2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Awalnya Iseng, Dharma Sentosa Kini Jadi Seniman Bonsai dengan Banyak Penghargaan

Pande Putu Jana Wijnyana by Pande Putu Jana Wijnyana
January 13, 2023
in Khas
Awalnya Iseng, Dharma Sentosa Kini Jadi Seniman Bonsai dengan Banyak Penghargaan

Dharma Sentosa (paling kiri) melakukan perawatan rutin tanaman bonsai | Foto: dok pribadi

BONSAI menjadi salah satu karya seni yang sangat cantik untuk dapat kita simpan di dalam pot sebagai hiasan rumah. Bentuknya yang dapat diubah dan dikreasikan menambah keunikan tersendiri dari tanaman hias satu ini.

Jika kita lebih dalam menekuni seni bonsai tentunya kita akan mendapatkan nilai ekonomi yang menguntungkan bagi kita sendiri seperti yang dilakukan oleh Dharma Sentosa, pemilik Sentosa Bonsai Singaraja.

Sentosa Bonsai Singaraja terletak di Jalan Pulau Obi, No.200, Singaraja, tepatnya di wilayah Banyuning, Buleleng. Awal  mula Dharma merintis usaha bonsai ini yaitu sejak awal pandemi Covid-19.

Dharma awalnya hanya sekedar iseng memulai usaha ini, lama-lama menjadi kegiatan rutin alias menjadi hobinya sendiri.

“Awalnya iseng lihat teman bermain bonsai, saya lihat di internet ada tanaman bonsai yang bagus-bagus bahkan harganya juga terbilang mahal untuk dijual, saya kepikiran untuk mulai mencoba usaha ini. Kebetulan dasarnya saya juga suka seni,” kata Dharma.

Menurutnya, bonsai menjadi salah satu karya seni yang memiliki citra menarik sebagai tanaman hias. Bentuknya yang dapat diubah-ubah dan dikreasikan menambah keunikan tersendiri dari tanaman hias satu ini.

“Kalau diperhatikan lagi, tanaman bonsai menjadi karya seni yang tidak ada habisnya, beda dengan tulisan dan lukisan. Kalau bonsai ada pakemnya tersendiri baik dari akarnya, batang sampai tingginya, punya aturannya sendiri,” kata Dharma.

Beragam jenis bonsai menghiasi halaman rumahnya, mulai dari bonsai yang paling kecil hingga yang paling tinggi. “Di sini lebih banyak bonsai pohon santigi, ada juga bonsai pohon sisir, dewandaru, anting putri, serut, saeng simbur, dan kimeng,” kata Dharma.

Pada awal melakukan budidaya bonsai, kata Dharma. Ia masih mencari bahan dengan cara mendongkel dari alam, tentu saja hal ini akan berdampak pada pelestarian alam. Seiring berjalannya budidaya ini, Dharma mencoba untuk membeli tanaman bonsai dari berbagai pembudidaya, bahkan tanaman bonsai di tempatnya ada yang impor dari Negara Vietnam dan juga Thailand.

“Awalnya saya pakai metode pendongkelan, namun bisa merusak alam dan pertumbuhannya pun lambat, makanya saya coba memberanikan diri untuk membeli tanaman bonsai dari pembudidaya nasional sampai impor,” kata Dharma.

Media pokok untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang digunakan tergolong banyak, ditambah setiap pohon memiliki ciri khas hidup dialam yang berbeda-beda. “Media tanaman cukup variatif, kalau tanaman jenis sisir saya biasa menggunakan pasir sungai, sekam bakar, kohei butiran dan pupuk dekastar, kalau tanaman jenis santigi saya menggunakan media batu bata sebagai tempat akarnya untuk menempel, sekam mentah, pasir sungai dan kotoran kambing, jadi tergantung jens tanamannya,” kata Dharma.

Sentosa Bonsai telah berhasil menorehkan banyak prestasi dari beragam pameran yang telah diikuti. Prestasi yang telah didapat oleh Sentosa Bonsai Singaraja yaitu 3 predikat tanaman bonsai tahap sangat baik sekali dengan pita merah, 5 predikat tanaman bonsai tahap baik sekali dengan pita hijau, dan 5 predikat tanaman bonsai tahap baik.

“Terakhir ikut di ajang The Max 30 cm dapat predikat tahap sangat baik sekali,” kata Dharma

Selain menorehkan prestasi, Dharma juga mengelola bisnis penjualan bonsai. Penjualan bonsai dilakukan dengan beberapa penikmat bonsai baik lokal hingga nasional. Penjualan paling jauh saat ini yaitu sampai dengan wilayah Yogyakarta, Surabaya dan Lombok. Selain menjual bonsai, Sentosa bonsai juga menjual berbagai peralatan-peralatan merawat bonsai.

“Kalau penjualan bisa dikatakan masih lokal wilayah Bali, tapi ada juga pembeli dari luar Bali, yang paling jauh Yogyakarta,” kata Dharma.

Harga dari tanaman bonsai di sini juga tergolong bervariasi yaitu berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 4.500.000. Murah dan mahalnya bonsai tergantung dilihat dari pakem dan keunikan dari tanaman bonsai yang akan dibeli. Sebelum membeli biasanya pembeli akan mengetahui tanaman bonsai mana yang sudah masuk kedalam kriteria bonsai yang bagus.

“Bagi penekun tentu pakemnya sangat diperhatikan saat membeli bonsai, jadi tidak asal-asalan dalam membelinya,” kata Dharma.

Tentunya dalam berbisnis ada saja tantangan dan hambatan yang dirasakan, sama halnya yang di rasakan Dharma sebagai penekun tanaman bonsai. “Masalah yang utama ada pada saat ini cuaca, kondisi cuaca di Buleleng susah ditebak, jadi tanaman lebih sering layu, selain itu juga hama seperti ulat yang menyerang tanaman,” katanya.

Harapan Dharma sendiri yaitu semakin meningkatnya penggemar seni tanaman bonsai pada umumnya di Indonesia dan pada khususnya di Singaraja. Untuk penekun agar lebih memahami untuk mengurangi aktivitas pendongkelan karena memberi pengaruh yang besar pada lingkungan.

“Semoga semakin menjamur kegiatan ini ke depannya, dan untuk teman-teman semuanya mari kurangi aktivitas pendongkelan karena dampaknya cukup besar bagi lingkungan,” tambah Dharma. [T]

Orang-orang Cantik Memandang Bonsai Cantik di Tabanan | Sancang dari Gianyar Terbaik
Ada Bonsai dari Vietnam pada Kontes dan Pameran Bonsai Nasional di Denpasar
Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan – [1]
Bonsai: Tentang Memahami Pohon – [2]
Tags: bonsaibuleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hari Raya Sebagai Spirit Hidup Kita

Next Post

Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

Pande Putu Jana Wijnyana

Pande Putu Jana Wijnyana

Mahasiswa STAH Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co