24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng

Komang Sujana by Komang Sujana
December 19, 2022
in Opini
Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng

Tim voli putri Buleleng saat bertanding di Porprov Bali

SELAIN SEPAK BOLA, voli adalah cabang olahraga (cabor) yang gagal sumbang medali untuk Buleleng pada Porprov XV tahun 2022. Voli indoor putri yang digadang-gadang bisa mencuri medali kalah bersaing dengan Badung, Jembrana, dan Denpasar.

Lantas tim voli indoor putra kalah dengan kabupaten apa?

Voli Putra Buleleng tidak kalah dengan tim manapun. Terus kenapa tidak dapat medali? Penggemar voli Buleleng sudah tahu jawabannya. Voli indoor putra Buleleng tidak ikut serta di event dua tahunan ini. Jadi, sudah bisa dipastikan sejak awal voli indoor putra tidak menang dengan tim manapun dan tidak akan sumbang medali.

Pertanyaannya apakah voli Buleleng tidak bergeliat setelah dilanda covid? Jawabannya tentu tidak.

Sepanjang tahun 2022 voli Buleleng sangat semarak. Lebih dari 15 turnamen voli baik dengan format lokal banjar, lokal desa, dan semi open telah terselenggara dengan meriah.

Ataukah regenerasi voli Buleleng gagal sehingga tidak ada pemain muda yang diandalkan? Jawabannya juga tidak.

Pemain-pemain muda Buleleng seperti Didit Prayogo dan I Gusti Ngurah Made Kusuma Wardana (Uuk) bahkan berhasil membawa Planet Sembiran menjuarai turnamen penuh semi open Tajun Cup III dan Arbong Cup I.

Juga Ari Prahyudi quicker andalan Buleleng ini membawa The Winner menjadi juara turnamen semi open di Kalibukbuk Cup LPD Kalibukbuk Cup VIII Ganggang Biru Cup I, dan Naka Sport I. Didit, Uuk, dan Prahyudi bermain dan bersaing dengan pemain top Bali dan nasional. Ini artinya kualitas mereka tidak jauh berbeda. Mereka punya potensi untuk bersaing.

Kalau begitu apa alasannya tim voli putra indoor tidak dikirim pada Porprov tahun ini?

Dikutip dari laman facebook Humas PBVSI Buleleng, alokasi anggaran KONI untuk cabor voli hanya untuk 12 orang tim voli indoor. Dengan pertimbangan peluang medali akhirnya PBVSI hanya mengirim tim putri indoor dan tim bola voli pantai.

Lantas bagaimana cara Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Buleleng mengevaluasi kualitas tim dengan tanpa mengikuti turnamen? Apakah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PBVSI tidak yakin dengan kekuatan tim voli putra indoor Buleleng? Sungguh bukan menjadi ciri khas Buleleng jika kalah sebelum berperang.

Kontinuitas di Porprov

Bertanding di ajang Porprov adalah impian setiap pemain. Kebanggaan membela tanah kelahiran dan kesempatan unjuk kualitas sebagai alasannya.

Didit, dkk., pasti ingin menunjukkan diri bahwa talenta Buleleng tidak kalah saing dengan Gianyar, Badung, Denpasar, dan Karangasem. Mereka juga layak diperhitungkan untuk membela Bali di kemudian hari. Tidak salah memang timbul rasa kekecewaan dari para pemain yang sudah berlatih kurang lebih 7 bulan.

Tidak bisa disalahkan juga jika ada penilaian bahwa manajemen induk voli Buleleng sepertinya tidak bisa melakukan upaya-upaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab sebagai wadah memperjuangkan atlet-atlet muda Buleleng dengan bukti nyata hanya Buleleng yang tidak ikut Porprov.

Dengan kondisi seperti ini, seharusnya ada evaluasi terkait kebijakan dalam pembinaan atlet-atlet voli muda di Buleleng. Misalnya, tetap harus disediakan anggaran untuk menghidupkan api semangat pevoli-pevoli muda Buleleng melalui berbagai event dan kejuaraan.

Semi Open vs Lokal Desa

Pada final Invitasi Bola Voli Volta Tamblang Oktober lalu, Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja, sempat menyampaikan kepada saya bahwa pemain-pemain luar Buleleng selalu mendominasi pada turnamen semi open sehingga berimbas pada tidak berkembangnya pemain-pemain muda Buleleng.

Saya sempat berpikir, apakah ini juga menjadi salah satu alasan KONI menganggap voli indoor putra Buleleng tidak akan mampu bersaing di Porprov?

Turnamen semi open memang menarik. Ada pemain profesional yang bisa memberikan tontonan berkelas yang mengundang animo penonton. Ini dapat menggeliatkan perputaran ekonomi karena mereka membayar tiket dan berbelanja di warung-warung masyarakat. Dampak lainnya bisa memberikan motivasi dan edukasi bagi pemain-pemain muda. Pendapatan pemain pun bertambah karena mereka dibayar untuk adu gengsi.

Namun, tidak sedikit juga yang mengkritik turnamen ini. Semi Open tidak memberikan ruang yang lebih banyak kepada pemain-pemain muda untuk menempa diri. Mereka tersisihkan oleh pemain bayaran dari Gianyar, Badung, dan Denpasar yang selama ini mendominasi. Dampaknya bibit-bibit muda Buleleng kering pengalaman.

Namun, dari semua polemic itu, bisa disimpulkan bahwa kesadaran generasi muda untuk mencintai dan membela voli Buleleng luar biasa dengan banyaknya turnamen di Buleleng walau masih berbau bisnis hiburan dengan semi open. Untuk itulah perlu rasanya ada kejuaraan antardesa se-Buleleng agar kita tahu bibit-bibit terpendam dari desa-desa.

Singa Ambara Raja Cup

Dalam kasus di atas PBVSI menurut hemat saya harus menyediakan wahana bagi pemain-pemain muda untuk menambah jam terbang. PBVSI harus menyambut gairah voli anak-anak muda. Turnamen lokal desa se-Kabupaten Buleleng yang biasa dikenal dengan Singa Ambara Raja Cup seharusnya dijadikan agenda tahunan.

Tujuannya pemain-pemain muda masa depan Buleleng, seperti Kadek Dwinov Sukresna, Kadek Grahady, Kadek Dodi Setiawan, Uuk,  agar mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengasah permainan dan mental.

Memang beberapa turnamen tahun ini formatnya lokal desa  tetapi lingkup pesertanya masih terbatas. Seperti di Sanglung Cup I dan invitasi bola voli Volta Tamblang yang diikuti klub bola voli di Kecamatan Kubutambahan, dan STT Widya Dharma Bakti Cup I di Depeha hanya diikuti oleh beberapa kecamatan di Buleleng. Faktor keterbatasan anggaran juga menyebabkan panitia penyelenggara mengambil pilihan tersebut.

Jika PBVSI berkemauan sebagai penyelenggara maka permasalahan anggaran semestinya bisa teratasi. Pertandingan diselenggarakan di GOR Buana Patra. Lokasinya di tengah-tengah kota. Tim atau klub tidak terkendala masalah jarak.

PBVSI Buleleng memang sudah melakukan terobosan bagus dengan program Akademi Bola Voli Buleleng. Buktinya Kadek Dwinov Sukresna, Kadek Grahady, dan Nyoman Tiana Kumalasari menjadi bagian Tim Voli Bali raih juara 3 di Pra Popnas 2022. Namun, masukan-masukan kecil di atas sebaiknya dijadikan umpan balik untuk mewujudkan prestasi-prestasi besar di kemudian hari.

Semarak voli Buleleng, perhatian, dan kecintaan yang begitu besar dari voli mania Buleleng merupakan momentum yang tepat bagi PBVSI Buleleng untuk terus memajukan olahraga bola voli. Sejarah tidak ikut Porprov tidak boleh terulang. Tidak ada alasan lagi untuk tidak menggelar Singa Ambara Raja Cup tahun depan. [T]

Trio Buleleng: Dwinov, Triana, dan Grahady | Perkuat Tim Voli Bali, Juara 3 di Pra Popnas
Turnamen Bola Voli Lokal Desa di Tamblang: Sensasi dan Kemeriahan ala Desa Perkebunan
Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross
Tags: bola volibulelengklub voli desaolahragaPorprov Balivoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gagal (Paham) Menulis Esai | Tanggapan Atas Esai I Wayan Artika

Next Post

Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

Read moreDetails

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

Read moreDetails

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

Read moreDetails

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
0
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

Read moreDetails

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
0
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

Read moreDetails

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
0
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

Read moreDetails

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026
0
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

Read moreDetails

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

Read moreDetails

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

Read moreDetails

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

Read moreDetails
Next Post
Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co