2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ruang Baca Publik Yang Sebenar-benarnya

Clara Listya Dewi by Clara Listya Dewi
January 8, 2023
in Opini
Ruang Baca Publik Yang Sebenar-benarnya

Foto ilustrasi; Ruang baca

DARI PERJALANAN singkat ke Taman Literasi Martha Tiahahu beberapa waktu lalu, penulis menemukan satu sudut perpustakaan mini yang dipenuhi oleh para pengunjung. Mereka berkumpul di ruangan kaca untuk membaca buku atau sekadar beristirahat menikmati senja. Dari koleksi buku yang tersedia, rata-rata adalah buku-buku populer yang menjadi incaran para pembaca khususnya anak-anak muda.

Pengamatan singkat tersebut membuat penulis tersadar bahwa di Bali nampaknya belum ada ruang baca publik yang seperti ini. Tidak banyak masyarakat apalagi anak muda yang mengetahui letak perpustakaan yang dikelola oleh pemerintah daerah saat ini. Banyak dari ruang baca yang ada, justru diinisiasi oleh komunitas swasta yang secara swadaya membangun ruang-ruang baca komunal yang lebih menjanjikan.

Langkanya ruang baca komunal di Bali menjadi satu sinyal bahwa upaya peningkatan minat baca di daerah tidak bisa dilakukan secara sepenggal. Daripada terus menerus meratapi tingkat minat baca yang rendah, upaya realisasi ruang baca yang lebih banyak, mutlak dibutuhkan.

Lalu, ruang baca seperti apa yang dibutuhkan khususnya oleh anak muda? Yang jelas, yang dibutuhkan adalah ruang baca yang tidak monoton, cozy dan tidak eksklusif. Guna membentuk ruang baca yang super nyaman, sebagai penyelenggara kebijakan, pemerintah perlu memperhatikan kebutuhan anak muda dan masyarakat saat ini terkait pengembangan budaya literasi kekinian. Apakah ruang baca yang ber-AC atau ruangan baca yang juga mampu menyediakan co-working space dengan daya internet yang baik.

Di samping itu, pilihan buku-buku yang populer dan beragam menjadi salah satu hal yang juga dapat menarik perhatian para pengunjung kelak. Mari kita tinggalkan sejenak buku 1001 resep kaya raya, atau buku cara menjadi kaya dalam waktu singkat. Memilih dan mengkurasi buku-buku yang sesuai dengan minat anak muda saat ini menjadi langkah cerdas untuk membangun ruang baca publik yang sebenar-benarnya.

Inisiasi pembentukan ruang baca publik seyogyanya menjadi upaya prioritas pemerintah daerah. Sebagai penerjemah kebijakan, pemerintah memiliki peran untuk menyediakan public goods.

Menurut Samuelson, negara bertanggung jawab atas ketersediaan public goods. Asumsinya adalah karena negara dianggap mengetahui barang apa saja yang perlu dikonsumsi oleh rakyatnya maka negara juga memiliki kewajiban untuk mendistribusikan ke rakyatnya dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan.

Penyediaan ruang baca adalah salah satu public goods yang non excludable dan non rivalrous. Non excludable artinya bahwa tidak ada orang yang dapat dikecualikan dari penggunaan suatu barang. Semua orang berhak menikmati manfaat dari barang tersebut. Sedangkan non rivalrous berarti bahwa konsumsi atas barang tersebut oleh suatu individu tidak akan mengurangi jumlah barang yang tersedia untuk dikonsumsi oleh individu lainnya.

Namun pada kenyataannya, tidak semua negara memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi public goods yang diinginkan oleh masyarakatnya. Beberapa kendalanya adalah keterbatasan anggaran dan juga kurangnya sumber daya manusia yang potensial yang mampu mengelola public goods tersebut. Akibatnya beberapa sektor public goods yang tidak mampu dipegang oleh negara, dialihkan kepada swasta yang dianggap memiliki kapasitas pengelolaan yang jauh lebih baik. Di Bali, upaya pembentukan ruang baca yang nyaman rata-rata diinisiasi oleh komunitas lokal yang secara swadaya membangun ruang baca bersama.

Harus disadari bahwa peningkatan minat baca menjadi jalan awal untuk menemukan anak muda yang memiliki kualitas di atas rata-rata. Tujuannya jelas untuk menjadi agen pembangunan yang seperti selama ini diharapkan. Apalagi aspek penting utama yang menentukan kualitas hidup adalah tingkat melek huruf, kesehatan, dan juga keterampilan. Penduduk yang buta huruf dan tidak sehat dapat menjadi beban ekonomi sedangkan penduduk yang terpelajar dan sehat dapat menjadi aset perekonomian.

Bali dengan segala gemerlap pariwisatanya seharusnya tidak boleh luput dari upaya untuk memajukan bidang literasi. Upayanya tidak boleh sepenggal-sepenggal. Tidak hanya dengan membuat kegiatan ad hoc semata yang sifatnya sangat temporer. Memang upaya baik untuk memajukan literasi telah banyak dilakukan oleh komunitas-komunitas swadaya lokal. Tapi itu tidak cukup. Karena upaya pemajuan minat baca dan literasi adalah usaha yang membutuhkan kerjasama dari banyak pihak. Beban ini tidak boleh ditanggung sendiri oleh masyarakat. Giat pemerintah daerah dibutuhkan secara serius dan berkelanjutan.

Sudah saatnya prioritas pembangunan di daerah tidak hanya dititikberatkan pada satu sektor saja. Sengaja menganaktirikan sektor lain, khususnya literasi, pada akhirnya akan menyumbangkan masalah baru yang lebih besar lagi. Mengingat kurangnya keterampilan membaca dan menulis dasar pada diri manusia adalah kerugian yang luar biasa karena literasi tidak hanya memperkaya kehidupan individu, tetapi juga menciptakan peluang bagi orang untuk mengembangkan keterampilan yang akan membantu mereka menafkahi diri sendiri dan keluarganya. Minat baca yang meningkat yang didukung dengan penyediaan fasilitas yang lebih layak, mampu membuka pintu ke lebih banyak kesempatan pendidikan dan pekerjaan sehingga individu mampu keluar dari kemiskinan.

Dari beberapa hal di atas setidaknya tiga upaya peningkatan minat baca dan literasi dimulai dengan mendorong peningkatan kesadaran minat baca, meningkatkan alokasi anggaran untuk pendidikan dan literasi serta yang lebih penting lagi adalah menyediakan lebih banyak ruang baca yang bisa diakses oleh seluruh komponen masyarakat sementara orang-orang harus didorong untuk memiliki akses ke buku-buku gratis. [T]

Ruang Hijau untuk Udara Sejuk – [Memandang Kebun Permakultur di Taman Baca Kesiman]
Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata
Tags: BukuLiterasiperpustakaanruang bacarumah baca
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Novel “PLITIK”: Ketika Orang Bali Bicara Politik

Next Post

Menghayati Sakit

Clara Listya Dewi

Clara Listya Dewi

Ni Nyoman Clara Listya Dewi, Lecture & Engagement Director at BASAbali Wiki

Related Posts

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026
0
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

Read moreDetails

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

Read moreDetails

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

Read moreDetails

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

Read moreDetails

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

Read moreDetails

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
0
Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

Read moreDetails

Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

by Made Bryan Mahararta
September 4, 2026
0
Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Letak geografis, kondisi geologis, karakter kepulauan, perubahan iklim,...

Read moreDetails

“Anti-Dilution Protection” dalam Perseroan Terbatas:  Menjaga Kepastian Hukum dan Nilai Investasi Pemegang Saham

by I Made Pria Dharsana
September 2, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM praktik bisnis modern, kebutuhan perseroan untuk memperoleh tambahan modal sering kali diwujudkan melalui penerbitan saham baru. Langkah tersebut lazim...

Read moreDetails

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

Read moreDetails

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
0
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

Read moreDetails
Next Post
Menghayati Sakit

Menghayati Sakit

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co