhana namun menggugah. Dari kalimat-kalimat yang dilontarkan, dengan gampang kita menyimpulkan ia adalah orang yang memiliki bacaan yang luas. Bagi yang mengikuti Dhani, baik sebagai penulis buku dan jurnalis, atau bahkan pada podcast-podcast pasti telah hapal dengan cara dia bertutur. Untuk yang suka kalimat-kalimat untuk bahan quotes, buku ini punya melimpah. Beberapa kutipan yang saya suka adalah ‘‘Banyak orang berpikir menyerah itu mudah, tapi kenyataannya justru jadi hal paling sulit untuk dilakukan’’ (hlm 6) atau ‘‘jangan masuk hubungan bersama orang yang belum selesai dengan dirinya sendiri’’ (hlm 109).

Awal membaca buku ini, pembaca akan diceritakan kondisi kegagalan yang dialami Dhani. Mulai gagal dalam pekerjaan, cinta, dan kesehatan. Dia menceritakan sempat divonis positif Covid19 dan diabetes. Dari sana, mulai diceritakan lagi kegagalan-kegagalan berikutnya dengan lebih detail. Secara keseluruhan, kegagalan yang dialami Dhani berkelindan dari mulai satu faktor ke faktor lainnya. Lalu ia analisis bahwa penyebab kegagalan tidak hanya berasal dari dirinya sendiri, akan tetapi tidak jarang berasal dari luar dirinya. Faktor yang berasal dari luar dirilah yang amat sulit untuk dikontrol.

Dalam satu bagian sub Mengusut Kegagalan Struktural, ia menulis ‘‘orang miskin tidak hanya kekurangan materi, tapi juga kekurangan akses: akses ke pendidikan yang layak, ke waktu luang untuk berpikir, ke jaringan sosial yang ‘berguna’, ke informasi yang benar,… ‘‘ (hlm 57). Dengan asumsi bahwa kegagalan yang dialami salah satunya karena ‘ditindas sistem’.

Kegagalan yang datang silih berganti seakan tidak hanya membuat babak belur secara fisik, namun juga menghancurkan mentalnya. Tentu, ia tetap bisa berdiri dan kuat melangkah maju setelah berbagai kegagalan tersebut adalah doa ibu dan jalan yang ditunjukkan Tuhan kepadanya. Setidaknya, inilah yang masih Dhani yakini. Ada bagian yang dia mengingat masakan ibu, pesan-pesan ibu dan akhirnya membuatnya bangkit kembali. ‘‘Pesan ibu akan kupegang erat-erat…’’ kata dia (hlm 79).

Kegagalan ternyata tidak hanya disebabkan oleh diri sendiri. Akan tetapi, kegagalan bisa muncul karena media sosial (Dhani menyebutnya neraka di dalam layar) dan relasi dengan orang lain/lingkungan sekitar. Bahkan yang terparah, sebelum gagal kita akan diserang penyakit mental sehingga akhirnya kita ‘merasa’ telah gagal. Kegagalan akan semakin parah jika tidak ada dukungan sekitar. Misal ketika dipecat kerja atau diputuskan pacar, jika tidak ada dukungan dari teman dan keluarga maka ‘kegagalan’ ini akan semakin terasa kuat. Bukankah, kita nggak serapuh yang selama ini kita kira.

Menurut saya, bagian penting lain di buku ini pada bagian Memaknai Kesuksesan di Usia 30 Tahun. Pada bagian ini Dhani menulis panjang lebar bahwa kemenangan tidak selalu datang dalam hasil besar (hlm 88) ‘‘Peradaban kita terbiasa merayakan hasil daripada proses, lebih peduli tinggi jabatan daripada pengalaman’’ pada kalimat ini terasa sekali ketegasan bahwa sukses itu ukurannya relatif, ditambah struktur dunia kerja atau kaca mata sukses masyarakat kita.

Setelah membaca buku ini, saya sebenarnya berharap mendapat makna dari sukses. Apa itu sukses? Bagaimana cara meraihnya? Akan tetapi, sukses setiap orang ternyata berbeda, panduan sukses pun berbeda. Begitu pula, apa itu gagal? Kondisi bagaimana seseorang dikatakan gagal, pun berbeda-beda. Yang hampir pasti, mungkin gagal yang kita alami ada andil negara di dalamnya. Jadi, baca sampai selesai rancauan Arman Dhani di buku ini untuk menemukan gagal atau sukses versi masing-masing. [T]

Penulis: Wayan Esa Bhaskara
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukuEA BooksUlasan Buku
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pria-Pria yang Kau Semayamkan di Awan Kita

Next Post

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Wayan Esa Bhaskara

Wayan Esa Bhaskara

Menulis esai, puisi, dan cerpen disela-sela pekerjaannya sebagai guru

Related Posts

Makna Komunikasi di Balik Lagu: Ulas Buku Hermeneusical Karya Ahmad Sihabudin

by Chusmeru
September 3, 2026
0
Makna Komunikasi di Balik Lagu: Ulas Buku Hermeneusical Karya Ahmad Sihabudin

Judul Buku: HERMENEUSICAL Menafsir Musik dalam Komunikasi Manusia Penulis      : Prof.Dr. Ahmad Sihabudin, M.Si Penerbit    : Indigo Media, Kota Tangerang...

Read moreDetails

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

by IRZI
August 3, 2026
0
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

Read moreDetails

Tuhan Yang Maha Puisi

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
0
Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

Read moreDetails

SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi

by I Wayan Sujana Suklu
July 26, 2026
0
SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi

SEBUAH buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang baru mulai dibaca justru setelah kita menutupnya....

Read moreDetails

Kehilangan, Bahasa, dan Memori Kolektif dalam Karya Sastra —Membaca “Singkarak, Riang dan Sendunya” Karya Ragdi F Daye

by Azwar
July 17, 2026
0
Kehilangan, Bahasa, dan Memori Kolektif dalam Karya Sastra —Membaca “Singkarak, Riang dan Sendunya” Karya Ragdi F Daye

Singkarak, Riang dan Sendunya merupakan kumpulan cerpen karya Ragdi F Daye yang diterbitkan Rumahkayu Pustaka pada Mei 2026. Buku ini...

Read moreDetails

“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan

by I Made Sujaya
July 16, 2026
0
“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan

Novel Koloni pertama kali diluncurkan oleh Gramedia pada 22 Agustus 2025. Sejak diluncurkan hingga kini, novel ini terus mendapat perhatian...

Read moreDetails

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

by IRZI
July 12, 2026
0
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

Read moreDetails

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

by Mas Ruscitadewi
July 10, 2026
0
Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Risalah Perempuan-Perempuan Tembikar yang dipakai sebagai judul kumpulan puisi ini mengisyaratkan pilihan, penilaian dan sudut pandang penyair dalam membahas masalah...

Read moreDetails

“Mindfulness-Based Learning” alias Belajar Berbasis-Adnyana

by I Nyoman Darma Putra
July 9, 2026
0
“Mindfulness-Based Learning” alias Belajar Berbasis-Adnyana

KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love...

Read moreDetails

Membaca Makna Pulang dalam Novel ‘Rumah’ karya JS Khairen

by Dede Putra Wiguna
July 3, 2026
0
Membaca Makna Pulang dalam Novel ‘Rumah’ karya JS Khairen

Judul             : Rumah Penulis          : JS Khairen Penerbit        : PT Elex Media Komputindo Editor             : Trian Lesmana dan Dion Rahman...

Read moreDetails
Next Post
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co