13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kabar Baik dari Sumberklampok: Habis Bersitegang, Terbitlah Kerukunan

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2023
in Khas
Kabar Baik dari Sumberklampok: Habis Bersitegang, Terbitlah Kerukunan

Tokoh Muslim dan Hindu Sumberklampok berbuka bersama | Dok. PC GP Ansor Buleleng

INDONESIA tidak pernah sepi dari isu-isu agama. Beberapa minggu lalu, ramai kabar soal sejumlah warga yang memaksa untuk pergi ke pantai dengan “melawan” Pecalang hingga membuka paksa pintu portal saat Hari Raya Nyepi pada Rabu, 22 Maret 2023.

Tindakan tersebut terjadi di Kantor Seksi 2 Kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Banjar Dinas Tegal Bundar, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sekitar pukul 10.00 Wita.

Berdasarkan video yang beredar, sejumlah warga mengendarai sepeda motor menunggu di depan portal yang dijaga para pecalang. Mereka berbondong-bondong masuk, setelah seorang di antaranya berhasil (memaksa) membuka portal.

Perbekel Desa Sumberklampok, Wayan Sawitrayasa, seperti yang telah dikabarkan detikBali, membenarkan hal tersebut. Ia mengakui warga yang memaksa rekreasi adalah umat yang tidak merayakan Nyepi di desanya.

“Informasi dari warga, setiap hari raya Nyepi, mereka terbiasa berekreasi di sana agar tidak keluar ke jalan raya. Tetapi, yang namanya Nyepi itu seharusnya di rumah. Apalagi, ikut menghidupkan sepeda motor. Bandara saja ditutup,” terang Sawitrayasa.

Seperti api dalam sekam yang diguyur minyak tanah, insiden itu dengan cepat tersebar di media sosial—viral. Dan seperti yang sudah-sudah, kabar itu dengan cepat pula memantik keributan netizen. Banyak yang menyayangkan, menyesalkan, banyak pula yang menghujat, membenci, dan tak sedikit yang kemudian sentimen terhadap agamanya, bukan oknumnya.

Hingga oknum yang membuat keributan menyampaikan permintaan maaf yang disampaikan dalam mediasi—yang dihadiri Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng, Camat Gerokgak, Kapolsek Gerokgak, Perbekel Desa Sumberklampok, Kelian Desa Adat Sumberklampok, Kesbangpol Kabupaten Buleleng dan sejumlah perwakilan pecalang—di Mapolsek Gerokgak, Kamis, 23 Maret 2023, percikan-percikan keributan itu masih terasa.

Namun, hal tersebut tak berlangsung lama. Dengan melibatkan berbagai pihak, akhirnya keributan dapat diatasi. Terlebih, masyarakat Sumberklampok, antara umat Hindu dan Muslim, sudah saling mengenal sejak kecil.

 “Syukur saja, emosi sesaat sudah mulai mereda, karena pada hakikatnya antara Muslim dan Hindu di sana sudah saling kenal sejak kecil, mereka sama-sama lahir di sana,” kata Abdul Karim Abraham, Ketua PC GP Ansor Buleleng, kepada tatkala.co, Sabtu, 1 April 2023.

Inisiatif Pemuda Mempererat Kerukunan Beragama

Setelah ribut-ribut itu mereda, ada satu momen penting yang tak banyak dikabarkan oleh media atau viral di media sosial. Momen saat pemuda-pemudi Sumberklampok berinisiatif untuk kembali mempererat kerukunan umat beragama dengan cara berbuka puasa besama.

“Dan menariknya, ini ‘kan justru diinisiasi oleh pemuda Hindu di sana,” kata Abdul Karim.

Sekdes Sumberklampok, Haerus Zaman, ketika dikonfirmasi tatkala.co, Sabtu, 1 April 2023, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa inisiatif itu memang lahir dari Seka Teruna-Teruni (STT) Wahyu Dewata.

“STT Wahyu Dewata bersama para pemuda dan GP Ansor Sumberklampok mengadakan buka bersama setelah kejadian kemarin,” ujar Haerus, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting GP Ansor Sumbeklampok.

Keharmonisan kerukunan beragama itu semakin sejuk saat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gerokgak menyelenggarakan kegiatan serupa bersama tokoh Islam dan tokoh Hindu di Aula Kantor Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Minggu, 26 Maret 2023.

Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri tokoh umat Islam dan umat Hindu, jajaran Muspika, Camat Gerokgak, Kapolsek Gerokgak, dan Danramil.

Kegiatan itu berlangsung dengan penuh persaudaraan. Suasananya aman dan kondusif. Karena memang, acara buka puasa bersama itu diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kerukunan antarumat beragama.

Dikutip dari tatkala.co, Camat Gerokgak Ketut Aryawan mengatakan, dengan adanya kegiatan yang positif ini agar menjadi sebuah gambaran bahwa toleransi umat beragama di Kabupaten Buleleng khususnya di Kecamatan Gerokgak tetap terjaga keutuhannya serta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dari berbagai elemen keagamaan yang ada di Kecamatan Gerokgak.

Ia berharap, perlu adanya peran aktif tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menjaga dan menghormati keyakinan antar umat beragama di Kecamatan Gerokgak pada khususnya, dan Kabupaten Buleleng pada umumnya.

“Terimakasih kepada seluruh tokoh masyarakat yg sudah secara aktif ikut dalam menjaga keamanan dan ketentraman wilayah Gerokgak,” kata Pak Camat, saat acara buka puasa itu.

Hidup Bersama Sejak Dulu

Tak mengherankan sebenarnya, sebab toleransi dan kebersamaan umat beragama di Sumberklampok memang sangatlah tinggi. “Sudah terbangun sejak dulu,” kata Haerus.

Dalam setiap kegiatan, baik sosial maupun keagamaan, umat Hindu dan Muslim selalu bersatu. Tidak ada sekat di antara kedua umat tersebut. Sikap saling mengharagai itu dijunjung setinggi-tingginya.

“Kalau ada yang lagi membangun rumah, entah itu orang Islam atau Hindu, kami saling bantu,” jelas Haerus.

Sedangkan dalam relasi antaragama, Desa Sumberklampok memiliki kegiatan yang unik, yakni kegiatan sholawat yang dilakukan berbarengan dengan kegiatan upakara di Pura Perjuangan. Hal ini sudah dilakukan umat Hindu dan Muslim Sumberklampok sejak tahun 1970.

“Setiap 7 November  desa melakukan doa bersama. Selalu dilakukan ritual-ritual keagamaan sebagai wujud syukur masyarakat,” kata Ketua Majelis Taklim Desa Sumberklampok, Rahabid.

Artinya, Abdul Karim menegaskan, masalah ribut-ribut di Sumberklampok kemarin sebenarnya sudah selesai di tingkat desa. “Mereka selama ini sudah biasa hidup bersama dan bahkan berjuang bersama dalam memperoleh hak atas tanahnya,” ujarnya.[T][Jas/*]

3 Berita Baik dari Buleleng Barat, Setelah Ribut-ribut Nyepi di Sumberklampok
Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi

Mereguk Toleransi di Wilayah Tanpa Batas – Catatan Seorang Jurnalis
Tags: agamabalibulelengtoleransi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Untung Buntung Belajar Calistung

Next Post

Memaknai Kehilangan

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Kehilangan

Memaknai Kehilangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co