27 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Juni Widiantari, Mahasiswi Akhir Undiksha, Jadi Pengawas Pemilu di Desa Tigawasa

Gading Ganesha by Gading Ganesha
February 11, 2023
in Persona
Juni Widiantari, Mahasiswi Akhir Undiksha, Jadi Pengawas Pemilu di Desa Tigawasa

Ni Putu Juni Widiantari | Foto-foto: Dok pribadi

PENGAWAS PEMILU tingkat kelurahan/desa telah resmi dilantik Bawaslu Kabupaten Buleleng, Senin 6 Februari 2023. Ada 148 orang yang dilantik. Mereka akan bertugas di masing-masing desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Buleleng. Mereka mengawasi pelaksanaan Pemilu  di wilayahnya.

Dari 148 orang pengawas itu, 118 orang laki-laki dan 30 orang perempuan. Mereka terpilih dari 415 orang yang melamar.

Di antara perempuan-perempuan itu, saya bertemu dengan Juni. Mahasiswa semester akhir Jurusan Ilmu Hukum, Universitas Pendidikan Ganesha. Ia Berasal dari Desa Tigawasa Kecamatan Banjar. Perawakannya kecil. Berpenampilan sederhana khas gadis desa. Rambutnya lurus dan panjang. Tatapan matanya  begitu tegas dan serius.

Ni Putu Juni Widiantari begitu nama lengkapnya. Meski tubuhnya kecil, gadis 23 tahun ini terlihat begitu percaya diri.

Saya saya lihat pertama kali tahu Juni ikut melamar jadi pengawas, saya masih sedikit memendam keraguan. Apa bisa nanti ia menjalankan tugas?

Menjadi pengawas tentu bukan pekerjaan mudah. Apalagi tugasnya di Desa Tigawasa, salah satu desa Desa Bali Aga Buleleng bersama Desa Sidetapa, Cempaga, Pedawa dan Banyuseri.

Desa-desa Bali Aga di Buleleng adalah kawasan khusus,  karakater masyarakatnya sedikit berbeda dengan warga desa lain di Bali Utara. Mereka adalah warga-warga yang sangat berpegang teguh pada pendirian dan tradisi leluhur. Tentu perlu pola-pola pendekatan yang berbeda dalam melakukan pengawasan nanti.

Juni (paling pojok kanan) mengikuti pelantikan di Hotel Banyualit, Lovina

Pengalaman saya sendiri menjadi pengawas kelurahan/desa di tahun 2014, membuat saya benar-benar tahu betapa berat tugas yang harus dijalani. Dengan honor yang tidak seberapa. Harus berhadapan langsung dengan tokoh-tokoh masyarakat. Para pemain politik di desa. Orang-orang itu yang terkadang tak segan-segan memberi ancaman langsung jika kepentingannya tak dituruti. Begitu yang saya pernah alami.

Tapi tampak raut wajah Juni menunjukkan betapa ia betul-betul bersemangat. Ia tetap kukuh menjadi pengawas pemilu di Desa Tigawasa. Ia katakan ingin menambah pengalaman. Agar bisa berperan serta memastikan netralitas kepemiluan di desa—begitu ungkapnnya ketika saya tanya alasanya mau jadi pengawas pemilu di desa.

Ketertarikannya pada kepemiluan sendiri, berawal dari ia pernah magang selama tiga bulan di Bawaslu Buleleng. Di sana juga saya bertemu pertama kali kenal Juni. Ia merasa bahwa mengawasi proses pemilu adalah sebuah kebanggaan. Bisa ikut berkontribusi pada perhelatan pesta demokrasi.

Berbekal magang itulah, Juni cukup yakin melamar sebagai pengawas, dan yakin bisa menjalankan tugas dengan baik. Menurut sahabat saya, salah seorang staf di Bawaslu Buleleng, Juni adalah tipe orang pekerja keras. Ia dengan cepat belajar jika diberi tugas. Bahkan sering ikut lembur menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor.

Selain pernah magang di Bawaslu Buleleng, Juni menjelaskan ia memberanikan diri karena juga didukung penuh kedua orang tuanya. “Juni kan tugas di desa sendiri, Bli, jadi orang tua siap membantu,” ujarnya.

Juni kuliah tentang hukum di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Apakah kuliahnya tidak terganggu?

Juni juga mengatakan kuliahnya hanya tinggal menunggu jadwal sidang skripsi. Untuk itulah ia yakin bisa fokus menjadi pengawas. “Kalau tidak ada halangan, akhir bulan Maret ini semoga sudah bisa diwisuda,” katanya penuh optimisme.

Bagi Juni, bisa menjadi pengawas di desa sendiri adalah kesenangan. Bisa mengenal lebih banyak warga desa. Karena selama kuliah, ia banyak habiskan waktu di Kota Singaraja.  Bisa melatih kemampuan berkomunikasi dengan pemerintah desa. Dulu ke kantor desa paling cuma sekali setahun, untuk urusan surat menyurat. Kini ia harus banyak berkoordinasi dengan kepala desa dan juga perangkatnya. Sebagai calon sarjana hukum, kemampuan berkomunikasi memang menjadi kebutuhan.

Juni melakukan audensi dengan perangkat Desa Tigawasa

Melihat semangat Juni, keraguan saya jadi sirna. Meski tidak akan mudah, saya memiliki keyakinan Juni akan mampu mengemban tugas. Setelah dilantik Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa sendiri akan langsung bertugas mengawasi tahapan Pemilu 2024.  Ada dua tahapan Pemilu yang sedang berjalan. Pemutakhiran Data Pemilih dan Verifikasi Faktual Dukungan Anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Selain Juni, masih ada perempuan-perempuan muda lain yang menjadi Pengawas Pemilu Kelurahan/desa di Buleleng. Para perempuan ini akan bertugas dengan waktu cukup panjang. Sampai Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada November 2024.

Keikutsertaan Juni menjadi penyelenggara Pemilu di usia yang muda memberikan saya sebuah harapan. Bahwa anak-anak muda dan perempuan, tidak apatis pada politik. Perempuan juga bisa, seperti Ketut Ariyani, perempuan Buleleng yang mampu menjadi pengawas pemilu hingga terpilih sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Bali periode 2018-2023. Meski jumlah perempuan yang lolos sebagai pengawas pemilu kelurahan/desa pada Pemilu 2024, belum mencapai keterwakilan 30 persen. [T]

Sudah Saatnya Perempuan di Buleleng Punya Peran Penting Mengawasi Pemilu
Lisna Baktiari dari Kaliasem | Perempuan Muda Juga Bisa Kelola Bank Sampah
Senyum Manis 3 Perempuan Bank | Eh, Bukan Bank Umum, Tapi Bank Sampah
Tags: bulelengpemberdayaan perempuanPemilu 2024PerempuanPerempuan Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Saya Pernah Gagal, dan Itu Berkah

Next Post

Kisah Singa dan Kucing Tua | Cerpen Kadek Susila Priangga

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails
Next Post
Kisah Singa dan Kucing Tua | Cerpen Kadek Susila Priangga

Kisah Singa dan Kucing Tua | Cerpen Kadek Susila Priangga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kunang-Kunang yang Menghilang di Bali —Ketika Cahaya Kecil Padam, Apa yang Sesungguhnya Sedang Hilang dari Kesadaran Kita?
Esai

Kunang-Kunang yang Menghilang di Bali —Ketika Cahaya Kecil Padam, Apa yang Sesungguhnya Sedang Hilang dari Kesadaran Kita?

"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar...

by Agung Sudarsa
June 27, 2026
Melepas Dunia, Mengetuk Langit
Ulas Musik

Melepas Dunia, Mengetuk Langit

DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s...

by Ahmad Sihabudin
June 27, 2026
Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....

by Nyoman Budarsana
June 26, 2026
Tak Ada Kata Terlambat —Dari Ratnakara, Lubdhaka, Sri Ramakrishna hingga ‘The Turning Point Fritjof Capra’
Esai

Tak Ada Kata Terlambat —Dari Ratnakara, Lubdhaka, Sri Ramakrishna hingga ‘The Turning Point Fritjof Capra’

"Di mata Sang Guru, tidak ada dosa yang tidak dapat ditebus, tidak ada jiwa yang berada di luar pelukan kasih-Nya."...

by Agung Sudarsa
June 26, 2026
Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro
Cerpen

Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

SETELAH perang Baratayudha Jayabinangun rampung dan darah terakhir mengering di padang Kurusetra, Semar menanggalkan pakaian pamomong para ksatria. Ia tidak...

by Sri Romdhoni Warta Kuncoro
June 26, 2026
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu
Puisi

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
Dari Ornamen ke Gagasan: Menata Ulang Masa Depan Seni Tradisional Bali
Kritik Seni

Dari Ornamen ke Gagasan: Menata Ulang Masa Depan Seni Tradisional Bali

“Tradisi tidak mati karena berubah; ia mati ketika berhenti dipikirkan.” PELESTARIAN seni tradisional di Bali tidak dapat berhenti pada estetika...

by Wayan Gde Yudane
June 26, 2026
Tanggung Jawab Moral Media Massa pada Pesta Kesenian Bali
Esai

Tanggung Jawab Moral Media Massa pada Pesta Kesenian Bali

PESTA Kesenian Bali (PKB) memerlukan media massa untuk publikasi dan dokumentasi, sedangkan media massa memerlukan PKB untuk menunjukkan tanggung jawab...

by I Nyoman Darma Putra
June 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Negeri Pesugihan

SIDANG pembaca yang budiman, coba anda buka Netflix atau platform streaming apa pun yang sedang populer. Tidak perlu menggulir lama-lama,...

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 26, 2026
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?
Khas

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co