25 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dian Dharmaningsih, Gadis Muda di Dunia Pemilu | Dulu Berseragam KPU, Kini Bawaslu

Gading Ganesha by Gading Ganesha
March 18, 2023
in Persona
Dian Dharmaningsih, Gadis Muda di Dunia Pemilu | Dulu Berseragam KPU, Kini Bawaslu

Putu Dian Dharmaningsih

PERKARA BERGANTI SERAGAM ternyata tidak hanya terjadi di klub-klub sepak bola. Di dunia penyelenggara Pemilu juga banyak ditemukan orang berganti seragam. Salah satunya adalah gadis muda, Putu Dian Dharmaningsih.

Berganti seragam artinya, ya, berganti tempat pengabdian. Awalnya, Dian bekerja pada pihak penyelenggara teknis, KPU. Kini ia ganti seragam dan bekerja pada pihak penyelenggara yang bertugas mengawasi Pemilu, yakni Bawaslu.

Penyelengara Pemilu sendiri menurut undang-undang Pemilu terdiri dari tiga lembaga yakni Komisi Pemilihan Umun (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP).

Berganti seragam di penyenggara Pemilu memang tidak dilarang oleh ketentuan. Maka fenomena berganti seragam ini sering ditemukan. Bahkan komisioner pun banyak ganti seragam. Dulu anggota komisioner KPU, belakangan, eh, bisa saja jadi anggota Bawaslu.

Dian Dharmaningsih, adalah seorang gadis asal Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Perempuan manis dengan rambut sebahu yang akrab disapa Dian itu, kini sudah matanp berganti seragam, menjadi tenaga pelaksana teknis di jajaran Pengawas Pemilu, tepatnya staf pelaksana teknis Bawaslu di tingkat Kecamatan.

Sebelumnya, gadis kelahiran 28 tahun lalu ini pernah menjadi pekerja pada jajaran sekretariat KPU Buleleng, dan juga di KPU Denpasar.

Dian mengikuti rapat bersama di Bawaslu Buleleng | Foto: Gading Ganesha

***

Bagaimana Dian mulai terlibat dalam dunia Pemilu? Begini kisahnya.

Dian, diwisuda dari Fakultas Ekonomi di Undiksha pada 24 Maret 2017. Lima bulan setelah lulus, ia mencoba melamar di KPU Buleleng. Waktu itu jelang akhir tahun 2017, dibuka lowongan pekerjaaan sebagai tenaga pendukung keuangan KPU Buleleng, dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018.

“Aku hanya coba-coba saja melamar,” kata gadis  penikmat bakso ini.

Ia berpikir, bekerja di KPU akan sama seperti di kantor pada dinas-dinas milik pemerintah. Ia pun lolos seleksi. Perjalanannya dimulai, menjadi bagian dari Penyelenggara Pemilu.

“Bekerja di lembaga KPU ternyata sangat berbeda dari apa yang saya bayangkan. Pekerjaannya banyak sekali, setiap hari selalu pulang malam, tapi seru sebenarnya pengalaman pertama bekerja itu,” kata anak pertama dari pasangan I Ketut Sukadana dan Putu Budiasih ini.

Bekerja di KPU memang sangat berbeda dibandingkan bekera di kantor-kantor pemerintahan. Selain kontrak kerja yang berdasarkan lama tahapan pelaksanaan pemilihan, waktu kerjanya sangat tidak tentu.

Selain sering pulang malan, bahkan pagi, pernah sekali Dian sampai harus tidur di Gudang KPU Buleleng. Gara-garanya waktu itu, ia bersama srekan-rekannya sedang melakukan pelipatan surat suara. Karena pekerjaanya harus segera selesai, ia pun memilih tidak pulang bersama rekan-rekan kerjanya di KPU.

Bagaimana reaksi orang tua dan pacar waktu itu, melihat ia bekerja sampai malam?

Dian katakan ibunya cukup khawatir, karena memang jarak rumah dan kantor lumayan jauh dan sepi, sehingga sangat berisiko jika harus pulang malam. Sedangkan ayahnya tidak banyak tahu, karena ayahnya bekerja di Denpasar.

“Ibu di awal memang sedikit cemas, setiap hari ditungguin di rumah, gak tidur sampai aku pulang, tapi ya karena sudah seringnya pulang malem dan anaknya baik-baik saja, jadi ya, dia tidak galau lagi sama anaknya,” ujar Dian.

Sementara disinggung reaksi pacarnya, Dian nampak hanya senyum-senyum saja. Gadis penyuka warna hitam dan navy ini mengiyakan, ketika ditebak bahwa hubungan dengan pacar kala itu menjadi renggang.

“Iya mau gimana, Bli. Karena sering pulang malam, pekerjaan banyak, itensitas ketemu jadi berkurang. Saya kalau sudah kerja juga jarang balas WA,” cerita Dian sambil tersenyum.

Setelah selesai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018, tanpa pikir panjang Dian melanjutkan Kontrak di KPU Buleleng pada Pemilu Tahun 2019. Meski pekerjaanya memang berat, dia mengakui menikmati masa-masa bekerja di KPU.

“Gara-gara kerja di KPU Buleleng, saya jadi tahu desa-desa di Buleleng. Karena kita sering keliling desa kalau di KPU. Seperti bawa logistik atau sekedar mengirim surat. Kalau gak kerja di sini (KPU) saya mungkin gak pernah tahu Desa Bongancina itu di mana,” kata gadis pemilik tinggi 159 cm ini.

Karena menikmati bekerja di KPU itu pula yang membuat Dian berani merantau ke Denpasar. Setelah selesai Pemilu 2019, ia melanjutkan pertualangan di dunia kepemiluan di ibukota. Ia melamar di KPU Denpasar yang waktu itu sedang menyelenggarakan  Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

***

Bekerja di KPU Denpasar jadi pengalaman pertama Dian merantau di Denpasar. Ia juga begitu penuh ceria menuturkan pengalaman di KPU Denpasar. Selain karena honor yang lebih besar, tempat hiburan untuk anak muda seusianya juga banyak.

Pekerjaan di KPU Denpasar tidak berbeda jauh dengan di KPU Buleleng. Bahkan, kata Dian, malah lebih mudah dijalani, karena di Denpasar jumlah desa lebih sedikit dan juga jarak antar desa tidak begitu jauh.

Ia katakan di KPU Denpasar lebih mudah dijalanin. Cuma yang berbeda tempat nokrongnya lebih banyak di Denpasar.

“Waktu di sana juga jarang pulang ke Singaraja. Apalagi di Denpasar banyak godaan, jadi kalau libur seringnya nongkrong,” ujar Dian yang waktu di ibukota banyak menghabiskan waktu menonton film di bioskop.

Lalu bagaimana ceritanya ia bisa berganti seragam di Lembaga Pengawas Pemilu.

Selesai tugas di KPU Denpasar, ia sempat tidak berkerja dan pulang ke Singaraja. Setelah beberapa lama, di bulan Oktober 2022, ia lihat ada lowongan Staf Pelaksana Teknis Panwaslu Kecamatan di Bawaslu Buleleng dalam rangka Pemilu Tahun 2024. Ia tertarik melamar.

Dian menerangkan tidak ada alasan khusus pindah bekerja di jajaran Bawaslu Buleleng. Daripada menunggu informasi lowongan di KPU Buleleng atau Denpasar, dirinya hanya kembali ingin mencoba-coba saja, melamar di Bawaslu.

Apalagi, menurutnya, KPU dan Bawaslu sama-sama penyelenggara Pemilu. Terlebih ia memilih melamar menjadi Staf di Panwaslu Kecamatan Sukasada yang jarak kantor dan rumah sangatlah dekat.

“Pingin nyoba juga jadi pengawas, Bli. Kalau dulu ngurusin teknis pelaksanaan, sekarang ingin tahu gimana jadi pengawas,” terang Dian

Lalu bagaimana pekerjaanya setelah ia diterima menjadi Staf Pelaksana di Panwaslu Kecamatan Sukasada?

“Ada sedikit perbedaan,” kata Dian.

Dian mengikuti rapat bersama di Bawaslu Buleleng | Foto: Gading Ganesha

Dulu bekerja di KPU dengan banyak orang, sementara di Panwaslu Kecamatan jumlah staf hanya lima orang. Tiga Pelaksana teknis, dua tenaga pendukung, ditambah tiga orang komisioner dan tiga PNS, yang diperbantukan dari Kantor Camat.  Hanya sebelas orang.

Selain jumlah orang yang diajak bekerja lebih sedikit, pekerjaannya juga berubah dari membuat laporan keuangan di KPU, jadi ngurus laporan pengawasan di Bawaslu.

“Terpaksa harus belajar lagi, Bli.  Jenis pekerjaannya sangat berbeda. Dulu laporan keuangan, sekarang setiap hari buat laporan pengawasan. Yang sama hanya satu, sama-sama sering pulang malam,” ungkap kakak dari Kadek Diah Dharmiasih ini sembari tertawa.

Tapi meskipun berbeda, Dian mengungkapkan ia menikmati bekerja di Pengawas Pemilu, menurutnya sama-sama membanggakan,  karena bisa terlibat langsung dalam Pemilu atau Pemilihan. Apalagi kalau tepat di hari pemungutan, menjadi penyelenggara membuat ia bisa menggunakan hak pilih lebih awal dan didahulukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Senangnya pas hari H, Bli. Kan kita penyelenggara jadi tidak perlu ikut antre, karena kita bertugas juga, jadi didahulukan kalau di TPS,” cerita Dian tentang salah satu hal spesial yang ia dapat sebagai Penyelenggara Pemilu.

Menurut Dian di KPU atau di Bawaslu seberanya sama saja. Sama-sama menyenangkan. Bisa bertemu banyak orang, jadi menambah teman. Bisa keliling dan mengenal desa-desa yang ada.

Alumni SMA  4 Singaraja ini berharap Pemilu serentak Tahun 2024 yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024 dan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Serentak pada 27 November 2024, bisa ia lalui dengan lancar dan damai.

***

Meski menikmati, Dian sendiri masih belum tahu, apakah nanti setelah selesai Pemilu dan Pemilihan di Tahun 2024 ia akan kembali melamar menjadi penyelenggara pada Pemilu/Pemilihan yang akan datang. Karena kedua orang tuannya sudah meminta ia mencari kerja yang lebih tetap. Ya memang, di Penyelenggara Pemilu pekerjaannya tidak tetap.

Itu mengapa, pergantian seragam mungkin tidak hanya terjadi pada Dian. Sepengetahuan saya ada banyak kisah penyelenggara yang juga memilih berganti baju. Terutama para pimpinan atau istilahnya Komisioner KPU dan Bawaslu. Keterbatasan waktu menjabat dua periode atau hanya sepuluh tahun. Setelahnya, kalau tidak naik tingkat ke jajaran di atasnya.

Pilihannya pindah kamar, berganti seragam, atau pilihan lain, misalnya mungkin hanya bisa jadi Peserta Pemilu. Haha. [T]

Bawaslu dan Pers Sama-sama Berperan dalam Pengawasan
Juni Widiantari, Mahasiswi Akhir Undiksha, Jadi Pengawas Pemilu di Desa Tigawasa
Ni Luh Sinta Yani | Mulai dari Desa, Belajar Mengurus Pemilu
Tags: BawasluPemilu 2024Perempuan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pohon Lateng Mengalahkan Leak

Next Post

Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”

Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026
Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan
Esai

Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan

SERINGKALI orang orang memulai suatu kebijakan berdasarkan aspirasi normative dan ideologi. Dimana yang menjadi fokus utama adalah bagaimana penerapan ini...

by Doni Sugiarto Wijaya
September 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Takut Korupsi? Kayak Anak Kecil Aja

BELAKANGAN ini banyak berita soal korupsi yang membuat khawatir. Kalau KPK sukses menangkapi oknum yang melanggar hukum maka korupsi sudah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 24, 2026
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12
Ulas Film

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998
Ulas Film

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar
Khas

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

by Jaswanto
September 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co