23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kabar Baik dari Sumberklampok: Habis Bersitegang, Terbitlah Kerukunan

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2023
in Khas
Kabar Baik dari Sumberklampok: Habis Bersitegang, Terbitlah Kerukunan

Tokoh Muslim dan Hindu Sumberklampok berbuka bersama | Dok. PC GP Ansor Buleleng

INDONESIA tidak pernah sepi dari isu-isu agama. Beberapa minggu lalu, ramai kabar soal sejumlah warga yang memaksa untuk pergi ke pantai dengan “melawan” Pecalang hingga membuka paksa pintu portal saat Hari Raya Nyepi pada Rabu, 22 Maret 2023.

Tindakan tersebut terjadi di Kantor Seksi 2 Kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Banjar Dinas Tegal Bundar, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sekitar pukul 10.00 Wita.

Berdasarkan video yang beredar, sejumlah warga mengendarai sepeda motor menunggu di depan portal yang dijaga para pecalang. Mereka berbondong-bondong masuk, setelah seorang di antaranya berhasil (memaksa) membuka portal.

Perbekel Desa Sumberklampok, Wayan Sawitrayasa, seperti yang telah dikabarkan detikBali, membenarkan hal tersebut. Ia mengakui warga yang memaksa rekreasi adalah umat yang tidak merayakan Nyepi di desanya.

“Informasi dari warga, setiap hari raya Nyepi, mereka terbiasa berekreasi di sana agar tidak keluar ke jalan raya. Tetapi, yang namanya Nyepi itu seharusnya di rumah. Apalagi, ikut menghidupkan sepeda motor. Bandara saja ditutup,” terang Sawitrayasa.

Seperti api dalam sekam yang diguyur minyak tanah, insiden itu dengan cepat tersebar di media sosial—viral. Dan seperti yang sudah-sudah, kabar itu dengan cepat pula memantik keributan netizen. Banyak yang menyayangkan, menyesalkan, banyak pula yang menghujat, membenci, dan tak sedikit yang kemudian sentimen terhadap agamanya, bukan oknumnya.

Hingga oknum yang membuat keributan menyampaikan permintaan maaf yang disampaikan dalam mediasi—yang dihadiri Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng, Camat Gerokgak, Kapolsek Gerokgak, Perbekel Desa Sumberklampok, Kelian Desa Adat Sumberklampok, Kesbangpol Kabupaten Buleleng dan sejumlah perwakilan pecalang—di Mapolsek Gerokgak, Kamis, 23 Maret 2023, percikan-percikan keributan itu masih terasa.

Namun, hal tersebut tak berlangsung lama. Dengan melibatkan berbagai pihak, akhirnya keributan dapat diatasi. Terlebih, masyarakat Sumberklampok, antara umat Hindu dan Muslim, sudah saling mengenal sejak kecil.

 “Syukur saja, emosi sesaat sudah mulai mereda, karena pada hakikatnya antara Muslim dan Hindu di sana sudah saling kenal sejak kecil, mereka sama-sama lahir di sana,” kata Abdul Karim Abraham, Ketua PC GP Ansor Buleleng, kepada tatkala.co, Sabtu, 1 April 2023.

Inisiatif Pemuda Mempererat Kerukunan Beragama

Setelah ribut-ribut itu mereda, ada satu momen penting yang tak banyak dikabarkan oleh media atau viral di media sosial. Momen saat pemuda-pemudi Sumberklampok berinisiatif untuk kembali mempererat kerukunan umat beragama dengan cara berbuka puasa besama.

“Dan menariknya, ini ‘kan justru diinisiasi oleh pemuda Hindu di sana,” kata Abdul Karim.

Sekdes Sumberklampok, Haerus Zaman, ketika dikonfirmasi tatkala.co, Sabtu, 1 April 2023, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa inisiatif itu memang lahir dari Seka Teruna-Teruni (STT) Wahyu Dewata.

“STT Wahyu Dewata bersama para pemuda dan GP Ansor Sumberklampok mengadakan buka bersama setelah kejadian kemarin,” ujar Haerus, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting GP Ansor Sumbeklampok.

Keharmonisan kerukunan beragama itu semakin sejuk saat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gerokgak menyelenggarakan kegiatan serupa bersama tokoh Islam dan tokoh Hindu di Aula Kantor Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Minggu, 26 Maret 2023.

Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri tokoh umat Islam dan umat Hindu, jajaran Muspika, Camat Gerokgak, Kapolsek Gerokgak, dan Danramil.

Kegiatan itu berlangsung dengan penuh persaudaraan. Suasananya aman dan kondusif. Karena memang, acara buka puasa bersama itu diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kerukunan antarumat beragama.

Dikutip dari tatkala.co, Camat Gerokgak Ketut Aryawan mengatakan, dengan adanya kegiatan yang positif ini agar menjadi sebuah gambaran bahwa toleransi umat beragama di Kabupaten Buleleng khususnya di Kecamatan Gerokgak tetap terjaga keutuhannya serta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dari berbagai elemen keagamaan yang ada di Kecamatan Gerokgak.

Ia berharap, perlu adanya peran aktif tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menjaga dan menghormati keyakinan antar umat beragama di Kecamatan Gerokgak pada khususnya, dan Kabupaten Buleleng pada umumnya.

“Terimakasih kepada seluruh tokoh masyarakat yg sudah secara aktif ikut dalam menjaga keamanan dan ketentraman wilayah Gerokgak,” kata Pak Camat, saat acara buka puasa itu.

Hidup Bersama Sejak Dulu

Tak mengherankan sebenarnya, sebab toleransi dan kebersamaan umat beragama di Sumberklampok memang sangatlah tinggi. “Sudah terbangun sejak dulu,” kata Haerus.

Dalam setiap kegiatan, baik sosial maupun keagamaan, umat Hindu dan Muslim selalu bersatu. Tidak ada sekat di antara kedua umat tersebut. Sikap saling mengharagai itu dijunjung setinggi-tingginya.

“Kalau ada yang lagi membangun rumah, entah itu orang Islam atau Hindu, kami saling bantu,” jelas Haerus.

Sedangkan dalam relasi antaragama, Desa Sumberklampok memiliki kegiatan yang unik, yakni kegiatan sholawat yang dilakukan berbarengan dengan kegiatan upakara di Pura Perjuangan. Hal ini sudah dilakukan umat Hindu dan Muslim Sumberklampok sejak tahun 1970.

“Setiap 7 November  desa melakukan doa bersama. Selalu dilakukan ritual-ritual keagamaan sebagai wujud syukur masyarakat,” kata Ketua Majelis Taklim Desa Sumberklampok, Rahabid.

Artinya, Abdul Karim menegaskan, masalah ribut-ribut di Sumberklampok kemarin sebenarnya sudah selesai di tingkat desa. “Mereka selama ini sudah biasa hidup bersama dan bahkan berjuang bersama dalam memperoleh hak atas tanahnya,” ujarnya.[T][Jas/*]

3 Berita Baik dari Buleleng Barat, Setelah Ribut-ribut Nyepi di Sumberklampok
Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi

Mereguk Toleransi di Wilayah Tanpa Batas – Catatan Seorang Jurnalis
Tags: agamabalibulelengtoleransi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Untung Buntung Belajar Calistung

Next Post

Memaknai Kehilangan

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Kehilangan

Memaknai Kehilangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co