29 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pawodakan Ida Ratu Lingsir di Padangtegal: Tetap Gunakan Warna Bali dari Tulang, Tanduk dan Batu-batuan

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
March 1, 2023
in Khas
Pawodakan Ida Ratu Lingsir di Padangtegal: Tetap Gunakan Warna Bali dari Tulang, Tanduk dan Batu-batuan

Prerai Ida Ratu Lingsir di Desa Adat Padangtegal, Ubud, Ubud, Gianyar, Setelah Diwarnai Warna Bali

SENIMAN DESA ADAT PADANGTEGAL, Ubud, Gianyar, dalam ngayah pawodakan Ida Ratu Lingsir teguh memegang prinsip menggunakan warna Bali dalam proses pewarnaan prerai (topeng) Ida Ratu Lingsir. Penggunaan warna Bali dipilih dengan beberapa pertimbangan walaupun saat ini sudah tersedia warna akrilik (acrylic) yang memiliki kandungan polymer.

Warna Bali adalah warna yang berbahan dari elemen-elemen alami dari tulang, batu-batuan dan cairan susu. Kemudian warna akrilik terbuat dari pigmen yang tersuspensi dalam emulsi polimer. Warna Bali dengan bahan alami serta proses pengolahan secara alamiah pula menjadikannya terpilih sebagai bahan pewarnaan dalam konteks sakral.

Foto 1. Proses Pembuatan Warna Merah dari Kencu

I Ketut Budiana seorang maestro lukis dan patung sekaligus sebagai koordinator seniman pengayah pawodakan mengatakan, warna Bali adalah warna yang sesuai dengan konsep pengider-ider (konsepsi arah dalam kosmologi) di Bali.

Warna yang sesuai pengider-ider yang dimaksud adalah warna hitam sebagai representasi Dewa Wisnu sebagai penguasa arah utara, warna putih sebagai representasi Dewa Iswara dari arah timur, Dewa Brahma sebagai penguasa arah selatan direpresentasikan pada warna merah, warna kuning di arah barat sebagai representasi Dewa Mahadewa dan kemudian warna manca (lima) warna di tengah sebagai simbol Dewa Siwa.

“Kelima warna ini yang menjadi dasar dari harmoni pewarnaan prerai Ida Ratu Lingsir yang sangat disakralkan,” kata Budiana.

Kelima warna sesuai dengan konsep pengider-pengider tersebut berasal dari bahan dari alam. Warna merah yang disebut dengan Kencu berbahan dari bebatuan yang berasal dari Cina. Atal sebagai bahan warna kuning juga berasal dari bebatuan. Warna putih dihasilkan dari tulang dan tanduk hewan.

Warna hitam yang disebut dengan Mangsi dihasilkan dari arang proses perapian lampu tradisional yang disaring dengan menggunakan kukusan bambu. Mangsi juga dapat dihasilkan dari bebatuan yang berasal dari Cina.

Selain itu sebagai perekat yang berfungsi sebagai pengikat warna bernama Ancur. Ancur ini menurut seniman pembuat barong dari Banjar Puaya yaitu I Nyoman Selamet berasal dari susu, sedangkan terdapat Ancur yang berbahan dari urat atau babad jeroan dari hewan. Seluruh bahan-bahan tersebut diolah secara tradisonal dengan tangan.

Foto 2. Warna Mangsi (Hitam)

Kelima warna tersebut diolah dengan cara ditumbuk pada piringan keramik khusus dengan tekstur tidak terlalu licin agar dapat dilakukan proses penumbukan dengan baik. Seluruh warna yang berbahan dari tulang dan batu pertama-tama dihaluskan dengan cara ditumbuk secara perlahan-lahan, kemudian diulek dengan gerakan ulekan searah menggunakan ulekan dari batu atau pelepah kelapa yang disebut dengan paang.

Setelah menjadi bubuk halus kemudian sedikit demi sedikit dituangkan air. Air yang digunakan haruslah air dengan tingkat kejernihan yang bening, hal ini bertujuan agar tidak mengontaminasi kualitas warna yang dibuat.

Dalam konteks nilai spiritual air yang digunakan untuk mencampur bubuk warna tersebut menggunakan air yang bersumber dari mata air suci. Dalam pawodakan Ida Ratu Lingsir kali ini menggunakan air (toya) suci dari Beji Pura Dalem Agung Padangtegal.

Foto 3. Proses Pembuatan Warna Putih dari tulang

Setelah dimasukkan air secara perlahan dan warna mulai tercampur, selanjutnya dimasukkan Ancur sedikit demi sedikit agar sari-sari dari serbuk warna menyatu dengan air dengan kuat. Hal ini bertujuan ketika dipoles pada prerai warna dapat terserap pada pori-pori kayu dengan kuat.

Jika dalam proses pengulekan warna Bali yang telah tercampur dengan air serta Ancur mengeluarkan buih-buih, maka buih-buih tersebut harus dihilangkan dengan menggunakan lembaran daun Sirih. Satu lembar dauh Sirih disapukan dengan halus pada buih-buih yang muncul pada permukaan warna, sehingga warna menjadi bersih.

Teknik memoles warna Bali ini tidak boleh sembarangan, arah polesan kuas harus searah. Tidak boleh menyapu kuas dengan arah bolak balik, hal ini untuk menjaga tekstur serta warna agar tidak melekat secara tumpang tindih. Selain itu proses penyusunan warnanya dilakukan secara bertahap dengan memoles dari warna dengan tingkat kekentalan yang paling tipis. Hal ini dilakukan agar tekstur warna tidak retak dan tersusun dengan mulus.

Proses pengeringan warnanya pun tidak boleh terkena sinar matahari yang terlalu terik dan juga tidak boleh terkena hawa lembab. Warna Bali ini tidak dapat bertahan lama, jika dibiarkan maka akan menjadi basi dan tidak dapat digunakan kembali. Maka dari itu proses pembuatan dan pewarnaan Bali ini harus dilakukan secara telaten dan penuh penghayatan. Sehingga sangat cocok digunakan untuk pewarnaan benda sakral seperti prerai (topeng) dari Ida Ratu Lingsir.

Penggunaan warna Bali dengan prosesnya yang tradisonal berbasis alami menjadi sebuah keunikan sendiri untuk dikembangkan bahkan diedukasi dikalangan seniman Padangtegal.

Pawodakan ini juga dimaknai sebagai sebuah ruang aktualisasi, edukasi serta regenerasi mengenai penerapan warna Bali untuk pewarnaan prerai (topeng) Ida Ratu Lingsir. Sehingga usaha untuk mempertahankan kekhasan Padangtegal dapat berkesinambungan dari masa ke masa. [T]

Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”
Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”
Tags: baliDesa Adat Padangtegalkesenian baliUbudwarna bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Happy Salma: “Saya Bangga Disandingkan dengan Para Maestro Seni dari Bali”

Next Post

Hal-hal yang Membuat Aku Kuat dari Segala Hal yang Bisa Membuat Aku Patah

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails

Selera, Kualitas, dan Masa Depan Musik Pop Bali

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Selera, Kualitas, dan Masa Depan Musik Pop Bali

“SATU yang tidak bisa dilakukan oleh AI adalah sentuhan nurani.” Kalimat itu diucapkan oleh I Made Adnyana di tengah diskusi...

Read moreDetails

Membaca Ulang Mitos Lewat “Rahu” Karya Gus Martin

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Membaca Ulang Mitos Lewat “Rahu” Karya Gus Martin

BERANDA Pustaka menggelar diskusi bedah buku bertajuk "Dekonstruksi Mitos: Menelusuri Kedalaman Peristiwa dalam Naskah Drama Rahu". Diskusi ini menjadi kesempatan...

Read moreDetails

Oka Rusmini Bedah “Kembang”, Menggali Luka Sunyi Perempuan Penyintas Tragedi 1965

by Nyoman Budarsana
July 22, 2026
0
Oka Rusmini Bedah “Kembang”, Menggali Luka Sunyi Perempuan Penyintas Tragedi 1965

KALANGAN Ayodya, Taman Budaya Bali, yang biasanya dipenuhi riuh pertunjukan tari dan karawitan, berubah menjadi ruang perenungan pada Selasa (21/7/2026)...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal yang Membuat Aku Kuat dari Segala Hal yang Bisa Membuat Aku Patah

Hal-hal yang Membuat Aku Kuat dari Segala Hal yang Bisa Membuat Aku Patah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali
Pendidikan

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

DENPASAR | TATKALA.CO -- Tim Penelitian Fundamental menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Formulasi Konsep Drama Tari Berbahasa Inggris Berbasis...

by Dewi Yulianti
July 29, 2026
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik
Esai

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
Layar Redup, Pembelajaran Hidup
Esai

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”
Pameran

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka
Khas

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
DPRD Buleleng Gelar Rapat Gabungan Komisi Bersama Eksekutif: Soroti Evaluasi SiLPA dan Penguatan BUMD
Pemerintahan

DPRD Buleleng Gelar Rapat Gabungan Komisi Bersama Eksekutif: Soroti Evaluasi SiLPA dan Penguatan BUMD

BULELENG | TATKALA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Gabungan Komisi bersama jajaran Eksekutif Pemerintah Kabupaten...

by tatkala
July 28, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Seni sebagai Napas Demokrasi: Mengapa Kritik Bukan Ancaman, Melainkan Tanda Kehidupan

“Demokrasi tidak hanya hidup di bilik suara. Ia juga hidup di panggung teater, di dinding mural, dalam bait puisi, dan...

by Ahmad Prasetya Hady
July 28, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Ulas Pentas

Fragmentari “Jro Luh” dan Sinkronisitas: Sebuah Pembacaan Estetika atas Pertemuan Dramaturgi dan Fenomena Alam

PANGGUNG seni pertunjukan pada dasarnya merupakan ruang rekayasa artistik. Di dalamnya, setiap unsur dirancang dengan cermat, struktur dramatik disusun melalui...

by I Gusti Made Darma Putra
July 28, 2026
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja
Panggung

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

by Yahya Umar
July 28, 2026
Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati
Ulas Rupa

Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

TIDAK semua peninggalan masa lalu hadir sebagai bangunan megah atau artefak yang tersimpan di museum. Ada warisan yang jauh lebih...

by Angga Wijaya
July 28, 2026
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata
Khas

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 
Pemerintahan

Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 

BULELENG | TATKALA.CO -- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten...

by tatkala
July 27, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co