23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lisna Baktiari dari Kaliasem | Perempuan Muda Juga Bisa Kelola Bank Sampah

Gading Ganesha by Gading Ganesha
March 15, 2022
in Khas
Lisna Baktiari dari Kaliasem | Perempuan Muda Juga Bisa Kelola Bank Sampah

Lisna Baktiari dari Kaliasem

“Ternyata menyenangkan ya, Bli, mengelola bank sampah!” Begitulah curhat Lisna kepada saya pada suatu hari yang cerah.

Lisna nama lengkapnya Made Lisna Baktiari. Selama setahun saya tak bertemu dia. Setahun lalu saya hadir di tempatnya untuk sosialisasi pembentukkan bank sampah

“Ya, menyenangkan, meskipun tantangannya juga banyak terutama mendorong masyarakat untuk sadar mau memilah sampah dari rumahnya,” kata Lisna.

Lisna bersama 15 relawan lain di Banjar Dinas Asah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, sudah hampir setahun bergelut mengelola bank sampah. Namanya, Bank Sampah Anandita Mahagora. Itu nama yang sama seperti nama organisasi pemuda di banjar itu.

Lisna. Muda. Cantik. Tangal 21 Maret ini genap ia berusia 24 tahun.

Dia berkata, ada banyak kendala yang ditemui selama mengelola bank sampah, mulai dari susahnya menumbuhkan kepercayaan warga sekitar untuk mau menabung sampah,  masalah interen para pengelolaanya, dan juga karena kadang harus mengeluarkan uang sendiri untuk operasional bank sampahnya.

“Di saat memulai gerakan ini kami mengalami kesulitan untuk mengajak masyarakat mengumpulkan sampah,” kata dia.

Selain itu, permasalahan yang sering muncul dari pengelolaan sampah adalah dari internal sendiri. “Karena tim kami banyak yang sudah bekerja jadi agak jarang semua bisa membantu dalam hal pengambilan sampah maupun pemilahan sampah,” katanya.

Untuk itu, secara materi ia mengeluarkan modal mandiri untuk kegiatan ini karena memang memerlukan biaya untuk pembelian bahan dan alat untuk pengelolaan sampah.

Lisna. Mandiri. Bekerja keras. Ia anak kedua dari pasangan Made Sukedana dan Kadek Merta.

Setiap minggu Lisna turun langsung mengelola Bank Sampah yang dikelolanya. Bahkan ia sendiri tidak malu untuk mengangkut sampah dengan sepeda motor dari rumah warga ke gudang sampah bank sampahnya.

“Tidak ada gengsi, Bli, ngambil sampah di rumah nasabah, jadi biasa saja, karena sudah jadi komitmen, ya saya jalanin saja,” ujarnya.

Lisna. Berpendidikan. Ia Sarjana lulusan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja.

Dalam melakukan kegiatannya ia selalu mendapat dukungan dari keluarga dan orang terdekatnya. Dan keluarganya pula yang banyak membantu untuk memastikan bank sampah yang dikelolanya untuk bisa berjalan maksimal.

“Asalkan kegiatan yang saya lakukan positif keluarga dan orang dekat saya selalu mendukung,” katanya.

Kegiatan pemilahan sampah di Bank Sampah Anandita Mahagora, Banjar Asah, Kaliasem, Buleleng

Pada saat ada permasalahan dan ketika ia merasa down, keluargalah orang-orang pertama yang membangkitkan kembali semangatnya untuk terus maju dan mengembangkan hal yang sudah dilaksanakan. “Bahkan mereka mengatakan bahwa mereka sangat bangga dengan apa yang saya lakukan” ungkap Lisna.

Selain mengelola Bank Sampah Anandita Mahaghora Lisna juga aktif sebagai tenaga pendidik di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Singaraja. Niatnya membangun bank sampah sendiri didorong atas kesadaran bahwa masalah sampah yang ada di wilayahnya sudah semakin pelik, meskipun desanya sudah memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu,  nyatanya masyarakat masih saja buang sampah sembarangan. Sebuah kondisi yang memang terjadi di semua wilayah.

“Dulu, di lingkungan sekitar masih banyak yang tidak peduli akan bahayanya sampah.” Kata Lisna.

Dan, karena itulah ia tergugah untuk menciptakan perubahan pola pikir atau pun pola hidup pada masyarakat sekitarnya. “Sehingga saya bersama tim sepakat untuk membentuk Bank Sampah. Sebuah unit kegiatan yang terbentuk di bawah kelompok muda mudi,” ujar Lisna.

***

Saya sebagai pengelola Bank Sampah Galang Panji benar-benar merasakan semangatnya Lisna untuk mengelola Bank Sampah.

Sebelum membuat bank sampah,  ia datang langsung sendiri ke bank sampah saya di Desa Panji untuk melihat bagaimana kegiatan Bank Sampah Galang Panji. Meskipun ada sedikit keraguan saya berusaha memberikan informasi selengkapnya kepada Lisna.

Keraguan saya sendiri muncul karena berpikir bagaimana seorang perempuan datang sendiri mau mengelola bank sampah. Karena sebelumnya banyak orang datang ke tempat saya, bukan orang sembarangan tapi orang yang punya kewenangan, dan tidak sendiri, tapi bank sampah yang mereka bangun malah tidak berjalan

Tapi tampaknya Lisna memang punya semangat tinggi. Beberapa minggu setelahnya Lisna dan muda-mudinya mengundang saya untuk datang ke banjarnya memberikan sosialisasi pembentukkan bank sampah. Dan beberapa hari setelah sosialisasi Lisna mengabarkan bahwa Bank Sampah yang diidam-idamkan itu sudah terbentuk dan sudah mulai beroperasi.

Lisna di antara sampah

Kini hampir setahun berlalu dan Lisna nampak masih tetap bersemangat untuk membangun bank sampahnya, nasabahnya juga sudah cukup banyak. Sebulan sekali sudah mengirim sampah untuk didaurulang oleh Rumah Plastik yang jadi patner bank sampahnya.

Meskipun muda-mudi yang diajaknya di awal banyak yang ada kesibukan lain,  namun tak menghalangi jalannya bank sampah itu karena kini ia juga dibantu oleh Ibu-Ibu kelompok tani yang ada di banjarnya.

“Selain dibantu muda-mudi saya beserta tim, kini juga dibantu ibu-ibu kelompok tani dan anak-anak sekolah di saat mereka memiliki waktu luang,” Lisna.

Lisna memang akrab dengan siapa saja. Ia punya dua saudari, Putu Eka Rasminingsih dan Komang Mangku Ayu Ervina Kartini.

“Menyenangkan kalau melihat ada ibu-ibu yang bercerita sudah memilah dan mengumpulkan sampah, dan meberitahu saya untuk nanti bisa diambil sampahnya, saya jadi semakin semangat mengelola sampah,” kata Lisna.

Lisna menuturkan walau bank sampahnya belum mendapatkan keuntungan secara materi tapi ia seperti merasakan kesenangan tiada tara ketika melihat beberapa warga mulai sadar mau memilah sampah dan menabung sampah.

ia juga berharap Bank Sampah yang dikelolanya mendapat perhatian dari pemerintah Desa Dinas dan Desa Adat agar upaya pengelolaannya dapat berkelanjutan dan berkembang

“Semoga bank sampah yang saya bangun bersama tim dapat terus berkembang dan tentunya bermanfaat untuk masyarakat,” kata Lisna.

Apalagi, di Desa Kaliasem, Bank Sampah Anandita Mahaghora ini merupakan bank sampah satu-satunya di daerah itu.

“Terima kasih, Bli!” kata Lisna di akhir perbincangan.

Ia memberi saya buah naga dan silik untuk saya bawa pulang. Kata dia, buah itu hasil panen dari halaman rumahnya. Wah. [T]

_____

BACA ARTIKEL TENTANG SAMPAH DAN BANK SAMPAH LAINNYA DARI PENULIS GADING GANESHA

Tags: Bank SampahBank Sampah Galang PanjiSampahsampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Benang Merah Wayang dan Realita | Antara Pesan dan Lelucon yang Dikehendaki

Next Post

Dunia yang Abu-Abu dari Cindhil

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Dunia yang Abu-Abu dari Cindhil

Dunia yang Abu-Abu dari Cindhil

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co